<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736</id><updated>2011-07-07T20:23:00.849-07:00</updated><title type='text'>WELLCOME</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>60</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-7192893204263682411</id><published>2011-03-11T23:15:00.000-08:00</published><updated>2011-03-11T23:17:44.932-08:00</updated><title type='text'>Langkah Setan Menelanjangi Wanita</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah pakaian yang menampak kan betis menjadi pakaian sehari-hari dan dirasa biasa-biasa saja, maka datanglah bisikan setan yang lain. "Pakaian membutuhkan variasi, jangan itu-itu saja, sekarang ini modelnya rok mini, dan agar serasi rambut kepala harus terbuka, sehingga benar-benar kelihatan indah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka akhirnya rok mini yang menampakkan bagian bawah paha dia pakai, bajunya pun bervariasi, ada yang terbuka hingga lengan tangan, terbuka bagian dada sekaligus bagian punggung nya dan berbagai model lain yang serba pendek dan mini. Koleksi pakaiannya sangat beraneka ragam, ada pakaian pesta, berlibur, pakaian kerja, pakaian resmi, pakaian malam, sore, musim panas, musim dingin dan lain-lain, tak ketinggalan celana pendek separuh paha pun dia miliki, model dan warna rambut juga ikut bervariasi, semuanya telah dicoba.&lt;br /&gt;Begitulah sesuatu yang sepertinya mustahil untuk dilakukan, ternyata kalau sudah dihiasi oleh setan, maka segalanya menjadi serba mungkin dan diterima oleh manusia.&lt;br /&gt;Hingga suatu ketika, muncul ide untuk mandi di kolam renang terbuka atau mandi di pantai, di mana semua wanitanya sama, hanya dua bagian paling rawan saja yang tersisa untuk ditutupi, kemaluan dan buah dada. Mereka semua mengenakan pakaian yang sering disebut dengan "bikini". Karena semuanya begitu, maka harus ikut begitu, dan naudzu billah bisikan setan berhasil, tujuannya tercapai, "Menelanjangi Kaum Wanita." Selanjutnya terserah kamu wahai wanita, kalian semua sama, telanjang di hadapan laki-laki lain, di tempat umum. Aku berlepas diri kalau nanti kelak kalian sama-sama di neraka. Aku hanya menunjukkan jalan, engkau sendiri yang melakukan itu semua, maka tanggung sendiri semua dosamu" Setan tak mau ambil resiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Demikian halus, cara yang digunakan setan, sehingga manusia terjeru-mus dalam dosa tanpa terasa. Maka hendaklah kita semua, terutama orang tua jika melihat gejala menyimpang pada anak-anak gadis dan para wanita kita sekecil apapun, segera secepatnya diambil tindakan. Jangan biarkan berlarut-larut, karena kalau dibiarkan dan telah menjadi kebiasaan, maka sangat sulit bagi kita untuk mengatasinya.&lt;br /&gt;Membiarkan mereka membuka aurat berarti merelakan mereka mendapatkan laknat Allah, kasihanilah mereka, selamatkan para wanita muslimah, jangan jerumuskan mereka ke dalam kebinasaan yang menyeng-sarakan, baik di dunia maupun di akhirat. Wallahu alam bis shawab (as) &lt;a href="http://www.suaramedia.com/undefined/"&gt;http://www.suaramedia.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-7192893204263682411?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/7192893204263682411/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2011/03/langkah-setan-menelanjangi-wanita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/7192893204263682411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/7192893204263682411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2011/03/langkah-setan-menelanjangi-wanita.html' title='Langkah Setan Menelanjangi Wanita'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-5515613727432333883</id><published>2011-02-28T01:48:00.000-08:00</published><updated>2011-02-28T01:49:27.444-08:00</updated><title type='text'>Padamnya Rasa Cemburu</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span class="content"&gt;  &lt;strong&gt;Awal Runtuhnya Ghirah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hilangnya ghirah dari lubuk hati seorang insan disebabkan oleh banyak hal, di antara sebab terbesar yang bisa kita saksikan adalah:&lt;br /&gt;1. Kebanyakan mereka berpaling dari mempelajari agama yang agung ini, yang dengannya Allah memuliakan kita setelah sebelumnya kita hina. Namun ketika nikmat yang agung ini disia-siakan dan manusia enggan mengikuti petunjuk Rasul yang menyampaikan agama ini, mereka kembali terpuruk hina dina di hadapan umat lainnya. Sehingga mereka merasa minder bila tidak mengikuti orang-orang kafir. Sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, mereka terus mengikuti jejak orang-orang kafir tersebut. Dalam keadaan mereka menyangka bahwa itu adalah peradaban dan kemajuan, padahal sebenarnya hal itu adalah kehinaan dan kehancuran. Kenyataan yang demikian ini telah disampaikan oleh Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam jauh sebelumnya, beliau bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="content"&gt;“Sungguh-sungguh kalian akan mengikuti sunnah (cara hidupnya) orang-orang sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, hingga seandainya mereka masuk ke dalam lubang dhabb (sejenis biawak), kalian pun akan memasukinya.” Para shahabat bertanya: “Wahai Rasulullah, apakah mereka itu orang-orang Yahudi dan Nasrani?” Beliau menjawab: “Siapa lagi (kalau bukan mereka)?” (Shahih, HR. Al-Bukhari no. 3456 dan Muslim no. 2669)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="content"&gt; 2. Termasuk perkara yang menyebabkan hilangnya ghirah dalam dada kaum muslimin adalah banyaknya fitnah dan perubahan yang mereka terima lalu ditelan mentah-mentah oleh hati-hati mereka sehingga menjadi bagian darinya. Akibatnya terbaliklah fitrah mereka. Dalam pandangan mereka, yang mungkar adalah ma‘ruf dan yang ma‘ruf adalah mungkar. Bila ada yang membawakan kebenaran kepada mereka sementara kebenaran itu menyelisihi kebiasaan mereka, maka mereka menganggap hal itu jumud, terbelakang, dan menghambat kemajuan. Membebaskan wanita keluar dari rumahnya dengan segenap keindahannya adalah termasuk kemajuan dalam pikiran kotor mereka. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="content"&gt; 3. Hal lain yang membuat seorang suami menanggalkan ghirah-nya adalah persangkaannya yang keliru. Dia menyangka bahwa rasa malu dan menutup tubuh (berhijab) bagi wanita adalah bagian dari masa lalu sehingga telah ketinggalan jaman bila tetap dikenakan di masa modern ini. Ia tidak ingin mengekang istrinya dengan kebiasaan yang sudah usang dimakan jaman, bahkan ia ingin menunjukkan kepada istrinya dan kepada orang lain bahwa ia seorang laki-laki yang moderat dan selalu mengikuti kemajuan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="content"&gt; 4. Tenggelam dalam lumpur dosa termasuk salah satu sebab padamnya api ghirah di dalam hati dan hal ini merupakan hukuman atas dosa yang diperbuat. (Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, Ad-Daau wad Dawa, hal. 106)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="content"&gt; Dari penjelasan yang kita dapatkan di atas, pahamlah kita bahwa ghirah dalam batasan yang diperkenankan syariat merupakan sifat yang terpuji. Dengan ghirah ini seorang laki-laki dapat menjaga istrinya dan mahramnya yang lain dari perbuatan yang melanggar syariat Allah Subhaanahu wa Ta’aala. Sebaliknya tidak adanya ghirah menyebabkan seorang suami membiarkan istrinya jatuh ke dalam lumpur noda dan dosa. Akibatnya kejelekan dan fitnah pun tersebar…&lt;br /&gt;Betapa butuhnya kita untuk kembali kepada aturan syariat yang mulia ini. Betapa perlunya kita kembali menengok ke masa lalu yang sangat menjaga ghirah, masa lalu yang sarat dengan penerapan ajaran agama yang mulia ini. Dan sungguh ini adalah senandung kerinduan kepada masa lalu….&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;strong&gt;Sumber : http://www.asysyariah.com/print.php?id_online=132&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-5515613727432333883?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/5515613727432333883/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2011/02/padamnya-rasa-cemburu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/5515613727432333883'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/5515613727432333883'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2011/02/padamnya-rasa-cemburu.html' title='Padamnya Rasa Cemburu'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-551351708751880806</id><published>2010-09-06T19:04:00.000-07:00</published><updated>2010-09-06T19:05:57.427-07:00</updated><title type='text'>Cinta, Anugerah Terindah dari Allah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Semua orang punya rasa cinta. Tapi tidak semua bisa menempatkan secara benar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt; Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam (SAW) suatu saat ingin menolong  seorang suami yang bermasalah dengan isterinya. Suami itu bernama  Mughits,  seorang budak berkulit hitam milik Bani Al-Mughirah. Sedang  isterinya, Barirah, seorang budak milik Bani Hilal. Ketika itu  Barirah  dimerdekakan oleh majikannya, sementara Mughits  belum.   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Karena perbedaan status sosial itu, Barirah memilih berpisah dengan  suaminya. Namun, perpisahan itu membuat  Mughits  sangat sedih.  Dengan  berlinang air mata, ia memohon kerelaan isterinya untuk tetap hidup  bersamanya. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Kejadian  itu diperhatikan oleh  Rasulullah SAW  dan berkata kepada  pamannya, Abbas Radhiyallahu ‘anhu (RA), “Wahai paman, tidakkah engkau  merasa takjub dengan rasa cinta Mughits pada Barirah dan rasa benci  Barirah terhadap Mughits?”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Kemudian  beliau berkata pada Barirah, ”Seandainya engkau kembali kepada Mughits?”&lt;br /&gt;Barirah bertanya kepada Nabi SAW, “Wahai Rasulullah, apakah engkau memerintahkanku?”&lt;br /&gt;“Tidak,” kata Rasulullah SAW,  “Akan tetapi aku hanya ingin menolongnya.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;“Aku tidak membutuhkannya,” jawab Barirah &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Cinta, Anugerah Ilahi&lt;br /&gt;Cinta adalah rasa yang terdalam dalam diri manusia. Ia hanya diketahui  oleh yang bersangkutan dan Allah SWT yang menggenggam hati manusia.   Beragam cara yang dilakukan manusia untuk merebut cinta dari sang pujaan  hati. Cinta itu  akan sia-sia bila rasa cinta belum dianugerahkan  kepada si dia untuk kita miliki.&lt;br /&gt;“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan  pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan  tentram kepadanya. Dan Dia menjadikan di antaramu rasa cinta dan kasih  sayang. Sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda  (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir. ” (Ar-Rum [30]: 21).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Dari ayat di atas, jelas bahwa Allahlah yang akan menumbuhkan rasa  cinta dan kasih sayang antara suami-isteri. Adapun rasa cinta atau  sayang antara dua orang yang tidak ada hubungan apa-apa, ia bukanlah  cinta yang diridhai Allah SWT. Ia lebih kepada hawa nafsu atau sekadar  perasaan yang timbul karena faktor-faktor tertentu. Di antaranya,   mungkin seringnya bertemu karena kebetulan satu profesi, satu kantor,  teman sekampus dan lain lain. Perlu diketahui bahwa setan tidak akan  henti-hentinya menggoda manusia sampai terjerumus kepada dosa.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Tetapi tidak menutup kemungkinan cinta dalam ikatan perkawinan bisa  memudar sebagaimana yang terjadi antara Barirah dan Mughits  karena  beragam  sebab. Hanya iman yang kuat yang dapat melanggengkan rasa cinta  dalam perkawinan, karena cintanya dilandasi cinta karena Allah SWT.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Namun, dari ayat di atas ini pula orang-orang yang membenci  Islam  mengartikan kalimat “…Dia menciptakan pasanganmu dari jenismu sendiri …”  sebagai pembolehan mencintai dan menikah dengan sesama jenis.   Laki-laki menikah dengan laki-laki, perempuan menikah dengan perempuan.&lt;br /&gt;Padahal, arti sebenarnya dari kalimat ini adalah manusia akan menikah  dengan manusia, bukan dengan jenis binatang atau bangsa jin. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Tidak ada yang ditimpa bencana dengan penyakit ini sebagaimana di  lakukan umat semasa Nabi Luth Alaihisalam, kecuali orang yang dijauhkan  dari pandangan Allah SWT, hingga ia terusir dari pintu-Nya dan jauh  hatinya dari Allah SWT.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;“Dan (Kami telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala  dia berkata kepada mereka: ‘Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah  itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun (di dunia ini)  sebelummu?” Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan  syahwatmu (kepada mereka), bukan kepada perempuan,  kamu benar benar   kaum yang melampaui batas.” (Al-A’raf [7]: 80-81).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Cinta Kasih Suami-Isteri&lt;br /&gt;Rasa cinta yang tumbuh di antara suami- isteri  merupakan cinta yang  sifatnya fitrah. Tidaklah tercela orang yang senantiasa memiliki rasa  cinta asmara kepada pasangan hidupnya yang sah. Bahkan hal itu merupakan  kesempurnaan yang semestinya disyukuri.   Rasulullah SAW sebagai  manusia yang paling mulia dan sosok yang paling sempurna, dianugrahi  rasa cinta kepada para isterinya.  Ketika beliau ditanya oleh sahabatnya  yang mulia, ‘Amr ibnul ‘Ash, “Siapakah manusia yang paling engkau  cintai?” Beliau menjawab, ”Aisyah.” Aku (’Amr ibnul ‘Ash) berkata, “Dari  kalangan lelaki?” &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;“Ayahnya (Abu Bakar)!” &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Rasulullah SAW juga membela dan memuji Khadijah bintu Khuwailid  Radhiyallahu ‘anha (RA) ketika ‘Aisyah RA cemburu kepadanya:  “Sesungguhnya aku diberi rezeki yaitu mencintainya?” &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Perasaan cinta kepada pasangan hidup kita, kadang mengalami gejolak  sebagaimana pasang surut yang dialami sebuah kehidupan rumah tangga.  Tinggal bagaimana kita menjaga tumbuhnya cinta itu agar tidak layu,  terlebih mati.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Banyak cara yang dapat dilakukan untuk merawat cinta kasih di antara  suami-isteri. Misalnya, dengan menumbuhkan rasa saling mengerti dan  memahami sifat dan karakter masing-masing. Tidak ada salahnya bila kita  memahami dan mengerti dunia kerja pasangan kita. Hal ini akan  menumbuhkan sikap saling mendukung dan menguatkan bila suatu saat  pasangan kita mengalami permasalahan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Memerhatikan hal-hal yang terkesan remeh, itu juga bisa melanggengkan  rasa cinta dihati. Contohnya, menjaga penampilan atau mengucapkan  kata-kata romantis pada pasangan kita. Rasulullah SAW berkata, ”Ucapan  suami kepada isterinya: ‘Aku mencintaimu’, tak akan pernah hilang dari  hati isterinya untuk selamanya.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Al-Hasan bin Jahm telah meriwayatkan dari Ali bin Musa Al-Ridha, ”Aku  pernah melihat Abu Hasan berhias.  Lantas aku  bertanya: ‘Aku  menjadikan diriku sebagai tebusan dirimu. Apakah engkau sedang menghias  diri?’ Ia menjawab: ‘Ya, sesungguhnya berhias dan berkeinginan agar  tetap tampil indah dipandang mata adalah suatu perbuatan yang dapat  menambah kelembutan pada perempuan. Demi Allah, perempuan itu tidak mau  memelihara diri disebabkan suaminya tidak mau berhias agar tetap sedap  dipandang mata. Sebagian akhlak para nabi ialah menjaga kebersihan,  memakai wangi-wangian, mencukur rambut dan banyak mencampuri isteri  mereka.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Cinta Sesungguhnya&lt;br /&gt;Cinta yang senantiasa terpelihara mesra dengan pasangan kita adalah  anugerah yang terindah. Namun, hendaknya kita bisa menempatkan cinta itu  pada tempat yang semestinya. Jangan sampai  cinta pada belahan hati   melupakan cinta yang seharusnya lebih kita utamakan, yaitu cinta kepada  yang mempunyai cinta,  Allah SWT. Tidak sedikit manusia yang lalai atau  terjerumus karena cinta. Cinta kepada manusia tidak akan berlangsung  lama. Maka cinta  kepada Allah SWT adalah cinta yang abadi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;“Katakanlah: ‘Jika bapak-bapak kalian, anak-anak, saudara-saudara,  isteri-isteri, kaum keluarga kalian, harta kekayaan yang kalian  usahakan, perniagaan yang kalian khawatirkan kerugiannya, rumah-rumah  tempat tinggal yang kalian sukai, adalah lebih kalian cintai daripada  Allah dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai  Allah mendatangkan keputusan-Nya.’ Dan Allah tidak memberi petunjuk  kepada orang-orang yang fasik?” (At-Taubah [9]: 24). *Sri Lestari, ibu  rumah tangga tinggal di Yogyakarta. SUARA HIDAYATULLAH, MEI 2009&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-551351708751880806?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/551351708751880806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/09/cinta-anugerah-terindah-dari-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/551351708751880806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/551351708751880806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/09/cinta-anugerah-terindah-dari-allah.html' title='Cinta, Anugerah Terindah dari Allah'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-8784586824811609365</id><published>2010-08-08T21:47:00.000-07:00</published><updated>2010-08-08T21:47:49.235-07:00</updated><title type='text'>Usaha Haram dan Implikasi Buruknya</title><content type='html'>&lt;a href="http://pengusahamuslim.com/"&gt;Usaha Haram dan Implikasi Buruknya&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-8784586824811609365?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://pengusahamuslim.com' title='Usaha Haram dan Implikasi Buruknya'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/8784586824811609365/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/08/usaha-haram-dan-implikasi-buruknya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/8784586824811609365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/8784586824811609365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/08/usaha-haram-dan-implikasi-buruknya.html' title='Usaha Haram dan Implikasi Buruknya'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-5567222103679343831</id><published>2010-08-08T21:17:00.000-07:00</published><updated>2010-08-08T21:17:44.282-07:00</updated><title type='text'>Bagaimanakah Hukum Asuransi dalam Islam (3/3)</title><content type='html'>&lt;a href="http://pengusahamuslim.com/"&gt;Bagaimanakah Hukum Asuransi dalam Islam (3/3)&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-5567222103679343831?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://pengusahamuslim.com' title='Bagaimanakah Hukum Asuransi dalam Islam (3/3)'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/5567222103679343831/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/08/bagaimanakah-hukum-asuransi-dalam-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/5567222103679343831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/5567222103679343831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/08/bagaimanakah-hukum-asuransi-dalam-islam.html' title='Bagaimanakah Hukum Asuransi dalam Islam (3/3)'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-3485714058966386692</id><published>2010-07-31T12:51:00.000-07:00</published><updated>2010-07-31T12:54:36.687-07:00</updated><title type='text'>Mawaddah, Mahabbah dan Rahmah dalam Kehidupan Sepasang Insan</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;em&gt;Penulis : Al-Ustadzah Ummu Ishaq Zulfa Husein Al-Atsariyyah&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perasaan cinta kepada pasangan hidup kita terkadang mengalami gejolak  sebagaimana pasang surut yang dialami sebuah kehidupan rumah tangga.  Tinggal bagaimana kita menjaga tumbuhan cinta itu agar tidak layu  terlebih mati.&lt;span id="more-1392"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satu dari sekian tanda kebesaran-Nya yang agung, Allah&lt;em&gt; Subhanahu  wa Ta’ala&lt;/em&gt; menjadikan anak Adam&lt;em&gt; ‘alaihissalam&lt;/em&gt; memiliki  pasangan hidup dari jenis mereka sendiri, sebagaimana kenikmatan yang  dianugerahkan kepada bapak mereka Adam &lt;em&gt;‘alaihissalam&lt;/em&gt;. Di saat  awal-awal menghuni surga, bersamaan dengan limpahan kenikmatan hidup  yang diberikan kepadanya, Adam &lt;em&gt;‘alaihissalam&lt;/em&gt; hidup sendiri  tanpa teman dari jenisnya. Allah &lt;em&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/em&gt; pun  melengkapi kebahagiaan Adam dengan menciptakan Hawa sebagai teman  hidupnya, yang akan menyertai hari-harinya di surga nan indah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga akhirnya dengan ketetapan takdir yang penuh hikmah, keduanya  diturunkan ke bumi untuk memakmurkan negeri yang kosong dari jenis  manusia (karena merekalah manusia pertama yang menghuni bumi). Keduanya  sempat berpisah selama beberapa lama karena diturunkan pada tempat yang  berbeda di bumi (&lt;strong&gt;Al-Bidayah wan Nihayah&lt;/strong&gt;, 1/81). Mereka  didera derita dan sepi sampai Allah &lt;em&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/em&gt;  mempertemukan mereka kembali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikianlah Allah &lt;em&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/em&gt; menutup “sepi” hidup  seorang lelaki keturunan Adam dengan memberi istri-istri sebagai  pasangan hidupnya. Dia Yang Maha Agung berfirman:&lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 350%;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: large; font-family: tahoma;"&gt;وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ  أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ  مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُوْنَ &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan  untuk kalian istri-istri dari jenis kalian sendiri, supaya kalian  cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antara  kalian mawaddah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu  benar-benar terdapat tanda bagi kaum yang berfikir.”&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;  (Ar-Ruum: 21)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah &lt;em&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/em&gt; menciptakan seorang istri dari  keturunan anak manusia, yang asalnya dari jenis laki-laki itu sendiri,  agar para suami merasa tenang dan memiliki kecenderungan terhadap  pasangan mereka. Karena, pasangan yang berasal dari satu jenis termasuk  faktor yang menumbuhkan adanya keteraturan dan saling mengenal,  sebagaimana perbedaan merupakan penyebab perpisahan dan saling menjauh. (&lt;strong&gt;Ruhul  Ma’ani&lt;/strong&gt;, 11/265)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah &lt;em&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/em&gt; juga berfirman:&lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 350%;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: large; font-family: tahoma;"&gt;هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ  وَاحِدَةٍ وَجَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا لِيَسْكُنَ إِلَيْهَا &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Dialah yang menciptakan kalian dari jiwa yang satu dan Dia  jadikan dari jiwa yang satu itu pasangannya agar ia merasa tenang  kepadanya…”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;(Al-A’raf: 189)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kata Al-Hafizh Ibnu Katsir &lt;em&gt;rahimahullahu&lt;/em&gt;: “Yang dimaksudkan  dalam ayat di atas adalah Hawa. Allah &lt;em&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/em&gt;  menciptakannya dari Adam, dari tulang rusuk kirinya yang paling pendek.  Seandainya Allah &lt;em&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/em&gt; menciptakan anak Adam  semuanya lelaki sedangkan wanita diciptakan dari jenis lain, bisa dari  jenis jin atau hewan, niscaya tidak akan tercapai kesatuan hati di  antara mereka dengan pasangannya. Bahkan sebaliknya, akan saling  menjauh. Namun termasuk kesempurnaan rahmat-Nya kepada anak Adam, Allah &lt;em&gt;Subhanahu  wa Ta’ala&lt;/em&gt; menjadikan istri-istri atau pasangan hidup mereka dari  jenis mereka sendiri, dan Allah &lt;em&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/em&gt; tumbuhkan  mawaddah yaitu cinta dan rahmah yakni kasih sayang. Karena seorang  lelaki atau suami, ia akan senantiasa menjaga istrinya agar tetap dalam  ikatan pernikahan dengannya. Bisa karena ia mencintai istrinya tersebut,  karena kasihan kepada istrinya yang telah melahirkan anak untuknya,  atau karena si istri membutuhkannya dari sisi kebutuhan belanja (biaya  hidupnya), atau karena kedekatan di antara keduanya, dan sebagainya.” (&lt;strong&gt;Al-Mishbahul  Munir fi Tahdzib Tafsir Ibni Katsir&lt;/strong&gt;, hal. 1052)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Mawaddah&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;rahmah&lt;/em&gt; ini muncul karena di dalam  pernikahan ada faktor-faktor yang bisa menumbuhkan dua perasaan  tersebut. Dengan adanya seorang istri, suami dapat merasakan kesenangan  dan kenikmatan, serta mendapatkan manfaat dengan adanya anak dan  mendidik mereka. Di samping itu, ia merasakan ketenangan, kedekatan dan  kecenderungan kepada istrinya. Sehingga secara umum tidak didapatkan &lt;em&gt;mawaddah&lt;/em&gt;  dan &lt;em&gt;rahmah&lt;/em&gt; di antara sesama manusia sebagaimana mawaddah dan  rahmah yang ada di antara suami istri. (&lt;strong&gt;Taisir Al-Karimir Rahman&lt;/strong&gt;,  hal. 639)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah &lt;em&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/em&gt; tumbuhkan &lt;em&gt;mawaddah&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;rahmah&lt;/em&gt;  tersebut setelah pernikahan dua insan. Padahal mungkin sebelumnya  pasangan itu tidak saling mengenal dan tidak ada hubungan yang mungkin  menyebabkan adanya kasih sayang, baik berupa hubungan kekerabatan  ataupun hubungan rahim. Al-Hasan Al-Bashri, Mujahid, dan ‘Ikrimah &lt;em&gt;rahimuhumullah&lt;/em&gt;  berkata: “&lt;em&gt;Mawaddah&lt;/em&gt; adalah ibarat/kiasan dari nikah (&lt;em&gt;jima&lt;/em&gt;‘)  sedangkan &lt;em&gt;rahmah&lt;/em&gt; adalah ibarat/kiasan dari anak.” Adapula yang  berpendapat, &lt;em&gt;mawaddah&lt;/em&gt; adalah cinta seorang suami kepada  istrinya, sedangkan &lt;em&gt;rahmah&lt;/em&gt; adalah kasih sayang suami kepada  istrinya agar istrinya tidak ditimpa kejelekan. (&lt;strong&gt;Ruhul Ma’ani &lt;/strong&gt;11/265,  &lt;strong&gt;Fathul Qadir&lt;/strong&gt; 4/263)&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;Cinta Suami Istri adalah Anugerah Ilahi&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Rasa cinta yang tumbuh di antara suami istri adalah anugerah dari  Allah &lt;em&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/em&gt; kepada keduanya, dan ini merupakan  cinta yang sifatnya tabiat. Tidaklah tercela orang yang senantiasa  memiliki rasa cinta asmara kepada pasangan hidupnya yang sah. Bahkan hal  itu merupakan kesempurnaan yang semestinya disyukuri. Namun tentunya  selama tidak melalaikan dari berdzikir kepada Allah &lt;em&gt;Subhanahu wa  Ta’ala&lt;/em&gt;, karena Allah&lt;em&gt; Subhanahu wa Ta’ala&lt;/em&gt; berfirman:&lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 350%;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: large; font-family: tahoma;"&gt;يآ أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا لاَ  تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلاَ أَوْلاَدُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللهِ. وَمَنْ  يَفْعَلْ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُوْنَ &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Wahai orang-orang yang beriman, janganlah harta-harta kalian dan  anak-anak kalian melalaikan kalian dari zikir/mengingat Allah.  Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang  merugi.” &lt;/em&gt;&lt;strong&gt;(Al-Munafiqun: 9)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 350%;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: large; font-family: tahoma;"&gt;رِجَالٌ لاَ تُلْهِِيْهِمْ تِجَارَةٌ وَلاَ  بَيْعٌ عَنْ ذِكْرِ اللهِ &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak pula  oleh jual beli dari mengingat Allah… &lt;/em&gt;“ &lt;strong&gt;(An-Nur: 37)&lt;/strong&gt;  (&lt;strong&gt;Ad-Da`u wad Dawa`,&lt;/strong&gt; Ibnul Qayyim, hal. 293, 363)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga, cinta yang merupakan tabiat manusia ini tidaklah tercela selama  tidak menyibukkan hati seseorang dari kecintaan kepada Allah &lt;em&gt;Subhanahu  wa Ta’ala&lt;/em&gt; sebagai Dzat yang sepantasnya mendapat kecintaan  tertinggi. Karena Dia Yang Maha Agung mengancam dalam firman-Nya:&lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 350%;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: large; font-family: tahoma;"&gt;قُلْ إِنْ كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ  وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيْرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ  اقْتَرَفْتُمُوْهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ  تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللهِ وَرَسُوْلِهِ وَجِهَادٍ فِي  سَبِيْلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّى يَأْتِيَ اللهُ بِأَمْرِهِ وَاللهُ لاَ  يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِيْنَ &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Katakanlah: ‘Jika bapak-bapak kalian, anak-anak,  saudara-saudara, istri-istri, kaum keluarga kalian, harta kekayaan yang  kalian usahakan, perniagaan yang kalian khawatirkan kerugiannya,  rumah-rumah tempat tinggal yang kalian sukai, adalah lebih kalian cintai  daripada Allah dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan-Nya, maka  tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.’ Dan Allah tidak  memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik&lt;/em&gt;.” &lt;strong&gt;(At-Taubah:  24)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;Kecintaan kepada Istri&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Rasulullah &lt;em&gt;Shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt;, makhluk Allah &lt;em&gt;Subhanahu  wa Ta’ala&lt;/em&gt; yang paling mulia dan sosok yang paling sempurna,  dianugerahi rasa cinta kepada para istrinya. Beliau nyatakan dalam  sabdanya:&lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 350%;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: large; font-family: tahoma;"&gt;حُبِّبَ إِلَيَّ مِنَ الدُنْيَا النِّسَاءُ  وَ الطِّيْبُ، وَجُعِلَ قُرَّةُ عَيْنِيْ فِي الصَّلاَةِ&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Dicintakan kepadaku dari dunia kalian1, para wanita (istri) dan  minyak wangi, dan dijadikan penyejuk mataku di dalam shalat&lt;/em&gt;.”2&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika Rasulullah &lt;em&gt;Shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; ditanya oleh  shahabatnya yang mulia, ‘Amr ibnul ‘Ash &lt;em&gt;radhiallahu ‘anhu&lt;/em&gt;:&lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 350%;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: large; font-family: tahoma;"&gt;أَيُّ النَّاسِ أَحَبُّ إِلَيْكَ؟ قَالَ:  عَائِشَةُ. فَقُلْتُ: مِنَ الرِّجَالِ؟ قَالَ : أَبُوْهَا &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Siapakah manusia yang paling engkau cintai?” Beliau menjawab:  “Aisyah.”&lt;br /&gt;Aku (‘Amr ibnul Ash) berkata: “Dari kalangan lelaki?”&lt;br /&gt;“Ayahnya (Abu Bakar),” jawab beliau.3&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan beliau &lt;em&gt;Shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; berkata membela dan  memuji Khadijah bintu Khuwailid&lt;em&gt; radhiallahu ‘anha&lt;/em&gt; ketika  ‘Aisyah&lt;em&gt; radhiallahu ‘anha&lt;/em&gt; cemburu kepadanya:&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: large; font-family: tahoma;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: right;"&gt;إِنِّي قَدْ رُزِقْتُ حُبَّهَا&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Sesungguhnya aku diberi rizki yaitu mencintainya&lt;/em&gt;.” 4&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah &lt;em&gt;Shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; pun pernah ingin  menjadi perantara dan penolong seorang suami yang sangat mencintai  istrinya untuk tetap mempertahankan istri yang dicintainya dalam ikatan  pernikahan dengannya. Namun si wanita enggan dan tetap memilih untuk  berpisah, sebagaimana kisah Mughits dan Barirah. Barirah5 adalah seorang  sahaya milik salah seorang dari Bani Hilal. Sedangkan suaminya Mughits  adalah seorang budak berkulit hitam milik Bani Al-Mughirah. Barirah pada  akhirnya merdeka, sementara suaminya masih berstatus budak. Ia pun  memilih berpisah dengan suaminya diiringi kesedihan Mughits atas  perpisahan itu. Hingga terlihat Mughits berjalan di belakang Barirah  sembari berlinangan air mata hingga membasahi jenggotnya, memohon  kerelaan Barirah untuk tetap hidup bersamanya. Rasulullah &lt;em&gt;Shallallahu  ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; berkata kepada paman beliau, Al-’Abbas &lt;em&gt;radhiallahu  ‘anhu&lt;/em&gt;:&lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 350%;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: large; font-family: tahoma;"&gt;يَا عَبَّاسُ, أَلاَ تَعْجَبُ مِنْ حُبِّ  مُغِيْثٍ بَرِيْرَةَ، وَمِنْ بُغْضِ بَرِيْرَةَ مُغِيْثًا؟ فَقاَلَ  النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَوْ رَاجَعْتِهِ. قَالَتْ:  يَا رَسُوْلَ اللهِ تَأْمُرُنِي؟ قَالَ: إِنَّمَا أَنَا أَشْفَعُ. قَالَتْ:  لاَ حَاجَةَ لِي فِيْهِ &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Wahai paman, tidakkah engkau merasa takjub dengan rasa cinta  Mughits pada Barirah dan rasa benci Barirah terhadap Mughits&lt;/em&gt;?”&lt;br /&gt;Nabi &lt;em&gt;Shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; berkata kepada Barirah: “&lt;em&gt;Seandainya  engkau kembali kepada Mughits&lt;/em&gt;.” Barirah bertanya kepada beliau,  “Wahai Rasulullah, apakah engkau memerintahkan aku?”&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Tidak&lt;/em&gt;,” kata Rasulullah, “&lt;em&gt;Akan tetapi aku hanya ingin  menolongnya&lt;/em&gt;.”&lt;br /&gt;“Aku tidak membutuhkannya,” jawab Barirah.6&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;Tiga Macam Cinta Menurut Al-Imam Ibnul Qayyim &lt;em&gt;rahimahullahu&lt;/em&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Perlu diketahui oleh sepasang suami istri, menurut Al-Imam  Al-’Allamah Syamsuddin Abu Abdillah Muhammad bin Abi Bakar yang lebih  dikenal dengan Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah &lt;em&gt;rahimahullahu&lt;/em&gt;, ada tiga  macam cinta dari seorang insan kepada insan lainnya:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pertama&lt;/strong&gt;: Cinta asmara yang merupakan amal ketaatan.  Yaitu cinta seorang suami kepada istri atau budak wanita yang  dimilikinya. Ini adalah cinta yang bermanfaat. Karena akan mengantarkan  kepada tujuan yang disyariatkan Allah &lt;em&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/em&gt; dalam  pernikahan, akan menahan pandangan dari yang haram dan mencegah  jiwa/hati dari melihat kepada selain istrinya. Karena itulah, cinta  seperti ini dipuji di sisi Allah &lt;em&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/em&gt; dan di  sisi manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kedua:&lt;/strong&gt; Cinta asmara yang dibenci Allah &lt;em&gt;Subhanahu  wa Ta’ala&lt;/em&gt; dan akan menjauhkan dari rahmat-Nya. Bahkan cinta ini  paling berbahaya bagi agama dan dunia seorang hamba. Yaitu cinta kepada  sesama jenis, seorang lelaki mencintai lelaki lain (&lt;em&gt;homo&lt;/em&gt;) atau  seorang wanita mencintai sesama wanita (&lt;em&gt;lesbian&lt;/em&gt;). Tidak ada  yang ditimpa bala dengan penyakit ini kecuali orang yang dijatuhkan dari  pandangan Allah&lt;em&gt; Subhanahu wa Ta’ala&lt;/em&gt;, hingga ia terusir dari  pintu-Nya dan jauh hatinya dari Allah &lt;em&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/em&gt;.  Penyakit ini merupakan penghalang terbesar yang memutuskan seorang hamba  dari Allah&lt;em&gt; Subhanahu wa Ta’ala&lt;/em&gt;. Cinta yang merupakan musibah  ini merupakan tabiat kaum nabi Luth ‘alaihissalam hingga mereka lebih  cenderung kepada sesama jenis daripada pasangan hidup yang Allah &lt;em&gt;Subhanahu  wa Ta’ala&lt;/em&gt; tetapkan untuk mereka. Allah &lt;em&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/em&gt;  mengabarkan:&lt;/p&gt; &lt;p style="line-height: 350%;" align="right"&gt;&lt;span style="font-size: large; font-family: tahoma;"&gt;لَعَمْرُكَ إِنَّهُمْ لَفِي سَكْرَتِهِمْ  يَعْمَهُوْنَ &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Demi umurmu (ya Muhammad), sesungguhnya mereka terombang-ambing  di dalam kemabukan&lt;/em&gt;.” &lt;strong&gt;(Al-Hijr: 72)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Obat dari penyakit ini adalah minta tolong kepada Dzat Yang Maha  membolak-balikkan hati, berlindung kepada-Nya dengan sebenar-benarnya,  menyibukkan diri dengan berdzikir/mengingat-Nya, mengganti rasa itu  dengan cinta kepada-Nya dan mendekati-Nya, memikirkan pedihnya akibat  yang diterima karena cinta petaka itu dan hilangnya kelezatan karena  cinta itu. Bila seseorang membiarkan jiwanya tenggelam dalam cinta ini,  maka silahkan ia bertakbir seperti takbir dalam shalat jenazah7. Dan  hendaklah ia mengetahui bahwa musibah dan petaka telah menyelimuti dan  menyelubunginya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Ketiga&lt;/strong&gt;: Cinta yang mubah yang datang tanpa dapat  dikuasai. Seperti ketika seorang lelaki diceritakan tentang sosok wanita  yang jelita lalu tumbuh rasa suka di hatinya. Atau ia melihat wanita  cantik secara tidak sengaja hingga hatinya terpikat. Namun rasa suka/  cinta itu tidak mengantarnya untuk berbuat maksiat. Datangnya begitu  saja tanpa disengaja, sehingga ia tidak diberi hukuman karena  perasaannya itu. Tindakan yang paling bermanfaat untuk dilakukan adalah  menolak perasaan itu dan menyibukkan diri dengan perkara yang lebih  bermanfaat. Ia wajib menyembunyikan perasaan tersebut, menjaga  kehormatan dirinya (menjaga ‘&lt;em&gt;iffah&lt;/em&gt;) dan bersabar. Bila ia  berbuat demikian, Allah &lt;em&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/em&gt; akan memberinya  pahala dan menggantinya dengan perkara yang lebih baik karena ia  bersabar karena Allah &lt;em&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/em&gt; dan menjaga  ‘iffah-nya. Juga karena ia meninggalkan untuk menaati hawa nafsunya  dengan lebih mengutamakan keridlaan Allah &lt;em&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/em&gt;  dan ganjaran yang ada di sisi-Nya. (&lt;strong&gt;Ad-Da`u wad Dawa&lt;/strong&gt;`,  hal. 370-371)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bila cinta kepada pasangan hidup, kepada suami atau kepada istri,  merupakan perkara kebaikan, maka apa kiranya yang mencegah seorang suami  atau seorang istri untuk mencintai, atau paling tidak belajar mencintai  teman hidupnya?&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wallahu ta‘ala a‘lam bish-shawab.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Catatan kaki:&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1 Tiga perkara ini (wanita, minyak wangi dan shalat) dinyatakan  termasuk dari dunia. Maknanya adalah: ketiganya ada di dunia.  Kesimpulannya, beliau menyatakan bahwa dicintakan kepadaku di alam ini  tiga perkara, dua yang awal (wanita dan minyak wangi) termasuk perkara  tabiat duniawi, sedangkan yang ketiga (shalat) termasuk perkara &lt;em&gt;diniyyah&lt;/em&gt;  (agama). (Catatan kaki &lt;strong&gt;Misykatul Mashabih&lt;/strong&gt; 4/1957, yang  diringkas dari &lt;strong&gt;Al-Lam’aat&lt;/strong&gt;, Abdul Haq Ad-Dahlawi)&lt;br /&gt;2 &lt;strong&gt;HR. Ahmad&lt;/strong&gt; 3/128, 199, 285, &lt;strong&gt;An-Nasa`i&lt;/strong&gt;  no. 3939 kitab ‘&lt;strong&gt;Isyratun Nisa’ &lt;/strong&gt;bab Hubbun Nisa`.  Dihasankan Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i &lt;em&gt;rahimahullahu&lt;/em&gt;  dalam &lt;strong&gt;Ash-Shahihul Musnad Mimma Laisa fish Shahihain&lt;/strong&gt;  (1/82)&lt;br /&gt;3&lt;strong&gt; HR. Al-Bukhari&lt;/strong&gt; no. 3662, kitab Fadha`il Ashabun Nabi &lt;em&gt;Shallallahu  ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt;, bab Qaulin Nabi &lt;em&gt;Shallallahu ‘alaihi wa  sallam&lt;/em&gt;: “&lt;em&gt;Lau Kuntu Muttakhidzan Khalilan&lt;/em&gt;” dan &lt;strong&gt;Muslim&lt;/strong&gt;  no. 6127 kitab Fadha`ilush Shahabah, bab Min Fadha`il Abi Bakar  Ash-Shiddiq&lt;em&gt; radhiallahu ‘anhu&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;4 &lt;strong&gt;HR. Muslim&lt;/strong&gt; no. 6228 kitab Fadha`ilus Shahabah, bab  Fadha`il Khadijah Ummul Mu`minin &lt;em&gt;radhiallahu ‘anha&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;5 Disebutkan bahwa Barirah memiliki paras yang cantik, tidak berkulit  hitam. Beda halnya dengan Mughits, suaminya. Barirah menikah dengan  Mughits dalam keadaan ia tidak menyukai suaminya. Dan ini tampak ketika  Barirah telah merdeka, ia memilih berpisah dengan suaminya yang masih  berstatus budak. Dimungkinkan ketika masih terikat dalam pernikahan  dengan suaminya, Barirah memilih bersabar di atas hukum Allah &lt;em&gt;Subhanahu  wa Ta’ala&lt;/em&gt; walaupun ia tidak menyukai suaminya. Dan ia tetap tidak  menampakkan pergaulan yang buruk kepada suaminya sampai akhirnya Allah &lt;em&gt;Subhanahu  wa Ta’ala&lt;/em&gt; memberikan kelapangan dan jalan keluar baginya. (&lt;strong&gt;Fathul  Bari&lt;/strong&gt;, 9/514)&lt;br /&gt;6 Lihat hadits dalam &lt;strong&gt;Shahih Al-Bukhari&lt;/strong&gt; no. 5280-5282,  kitab Ath-Thalaq, bab Khiyarul Amati Tahtal ‘Abd dan no. 5283, bab  Syafa’atun Nabi &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;  fi Zauji Barirah.&lt;br /&gt;7 Artinya dia telah mati&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Sumber: Majalah Asy Syariahh No. 24/II/1427 H/2006 halaman 78 s.d.  81, judul: Mawaddah, Mahabbah &amp;amp; Rahmah dalam Kehidupan Sepasang  Insan, penulis: Al Ustadzah Ummu Ishaq Zulfa Husein Al Atsariyyah,  URL  sumber: http://asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&amp;amp;id_online=368)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-3485714058966386692?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/3485714058966386692/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/07/mawaddah-mahabbah-dan-rahmah-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/3485714058966386692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/3485714058966386692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/07/mawaddah-mahabbah-dan-rahmah-dalam.html' title='Mawaddah, Mahabbah dan Rahmah dalam Kehidupan Sepasang Insan'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-8551768976083993049</id><published>2010-07-26T00:06:00.000-07:00</published><updated>2010-07-26T00:09:10.133-07:00</updated><title type='text'>Seputar Ujian Di Kehidupan Kita</title><content type='html'>&lt;div class="storycontent"&gt;          &lt;p style="font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;&lt;span class="hilite"&gt;Ujian&lt;/span&gt; dari Allah Lewat  Pendamping &lt;span class="hilite"&gt;Hidup&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik,  yang lengah lagi beriman (berbuat zina), bagi mereka laknat di dunia  dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar. Pada hari (ketika) lidah,  tangan, dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang  dahulu mereka kerjakan. Di hari itu, Allah akan memberi kepada mereka  balasan yang setimpal menurut semestinya, dan tahulah mereka bahwa  Allahlah yang benar, lagi yang menjelaskan (segala sesuatu menurut  hakikat yang sebenarnya).”&lt;br /&gt;(QS An Nuur [24] : 23-25)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;“(Pada hari pembalasan itu / akhirat) Wanita-wanita yang keji adalah  untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat  wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk  laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita  yang baik (pula). Mereka (yang dituduh)  itu bersih dari apa yang  dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan  rezeki yang mulia (surga).”&lt;br /&gt;(QS An Nuur [24] : 26)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Wanita yang baik untuk laki-laki yang baik dan sebaliknya, begitu  seterusnya. Lalu, mengapa Al Qur’an menuturkan pula bahwa ada  hamba-hamba Allah yang sangat shaleh, yakni Nuh As dan Luth As, memiliki  istri yang durhaka kepada Allah SWT. Juga wanita shalehah seperti  Asiyah, ternyata bersuamikan Fir’aun, orang yang sangat ingkar kepada  Allah SWT. Walaupun, ada juga yang keduanya shaleh, seperti Rasul SAW  dan istri-istrinya. Dan ada yang keduanya durhaka, seperti Abu Jahal dan  istrinya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bila kita telaah lebih jauh, surat An Nuur ayat 26 diatas ternyata  diawali oleh ayat-ayat (23-25) yang menceritakan tentang balasan  kehidupan di akhirat kelak. Artinya, kondisi pada ayat 26 tersebut  hanyalah berlaku di akhirat, tidak berlaku untuk kondisi di dunia.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Buktinya, &lt;span class="hilite"&gt;dalam&lt;/span&gt; kehidupan nyata  sehari-hari pun, tak bisa kita pungkiri bahwa tak sedikit wanita  shalehah yang memiliki suami yang tidak shaleh atau sebaliknya. Maha  Suci Allah dari berbuat dzalim. Dunia memang diciptakan Allah hanyalah  sebagai tempat untuk menguji manusia, apakah kita hamba Allah atau  bukan, bertakwa atau tidak, layak memasuki surga atau tidak. Karena itu,  karakter pasangan seperti apapun yang ditakdirkan Allah untuk kita,  maka hal itu pun merupakan &lt;span class="hilite"&gt;ujian&lt;/span&gt; bagi kita.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Karena dunia ini hanyalah tempat &lt;span class="hilite"&gt;ujian&lt;/span&gt;,  bukan tempat pembalasan amal perbuatan, maka keadilan memang tak selalu  ada di dunia. Berbeda dengan kehidupan akhirat, perbuatan baik atau  buruk sekecil apapun yang kita lakukan di dunia pasti akan dibalas  dengan seadil-adilnya oleh Allah Yang Maha Adil di akhirat kelak.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Justru, salah satu ujian di dunia ini adalah bagaimana kita  menyikapi &lt;span class="hilite"&gt;ujian&lt;/span&gt; lewat pendamping &lt;span class="hilite"&gt;hidup&lt;/span&gt; kita yang masih jauh dari Allah. Ini  merupakan salah satu cara untuk menentukan siapa yang tetap teguh pada  kebaikan dan siapa yang menyimpang dari jalan-Nya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Selain itu, &lt;span class="hilite"&gt;dalam&lt;/span&gt; perbincangan seputar  memilih pendamping &lt;span class="hilite"&gt;hidup&lt;/span&gt; pun, seringkali  diungkapkan bahwa, “Bila kita menginginkan pasangan yang shaleh, maka  kita harus memperbaiki diri terlebih dahulu agar menjadi wanita  shalehah. Harapannya, agar kita bisa mendapatkan pasangan yang shaleh  pula.”&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tidak salah ungkapan terebut, hanya saja upaya untuk membentuk  karakter shalehah &lt;span class="hilite"&gt;dalam&lt;/span&gt; diri bukan sekadar  agar mendapatkan pasangan yang shaleh, tapi harus ditujukan semata-mata  untuk menghambakan diri kepada Allah SWT, karena sudah selayaknya setiap  mahluk di langit dan di bumi tunduk dan patuh kepada-Nya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ungkapan diatas  bisa jadi dilatarbelakangi karena memahami Surat An  Nuur ayat 26 (yang menyebutkan bahwa wanita yang baik untuk laki-laki  yang baik dan wanita yang keji untuk laki-laki yang keji) sebagai suatu  kondisi yang juga akan terjadi juga &lt;span class="hilite"&gt;dalam&lt;/span&gt;  kehidupan di dunia, padahal tidak demikian halnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Semoga Allah SWT menuntun kita agar menjadi seorang muslim yang  shaleh dan shalehah, menjadi hamba Allah yang senantiasa memurnikan  ketaaatan kepada-Nya. Wallahu’alam.&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-8551768976083993049?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/8551768976083993049/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/07/seputar-ujian-di-kehidupan-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/8551768976083993049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/8551768976083993049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/07/seputar-ujian-di-kehidupan-kita.html' title='Seputar Ujian Di Kehidupan Kita'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-9078538480476362384</id><published>2010-07-18T02:17:00.000-07:00</published><updated>2010-07-18T02:19:13.052-07:00</updated><title type='text'>SENAM FANTASI</title><content type='html'>&lt;h3&gt;       &lt;span class="post_cats"&gt;&lt;a href="http://pondokibu.com/tag/senam-fantasi/" rel="tag"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;       &lt;/h3&gt;                             &lt;p&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/unikom/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.png" alt="" /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/unikom/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-1.png" alt="" /&gt;Permainan ini tidak membutuhkan alat. Anda hanya butuh untuk duduk bersila bersama dengan anak-anak atau murid-murid Anda secara melingkar. Minta mereka untuk memejamkan mata dan membayangkan seperti apa yang Anda katakan. Mereka boleh saja menjawab pertanyaan Anda, namun dengan syarat mereka tidak boleh membuka mata sampai Anda memintanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anda bisa mengambil sebuah topik. Misalkan, tentang berjalan-jalan ke hutan.&lt;span id="more-1824"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kita berjalan-jalan ke hutan. Ada banyak pohon yang tinggi disana. Lihat! Ada pohon apa saja yang kamu lihat?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Oh, ya, ya…ada pohon apel disana…Bisa kamu lihat apa warna apel itu? Kamu bisa mengambilnya? Apa rasanya?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Lalu kita berjalan lagi, jauh…dan, stop! Lihat disana, itu pohon yang ada di ujung sana! Besar sekali bukan? Ayo kita ke pohon itu!”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“wow…subhanallah…besar sekali, ya? Bisakah kamu mengulurkan tanganmu untuk memeluknya??”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Uuupps…! Ada kelapa yang jatuh! Bagaimana bunyinya?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Yaa…BUMM!! Kelapa jatuh…oh, awas, ada daun-daun yang berjatuhan! Kemana dia akan jatuh ya? Ke tanah? Atau ke langit?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Oke…matahari sudah hampir tenggelam sekarang, ayo kita pulang, dan kalian boleh membuka mata.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seperti itulah kira-kira. Permainan ini dikembangkan untuk melatih kemampuan anak berkreasi dan berimajinasi. Anda dapat memilih topik lain yang menarik bagi mereka.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-9078538480476362384?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/9078538480476362384/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/07/senam-fantasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/9078538480476362384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/9078538480476362384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/07/senam-fantasi.html' title='SENAM FANTASI'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-283084241488250821</id><published>2010-07-18T02:08:00.000-07:00</published><updated>2010-07-18T02:13:40.042-07:00</updated><title type='text'>PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK KELOMPOK UMUR 3 – 4 TAHUN</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;A. Kemampuan perkembangan yang harus dicapai anak sesaat sebelum berumur 4 tahun.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Gerak kasar :   Berjalan jinjit&lt;br /&gt;2. Gerak halus :   Meniru membuat gambar lingkaran.&lt;br /&gt;3. Bicara, bahasa, dan kecerdasan:    Mengenal dan menyebutkan paling sedikit 1 warna.&lt;br /&gt;4. Bergaul dan mandiri :  Mematuhi peraturan sederhana dalam permainan.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-249"&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;B. Stimulasi perkembangan yang perlu diberikan :&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;1. Melatih anak berjalan mengikuti garis lurus.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Latihlah anak berjalan mengikuti garis lurus, misalnya sepanjang garis pada lantai. tunjukkan bagaimana menggunakan kedua tangan untuk menjaga keseimbangan.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;2. Membantu anak belajar melompat dengan satu kaki.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ajarilah anak melompat dengan satu kaki seperti pada waktu main engklek. Mula-mula anak perlu dipegang tangannnya. Lama-kelamaan biarkan ia melakukannya sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;3. Membantu anak belajar melempar benda kecil ke atas.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ambillah benda kecil yang ringan, kemudian tunjukkan cara melemparkan benda tersebut ke atas dan cara menjatuhkan benda ke dalam kaleng.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;4. Membantu anak belajar menggunting dan membuat buku cerita dengan gambar tempel.&lt;/em&gt; Tunjukkan kepada anak cara mengunting gambar dari majalah/koran/buku bekas. Ajarilah anak untuk menyusun dan menempelkan gambar tersebut pada kertas, sehingga membentuk suatu urutan cerita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;5. Melatih anak belajar “menjahit”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Tempelkan sebuah gambar pada karton. Lubangilah karton tersebut dengan sebuah paku disekeliling gambar tersebut. Ambillah tali sepatu/tali rafia yang salah satu ujungnya telah disimpulkan. MAsukkan ujung lainnya ke dalam lubang-lubang tersebut menyerupai gerakan menjahit. MIntalah anak untuk menirukannya.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;6. Mintalah anak menggambar dan menulis.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Tunjukkan kepada anak cara membuat garis dan bulatan menjadi gambar rumah, tonggak, matahari, bulan dan sebagainya. Tunjukkan pula cara menulis huruf dan angka, serta menulis namanya. LAtihlah agar ia sedikit demi sedikit dapat menggambar dan menulis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;7. Melatih anak mengenal huruf dan angka&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Untuk membantu anak mengenal huruf dan angka, buatlah potongan-potongan karton sebesar kartu. Tuliskan angka 1 – 10 dan huruf A, B, C dan seterusnya pada potongan-potongan karton tersebut satu persatu, dan ajarkan cara menyebutnya. Mintalah kepadanya untuk mencari dan menemukan tulisan yang sama di majalah/koran/buku. latihlah anak, sampai ia mengenal semua huruf dan angka dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;8.  Melatih anak mengenal bentuk dan warna&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Sediakan kertas berwarna, karton, gunting, dan lem. guntinglah kertas berwarna menjadi bentuk, misalnya segitiga, segi empat, lingkaran dan sebagainya. BIcarakanlah dengan anak mengenai perbedaan bentuk dan warna, serta tunjukkan cara membuat gambar tempel. Mintalah anak menempelkan bentuk berwarna tersebut pada karton.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;9.  Memberi  kesempatan kepada anak untuk menceritakan tentang dirinya, dan mengetahui urutan cerita.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Buatlah anak agar ia mau menceritakan kejadian yang dialaminya dan apa yang dilihatnya. Bantulah anak dengan lebih dahulu menceritakanya, kemudian mintalah ia melanjutkannya menurut urutanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;10.  Melatih anak mengenal perbandingan.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ajarkan kepada anak membandingkan sifat benda, misalnya lebih panjang, lebih pendek, lebih besar, lebih muda, dan sebagainya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;11.Mengajari anak mengenal lawan kata.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Sebutkan beberapa kata yang biasa dipakai dalam percakapan sehari-hari, misanya : panas, panjang, luas, dsb. Mintalah anak menyebutkan lawan katanya.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;12. Membantu anak belajar mandi dan mengeringkan tubuhnya.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ajari anak cara mandi sendiri dengan sabun, membilas tubuh, dan mengeringkan dengan handuk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;13. Mengajak anak mengikuti kegiatan memasak, dan memberi kesempatan untuk bertanya.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ajaklah anak untuk membantu memasak di dapur. berilah ia pekerjaan yang mudah dan tidak berbahaya, seperti menimbang, mengaduk, membubuhkan gula, dsb. Bicarakanlah apa yang sedang dikerjakan bersama, dan beri kesempatan kepada anak untuk bertanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;14.Melatih anak untuk bisa mengatasi kesedihan dan kekecewaan.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Bujuklah dan tenangkanlah anak ketika ia menangis atau kecewa dengan cara membelainya dan berbicara kepadanya dengan lembut mengenai apa yang dirasakannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;15.Membantu anak mengenal sopan santun, berterimakasih, mencium tangan dansebagainya.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ajarkanlah dan tunjukkanlah kepada anak sikap sopan santun, misalnya menghormati orang yang lebih tua, mengucapkan terimakasih, mencium tangan, berdoa, dan sebagainya.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-283084241488250821?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/283084241488250821/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/07/pertumbuhan-dan-perkembangan-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/283084241488250821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/283084241488250821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/07/pertumbuhan-dan-perkembangan-anak.html' title='PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK KELOMPOK UMUR 3 – 4 TAHUN'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-6376256858931126821</id><published>2010-06-30T00:34:00.000-07:00</published><updated>2010-06-30T00:36:09.469-07:00</updated><title type='text'>Tentang Bisul</title><content type='html'>&lt;pre&gt;Ini hal sepele yang kerap diderita anak tapi sering bikin kita jengkel.&lt;br /&gt;Habis, baru sembuh sebentar, eh sudah muncul lagi.&lt;br /&gt;Pasti anak Ibu banyak makan telur, makanya bisulan." Begitu, kan, komentar&lt;br /&gt;yang sering kita dengar? Padahal, itu sama sekali tak benar! "Itu cuma&lt;br /&gt;mitos," ujar dr. Titi Lestari Sugito, SpKK. "Enggak ada kaitannya, kok,&lt;br /&gt;antara telur dan bisulan," lanjut dokter spesialis kulit dan kelamin RSUPN&lt;br /&gt;Ciptomangunkusumo ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justru telur adalah makanan bergizi. "Telur itu, kan, mengandung protein.&lt;br /&gt;Jadi, boleh diberikan kepada anak," tandas Titi. Bukankah kecukupan gizi&lt;br /&gt;yang baik akan meningkatkan daya tahan tubuh menjadi lebih baik? Lantas,&lt;br /&gt;apa, dong, sebenarnya yang membikin bisul?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LINGKUNGAN KURANG BERSIH&lt;br /&gt;Bisul atau bisulan (kalau jumlahnya banyak) yang dalam bahasa kedokteran&lt;br /&gt;disebut furunkel, seperti dituturkan Titi, merupakan radang atau infeksi&lt;br /&gt;yang disebabkan oleh kuman atau bakteri staphylococcus aureus. "Bisul bisa&lt;br /&gt;menyerang siapa saja dan dari golongan usia berapa saja, namun yang paling&lt;br /&gt;sering diserang adalah bayi dan anak-anak." Lo, kok, begitu?&lt;br /&gt;Seperti kita ketahui, faktor kebersihan memegang peranan penting dalam&lt;br /&gt;terjadi-tidaknya infeksi. Bila lingkungan kurang bersih, infeksi pun akan&lt;br /&gt;mudah terjadi. Sementara yang namanya anak, identik dengan dunia bermain,&lt;br /&gt;termasuk main yang kotor-kotor semisal main tanah. Belum lagi habis main&lt;br /&gt;si anak langsung pegang ini-itu tanpa cuci tangan lebih dulu. "Nah, kalau&lt;br /&gt;kebersihan anak dan bayi tak dijaga dan diperhatikan oleh orang tua, ya,&lt;br /&gt;susah. Itu akan mempermudah terjadinya bisul," ujar Titi.&lt;br /&gt;Selain itu, anak-anak biasanya sering menggaruk karena rasa gatal yang&lt;br /&gt;ditimbulkan akibat banyak keringat dan biang keringat. Padahal, terang&lt;br /&gt;Titi, garukan tersebut dapat merusak kulit sehingga memudahkan masuknya&lt;br /&gt;kuman dan timbullah infeksi. "Itulah mengapa anak yang sering berkeringat,&lt;br /&gt;apalagi keringat buntet, mudah timbul bisulan."&lt;br /&gt;Umumnya bisulan pada bayi dan anak-anak ditemui di daerah-daerah yang&lt;br /&gt;banyak berkeringat seperti di muka, punggung, lipatan-lipatan paha dan&lt;br /&gt;sebagainya. Dengan demikian, daerah-daerah tersebutlah yang paling sering&lt;br /&gt;digaruk oleh anak atau mendapatkan gesekan, sehingga pertahanan kulit akan&lt;br /&gt;terganggu dan mudah terjadi infeksi. Apalagi kulit bayi dan anak-anak&lt;br /&gt;masih tipis dan cukup rentan.&lt;br /&gt;Namun jangan pula dilupakan faktor gizi. Sebab, seperti dikatakan Titi,&lt;br /&gt;gizi yang kurang juga dapat mempengaruhi timbulnya infeksi. "Bila gizi&lt;br /&gt;kurang berarti daya tahan tubuh menurun, sehingga akan mempermudah&lt;br /&gt;timbulnya infeksi," jelasnya. Terlebih lagi pada bayi dan anak-anak,&lt;br /&gt;kekebalan tubuhnya memang masih kurang dibandingkan orang dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMERAH DAN BENGKAK&lt;br /&gt;Orang tua bisanya kurang tanggap terhadap gejala munculnya bisul. Entah&lt;br /&gt;lantaran kurang perhatian atau memang tak tahu seperti apa gejala bisul.&lt;br /&gt;Maklumlah, gejala awalnya hanya terlihat semacam bintil merah, baru&lt;br /&gt;kemudian membesar dan bahkan terkadang ditemui abses atau bernanah.&lt;br /&gt;"Proses membesarnya bisul merupakan proses imflamasi atau radang. Jadi,&lt;br /&gt;ada suatu mekanisme atau reaksi dari tubuh terhadap adanya kuman di daerah&lt;br /&gt;tersebut," jelas Titi.&lt;br /&gt;Warna memerah dan bengkak merupakan tanda bahwa tubuh memberikan suatu&lt;br /&gt;respon dengan berusaha mendatangkan sel-sel radang di sekitarnya untuk&lt;br /&gt;mematikan kuman dan mengeluarkan kuman tersebut. Lamanya proses membesar&lt;br /&gt;tergantung dari respons imunologis yang dimiliki orang tersebut. Bila&lt;br /&gt;responsnya baik, maka makin cepat pula sembuhnya.&lt;br /&gt;Menurut Titi, sebetulnya gejala bisul tak selalu sampai bernanah. Kalau&lt;br /&gt;toh akhirnya bernanah, itu pertanda bahwa pertahanan tubuh kurang atau&lt;br /&gt;lantaran infeksi tersebut tak segera ditangani. "Tapi bila pertahanan&lt;br /&gt;tubuh baik atau infeksinya segera diobati, misalnya pemberian antibiotik,&lt;br /&gt;maka tak akan sampai abses. Biasanya bisul cuma memerah dan kemudian&lt;br /&gt;mengecil sendiri." Nah, pada anak-anak, karena pertahanan tubuhnya masih&lt;br /&gt;kurang, mau tak mau bisul harus diobati.&lt;br /&gt;Biasanya gejala bisul disertai rasa nyeri akibat radang atau infeksinya.&lt;br /&gt;Apalagi kalau bisul semakin besar. Tubuh yang tak bisa mengatasi akan&lt;br /&gt;mengakibatkan bisul yang timbul menjadi banyak dan bernanah, sehingga&lt;br /&gt;terjadilah penyebaran kuman yang tak hanya di satu lokasi saja.&lt;br /&gt;Penyebarannya juga bisa lewat darah atau kelenjar getah bening, "Tapi itu&lt;br /&gt;jarang sekali terjadi," ujar Titi.&lt;br /&gt;Yang pasti, karena penyebabnya infeksi maka bisul termasuk penyakit&lt;br /&gt;menular. "Menularnya bisa karena garukan tangan, sehingga memindahkan&lt;br /&gt;kumannya dari satu tempat ke tempat lain." Tak heran awam sering menyebut&lt;br /&gt;bisulnya jadi beranak. "Itu menunjukkan daya tahan tubuh anak kurang&lt;br /&gt;sekali."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JANGAN DIPENCET&lt;br /&gt;Seringkali bisul dibiarkan saja, tak segera diobati. Tunggu sampai&lt;br /&gt;istilahnya "matang". Padahal, justru sebetulnya kalau bisa bisul jangan&lt;br /&gt;sampai bernanah, "Karena bisa terjadi kerusakan jaringan yang lebih parah&lt;br /&gt;dan banyak lagi. Kulit bisa berongga," terang Titi.&lt;br /&gt;Jika bisul hanya satu atau beberapa dan masih kecil di permukaan biasanya&lt;br /&gt;bisa disembuhkan dengan salep antibiotik. Pemakaian obat dalam bentuk&lt;br /&gt;salep atau krim yang dioleskan di kulit lebih efektif ketimbang pengobatan&lt;br /&gt;jenis lain. Obat-obatan semacam salep ini sangat dianjurkan untuk kulit&lt;br /&gt;karena dibuat dengan daya serap yang cukup efektif terhadap kulit. Tapi,&lt;br /&gt;jika sudah membesar, agak dalam dan banyak, anak perlu diberi obat&lt;br /&gt;antibiotik yang diminumkan juga.&lt;br /&gt;Penisilin juga merupakan salah satu obat pilihan. Cuma, bakteri&lt;br /&gt;staphylococcus aureus penyebab bisul bisa mengakibatkan resisten terhadap&lt;br /&gt;penisilin, karena kuman tersebut mengeluarkan enzim sehingga penisilinnya&lt;br /&gt;tak berfungsi lagi. Akibatnya banyak yang menjadi resisten. Karena itu,&lt;br /&gt;anjur Titi, lebih baik berikan obat antibiotik yang tahan terhadap enzim&lt;br /&gt;yang dikeluarkan kuman tadi, supaya efektif. Selain itu, penisilin juga&lt;br /&gt;merupakan salah satu obat yang relatif sering menimbulkan reaksi alergi.&lt;br /&gt;Bila sudah terjadi abses, sebaiknya nanahnya dikeluarkan. Biasanya dokter&lt;br /&gt;akan menginsisi/mengiris dengan pisau tajam sehingga penyembuhannya akan&lt;br /&gt;lebih sempurna. Bila pecah sendiri akan menimbulkan kerusakan kulit dan&lt;br /&gt;akan berbekas. Begitu pula bila dipaksa dikeluarkan, misalnya dengan&lt;br /&gt;dipencet, penyembuhannya akan menimbulkan bekas yang tak sedap dipandang.&lt;br /&gt;"Bekas pada jaringan kulitnya akan meninggalkan parut, bisa lekukan atau&lt;br /&gt;yang lebih tinggi lagi. Tak mungkin akan normal kembali. Walaupun pada&lt;br /&gt;anak kulitnya masih berkembang, namun tetap saja tak akan normal kembali&lt;br /&gt;karena jaringannya yang rusak akan membekas," jelas Titi.&lt;br /&gt;Memang, sih, kemajuan teknologi kedokteran memungkinkan untuk mengoreksi&lt;br /&gt;bekas luka tersebut dengan operasi. Tapi hal tersebut sangat tergantung&lt;br /&gt;pada jaringan parut yang ditimbulkannya. Disamping tentunya memerlukan&lt;br /&gt;biaya yang cukup mahal dibandingkan dengan mengobati bisulnya itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencegah berulangnya kembali bisul pada anak, dianjurkan agar selalu&lt;br /&gt;menjaga kebersihan, baik kebersihan diri si anak maupun lingkungannya.&lt;br /&gt;Memang, bila dibandingkan sepuluh tahun lalu, masih banyak ditemui bisulan&lt;br /&gt;pada bayi dan anak-anak. "Sekarang ini sudah jauh berkurang. Mungkin&lt;br /&gt;karena faktor pendidikan, ekonomi dan gizi yang sudah lebih baik," kata&lt;br /&gt;Titi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BISUL BUKAN GARA-GARA HOBI MAKAN TELUR&lt;br /&gt;Selama ini ada anggapan anak yang kebanyakan makan telur akan gampang&lt;br /&gt;bisulan. Betulkah telur memicu bisul?&lt;br /&gt;Ada sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa angka terjadinya bisulan di&lt;br /&gt;Jakarta mencapai 26% dari 326 responden yang diteliti di tahun 2001. Angka&lt;br /&gt;itu cukup tinggi, mengingat bisul bukan penyakit berat dan sebagian di&lt;br /&gt;antaranya dapat sembuh sendiri. "Masyarakat yang tinggal di daerah padat,&lt;br /&gt;sangat rentan terhadap bisul," tandas dr. Susmeiati H. Sabardi, SpKK dari&lt;br /&gt;Bagian Kulit dan Kelamin RSAB Harapan Kita, Jakarta. Bisul berada di&lt;br /&gt;urutan ketiga dari jenis-jenis peradangan kulit yang paling sering&lt;br /&gt;dijumpai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APA SIH BISUL ITU?&lt;br /&gt;Bisul sendiri sebenarnya hanyalah sebuah istilah. Jadi, lain daerah bisa&lt;br /&gt;lain pula menyebutnya. Akan tetapi secara medis, "Bisul adalah suatu&lt;br /&gt;peradangan pada kulit yang biasanya mengenai folikel rambut dan disebabkan&lt;br /&gt;oleh kuman staphylococcus aureus," papar dokter yang akrab disapa Susi&lt;br /&gt;ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jenis-jenisnya, secara medis bisul dibedakan sebagai berikut:&lt;br /&gt;* Folikulitis&lt;br /&gt;Folikulitis adalah peradangan yang hanya terjadi pada umbi akar rambut&lt;br /&gt;saja. Berdasarkan letak munculnya, bisul jenis ini dapat dibedakan menjadi&lt;br /&gt;2, yaitu superficial atau hanya di permukaan saja dan yang letaknya lebih&lt;br /&gt;dalam lagi disebut profunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Furunkel&lt;br /&gt;Furunkel adalah peradangan pada umbi akar/folikel rambut dan sekitarnya.&lt;br /&gt;Biasanya jumlahnya hanya satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Furunkel losis&lt;br /&gt;Disebut furunkel losis apabila jumlah furunkel-nya lebih dari satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Karbunkel&lt;br /&gt;Bila di saat yang bersamaan ada beberapa/sekelompok furunkel, secara medis&lt;br /&gt;diistilahkan sebagai karbunkel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Abses multiple kelenjar keringat&lt;br /&gt;Bisul ini biasanya berupa benjolan yang tidak bermata, jumlahnya banyak,&lt;br /&gt;bergerombol di beberapa tempat, seperti di dada dan sebagainya. Bisul&lt;br /&gt;jenis ini paling banyak menyerang anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Hidra adinitis&lt;br /&gt;Ada juga jenis bisul yang mengenai kelenjar apokrin, yaitu bila bisul&lt;br /&gt;tersebut muncul di ketiak atau daerah genital. Secara medis bisul ini&lt;br /&gt;diistilahkan sebagai hidra adinitis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Skrofulo derma&lt;br /&gt;Bentuknya memang seperti bisul, tapi sebenarnya adalah benjolan pada getah&lt;br /&gt;bening karena penyakit TBC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CERMATI GEJALANYA&lt;br /&gt;Walaupun jenis bisul cukup banyak, tapi biasanya orang awam menganggapnya&lt;br /&gt;sama saja. Hal tersebut tidak sepenuhnya salah karena memang gejala yang&lt;br /&gt;dimunculkan memang mirip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Gatal-gatal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila bisul yang muncul masih berupa folikulitis, gejala yang timbul&lt;br /&gt;biasanya berupa gatal-gatal di daerah benjolan dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Nyeri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bisul yang berjenis furunkel atau karbunkel selain gatal, biasanya&lt;br /&gt;juga disertai nyeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Berbentuk kerucut dan "bermata"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisul jenis furunkel dan karbunkel biasanya berbentuk kerucut dan bermata&lt;br /&gt;yang mudah pecah dan mengeluarkan cairan dari dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Berbentuk kubah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan bisul yang muncul pada kelenjar keringat biasanya berbentuk&lt;br /&gt;bulat seperti kubah, tidak bermata dan tanpa disertai rasa nyeri. Bisul&lt;br /&gt;jenis ini biasanya tidak mudah pecah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Demam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala bisul yang muncul pada kelenjar apokrin biasanya disertai demam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HINDARI PEMICUNYA&lt;br /&gt;Sekali lagi, bisul bukanlah alergi dimana ada unsur genetik/keturunan yang&lt;br /&gt;menyebabkannya kambuh. "Menurut literatur tidak ada orang yang mempunyai&lt;br /&gt;bakat bisulan," jelas Susi. Namun pada beberapa kasus, ada juga orang yang&lt;br /&gt;mempunyai kecenderungan bisulan berulang. "Biasanya orang-orang dengan&lt;br /&gt;penyakit tertentu, seperti diabetes, lebih mudah bisulan dan setelah&lt;br /&gt;sembuh pun dengan mudah akan muncul lagi," lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara garis besar ada 3 pemicu munculnya bisul, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Faktor kebersihan&lt;br /&gt;Pada dasarnya bisul muncul karena adanya kuman. Orang-orang yang tidak&lt;br /&gt;menjaga kebersihan tubuh dan lingkungannya dengan baik, otomatis lebih&lt;br /&gt;berpeluang terpapar kuman penyebab bisul. Tak heran kalau mereka yang&lt;br /&gt;tinggal di daerah pemukiman padat, di daerah pengungsian, dimana faktor&lt;br /&gt;kebersihannya terabaikan akan lebih mudah bisulan. Namun harus diingat,&lt;br /&gt;walaupun tinggal di tempat yang bersih tapi kalau jarang mandi dan&lt;br /&gt;membersihkan badan, dengan sendirinya kuman pun akan bersarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Daerah tropis&lt;br /&gt;Secara geografis Indonesia termasuk daerah tropis. Dimana udaranya panas&lt;br /&gt;sehingga dengan mudah orang akan berkeringat. Keringat pun bisa menjadi&lt;br /&gt;salah satu pemicu munculnya bisul. Terutama bisul yang terjadi pada&lt;br /&gt;kelenjar keringat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Menurunnya daya tahan tubuh&lt;br /&gt;Menurunnya daya tahan tubuh bisa disebabkan oleh beberapa hal, di&lt;br /&gt;antaranya kurang gizi, gangguan darah seperti anemia, mengidap penyakit&lt;br /&gt;keganasan seperti kanker, atau penyakit lain seperti diabetes dan&lt;br /&gt;sebagainya. Biasanya faktor pemicu itu tak muncul sendirian, melainkan ada&lt;br /&gt;beberapa sekaligus. "Misalnya karena selalu berkeringat kemudian muncul&lt;br /&gt;biang keringat. Karena gatal, lalu digaruk, ditambah lagi kebersihannya&lt;br /&gt;jelek dan gizinya pun rendah, akhirnya jadi bisul. Begitu seterusnya,"&lt;br /&gt;jelas Susi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, tidak benar anggapan sebagian masyakarat yang menyebutkan bisulan&lt;br /&gt;gara-gara banyak makan telur. "Kalau memang sudah ada faktor pemicunya,&lt;br /&gt;mau makan telur atau tidak ya tetap saja bisulan," tandas Susi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bisulan pun sebetulnya tidak ada pantangan terhadap makanan&lt;br /&gt;tertentu, termasuk telur. Yang jelas pola makan memang haruslah seimbang.&lt;br /&gt;Pesannya, "Jangan makan telur terlalu banyak, terlepas apakah akan bisulan&lt;br /&gt;atau tidak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Susi bisul bisa saja muncul sejak bayi, meski bukan bayi baru&lt;br /&gt;lahir. Ibu-ibu, terutama yang baru punya anak pertama, umumnya takut&lt;br /&gt;memandikan dan mengeramasi bayinya. "Padahal bayi juga sudah berkeringat.&lt;br /&gt;Terlebih kalau bayi dibobok dengan segala macam minyak penghangat yang&lt;br /&gt;tentu jadi lahan subur untuk berkembang biaknya kuman. Nah, kondisi kulit&lt;br /&gt;yang seperti ini juga bisa menjadi penyebab bisulan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tak kalah penting, bisul juga bisa menular. Kontak langsung bisul&lt;br /&gt;dengan kulit apalagi bila ada goresan meskipun kecil (mikro trauma) dapat&lt;br /&gt;menyebabkan kuman berpindah tempat. Tapi kalau tidak ada luka,&lt;br /&gt;kebersihannya terjaga dan daya tahan tubuh sedang bagus, tidak akan&lt;br /&gt;terjadi penularan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kontak langsung, bisul juga bisa menular melalui kontak tidak&lt;br /&gt;langsung. Seperti pemakaian handuk bersama, seprei, baju dan sebagainya.&lt;br /&gt;Begitu juga dengan tempat umum, seperti perosotan, kolam mandi bola, dan&lt;br /&gt;mainan sejenisnya yang memungkinkan sebagai ajang penularan kuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkinkah ada orang yang seumur hidup tidak pernah bisulan? "Sebenarnya&lt;br /&gt;bukan tidak pernah," ungkap Susi. Bisa jadi bisul itu hanya kecil&lt;br /&gt;sementara yang bersangkutan selalu menjaga kebersihan tubuh dan&lt;br /&gt;lingkungannya ditambah lagi daya tahan tubuhnya memang bagus "Hingga bisul&lt;br /&gt;itu selalu sembuh dengan sendirinya. Nah, karena selalu sembuh sendiri&lt;br /&gt;itulah seakan-akan ia tidak pernah bisulan sama sekali."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAHAMI PENANGANANNYA&lt;br /&gt;Satu benjolan kecil atau bekas gigitan nyamuk sebaiknya jangan digaruk,&lt;br /&gt;karena bisa menyebabkan luka dan memudahkan kuman masuk. Makanya, kalau&lt;br /&gt;sudah muncul benjolan kecil sebaiknya perhatikan kebersihan lebih saksama&lt;br /&gt;supaya tidak terpapar kuman. Calon bisul atau bisul kecil di daerah&lt;br /&gt;permukaan (superficial) bisa sembuh dengan sendirinya jika kebersihannya&lt;br /&gt;terjaga dan tidak tercemar bakteri. Selain itu, bisul juga jangan digaruk&lt;br /&gt;supaya di situ tidak terjadi peradangan.&lt;br /&gt;Bisul-bisul jenis furunkel dan karbunkel yang memang mudah pecah biasanya&lt;br /&gt;akan pecah sendiri akibat gesekan dengan benda lain. Misalnya bisul yang&lt;br /&gt;muncul di lipatan lengan, lipatan paha, kaki dan sebagainya akan mudah&lt;br /&gt;pecah tergesek baju maupun anggota badan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila bisul terus membesar atau timbul radang dan badan mulai terasa tidak&lt;br /&gt;nyaman, sebaiknya segeralah bawa anak ke dokter. "Oleh dokter ia akan&lt;br /&gt;diberikan krim antibiotik atau bila perlu tambahan antibiotik oral,&lt;br /&gt;tergantung pada kondisi bisulnya," ujar Susi. Antibiotik itu bertujuan&lt;br /&gt;untuk mengendalikan dan mematikan bakteri sehingga bisulnya akan kempes&lt;br /&gt;dan kering. Dokter pun akan memberikan kompres yang berfungsi untuk&lt;br /&gt;mendinginkan, meredakan, dan mengurangi kuman di daerah sekitar bisul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan sebagian masyarakat yang berusaha memecahkan bisul dengan paksa,&lt;br /&gt;sangat tidak disarankan. "Sebaiknya bisul jangan dipencet-pencet karena&lt;br /&gt;bisa memperparah keadaan." Obat-obat bisul yang banyak beredar di pasaran&lt;br /&gt;pun sebaiknya hanya digunakan untuk bisul-bisul ringan yang muncul di&lt;br /&gt;permukaan saja. "Tapi kalau letaknya terlalu dalam tentunya obat-obat&lt;br /&gt;tradisional tersebut sudah tidak efektif lagi," imbuhnya.&lt;br /&gt;KONDISI TERPARAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun belum pernah tercatat kematian yang diakibatkan bisul, tapi ada&lt;br /&gt;baiknya hal ini diwaspadai. Tahukah Anda, bakteri/kuman yang terdapat pada&lt;br /&gt;bisul bila dibiarkan saja dapat masuk ke aliran darah. Akibatnya bisa&lt;br /&gt;terjadi infeksi pada tulang di sekitar bisul, bahkan kuman tersebut bisa&lt;br /&gt;jadi terbawa sampai jantung dan otak. Akan tetapi, lanjut Susi, kasus&lt;br /&gt;semacam ini termasuk jarang dijumpai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parah atau tidaknya bisul tergantung pada ganas atau tidaknya bakteri yang&lt;br /&gt;masuk. "Kalau memang bakterinya termasuk ganas, tentu kondisinya lebih&lt;br /&gt;serius." Yang harus diwaspadai adalah bisul yang muncul di wajah, tepatnya&lt;br /&gt;di daerah sinus. "Bila sampai terjadi infeksi di daerah itu akibatnya bisa&lt;br /&gt;fatal."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIPS BAGI ORANG TUA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susi memberikan beberapa saran sehubungan dengan pencegahan dan kesembuhan&lt;br /&gt;bisul:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Orang tua harus memperhatikan kebersihan anaknya. Baik kebersihan badan&lt;br /&gt;maupun lingkungan bermainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Bila sudah timbul keluhan seperti gatal-gatal, jangan dianggap remeh,&lt;br /&gt;bisa jadi itu adalah gejala awal timbulnya bisul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Kalau ada benjolan, jangan dipencet-pencet apalagi kalau tangan/benda&lt;br /&gt;yang digunakan untuk memencet tidak bersih. Aktivitas ini bisa memperparah&lt;br /&gt;keadaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jangan sembarangan menggunakan antibiotik untuk mengobati bisul walaupun&lt;br /&gt;bentuknya hanya berupa krim, karena antibiotik bisa menimbulkan&lt;br /&gt;kekebalan/resistensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Perhatikan gizi anak. Asupan gizi yang baik akan berpengaruh terhadap&lt;br /&gt;daya tahan tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Bila anak dalam kondisi tidak sehat, sebaiknya hindari tempat permainan&lt;br /&gt;umum yang bisa menularkan kuman.&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-6376256858931126821?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/6376256858931126821/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/06/tentang-bisul.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/6376256858931126821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/6376256858931126821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/06/tentang-bisul.html' title='Tentang Bisul'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-5314312992715377990</id><published>2010-06-21T01:17:00.000-07:00</published><updated>2010-06-21T01:18:54.326-07:00</updated><title type='text'>Anak dan Masa Depan Umat Islam</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;i&gt;Penulis: Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf Al-Atsari&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anak adalah harapan di masa yang akan datang. Kalimat ini seringkali kita dengar dan sangat lekat di benak kita. Tak ada yang memungkiri ucapan itu karena memang ia sebuah kenyataan bukan hanya sekadar ungkapan perumpamaan, benar-benar terjadi bukan sebatas khayalan belaka. Karenanya, sudah semestinya memberikan perhatian khusus dalam hal mendidiknya sehingga kelak mereka menjadi para pengaman dan pelopor masa depan umat Islam.&lt;span id="more-26"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lingkungan pertama yang berperan penting menjaga keberadaan anak adalah keluarganya sebagai lembaga pendidikan yang paling dominan secara mutlak, kemudian kedua orang tuanya dengan sifat-sifat yang lebih khusus. Sesungguhnya anak itu adalah amanat bagi kedua orang tuanya. Di saat hatinya masih bersih, putih, sebening kaca jika dibiasakan dengan kebaikan dan diajari hal itu maka ia pun akan tumbuh menjadi seorang yang baik, bahagia di dunia dan akhirat. Sebaliknya, jika dibiasakan dengan kejelekan dan hal-hal yang buruk serta ditelantarkan bagaikan binatang, bukan mustahil dia akan tumbuh menjadi seorang yang berkepribadian rusak dan hancur. Kerugian mana yang lebih besar yang akan dipikul kedua orang tua dan umat umumnya apabila meremehkan pendidikan anak-anaknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berkata Ibnul Qoyyim rahimahullah, “Bila terlihat kerusakan pada diri anak-anak, mayoritas penyebabnya adalah bersumber dari orang tuanya.” Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala mengingatkan kita dengan firmanNya, “Hai orang-orang yang beriman peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS At Tahrim: 6). Berkata Amirul Mukminin Ali Radiyallahu ‘anhu, “Ajarilah diri-diri kalian dan keluarga-keluarga kalian kebaikan dan bimbinglah mereka.”.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Setiap di antara kalian adalah pemimpin dan akan dipertanggungjawabkan, seorang imam adalah pemimpin akan diminta pertanggungjawabannya, seorang laki-laki pemimpin atas keluarganya dan akan diminta pertanggungjawabannya, seorang wanita pemimpin dalam rumah suaminya dan ia bertanggungjawab, dan seorang budak adalah pemimpin dalam hal harta tuannya dan ia bertanggungjawab. Ketahuilah bahwa kalian semua adalah pemimpin dan akan diminta pertanggungjawabannya.” (HR Bukhari dan Muslim dari sahabat Abdullah ibnu Umar Radiyallahu ‘anhu).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari sahabat Anas bin Malik, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Sesungguhnya Allah Ta’ala akan mempertanyakan pada setiap pemimpin atas apa yang dipimpinnya, apakah ia menjaganya ataukah menyia-nyiakannya? Hingga seseorang akan bertanya kepada keluarganya.” (HR Ibnu Hibban, Ibnu Ady dalam Al Kamil, dan Abu Nu’aim dalam Al Hilyah dan dishahihkan oleh Al Hafizh dalam Al Fath 13/113). Demikian pula dalam Shahih Bukhari dan Muslim, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Bertaqwalah kalian kepada Allah dan berbuat adillah terhadap anak-anakmu.” Sikap adil dan kasih sayang terhadap anak adalah dengan mengajari mereka kebaikan, para orangtua menjadikan dirinya sebagai madrasah bagi mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keluarga, terlebih khusus kedua orang tua dan siapa saja yang menduduki kedudukan mereka adalah unsur-unsur yang paling berpengaruh penting dalam membangun sebuah lingkungan yang mempengaruhi kepribadian sang anak dan menanamkan tekad yang kuat dalam hatinya sejak usia dini. Seperti Zubair bin Awam, misalnya. Ia adalah salah seorang dari pasukan berkudanya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam yang dinyatakan oleh Umar ibnul Khattab, “Satu orang Zubair menandingi seribu orang laki-laki.” Ia seorang pemuda yang kokoh aqidahnya, terpuji akhlaqnya, tumbuh di bawah binaan ibunya Shafiyah binti Abdul Mutholib, bibinya Rasulullah, dan saudara perempuannya Hamzah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ali bin Abi Tholib sejak kecil menemani Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam, bahkan dipilih menjadi menantunya. Ia tumbuh sebagai seorang pemuda sosok teladan bagi para pemuda seusianya di bawah didikan ibunya Fathimah binti Asad dan yang menjadi mertuanya Khadijah binti Khuwailid. Begitu pula dengan Abdullah bin Ja’far, seorang bangsawan Arab yang terkenal kebaikannya, di bawah bimbingan ibunya Asma binti Umais.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Orang tua mana yang tidak gembira jika anaknya tumbuh seperti Umar ibnu Abdul Aziz. Pada usianya yang masih kecil ia menangis, kemudian ibunya bertanya, “Apa yang membuatmu menangis?” Ia menjawab, “Aku ingat mati.” – waktu itu ia telah menghafal Al Qur’an – ibunya pun menangis mendengar penuturannya. Berkat didikan dan penjagaan ibunya yang shalihah Sufyan Ats Tsauri menjadi ulama besar, amirul mukminin dalam hal hadits. Saat ia masih kecil ibunya berkata padanya, “Carilah ilmu, aku akan memenuhi kebutuhanmu dengan hasil tenunanku.” Subhanallah! Anak-anak kita rindu akan ucapan dan kasih sayang seorang ibu yang seperti ini, seorang ibu yang pandangannya jauh ke depan. Seorang ibu yang super arif dan bijaksana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para pembaca -semoga dirahmati Allah- lihatlah bagaimana para pendahulu kita yang shalih, mereka mengerahkan segala usaha dan waktunya dalam rangka men-&lt;i&gt;tarbiyah&lt;/i&gt; anak-anaknya yang kelak menjadi penentu baik buruknya masa depan umat. Jangan sampai seorang pun di antara kita berprasangka mencontoh para pendahulu yang shalih adalah berarti kembali ke belakang, kembali ke zaman &lt;i&gt;baheula&lt;/i&gt; (istilah orang Sunda).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di saat orang-orang berlomba-lomba meraih gengsi modernisasi, ketahuilah bahwa mencontoh sebaik-baik umat yang dikeluarkan ke tengah-tengah manusia adalah berarti satu kemajuan yang pesat, teknologi canggih dalam membangun aqidah yang benar, memperbaiki moral yang bejat serta membendung semaraknya &lt;i&gt;free children&lt;/i&gt; sehingga mengantarkan kepada apa yang telah diraih oleh generasi yang mulia yang tiada tandingannya. Meniti jalannya mereka dalam rangka men-&lt;i&gt;tarbiyah&lt;/i&gt;/mendidik anak berarti tengah mempersiapkan konsep perbaikan umat di masa yang akan datang, dimana tidak akan pernah menjadi baik generasi akhir umat ini kecuali dengan apa yang menjadikan baik generasi umat pertama. Allah berfirman, “Sesungguhnya telah Kami turunkan kepada kamu sebuah kitab yang di dalamnya terdapat sebab-sebab kemuliaan bagimu, maka apakah kamu tiada memahaminya.” (QS Al Anbiyaa: 10).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perhatian serius dan tarbiyah yang benar kini sangatlah dibutuhkan di zaman yang dipenuhi berbagai fitnah, fitnah syahwat dan syubhat yang terus memburu anak-anak kita dari segala arah dihembuskan oleh da’i-da’i sesat yang berada di pintu-pintu neraka jahanam. Allah berfirman, “… sedang orang-orang yang mengikuti hawa nafsunya bermaksud supaya kamu berpaling sejauh-jauhnya (dari kebenaran).” (QS An Nisaa: 27).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Benarlah apa yang dikatakan dalam sebuah syair:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;i&gt;Siapa menggembala kambing di tempat rawan binatang buas&lt;br /&gt;Kemudian lalai darinya, singa akan merebut gembalaannya.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para pembaca -semoga dirahmati Allah- Islam sebagai agama yang universal tentu tidaklah mengesampingkan &lt;i&gt;tarbiyah&lt;/i&gt; anak. Bahkan &lt;i&gt;tarbiyah&lt;/i&gt; anak adalah sorotan utama dalam Islam sebab Islam adalah agama tarbiyah. Dengan posisi tarbiyah anak yang demikian pentingnya, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala mengabadikan wasiat Luqman, seorang hamba yang shalih, kepada anaknya sebagai acuan bagi para &lt;i&gt;murobbi&lt;/i&gt;/pendidik, begitu pula dengan sosok pribadi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam sebagai seorang Rasul sekaligus menjadi imam para &lt;i&gt;murobbi&lt;/i&gt; dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perhatian dan kecintaannya terhadap anak-anak sangatlah tinggi, terlihat saat beliau mengajari Ibnu Abbas di usianya yang muda belia sehingga tampillah Ibnu Abbas menjadi sosok pemuda yang berilmu, bertaqwa, dan memiliki keberanian yang luar biasa. Salah satu bentuk kasih sayangnya terhadap anak, beliau selalu mencium anak-anak bila berjumpa, sebagaimana dalam Shahih Bukhari dari sahabat Abu Hurairoh, ia berkata, “Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam mencium Hasan …”, juga diriwayatkan oleh Imam Bukhori dalam Shohihnya dari sahabat Aisyah radliyallahu ‘anha berkata, “Seorang badui datang menemui Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam dan berkata: Kalian selalu menciumi anak-anak, sedangkan kami tidak pernah menciuminya.” Lalu Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam berkata, “Kami menginginkan agar Allah mencabut kasih sayang dari hatimu.”, tidak ada bahan pengajaran yang paling baik dan sempurna kecuali yang bersumber dari kitab dan sunnah karena di situlah adanya ilmu yang mencakup segala bidang, seperti ungkapan Imam Syafi’i:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;i&gt;Ilmu itu adalah ucapan Allah dan ucapan Rasul-Nya&lt;br /&gt;Sedang selain dari itu adalah bisikan-bisikan syaithan.&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Alangkah baik bila penulis uraikan beberapa langkah dasar dalam mendidik anak yang disarikan dari Al-Kitab dan Sunnah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Pertama:&lt;/b&gt; mengajarkan tauhid kepada anak, mengesakan Allah dalam hal beribadah kepada-Nya, menjadikannya lebih mencintai Allah daripada selain-Nya, tidak ada yang ditakutinya kecuali Allah. Ini pendidikan yang paling &lt;i&gt;urgen&lt;/i&gt; (penting) di atas hal-hal penting lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Kedua:&lt;/b&gt; mengajari mereka sholat dan membiasakannya berjamaah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Ketiga:&lt;/b&gt; mengajari mereka agar pandai bersyukur kepada Allah, kepada kedua orang tua, dan kepada orang lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Keempat:&lt;/b&gt; mendidik mereka agar taat kepada kedua orang tua dalam hal yang bukan maksiat, setelah ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya yang mutlak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Kelima:&lt;/b&gt; menumbuhkan pada diri mereka sikap muraqabah merasa selalu diawasi Allah. Tidak meremehkan kemaksiatan sekecil apa pun dan tidak merendahkan kebaikan walau sedikit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Keenam:&lt;/b&gt; memberitahu mereka akan wajibnya mengikuti &lt;i&gt;sabilul mukminin al muwahhidin&lt;/i&gt; (jalannya mukminin yang bertauhid), salafush shalih generasi terbaik umat ini, dan memberikan loyalitas kepada mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Ketujuh:&lt;/b&gt; mengarahkan mereka akan pentingnya ilmu Al Kitab dan Sunnah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Kedelapan:&lt;/b&gt; menanamkan pada jiwa mereka sikap tawadlu, rendah hati, dan &lt;i&gt;rujulah&lt;/i&gt; serta &lt;i&gt;syaja’ah&lt;/i&gt; (kejantanan dan keberanian). Dan masih banyak lagi selain apa yang penulis uraikan di sini. Semoga Allah menganugerahkan kepada kita anak-anak yang sholih. Amin ya Mujiibas sailiin. Allah berfirman, “Dan orang-orang yang berkata: Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertaqwa.” (QS Al Furqoon: 74).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para pembaca -semoga dirahmati Allah- begitulah memang seharusnya pendidikan anak ini menjadi kewajiban nomor satu bagi para orang tua, menelantarkannya berarti menelantarkan amanat dan kepercayaan Allah, membiarkannya adalah berarti membiarkan kehancuran anak, orang tuanya, umat, bangsa, dan negara. Adapun mendidiknya adalah cahaya masa depan umat yang cerah yang berarti juga mengangkat derajat sang anak dan derajat kedua orangtuanya di surga. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Akan diangkat derajat seorang hamba yang sholih di surga. Lalu ia akan bertanya-tanya: Wahai Rabb apa yang membuatku begini?” Kemudian dikatakan padanya, “Permohonan ampun anakmu untukmu.” (HR Ahmad dari sahabat Abu Hurairah).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Dan orang-orang yang beriman dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka, tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.” (QS Ath Thuur: 21).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah-lah yang memberi taufiq kepada apa yang dicintai-Nya dan diridlai-Nya.&lt;br /&gt;Walhamdulillahi rabbil ‘alamin. Wal Ilmu indallah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Dikutip dari tulisan Al Ustadz Abu Hamzah Al Atsari. Bulletin al Wal wal Bara Edisi ke-14 Tahun ke-1 / 21 Maret 2003 M / 18 Muharrom 1424 H. Url sumber &lt;a href="http://.fdawj.atspace.org/awwb/th1/14.htm"&gt;http://.fdawj.atspace.org/awwb/th1/14.htm&lt;/a&gt;)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-5314312992715377990?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/5314312992715377990/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/06/anak-dan-masa-depan-umat-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/5314312992715377990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/5314312992715377990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/06/anak-dan-masa-depan-umat-islam.html' title='Anak dan Masa Depan Umat Islam'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-9177161474173500554</id><published>2010-06-20T00:57:00.000-07:00</published><updated>2010-06-20T00:58:37.434-07:00</updated><title type='text'>Memasak makanan mie instan secara baik dan sehat</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e)  {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gYzF7bczCpI/Suspn5c1oYI/AAAAAAAAA0c/6IY3EVtzow8/s1600-h/indomie.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gYzF7bczCpI/Suspn5c1oYI/AAAAAAAAA0c/6IY3EVtzow8/s400/indomie.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5398454343747084674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Siapa  yang tidak mengenal makanan ini, makanan yang siap saji merupakan  favorite kita karena cara memasaknya yang simple. Kerap kali makanan ini  selalu ada dimanapun kita, apalagi waktu menjadi anak kost, pastinya  tidak lepas dengan ini mie instan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mie instan memang banyak  sekali mengandung karbohidrat seperti layaknya nasi, tapi mie merupakan  makanan yang kurang ada gizinya, makanya kita perlu menambahkan sedikit  gizi dari mie tersebut misalnya : protein, sayur ataupun daging supaya  seimbang&lt;br /&gt;Tapi jangan salah cara memasaknya punya tips tersendiri agar  makanan mie jadi sehat yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama :&lt;br /&gt;- Siapkan air  mendidih dan masukkan mie seperti biasa, usahakan setengah matang empuk  tapi tidak juga terlalu lembek. Tunggu sampai air tersebut menguning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua  :&lt;br /&gt;- Ambil mie tersebut taruh diatas piring dan air sisa masak yang  pertama tadi dibuang dan masukkan air baru masak hingga mendidih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga  :&lt;br /&gt;- Masukkan mie yang tadi di piring ke dalam air yang mendidih  tersebut, dan untuk kali ini masak dan tambahkan sayuran, telur dan  daging biar gizinya seimbang. Masaknya sampai matang tetapi jangan  terlalu matang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Keterangan :&lt;br /&gt;    - Masak mie dengan  cara secara 2 kali ini bisa mencegah anda dari keracunan yang disebabkan  karena kandungan natrium karbonat yang diperoleh dari mie tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;     - Natrium yang terkandung dalam mie instan berasal dari garam (NaCl)  dan bahan pengembangnya. Bahan pengembang yang umum digunakan adalah  natrium tripolifosfat, mencapai 1% dari bobot total mie instan per  takaran saji. Natrium memiliki efek yang kurang menguntungkan bagi  penderita maag dan hipertensi.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-9177161474173500554?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/9177161474173500554/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/06/memasak-makanan-mie-instan-secara-baik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/9177161474173500554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/9177161474173500554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/06/memasak-makanan-mie-instan-secara-baik.html' title='Memasak makanan mie instan secara baik dan sehat'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gYzF7bczCpI/Suspn5c1oYI/AAAAAAAAA0c/6IY3EVtzow8/s72-c/indomie.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-6739852683937870717</id><published>2010-06-17T01:59:00.001-07:00</published><updated>2010-06-17T01:59:56.567-07:00</updated><title type='text'>Hati-Hati dengan Bahaya Plastik!</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://mamagabymichelle.blogspot.com/2008/07/hati-hati-dengan-bahaya-plastik.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt; &lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;a href="http://bp0.blogger.com/_03wGWz1DucY/SJKZbSmDVBI/AAAAAAAABOs/narBU0Y-2ik/s1600-h/bisphenol-a_list_gunting.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5229410811457524754" style="float: left; margin: 0px 10px 10px 0px;" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_03wGWz1DucY/SJKZbSmDVBI/AAAAAAAABOs/narBU0Y-2ik/s320/bisphenol-a_list_gunting.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;      Seringkali kita mendapat berita atau  peringatan tentang bahaya plastik, bahkan sudah banyak artikel di koran,  tabloid ataupun majalah tentang hal ini. Tetapi tetap saja hanya  segelintir orang yang menggubris, peduli atau hingga meneliti lebih  lanjut.&lt;br /&gt;      Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui  di hampir setiap barang. Mulai dari botol minum, TV, kulkas, pipa  pralon, plastik laminating, gigi palsu, compact disk (CD), kutex  (pembersih kuku), mobil, mesin, alat-alat militer hingga pestisida. Oleh  karena itu kita bisa hampir dipastikan pernah menggunakan dan memiliki  barang-barang yang mengandung Bisphenol-A. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;      Salah satu  barang yang memakai plastik dan mengandung Bisphenol A adalah industri  makanan dan minuman sebagai tempat penyimpan makanan, plastik penutup  makanan, botol air mineral, dan botol bayi walaupun sekarang sudah ada  botol bayi dan penyimpan makanan yang tidak mengandung Bisphenol A  sehingga aman untuk dipakai makan. Satu tes membuktikan 95% orang pernah  memakai barang mengandung Bisphenol-A.&lt;br /&gt;     Plastik dipakai karena  ringan, tidak mudah pecah, dan murah. Akan tetapi plastik juga beresiko  terhadap lingkungan dan kesehatan keluarga kita. Oleh karena itu kita  harus mengerti plastik-plastik yang aman untuk kita pakai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Apakah  arti dari simbol-simbol yang kita temui pada berbagai produk plastik? &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;#1.  PETE atau PET (polyethylene terephthalate)&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;        Biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/tembus  pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol  minuman lainnya. Botol-botol dengan bahan #1 dan #2 direkomendasikan  hanya untuk sekali pakai. Jangan pakai untuk air hangat apalagi panas.  Buang botol yang sudah lama atau terlihat baret-baret. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;#2.  HDPE (high density polyethylene)&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;        Biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu. Sama seperti  #1 PET, #2 juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;#3.  V atau PVC (polyvinyl chloride)&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;         Adalah plastik yang paling sulit di daur ulang. Plastik ini bisa  ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol.  Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik pembungkus  dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila dipanaskan. PVC  berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;#4.  LDPE (low density polyethylene)&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;        Biasa dipakai untuk tempat makanan dan botol-botol yang lembek.  Barang-barang dengan kode #4 dapat di daur ulang dan baik untuk  barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang dengan  #4 bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat  makanan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;#5.  PP (polypropylene)&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;       Adalah  pilihan terbaik untuk bahan plastik terutama untuk yang berhubungan  dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum  dan terpenting botol minum untuk bayi. Karakteristik adalah biasa botol  transparan yang tidak jernih atau berawan. Cari simbol ini bila membeli  barang berbahan plastik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;#6.  PS (polystyrene)&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;       Biasa dipakai  sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dll.  Bahan Polystyrene bisa membocorkan bahan styrine ke dalam makanan ketika  makanan tersebut bersentuhan. Bahan Styrine berbahaya untuk otak dan  sistem syaraf. Selain tempat makanan, styrine juga bisa didapatkan dari  asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus  dihindari dan banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian  tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara &lt;a title="china bans  styrofoam" href="http://www.dbsst.org/actions/unsecured/displayCaseForPrint?caseHistorySeq=501" target="_blank"&gt;China&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;#7.  Other (biasanya polycarbonate) &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;         Bisa didapatkan di tempat makanan dan minuman seperti botol minum  olahraga. Polycarbonate bisa mengeluarkan bahan utamanya yaitu  Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem  hormon. Hindari bahan plastik Polycarbonate.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;        Masih  banyak sekali barang plastik yang tidak mencantumkan simbol-simbol ini,  terutama barang plastik buatan lokal di Indonesia. Oleh karena itu,  kalau Anda ragu lebih baik tidak membeli. Kalaupun barang bersimbol  lebih mahal, harga tersebut lebih berharga dibandingkan kesehatan  keluarga kita. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;*NB: Yang perlu diingat:&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div&gt;   1. Hindari penggunaan plastik apapun di Microwave. Selalu  gunakan bahan keramik, gelas atau&lt;/div&gt;&lt;div&gt;       pyrex sebagai  gantinya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;   2. Hindari pula membuang sampah plastik terutama  yang mengandung Bisphenol-A&lt;/div&gt;&lt;div&gt;       di sembarang tempat karena  bahan tersebut pun bisa mencemari air tanah yang pada&lt;/div&gt;&lt;div&gt;        akhirnya bisa mencemari air minum banyak orang. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;   3. Jika  terpaksa menggunakan peralatan dari plastik, sebaiknya sebelum  digunakan, cuci&lt;/div&gt;&lt;div&gt;        bersih dengan sabun dan dibilas dengan  air hangat sebelum dipakai.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;   4. Gantilah peralatan dari  plastik minimal 1 bulan sekali.&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;SEMOGA BERMANFAAT!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-6739852683937870717?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/6739852683937870717/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/06/hati-hati-dengan-bahaya-plastik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/6739852683937870717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/6739852683937870717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/06/hati-hati-dengan-bahaya-plastik.html' title='Hati-Hati dengan Bahaya Plastik!'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_03wGWz1DucY/SJKZbSmDVBI/AAAAAAAABOs/narBU0Y-2ik/s72-c/bisphenol-a_list_gunting.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-7699235579459232462</id><published>2010-05-26T15:59:00.001-07:00</published><updated>2010-05-26T15:59:49.893-07:00</updated><title type='text'>Menjadi Ibu Rumah Tangga, Mengapa Harus Malu??</title><content type='html'>&lt;p&gt;Ah,…Cuma ibu rumah tangga aja kok!” dengan malu-malu dan tersipu  seorang akhwat menjawab pertanyaan kawannya tentang aktifitas apa yang  di gelutinya sekarang. Sedangkan di kalangan ikhwan yang pernah penulis  temui, ada diantara mereka yang malu untuk menjawab profesi istrinya  bila istrinya bukan seorang dokter, insinyur, guru, atau profesi  terhormat lainnya. Maka jawaban yang muncul adalah:&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;”biasa di rumah saja, mengurus anak-anak, Cuma ibu RT  aja,… ga ada aktifitas lainnya!”&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Duh, sebegitu hinakah profesi ini?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="more-4"&gt;&lt;/span&gt;Padahal ketika penulis berinteraksi dengan  wanita barat sewaktu di negeri Kanguru diantara mereka ada yang  menjawab,&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;“Wow, profesi yang hebat tidak semua wanita mau  menekuninya, &lt;em&gt;I can’t do that&lt;/em&gt;!”&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Ya,.. karena mereka melihat betapa sulitnya untuk menjadi istri  sekaligus ibu yang baik bagi anak-anak. Saking beratnya, mereka memilih  memasukkan anak-anak mereka di child care. Anda akan melihat dengan mata  kepala sendiri panjangnya daftar antrian para orangtua yang ingin  memasukkan anak-anak mereka ke tempat penitipan anak (&lt;em&gt;childcare&lt;/em&gt;).  Anda harus menunggu minimal selama 6 bulan sebelum nama anak anda di  panggil.&lt;sup&gt;&lt;a href="http://jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/#footnote_0_4" id="identifier_0_4" class="footnote-link footnote-identifier-link" title="Tak jarang para orang tua ada yang harus menunggu selama 1 tahun  karena penuh dan banyaknya antrian (waiting list) dari tahun  sebelumnya."&gt;1&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Rata-rata mereka memilih bekerja daripada  mengasuh anak dirumah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suatu fakta yang tidak bisa di pungkiri bahwa para ibu dikalangan  wanita barat memilih “&lt;em&gt;melarikan diri”&lt;/em&gt; dari tugas dan  tanggungjawabnya sebagai ibu dengan bekerja. Mereka bilang kepada  penulis lebih mudah bekerja daripada tinggal dirumah mengasuh anak.&lt;em&gt;Mengasuh  anak membuatku stress!&lt;/em&gt; Itu yang penulis dengar. Bukankah itu suatu  bukti bahwa mengurus anak-anak adalah suatu pekerjaan dan tanggung  jawab yang berat? Lalu dimana penghargaan masyarakat kita terhadap ibu?  Terlebih suami?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Itu baru dilihat dari satu sisi saja,…tidakkah anda melihat bahwa  seorang istri atau ibu dirumah tidak pernah berhenti dari tugasnya?.Jika  para suami mempunyai jam kerja yang terbatas antara 8-10 jam misalnya  maka sesungguhnya seorang ibu rumah tangga mempunyai jam kerja yang  lebih panjang yaitu selama 24 jam. Ia harus &lt;em&gt;standby&lt;/em&gt; (selalu  siap) kapan saja diperlukan. Bila diantara anggota keluarga ada yang  sakit, siapakah yang bergerak terlebih dahulu? Bukankan seorang  ibu/istri adalah dokter pribadi sekaligus perawat (suster) bagi suami  dan anak-anaknya? Karena beliaulah yang akan berusaha meringankan beban  sakit “&lt;em&gt;sang pasien&lt;/em&gt;” dirumah sebelum di bawa kerumah sakit (yang  sebenarnya) apabila ternyata sang ibu tidak sanggup mengobatinya.  Pernahkah anda memikirkan berapa jumlah uang yang harus anda keluarkan  untuk membayar seorang dokter dan perawat pribadi dirumah anda?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukankah seorang ibu juga seorang psikolog? Karena tentu anda melihat  sendiri kenyataan ketika datang anak-anak mengeluh dan mengadu atas  kesusahan atau penderitaan yang mereka alami maka sang ibu berusaha  mencari jalan keluar dengan saran, nasehat dan belaian kasih sayang.  Begitupula suami ketika merasa resah dan gelisah bukankah istri menjadi  tempat curahan? Tak jarang para istri membantu suami meringankan dan  memberi jalan keluar terhadap masalah yang sedang dihadapinya. Penulis  lihat sendiri betapa mahalnya bayaran seorang psikolog di Australia ada  diantara mereka yang harus membayar $100 perjam dan tentu saja tidak ada  jaminan mereka bisa membantu menyelesaikan masalah yang sedang anda  hadapi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukankan seorang istri/ibu dituntut untuk pandai memasak? Pernahkah  anda membayangkan wahai para suami, anda memiliki juru masak dirumah  yang selalu siap anda perintah kapan saja anda mau. Anda memiliki juru  masak pribadi dirumah, ketika anda pulang ke rumah maka hidangan lezat  tersedia bagimu dan juga untuk anak-anakmu. Pernahkah anda membayangkan  berapa juta uang yang harus anda keluarkan untuk mengundang juru masak  pribadi datang kerumah anda?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masih banyak sisi lain yang tidak mungkin penulis sebutkan satu  persatu. Anda tentu pernah membaca syair Arab yang sangat terkenal yang  berbunyi:&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;”Al-Ummu madrasatun idza a’dadtaha ‘adadta sya’ban  tayyibul ‘araq”&lt;/em&gt; maknanya &lt;em&gt;“seorang ibu adalah sebuah sekolah.  Jika engkau persiapkan dia dengan baik maka sungguh engkau telah  mempersiapkan sebuah generasi yang unggul”.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Ditangan ibulah masa depan generasi sebuah bangsa.Karena itulah islam  sangat menghormati dan menghargai profesi ini. Kenyataan yang tidak  bisa di pungkiri bahwa kedudukan ibu tiga kali lebih tinggi dibandingkan  sang ayah.&lt;sup&gt;&lt;a href="http://jilbab.or.id/archives/4-menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus-malu/#footnote_1_4" id="identifier_1_4" class="footnote-link footnote-identifier-link" title="Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, dia menceritakan, ada  seorang yang datang kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Salam seraya  bertanya :”Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak saya  pergauli dengan baik?” Rasulullah menjawab: Ibumu! Orang itu bertanya  lagi: “Lalu siapa?” Ibumu! Jawab beliau. Lalu siapa lagi? Tanya orang  itu, Beliaupun menjawab: Ibumu!, Selanjutnya bertanya:”Lalu siapa?”  Beliau menjawab: Ayahmu” (Mutaffaqun Alaih). Imam Nawawi mengatakan;  Hadits tersebut memerintahkan agar senantiasa berbuat baik kepada kaum  kerabat dan yang paling berhak mendapatkannya diantara mereka adalah  ibu, lalu ayah dan selanjutnya orang-orang terdekat. Didahulukannya ibu  dari mereka itu karena banyaknya pengorbanan, pengabdian, kasih sayang  yang telah diberikannya. Dan, karena seorang ibu telah mengandung,  menyusui, mendidik, dan tugas lainnya” tutur para ulama (lihat Al-Jami’  Fi fiqh Nisa bab birru walidain Syaikh Kamil ‘Uwaidah). "&gt;2&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena Islam melihat tanggung jawab yang berat yang di emban seorang  ibu, itu menandakan bahwa menjadi seorang ibu rumah tangga adalah  profesi yang mulia dan sangat terhormat. Lalu mengapa kita masih malu ya  ukhti?? Ayo,..angkatlah wajahmu dan katakan dengan bangga bahwa aku  adalah seorang “ibu rumah tangga!!” sebuah profesi yang sangat berat dan  tentu saja pahala yang sangat besar Allah sediakan untukmu. &lt;em&gt;Al-jaza’u  min jinsil amal &lt;/em&gt;artinya balasan tergantung dari amal/perbuatan  yang ia lakukan.Semakin berat atau sulit sebuah amal dilakukan seorang  hamba maka pahala yang akan didapatinya pun semakin besar. Wallahu a’lam  bisshawwab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Muraja’ah oleh: Ustadz Eko Hariyanto Lc&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-7699235579459232462?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/7699235579459232462/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/05/menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/7699235579459232462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/7699235579459232462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/05/menjadi-ibu-rumah-tangga-mengapa-harus.html' title='Menjadi Ibu Rumah Tangga, Mengapa Harus Malu??'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-5488657949673902887</id><published>2010-05-25T15:45:00.000-07:00</published><updated>2010-05-25T15:46:51.428-07:00</updated><title type='text'>Keadaan Wanita di Surga</title><content type='html'>&lt;a href="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2007/04/imagest.jpeg" title="imagest.jpeg"&gt;&lt;img src="http://maramissetiawan.files.wordpress.com/2007/04/imagest.thumbnail.jpeg?w=468" alt="imagest.jpeg" align="right" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;strong&gt;Oleh: Sulaiman ibn Shalih Al-Kharasyi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesungguhnya surga dan kenikmatannya tidaklah khusus bagi kaum  laki-laki saja, akan tetapi surga itu:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,”&lt;/em&gt; (QS. Ali  Imran: 133)&lt;br /&gt;&lt;span id="more-145"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dari dua jenis makhluk manusia; laki-laki dan perempuan, sebagaimana  Allah Subhanahu wa Ta ‘ala telah mengabarkan yang demikian yang artinya:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Barang siapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki  maupun perempuan sedang ia yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam  surga”&lt;/em&gt;.(QS. An-Nisa’:124)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hendaknya setiap wanita tidak sibuk pikirannya dengan banyak  pertanyaan dan penyelidikan tentang perincian masuknya dia ke dalam  surga. Apa yang akan diperlakukan terhadapnya? Kemana dia akan pergi?  Bagaimana nasibnya? Dan pertanyaan-pertanyaan yang lain. Seakan-akan dia  akan maju menuju padang pasir yang mematikan! Cukuplah baginya  mengetahui dan meyakini bahwa hanya dengan sekedar masuk surga, akan  sirna segala kepedihan dan kesusahan yang pernah dia alami. Dan yang  demikian itu akan berubah menjadi kebahagiaan yang terus menerus, dan  kekekalan yang abadi. Cukuplah baginya firman Allah Subhanahu wa Ta ‘ala  tentang surga yang artinya:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali  tidak akan dikeluarkan daripadanya.”&lt;/em&gt; (QS. Al-Hijr:48)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan firman Allah Subhanahu wa Ta ‘ala yang artinya:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Dan di dalam surga itu nterdapat segala apa yang diingini oleh  hati dan sedap (dipandang) mata dan kamu kekal di dalamnya.”&lt;/em&gt; (QS.  Az-Zukhruf:71)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan sebelum itu semua cukuplah baginya firman Allah Subhanahu wa Ta  ‘ala tentang penduduk surga yang artinya:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Allah ridha terhadap mereka dan mereka ridha terhadap-Nya.”&lt;/em&gt;  (QS. Al-Maidah:119)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di dunia, wanita tidak akan keluar dari beberapa keadaan berikut ini:&lt;br /&gt;1. Adakalanya dia meninggal sebelum dia menikah.&lt;br /&gt;2. Adakalanya dia mati setelah dia dicerai/ ditalak dan sebelum menikah  dengan suami yang lainnya.&lt;br /&gt;3. Adakalanya dia sudah menikah akan tetapi suaminya tidak masuk ke  dalam surga bersamanya. Wal’iyadzubillah.&lt;br /&gt;4. Adakalanya dia mati setelah pernikahannya.&lt;br /&gt;5. Adakalanya suaminya meninggal, dan dia di tinggal dalam keadaan tanpa  suami hingga mati.&lt;br /&gt;6. Adakalanya suaminya meninggal, kemudian dia menikah dengan orang lain  setelahnya.&lt;br /&gt;Ini adalah keadaan kaum wanita di dunia. Maka bagi setiap keadaan ada  balasan yang sepantasnya di surga, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha  Mengatur tentang hal itu:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Adapun wanita yang telah meninggal sebelum bersuami, maka dia akan  dinikahkan oleh Allah Azza wa Jalla di surga dari seorang laki-laki di  dunia yang Allah kehendaki, berdasarkan hadist Nabi Shallahu ‘alaihi wa  Sallam.&lt;br /&gt;“Dan tidaklah di dalam surga itu ada seorang yang bujang”.(HR. Muslim,  5062)&lt;br /&gt;Syaikh ibn Utsaimin Rahimahullah berkata:&lt;br /&gt;“Jika seorang wanita belum menikah di dunia, maka sesungguhnya Allah  Subhanahu wa Ta ‘ala akan menikahkannya dengan suami yang bisa  mengenyangkannya di surga. Maka kenikmatan surga tidaklah terbatas hanya  pada kaum laki-laki, akan tetapi diperuntukkan bagi laki-laki dan  perempuan. Dan diantara bentuk kenikmatan surga adalah pernikahan.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Wanita yang mati dalam keadaan ditalak atau janda maka iapun akan  dijodohkan oleh Allah Subhanahu wa Ta ‘ala seperti wanita pertama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Wanita shalihah yang suaminya tidak masuk surga juga demikian.  Syaikh bin ‘Utsaimin Rahimahullah berkata:&lt;br /&gt;“Jika seorang wanita termasuk penduduk surga dan dia belum menikah atau  suaminya yang dulu (di dunia) bukan termasuk penduduk surga maka  sesungguhnya jika dia telah masuk surga kemudian di sana ada penduduk  surga yang belum menikah dari golongan laki-laki, maka salah seorang  diantara mereka menikahinya”. Saya katakan: “Bahkan bisa saja dijodohkan  dengan laki-laki yang sekufu’ (sebanding) meskipun laki-laki itu sudah  mempunyai isteri lebih dari satu, seperti Asiyah Isteri Fir’aun dan  Maryam binti Imran, mereka dinikahkan oleh Allah Subhanahu wa Ta ‘ala di  surga dengan Nabi Muhammad Shallahu’alaihi wa Sallam. Karena tidak ada  yang pantas menjadi pendampingnya kecuali Rasulullah Shallahu’alaihi wa  Sallam.” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir: 4/495 pada surat At-Tahrim, Tafsir  Al-Qurthubi:18/170, Fathul Qadir:4/231).&lt;br /&gt;Hisyam ibn Khalid berkata:&lt;br /&gt;“Suami masuk neraka, dan istrinya masuk surga, maka istrinya diwariskan  kepada ahli surga sebagaimana istri Fir’aun diwarisi oleh ahli surga”.  (al-Tadzkirah:461, Faidhul Qadir hadits no. 7989, ad-Durr al-Mantrus:  6/395, 8/225)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. Adapun wanita yang meninggal setelah pernikahannya, maka di surga  dia akan tetap menjadi istri dari suami yang ditinggal mati dulu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5. Adapun wanita yang suaminya meninggal, kemudian dia tinggal dan  tidak menikah sesudahnya sampai meninggal, maka dia akan menjadi istri  suaminya tersebut di surga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;6. Adapun wanita yang suaminya meninggalkan lebih dahulu, kemudian  dia menikah lagi setelahnya, maka sesungguhnya dia untuk suaminya yang  terakhir, sekalipun isterinya itu banyak. Berdasarkan sabda Nabi  Shallahu’alaihi wa Sallam:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Istri itu untuk suaminya yang terakhir”.(HR. Al-Baihaqi: 7/70,  Thabrani, Abu Ya’la dll)&lt;br /&gt;Dan berdasarkan perkataan Hudzaifah Radhliyallahu’anhu kepada istrinya:  “Jika engkau berkeinginan menjadi istriku di surga, maka janganlah  menikah setelah setelah (kematian) ku, dikarenakan seorang wanita  disurga untuk suami-suaminya yang terakhir di dunia, oleh karena itulah  Allah Subhanahu wa Ta ‘ala mengharamkan istri-istri Nabi untuk menikah  setelah beliau, dikarenakan mereka adalah istri-istri beliau di surga”.  (Silsilah As-Shahihah, 3/275)&lt;br /&gt;Juga berdasarkan ucapan Ummu Darda’ (Hujaimah Bint Hayy Al-Aushabiyyah)  ketika dilamar oleh Mu’awiyah Radhliyallahu’anhu, dia menolak dan  berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallahu’alaihi wa Sallam bersabda:  “Istri itu untuk suamimu yang terakhir” maka saya tidak ingin mengganti  Abu Darda’ dengan yang lain. Ini adalah hadits shahih, lihat Al-Mathalib  Al-Aliyyah: 2/67, Al-Jami’ Al-Shaghir, Tafsir Al-Qurthubi, surat  Al-Ahzab:229, Musykilul Atsar: 1/376, Fatawa Al-Ramli: 6/268 dll.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satu pendapat mengatakan: wanita itu untuk suaminya yang paling baik  akhlaknya, yang jika ia diberi kebebasan untuk memilih pasti memilihnya.  Pendapat ini didasarkan pada hadist Anas Radhliyallahu’anhu dalam  Mu’jam Al-KAbir, bahwa Ummu Habibah menanyakan kepada Rasulullah  Shallahu’alaihi wa Sallam tentang wanita yang bersuami lebih dari satu,  maka Rasulullah Shallahu’alaihi wa Sallam menjawab: “Ia untuk yang  terbaik akhlaknya. Wahai Ummu Habibah baiknya akhlak telah membawa  kebaikan dunia dan akhirat”, (&lt;strong&gt;Hadist Dha’if&lt;/strong&gt;, Lihat  Ihya’ Ulumuddin: 3/45, Ibnul Qayyim dalam Hadil Arwah: 158 dari Ummu  Salamah, Al-Qurthubi dalam Al-Tadzkirah, tahqiq Hamid Ahmad Thahir:460)&lt;br /&gt;Syekh Athiyah Saqr dari Al-Azhar memandang bahwa ini adalah termasuk  perkara ghaib yang seharusnya dikembalikan kepada Allah Subhanahu wa Ta  ‘ala dan tidak bisa kita pastikan kecuali dengan khabar yang qath’I  (pasti). Menurutnya pendapat yang lebih mirip dengan kenikmatan surga  yang agung adalah pendapat yang kedua, yaitu untuk suaminya yang  terbaik. Wallahu a’lam. (Fatawa Al-Azhar:10/28)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu ada pendapat ketiga yang mengatakan bahwa wanita yang  pernah bersuami lebih dari satu, yang suaminya masing-masing meninggal  dunia sebelumnya maka jika semuanya masuk surga dia disuruh memilih  salah satu di antara para suaminya itu, namun pendapat ini tidak  menyertakan dalil.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian, mungkin ada yang berkata: “Sesungguhnya telah diriwayatkan  di dalam do’a jenazah kita berdo’a:&lt;br /&gt;“Dan gantilah dia dengan suami yang lebih baik dari suaminya.” Maka jika  dia telah menikah, bagaimana kita berdo’a untuknya dengan do’a ini,  sementara kita tahu bahwa suaminya di dunia adalah suaminya disurga,  maka jika dia belum menikah, dimanakah suaminya?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jawabannya &lt;/strong&gt;adalah sebagaimana dikatakan oleh Syaikh  Ibn Utsaimin Rahimahullah : “Jika dia belum menikah, maka maknanya  adalah lebih baik dari suaminya yang diperkirakan untuknya seandainya  dia tidak mati (Kemudian menikah). Adapun jika dia telah menikah maka  makna “lebih baik dari suaminya” adalah lebih baik darinya dalam masalah  sifat-sifat yang ada di dunia, dikarenakan pergantian ada kalanya  dengan pergantian zatnya sebagaimana seandainya engkau menjual kambing  dengan onta misalnya, dan adakalanya dengan penggantian sifat  sebagaimana senadainya engkau berkata: “Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa  Ta ‘ala mengganti kekufuran orang ini dengan keimanan.” Sebagaimana  pula firman Allah Subhanahu wa Ta ‘ala yang artinya:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“(Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan  (demikian pula) langit”. (QS. Ibrahim: 48)&lt;br /&gt;Bumi yang dimaksud adalah bumi, akan tetapi dihamparkan (diratakan)  sedang langit adalah langit akan tetapi dia telah terbelah.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pertanyaan yang berulang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tatkala Allah Subhanahu wa Ta ‘ala menyebutkan hal-hal mempesona yang  ada di dalam surga, berupa berbagai macam makanan, pemandangan yang  indah, tempat tinggal, dan pakaian, maka sesungguhnya semua itu bersifat  umum untuk dua jenis (laki-laki dan perempuan), semuanya menikmatinya  sebagimana telah disebutkan. Sisanya bahwa sesungguhnya Allah Subhanahu  wa Ta ‘ala telah mempesonakan kaum laki-laki dan membuat mereka rindu  terhadap surga dengan menyebutkan para bidadari dan wanita-wanita jelita  yang ada didalamnya, dan tidak pernah disebutkan yang semisal ini untuk  kaum wanita. Maka kadang-kadang kaum wanita bertanya-tanya tentang  sebab hal tersebut!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jawabannya adalah:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pertama:&lt;/strong&gt; Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta ‘ala “Dia  tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya dan merekalah yang akan  ditanyai.” (QS. Al-Anbiya’:23), akan tetapi tidak menjadi masalah kita  mengambil faidah dari hikmah tindakan ini dari nash-nash syar’I dan  kaidah pokok Islam, maka saya katakan:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kedua: &lt;/strong&gt;Sesungguhnya termasuk tabiat wanita adalah malu  –sebagaimana sudah diketahui- oleh karena itulah Allah Azza wa Jalla  tidak mengiming-iming mereka dengan apa yang merasa malu terhadapnya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ketiga:&lt;/strong&gt; Sesungguhnya kerinduan seorang wanita terhadap  laki-laki tidak seperti kerinduan laki-laki terhadap wanita –sebagaimana  yang telah dimaklumi bersama- oleh karena itu Allah Subhanahu wa Ta  ‘ala membuat kaum laki-laki merindukan surga dengan menyebutkan  wanita-wanita penghuni surga, sebagai pembesar sabda beliau  Shallahu’alaihi wa Sallam :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tidakkah aku tinggalkan sebuah fitnah setelahku yang lebih berbahaya  terhadap kaum laki-laki melebihi fitnahnya kaum wanita”.(HR.  Al-Bukhari, 16/41)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun kaum wanita, maka kerinduan mereka kepada perhiasan yang  berupa pakaian dan perhiasan mengalahkan kaum laki-laki, dikarenakan  perhiasan merupakan barang wanita diciptakan untuk mencintainya,  sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta ‘ala yang artinya:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dan apakah patut (menjadi anak Allah) orang yang dibesarkan dalam  keadaan berperhiasan.” (QS. Az-Zukhruf:18)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Keempat: &lt;/strong&gt;Syaikh ibn ‘Utsaimin Rahimahullah berkata:  “Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta ‘ala menyebut para istri untuk para  suami dikarenakan suamilah yang mencari, dan dialah yang berkeinginan  terhadap wanita. Oleh karena itulah istri-istri di surga, dan mendiamkan  penyebutan suami-suami untuk kaum wanita. Akan tetapi yang demikian  tidak menunjukkan bahwa tidak ada suami bagi mereka, bahkan bagi mereka  adalah suami dari anak cucu adam.&lt;br /&gt;Telah diriwayatkan dalam sebuah hadits shahih sabda Nabi Shallahu’alaihi  wa Sallam:&lt;br /&gt;“Sesungguhnya aku telah melihat kalian sebagai penghuni neraka yang  terbanyak…” (HR. Al-Bukhari, 2/3)&lt;br /&gt;Dan di dalam hadist lain:&lt;br /&gt;“Sesungguhnya penduduk surga yang paling sedikit adalah kaum wanita.”  (HR. Muslim 13/282)&lt;br /&gt;Intinya, agar kaum wanita berusaha keras untuk tidak menjadi penghuni  neraka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika seorang wanita masuk ke dalam surga maka sesungguhnya Allah  Subhanahu wa Ta ‘ala akan mengembalikan masa muda dan keperawanannya,  berdasarkan sabda Nabi Shallahu’alaihi wa Sallam :&lt;br /&gt;“Sesungguhnya surga tidak dimasuki oleh orang-orang tua…sesungguhya  Allah Subhanahu wa Ta ‘ala jika memasukkan mereka (kaum wanita) ke dalam  surga, maka Dia akan merubah mereka menjadi gadis-gadis perawan”. (HR.  Thabrani 12/281)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Telah diriwayatkan pada sebagian atsar bahwa kaum wanita dunia akan  menjadi jauh lebih jelita berlipat-lipat dibandingkan kejelitaan  bidadari karena ibadah mereka kepada Allah Subhanahu wa Ta ‘ala.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah itu semua, maka surga tersebut telah dihias-hiasi untuk  kalian wahai sekalian kaum wanita sebagaimana surga juga dihias untuk  kaum laki-laki.&lt;em&gt;&lt;br /&gt;“Di tempat yang disenangi di sisi Tuhan yang berkuasa.” &lt;/em&gt;(QS.  Al-Qamar: 55)&lt;br /&gt;Maka ingatlah kepada Allah, gunakanlah segenap kesempatan, dikarenakan  umur sebentar lagi akan berakhir, dan setelah itu yang ada hanyalah  kekekalan. Maka hendaklah kekekalanmu nerada di dalam surga InsyaAllah.  Dan ketahuilah bahwa mahar surga adalah iman dan amal shalih, bukan  angan-angan kosong disertai berlebih-lebihan. Ingat sabda Nabi  Shallahu’alaihi wa Sallam :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Jika seseorang wanita shalat lima waktu, puasa di bulan (Ramadhan),  menjaga kemaluannya, dan taat kepada suaminya, maka akan dikatakan  kepadanya:”Masuklah kamu ke dalam surga dari pintu surga mana saja yang  kamu kehendaki”. (HR. Ahmad dalam Musnadnya (1573), hadist hasan  lighairihi, Shahihut Targhib wat tarhib (1932))&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berhati-hatilah –dengan segenap kewaspadaan- terhadap para penyeru  fitnah dan perusak kaum wanita dari golongan orang-orang yang  berkeinginan untuk merusak, meghinakan dan memalingkan kalian dari  kemuliaan dan kenikmatan surgawi. Janganlah sekali-kali tertipu dengan  bujukan, rayuan serta mulut manis orang-orang yang mengajak kepada  kebebasan dan kesetaraan gender. Sesungguhnya para pejabat, pemikir,  penulis,  penyiar, dan artis –baik laki-laki maupun perempuan- yang  mengajak wanita membuka aurat, berbaur dengan lawan jenis secara bebas  dengan alasan kemajuan, kebebasan, dan kesetaraan adalah orang-orang  yang berperilaku seperti perilaku orang-orang kafir sebagaimana  disebutkan oleh Allah dalam firman-Nya Subhanahu wa Ta ‘ala yang  artinya:&lt;br /&gt;“Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi  kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka)”. (QS. An-Nisa’:89)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta ‘ala agar nmemberi taufik  kepada segenap kaum wanita muslimah untuk mendapatkan keberuntungan  dengan surga yang penuh dengan kenikmatan, dan agar menjadikan mereka  sebagai wanita-wanita yang diberi hidayah serta yang memberikan hidayah,  dan agar memalingkan dari mereka syetan-syetan manusia dari para  penyeru pengrusakan kaum wanita baik laki-laki maupun perempuan.  Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa Ta ‘ala senantiasa memberikan shalawat  dan salam kepada nabi Shallahu’alaihi wa Sallam kita Muhammad, kepada  keluarga beliau dan para sahabat beliau Radhliyallahu’anhum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Majalah Qiblati edisi 07 tahun II hal 72&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-5488657949673902887?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/5488657949673902887/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/05/keadaan-wanita-di-surga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/5488657949673902887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/5488657949673902887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/05/keadaan-wanita-di-surga.html' title='Keadaan Wanita di Surga'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-1172283507766434278</id><published>2010-05-22T16:29:00.000-07:00</published><updated>2010-05-22T16:32:02.740-07:00</updated><title type='text'>Kedudukan Wanita dalam Islâm</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Oleh: Buletin Al-Ilmu&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Wanita di Masa Jahiliyah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Wanita di masa jahiliyah (sebelum  diutusnya Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wasallam&lt;/em&gt;) pada umumnya  tertindas dan terkungkung khususnya di lingkungan bangsa Arab, tetapi  tidak menutup kemungkinan fenomena ini menimpa di seluruh belahan dunia.  Bentuk penindasan ini di mulia sejak kelahiran sang bayi, aib besar  bagi sang ayah bila memiliki anak perempuan. Sebagian mereka tega  menguburnya hidup-hidup dan ada yang membiarkan hidup tetapi dalam  keadaan rendah dan hina bahkan dijadikan sebagai harta warisan dan bukan  termasuk ahli waris. Allah &lt;em&gt;subhanahu wata’ala&lt;/em&gt; berfirman  (artinya):&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Dan apabila seorang dari mereka  diberi khabar dengan kelahiran anak perempuan, merah padamlah mukanya  dan dia sangat marah. Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak,  disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia  memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke  dalam tanah (hidup-hidup)? Ketahuilah. Alangkah buruknya apa yang mereka  tetapkan itu.”&lt;/em&gt; (&lt;strong&gt;An Nahl&lt;/strong&gt;: 58-59)&lt;span id="more-360"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Islam Menjunjung Martabat Wanita&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dienul Islam sebagai &lt;em&gt;rahmatal  lil’alamin&lt;/em&gt;, menghapus seluruh bentuk kezhaliman-kezhaliman yang  menimpa kaum wanita dan mengangkat derajatnya sebagai martabat  manusiawi. Timbangan kemulian dan ketinggian martabat di sisi Allah &lt;em&gt;subhanahu  wata’ala&lt;/em&gt; adalah takwa, sebagaiman yang terkandung dalam &lt;strong&gt;Q.S  Al Hujurat&lt;/strong&gt;: 33). Lebih dari itu Allah &lt;em&gt;subhanahu wata’ala&lt;/em&gt;  menegaskan dalam firman-Nya yang lain (artinya):&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt; “Barangsiapa yang mengerjakan  amalan shalih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman,  maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan  akan kami beri balasan pula kepada mereka dengan pahala yang lebih baik  dari apa yang telah mereka kerjakan.”&lt;/em&gt; (&lt;strong&gt;An Nahl&lt;/strong&gt;:  97)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Ambisi Musuh-Musuh Islam untuk Merampas Kehormatan Wanita&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalih emansipasi atau kesamarataan  posisi dan tanggung jawab antara pria dan wanita telah semarak di  panggung modernisasi dewasa ini. Sebagai peluang dan jembatan emas buat  musuh-musuh Islam dari kaum feminis dan aktivis perempuan anti Islam  untuk menyebarkan opini-opini sesat. &lt;strong&gt;“Pemberdayaan perempuan”&lt;/strong&gt;,  &lt;strong&gt;“kesetaraan gender”&lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;“kungkungan budaya  patriarkhi”&lt;/strong&gt; adalah sebagai propaganda yang tiada henti  dijejalkan di benak-benak wanita Islam. Dikesankan wanita-wanita  muslimah yang menjaga kehormatannya dan kesuciannya dengan tinggal di  rumah adalah wanita-wanita pengangguran dan terbelakang. Menutup aurat  dengan jilbab atau kerudung atau menegakkan hijab (pembatas) kepada yang  bukan mahramnya, direklamekan sebagai tindakan &lt;em&gt;jumud&lt;/em&gt; (kaku)  dan penghambat kemajuan budaya. Sehingga teropinikan wanita muslimah itu  tak lebih dari sekedar calon ibu rumah tangga yang tahunya hanya dapur,  sumur, dan kasur. Oleh karena itu agar wanita bisa maju, harus  direposisi ke ruang rubrik yang seluas-luasnya untuk bebas berkarya,  berkomunikasi dan berinteraksi dengan cara apapun seperti halnya kaum  lelaki di masa moderen dewasa ini.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ketahuilah wahai muslimah! Suara-suara  sumbang yang penuh kamuflase dari musuh-musuh Allah &lt;em&gt;subhanahu  wata’ala&lt;/em&gt; itu merupakan kepanjangan lidah dari syaithan. Allah &lt;em&gt;subhanahu  wata’ala&lt;/em&gt; berfirman (artinya):&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Hai anak Adam, janganlah  sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaithan sebagaimana ia telah  mengeluarkan kedua ibu bapak kalian dari jannah, ia menanggalkan dari  kedua pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya.”&lt;/em&gt; (&lt;strong&gt;Al  A’raf&lt;/strong&gt;: 27)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Peran Wanita dalam Rumah Tangga&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Telah termaktub dalam Al Qur’an sebagai  petunjuk bagi umat manusia yang datang dari Rabbull Alamin Allah Yang  Maha Memilki Hikmah:&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Dan tetaplah kalian (kaum wanita)  tinggal di rumah-rumah kalian.”&lt;/em&gt; (&lt;strong&gt;Al Ahzab&lt;/strong&gt;: 33)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Maha benar Allah &lt;em&gt;subhanahu wata’ala&lt;/em&gt;  dalam segala firman-Nya, posisi wanita sebagai sang istri atau ibu  rumah tangga memilki arti yang sangat urgen, bahkan dia merupakan salah  satu tiang penegak kehidupan keluarga dan termasuk pemeran utama dalam  mencetak “tokoh-tokoh besar”. Sehingga tepat sekali ungkapan: “Dibalik  setipa orang besar ada seorang wanita yang mengasuh dan mendidiknya.”&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al  Utsaimin &lt;em&gt;rahimahullah&lt;/em&gt; berkta: “Perbaikan masyarakat dapat  dilakukan dengan dua cara:&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pertama: perbaikan secara dhahir, di  pasar-pasar, di masjid-masjid dan selainnya dari perkara-perkara dhahir.  Ini didominasi oleh lelaki karena merekalah yang bisa tampil di depan  umum.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kedua: perbaikan masyarakat dilakukan  yang di rumah-rumah, secara umum hal ini merupakan tanggung jawab kaum  wanita. Karena merekalah yang sangat berperan sebagai pengatur dalam  rumahnya. Sebagaiman Allah &lt;em&gt;subhanahu wata’ala&lt;/em&gt; berfirman  (artinya):&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Tetaplah kalian tinggal di dalam  rumah-rumah kalian dan janganlah bertabarruj (berpenampilan) sebagaimana  penampilannya orang-orang jahiliyah yang pertama. Tegakkanlah shalat,  tunaikan zakat, dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya. Allah hanyalah  berkehendak untuk menghilangkan dosa-dosa kalian wahai Ahlul bait dan  mensucikan kalian dengan sebersih-bersihnya.”&lt;/em&gt; (&lt;strong&gt;Al Ahzab&lt;/strong&gt;:  33)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kami yakin setelah ini, tidaklah salah  bila kami katakan perbaikan setengah masyarakat itu atau bahkan  mayoritas tergantung kepada wanita dikarenakan dua sebab:&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;1. Kaum wanita jumlahnya sama dengan  kaum laki-laki bahkan lebih banyak, yakni keturunan Adam mayoritasnya  wanita sebagamana hal ini ditunjukkan oleh As Sunnah An Nabawiyah. Akan  tetapi hal itu tentunya berbeda antara satu negeri dengan negeri lain,  satu jaman dengan jaman lain. Terkadang di suatu negeri jumlah kaum  wanita lebih dominan dari pada jumlah lelaki atau sebaliknya… Apapun  keadaannya wanita memiliki peran yang sangat besar dalam memperbaiki  masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;2. Tumbuh dan berkembangnya satu  generasi pada awalnya berada dibawah asuhan wanita. Atas dasar ini  sangat jelaslah bahwa tentang kewajiban wanita dalam memperbaiki  masyarakat. (&lt;strong&gt;Daurul Mar’ah Fi Ishlahil Mujtama’&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekerjaan Wanita di dalam Rumah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Beberapa pekerjaan wanita yang bisa  dilakukan di dalam rumah:&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;1. &lt;strong&gt;Beribadah kepada Allah &lt;em&gt;subhanahu  wata’ala&lt;/em&gt;.&lt;/strong&gt; Tinggalnya ia di dalam rumah merupakan  alternatif terbaik karena memang itu perintah dari Allah &lt;em&gt;subhanahu  wata’ala&lt;/em&gt; dan dapat beribadah dengan tenang. Allah &lt;em&gt;subhanahu  wata’ala&lt;/em&gt; berfirman (artinya):&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Tetaplah kalian tinggal di dalam  rumah-rumah kalian dan janganlah bertabarruj sebagaimana tabarrujnya  orang-orang jahiliyah yang pertama. Tegakkanlah shalat, tunaikan zakat,  dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya.”&lt;/em&gt; (&lt;strong&gt;Al Ahzab&lt;/strong&gt;:  33)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;2. &lt;strong&gt;Wanita berperan memberikan  sakan (ketenangan/keharmonisan) bagi suami.&lt;/strong&gt; Namun tidak akan  terwujud kecuali ia melakukan beberapa hal berikut ini:&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;- Taat sempurna kepada suaminya dalam  perkara yang bukan maksiat bahkan lebih utama daripada melakukan  ibadah-ibdah sunnah. Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wasallam&lt;/em&gt;  bersabda:&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: right;"&gt;لاَ يَحِلُّ لِلْمَرْأَةِ أَنْ تَصُوْمَ  وَزَوْجُهَا شَاهِدٌ إِلاَّ بِإِذْنِهِ&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Tidak boleh seorang wanita puasa  (sunnah) sementara suaminya ada di tempat kecuali setelah mendapat izin  suaminya.”&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;(Muttafaqun ‘alaihi&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Al Hafidz Ibnu Hajar berkata: “Hadits  ini menunjukkan lebih ditekankan kepada istri untuk memenuhi hak suami  daripada mengerjakan kebajikan yang hukumnya sunnah. Karena hak suami  itu wajib sementara menunaikan kewajiban lebih didahulukan daripada  menunaikan perkara yang sunnah.’ (&lt;strong&gt;Fathul Bari&lt;/strong&gt; 9/356)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;- Menjaga rahasia suami dan  kehormatannya dan juga menjaga kehormatan ia sendiri disaat suaminya  tidak ada di tempat. Sehingga menumbuhkan kepercayaan suami secara penuh  terhadapnya.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;- Menjaga harta suami. Rasulullah  bersabda:&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: right;"&gt;خَيْرُ نِسَاءٍ رَكِبْنَ الإِبِلَ صَالِحُ  نِسَاءِ قُرَيْشٍ : أَحْنَاهُ عَلَى وَلَدٍ فِي صِغَرِهِ، وَأَرْعَاهُ  عَلَى زَوْجٍ فِي ذَاتِ يَدِهِ&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Sebaik-baik wanita penunggang unta,  adalah wanita yang baik dari kalangan quraisy yang penuh kasih sayang  terhadap anaknya dan sangat menjaga apa yang dimiliki oleh suami.”&lt;/em&gt; (&lt;strong&gt;Muttafaqun  ‘alaihi&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;- Mengatur kondisi rumah tangga yang  rapi, bersih dan sehat sehingga tampak menyejukkan pandangan dan membuat  betah penghuni rumah.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;3. Mendidik anak yang merupakan salah  satu tugas yang termulia untuk mempersiapkan sebuah generasi yang handal  dan diridhai oleh Allah &lt;em&gt;subhanahu wata’ala&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Adab Keluar Rumah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Allah &lt;em&gt;subhanahu wata’ala&lt;/em&gt; Yang  Maha Mengetahui tentang maslahat (kebaikan) hambanya di dunia maupun  diakhirat yaitu kewajiban wanita untuk tetap tinggal di rumah. Namun  bila ada kepentingan, diperbolehkan baginya keluar rumah untuk memenuhi  kebutuhannya. Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wasallam&lt;/em&gt; bersabda:&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: right;"&gt;قَدْ أَذِنَ لَكُنَّ أَنْ تَخْرُجْنَ  لِحَوَائِجِكُنَّ&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Allah telah mengijinkan kalian  untuk keluar rumah guna menunaikan hajat kalian.”&lt;/em&gt; (&lt;strong&gt;Muttafaqun  ‘alahi&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Namun juga ingat petuah Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu  ‘alaihi wasallam&lt;/em&gt; yang lainnya:&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Wanita itu adalah aurat maka bila  ia keluar rumah syaithan menyambutnya.”&lt;/em&gt; (&lt;strong&gt;HR. At Tirmidzi&lt;/strong&gt;,  shahih lihat &lt;strong&gt;Al Irwa’&lt;/strong&gt; no. 273 dan &lt;strong&gt;Shahihul  Musnad&lt;/strong&gt; 2/36)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sehingga wajib baginya ketika hendak  keluar harus memperhatikan adab yang telah disyariatkan oleh Allah &lt;em&gt;subhanahu  wata’ala&lt;/em&gt; dan Rasul-Nya &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wasallam&lt;/em&gt;,  yaitu:&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;a. Memakai jilbab yang syar’i  sebagaimana dalam surat &lt;strong&gt;Al Ahzab: 59&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;b. Atas izin dari suaminya, bila ia sudah menikah.&lt;br /&gt;c. Tidak boleh bersafar kecuali dengan mahramnya. (&lt;strong&gt;HR. Muslim&lt;/strong&gt;  no. 1341)&lt;br /&gt;d. Menundukkan pandangan. (&lt;strong&gt;An Nur&lt;/strong&gt;: 31)&lt;br /&gt;e. Berbicara dengan wajar tanpa mendayu-dayu (melembut-lembutkan). (&lt;strong&gt;Al  Ahzab&lt;/strong&gt;: 32)&lt;br /&gt;f. Tidak boleh melenggak lenggok ketika berjalan.&lt;br /&gt;g. Hindari memakai wewangian. (&lt;strong&gt;Al Jami’ush Shahih&lt;/strong&gt;:  4/311)&lt;br /&gt;h. Tidak boleh menghentakkan kaki ketika berjalan agar diketahui  perhiasannya. (&lt;strong&gt;An Nur&lt;/strong&gt;: 31)&lt;br /&gt;i. Tidak boleh ikhtilath (campur baur) antara lawan jenis. (Lihat &lt;strong&gt;Shahih  Al Bukhari&lt;/strong&gt; no. 870)&lt;br /&gt;j. Tidak boleh khalwat (menyepi dengan pria lain yang bukan mahram)  (Lihat &lt;strong&gt;Shahih Muslim&lt;/strong&gt; 2/978).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Hukum Wanita Kerja di Luar Rumah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Allah menciptakan bentuk fisik dan  tabiat wanita berbeda dengan pria. Kaum pria di berikan kelebihan oleh  Allah &lt;em&gt;subhanahu wata’ala&lt;/em&gt; baik fisik maupun mental atas kaum  wanita sehingga pantas kaum pria sebagai pemimpin atas kaum wanita.  Allah &lt;em&gt;subhanahu wata’ala&lt;/em&gt; berfirman (artinya):&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Kaum lelaki itu adalah sebagai  pemimpin (pelindung) bagi kaum wanita.”&lt;/em&gt; (&lt;strong&gt;An Nisa’&lt;/strong&gt;:  35)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sehingga secara asal nafkah bagi  keluarga itu tanggug jawab kaum lelaki. Asy syaikh Ibnu Baaz berkata:  “Islam menetapkan masing-masing dari suami istri memiliki kewajiban yang  khusus agar keduanya menjalankan perannya, hingga sempurnalah bangunan  masyarakat di dalam dan di luar rumah. Suami berkewajiban mencari nafkah  dan penghasilan sedangkan istri berkewajiban mendidik anak-anaknya,  memberikan kasih sayang, menyusui dan mengasuh mereka serta tugas-tugas  lain yang sesuai baginya, mengajar anak-anak perempuan, mengurusi  sekolah mereka, dan mengobati mereka serta pekerjaan lain yang khusus  bagi kaum wanita. Bila wanita sampai meninggalkan kewajiban dalam  rumahnya berarti ia menyia-nyiakan rumah berikut penghuninya. Hal  tersebut berdampak terpecahnya keluarga baik hakiki maupun maknawi. (&lt;strong&gt;Khatharu  Musyarakatil Mar’ah lir Rijal fil Maidanil amal&lt;/strong&gt;, hal. 5)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bila kaum wanita tidak ada lagi yang  mencukupi dan mencarikan nafkah, boleh baginya keluar rumah untuk  bekerja, tentunya ia harus memperhatikan adab-adab keluar rumah sehingga  tetap terjaga iffah (kemulian dan kesucian) harga dirinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Wanita adalah Sumber Segala Fitnah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bila wanita sudah keluar batas dari  kodratnya karena melanggar hukum-hukum Allah &lt;em&gt;subhanahu wata’ala&lt;/em&gt;.  Keluar dari rumah bertamengkan slogan bekerja, belajar, dan berkarya.  Meski mengharuskan terjadinya khalwat (campur baur dengan laki-laki  tanpa hijab), membuka auratnya (tanpa berjilbab), &lt;em&gt;tabarruj&lt;/em&gt;  (berpenampilan ala jahiliyah), dan mengharuskan komunikasi antar pria  dan wanita dengan sebebas-bebasnya. Itulah pertanda api fitnah telah  menyala.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bila fitnah wanita telah menyala, ia  merupakan inti dari tersebarnya segala fitnah-fitnah yang lainnya. Allah  &lt;em&gt;subhanahu wata’ala&lt;/em&gt; berfirman (artinya):&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Dijadikan indah pada (pandangan)  manusia untuk condong kepada syahwat, yaitu wanita-wanita, anak-anak dan  harta yang banyak … .”&lt;/em&gt; (&lt;strong&gt;Ali Imran&lt;/strong&gt;: 14).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Al Hafizh Ibnu Hajar berkata:  “Sesunggunya fitnah wanita merupakan fitnah yang terbesar dari selainnya  …, karena Allah menjadikan para wanita itu sebagai sumber segala  syahwat. Dan Allah meletakkan para wanita (dalam bagian syahwat) pada  point pertama (dalam ayat di atas) sebelum yang lainnya, mengisyaratkan  bahwa asal dari segala syahwat adalah wanita.” (&lt;strong&gt;Nashihati  Linnisaa’i&lt;/strong&gt;: 114)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bila fitnah wanita itu telah menjalar,  maka tiada yang bisa membendung arus kebobrokan dan kerusakan moral  manusia. Fenomena negara barat atau negara-negara lainnya yang  menyuarakan emansipasi wanita, sebagai bukti kongkrit hasil dari  perjuangan mereka yaitu pornoaksi dan pornografi bukan hal yang tabu  bahkan malah membudaya, foto-foto telanjang dan menggoda lebih menarik  daya beli dan mendongkrak pangsa pasar. Tak lebih harga diri wanita itu  seperti budak pemuas syahwat lelaki. Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi  wasallam&lt;/em&gt; bersabda:&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: right;"&gt;إِنَّ الدُّنْيَا حُلْوَةٌ خَضْرَةٌ وَإِنَّ  اللهَ مُسْتَخْلِفُكُمْ فِيْهَا فَيَنْظُرُ كَيْفَ تَعْمَلُوْنَ  فَاتَّقُوا الدُّنْيَا وَ اتَّقُوا النِّسَاءَ فَإنَّ أَوَّلِ فِتْنَةِ  بَنِيْ إِسْرَائِيْلَ كَانَتْ فِي النِّسَاءِ&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Sesungguhnya dunia itu manis lagi  hijau dan Allah subhanahu wata’ala menjadikan kalian berketurunan di  atasnya. Allah melihat apa yang kalian perbuat. Takutlah kepada (fitnah)  dunia dan takutlah kepada (fitnah) wanita, karena sesungguhnya awal  fitnah yang menimpa Bani Isra’il dari wanitanya.”&lt;/em&gt; (&lt;strong&gt;HR.  Muslim&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Setelah mengetahui hak dan  tanggung jawab wanita sedemikian rupa, rapi dan serasi yang diatur oleh  Islam, apakah bisa dikatakan sebagai wanita pengangguran atau kuno?  sebaliknya, silahkan lihat kenyataan kini dari para wanita karier  dibalik label emansipasi atau slogan “Mari maju menyambut modernisasi?”  Renungkanlah wahai kaum wanita, bagaimana kedaan suami dan anak-anak  kalian setelah kalian tinggalkan tanggung jawab sebagai istri penyejuk  hati suami dan penyayang anak-anak?!!!!&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Hadits-Hadits Dho’if (Lemah) atau Palsu yang Tersebar di  Kalangan Ummat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: right;"&gt;اُطْلُبُوْا العِلْمَ وَ لَوْ بِالصِّيْنِ&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Tuntutlah Ilmu walau sampai ke  negeri Cina.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Keterangan:&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hadits ini adalah bathil, diriwayatkan  oleh Ibnu ‘Adiy, Abu Nu’aim, Al Khotib, Al Baihaqi, dan selain mereka.  Hadits ini dikritik oleh para ulama seperti Al Imam Al Bukhori, Ahmad,  An Nasa’i, Abu Hatim, Ibnu Hibban, Al Khotib, dan selain dari mereka.  Karena didalam perawi-perawi hadits ini lemah (dho’if). (Lihat &lt;strong&gt;Adh  Dhoi’fah&lt;/strong&gt; No.416)&lt;/p&gt; &lt;em&gt;(Sumber:  http://www.assalafy.org/al-ilmu.php?tahun3=8&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-1172283507766434278?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/1172283507766434278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/05/kedudukan-wanita-dalam-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/1172283507766434278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/1172283507766434278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/05/kedudukan-wanita-dalam-islam.html' title='Kedudukan Wanita dalam Islâm'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-3243696713400402900</id><published>2010-05-02T22:37:00.001-07:00</published><updated>2010-05-02T22:37:26.174-07:00</updated><title type='text'>AA Gym: Bersandar Hanya Kepada Allah</title><content type='html'>&lt;p class="date"&gt;Ditulis oleh &lt;a href="http:///"&gt;anurachman&lt;/a&gt; di/pada Mei 14, 2009&lt;/p&gt;    &lt;div class="entrytext"&gt;    &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Tiada keberuntungan yang sangat besar dalam hidup ini, kecuali orang yang tidak memiliki sandaran, selain bersandar kepada Allah. Dengan meyakini bahwa memang Allah-lah yang menguasai segala-galanya; mutlak, tidak ada satu celah pun yang luput dari kekuasaan Allah, tidak ada satu noktah sekecil apapun yang luput dari genggaman Allah. Total, sempurna, segala-galanya Allah yang membuat, Allah yang mengurus, Allah yang menguasai.&lt;span id="more-355"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun kita, manusia, diberi kebebasan untuk memilih, “Faalhamaha fujuraha wataqwaaha”, “Dan sudah diilhamkan di hati manusia untuk memilih mana kebaikan dan mana keburukan”. Potensi baik dan potensi buruk telah diberikan, kita tinggal memilih mana yang akan kita kembangkan dalam hidup ini. Oleh karena itu, jangan salahkan siapapun andaikata kita termasuk berkelakuan buruk dan terpuruk, kecuali dirinyalah yang memilih menjadi buruk, naudzubillah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan keberuntungan bagi orang-orang yang bersandarnya kepada Allah mengakibatkan dunia ini, atau siapapun, terlampau kecil untuk menjadi sandaran baginya. Sebab, seseorang yang bersandar pada sebuah tiang akan sangat takut tiangnya diambil, karena dia akan terguling, akan terjatuh. Bersandar kepada sebuah kursi, takut kursinya diambil. Begitulah orang-orang yang panik dalam kehidupan ini karena dia bersandar kepada kedudukannya, bersandar kepada hartanya, bersandar kepada penghasilannya, bersandar kepada kekuatan fisiknya, bersandar kepada depositonya, atau sandaran-sandaran yang lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padahal, semua yang kita sandari sangat mudah bagi Allah (mengatakan ‘sangat mudah’ juga ini terlalu kurang etis), atau akan ‘sangat mudah sekali’ bagi Allah mengambil apa saja yang kita sandari. Namun, andaikata kita hanya bersandar kepada Allah yang menguasai setiap kejadian,kita tidak pernah akan panik, Insya Allah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jabatan diambil, tak masalah, karena jaminan dari Allah tidak tergantung jabatan, kedudukan di kantor, di kampus, tapi kedudukan itu malah memperbudak diri kita, bahkan tidak jarang menjerumuskan dan menghinakan kita. kita lihat banyak orang terpuruk hina karena jabatannya. Maka, kalau kita bergantung pada kedudukan atau jabatan, kita akan takut kehilangannya. Akibatnya, kita akan berusaha mati-matian untuk mengamankannya dan terkadang sikap kita jadi jauh dari kearifan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi bagi orang yang bersandar kepada Allah dengan ikhlas, ‘ya silahkan … Buat apa bagi saya jabatan, kalau jabatan itu tidak mendekatkan kepada Allah, tidak membuat saya terhormat dalam pandangan Allah?’ Tidak apa-apa jabatan kita kecil dalam pandangan manusia, tapi besar dalam pandangan Allah karena kita dapat mempertanggungjawabkannya. Tidak apa-apa kita tidak mendapatkan pujian, penghormatan dari makhluk, tapi mendapat penghormatan yang besar dari Allah SWT. Percayalah walaupun kita punya gaji 10 juta, tidak sulit bagi Allah sehingga kita punya kebutuhan 12 juta. Kita punya gaji 15 juta, tapi oleh Allah diberi penyakit seharga 16 juta, sudah tekor itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh karena itu, jangan bersandar kepada gaji atau pula bersandar kepada tabungan. Punya tabungan uang, mudah bagi Allah untuk mengambilnya. Cukup saja dibuat urusan sehingga kita harus mengganti dan lebih besar dari tabungan kita. Demi Allah, tidak ada yang harus kita gantungi selain hanya Allah saja. Punya bapak seorang pejabat, punya kekuasaan, mudah bagi Allah untuk memberikan penyakit yang membuat bapak kita tidak bisa melakukan apapun, sehingga jabatannya harus segera digantikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Punya suami gagah perkasa. Begitu kokohnya, lalu kita merasa aman dengan bersandar kepadanya, apa sulitnya bagi Allah membuat sang suami muntaber, akan sangat sulit berkelahi atau beladiri dalam keadaan muntaber. Atau Allah mengirimkan nyamuk Aides Aigepty betina, lalu menggigitnya sehingga terjangkit demam berdarah, maka lemahlah dirinya. Jangankan untuk membela orang lain, membela dirinya sendiri juga sudah sulit, walaupun ia seorang jago beladiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Otak cerdas, tidak layak membuat kita bergantung pada otak kita. Cukup dengan kepleset menginjak kulit pisang kemudian terjatuh dengan kepala bagian belakang membentur tembok, bisa geger otak, koma, bahkan mati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semakin kita bergantung pada sesuatu, semakin diperbudak. Oleh karena itu, para istri jangan terlalu bergantung pada suami. Karena suami bukanlah pemberi rizki, suami hanya salah satu jalan rizki dari Allah, suami setiap saat bisa tidak berdaya. Suami pergi ke kanotr, maka hendaknya istri menitipkannya kepada Allah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Wahai Allah, Engkaulah penguasa suami saya. Titip matanya agar terkendali, titip hartanya andai ada jatah rizki yang halal berkah bagi kami, tuntun supaya ia bisa ikhtiar di jalan-Mu, hingga berjumpa dengan keadaan jatah rizkinya yang barokah, tapi kalau tidak ada jatah rizkinya, tolong diadakan ya Allah, karena Engkaulah yang Maha Pembuka dan Penutup rizki, jadikan pekerjaannya menjadi amal shaleh.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Insya Allah suami pergi bekerja di back up oleh do’a sang istri, subhanallah. Sebuah keluarga yang sungguh-sungguh menyandarkan dirinya hanya kepada Allah. Yang hatinya bulat tanpa ada celah, tanpa ada retak, tanpa ada lubang sedikit pun ; Bulat, total, penuh, hatinya hanya kepada Allah, maka bakal dicukupi segala kebutuhannya. Allah Maha Pencemburu pada hambanya yang bergantung kepada makhluk, apalagi bergantung pada benda-benda mati. Mana mungkin? Sedangkan setiap makhluk ada dalam kekuasaan Allah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh karena itu, harus bagi kita untuk terus menerus meminimalkan penggantungan. Karena makin banyak bergantung, siap-siap saja makin banyak kecewa. Sebab yang kita gantungi, “Lahaula wala quwata illa billaah” (tiada daya dan kekuatan yang dimilikinya kecuali atas kehendak Allah). Maka, sudah seharusnya hanya kepada Allah sajalah kita menggantungkan, kita menyandarkan segala sesuatu, dan sekali-kali tidak kepada yang lain, Insya Allah.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-3243696713400402900?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/3243696713400402900/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/05/aa-gym-bersandar-hanya-kepada-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/3243696713400402900'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/3243696713400402900'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/05/aa-gym-bersandar-hanya-kepada-allah.html' title='AA Gym: Bersandar Hanya Kepada Allah'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-4163595380643696823</id><published>2010-05-02T22:31:00.000-07:00</published><updated>2010-05-02T22:32:08.118-07:00</updated><title type='text'>Memilih Pengasuh Anak</title><content type='html'>&lt;p class="date"&gt;Ditulis oleh &lt;a href="http:///"&gt;anurachman&lt;/a&gt; di/pada Mei 11, 2009&lt;/p&gt;    &lt;div class="entrytext"&gt;    &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Mengasuh dan membesarkan anak merupakan sebuah pekerjaan yang menyenangkan sekaligus menantang. Hal ini karena banyaknya suka duka yang akan kita temui saat mengasuh anak kita. Mulai dari hal-hal yang lucu dan menggemaskan, hingga hal-hal yang kadang membuat kita mengurut dada.&lt;span id="more-298"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi ibu rumah tangga biasa, mengasuh anak tentunya sudah merupakan aktivitas sehari-hari. Namun lain halnya dengan orang tua yang bekerja. Seorang ibu yang ikut bekerja mencari nafkah tidak akan memiliki banyak waktu untuk mengasuh anaknya dengan maksimal. Karena itu, biasanya ara wanita karir akan mempercayakan pengasuhan anaknya pada orang lain, entah itu kerabat maupun orang yang “luar” yang dipercayainya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mencari pengasuh buat anak sebenarnya hal yang susah-susah gampang. Terlebih lagi jika kita belum mengenal baik dengan calon pengasuh tersebut. Meskipun saat ini banyak yayasan yang menyediakan tenaga pengasuh, namun banyak faktor yang menjadi perhitungan para orang tua dalam memilih pengasuh untuk anaknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa pilihan berikut dapat dijadikan pengasuh untuk anak kita. Tentunya dalam memilih, kita harus mempertimbangkan banyak hal. Orang-orang yang apat dijadikan pengasuh untuk anak kita, diluar kerabat/saudara, diantaranya adalah:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pembantu rumah tangga&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembantu rumah tangga (PRT) merupakan pilihan favorit para ibu karena uang yang dikeluarkan untuk mempekerjakan PRT relatif lebih murah dibanding pilihan lain. Hanya saja kemampuan seorang PRT biasanya terbatas, sesuai pendidikan mereka yang rata-rata lulusan SD atau SMP.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Babysitter&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Biasanya keterampilan babysitter mengasuh anak di atas kemampuan PRT, karena babysitter seharusnya sudah mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. Hanya saja, kenyataannya tidaklah selalu demikian. Untuk menghindari ini, sebaiknya pilihlah yayasan penyalur babysitter yang baik sesuai rekomendasi orang yang dapat dipercaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Nanny&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nanny dapat diterjemahkan sebagai perawat anak yang punya pendidikan dan pelatihan khusus dalam standar tertentu. Ia tidak hanya mampu menjaga anak, namun juga mengajak anak bermain atau belajar sesuai tingkat pendidikan si kecil. Memang syarat sebagai nanny minimal lulus SMA. Namun biaya yang dikeluarkan untuk menyewa nanny relatif lebih mahal dari dua alternatif sebelumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Governess&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Governess memiliki kemampuan di atas nanny. Ia dapat diharapkan menjadi guru privat bagi si kecil selama 24 jam sehari, karena syarat seorang governess adalah menguasai pendidikan dasar, termasuk pendidikan sopan santun dan etika. Tentu saja menggunakan jasa governess perlu biaya sangat tinggi sesuai keterampilan, pikiran dan tenaga yang diberikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam memilih pengasuh untuk anak kita, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan. Yang perlu diperhatikan adalah pentingnya mencari referensi dari teman atau saudara yang merasa puas terhadap kinerja pengasuh anak dari suatu yayasan tertentu, jika kita berniat mengambil pengasuh dari sebuah yayasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita juga harus memperhatikan kontrak kerja dengan sang pengasuh. Ajukan klausal tambahan jika kita kurang sesuai dengan kontrak kerja yang ditawarkan. Cobalah menjalin hubungan dengan calon pengasuh sebelum memutuskan menggunakan jasanya. Minimal, cobalah ‘mengorek’ pribadinya melalui wawancara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika perlu, perhatikan bagaimana calon pengasuh berinteraksi dengan si kecil. Bagaimana reaksi anak terhadap calon pengasuhnya. Apakah ia terlihat senang atau takut? Siapa pun yang kita pilih menjadi pengasuh si kecil, hal yang paling utama adalah penerimaan anak terhadap calon pengasuh tersebut. Selain itu, sikap pengasuh tersebut kepada si buah hati juga perlu dijadikan ukuran.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-4163595380643696823?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/4163595380643696823/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/05/memilih-pengasuh-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/4163595380643696823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/4163595380643696823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/05/memilih-pengasuh-anak.html' title='Memilih Pengasuh Anak'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-9033429637780107377</id><published>2010-05-02T22:26:00.001-07:00</published><updated>2010-05-02T22:26:46.191-07:00</updated><title type='text'>Istri Sholehah</title><content type='html'>&lt;p class="date"&gt;Ditulis oleh &lt;a href="http:///"&gt;anurachman&lt;/a&gt; di/pada April 30, 2009&lt;/p&gt;        &lt;p&gt;“Orang mukmin merindukan&lt;br /&gt;Anak-anak yang sholeh&lt;br /&gt;Istri-istri yang sholehah&lt;br /&gt;Keluarga bahagia……”&lt;span id="more-103"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masih ingat dengan sepenggal bait dari sebuah nasyid yang dinyanyikan oleh kelompok nasyid Hijaz, yang berjudul “Rindu” tesebut? Kita sebagai umat mukmin, tentunya juga merasakan apa yang dirindukan oleh Hijaz, salah satunya adalah istri yang sholehah. Istri yang sholehah akan membuat kehidupan keluarga menjadi lebih indah, meskipun serba kekurangan dari segi materi….&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap muslimah tentunya ingin sekali menjadi istri yang sholehah. Seorang istri yang sangat diinginkan oleh banyak muslim di dunia. Namun bagaimana dan seperti apa istri yang sholehah itu? Kadang seorang istri mengklaim sebagai istri yang sholehah, tanpa mengetahui, seperti apa istri yang sholehah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Istri yang sholehah memiliki beberapa sifat yang terpuji. Cirri-ciri seorang istri yang sholehah diantaranya adalah:&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;•    Al-waluud (beranak-pianak)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Menikah adalah salah satu upaya untuk melanjutkan keturunan. Banyak orang menikah karena ingin memiliki keturunan yang sholeh-sholehah. Istri yang sholehah salah satu tandanya adalah mampu memberikan keturunan (dengan kehendak Allah), sehingga dapat memberikan kebahagiaan dalam keluarganya.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Rasulullah Muhammad saw sendiri menyarankan kita untuk mencari istri yang mampu memberikan banyak keturunan, karena Rasulullah saw membanggakan umatnya dari umat lain karena kuantitasnya. Hal ini sesuai dengan hadist Rasulullah Muhammad saw:&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;“Seseorang datang kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu mengatakan: ‘Aku mendapatkan seorang wanita (dalam satu riwayat lain (disebutkan), ‘memiliki kedudukan dan kecantikan’), tetapi ia tidak dapat melahirkan anak (mandul); apakah aku boleh menikahinya?’ Beliau menjawab: ‘Tidak.’ Kemudian dia datang kepada beliau untuk kedua kalinya, tapi beliau melarangnya. Kemudian dia datang kepada beliau untuk ketiga kalinya, maka beliau bersabda: ‘Nikahilah wanita yang berbelas kasih lagi banyak anak, karena aku akan membangga-banggakan jumlah kalian kepada umat-umat yang lain.’”&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Memilih wanita yang subur dapat dilihat dari silsilah keluarganya. Meskipun demikian, jika Allah belum berkenan memberikan momongan, janganlah berkecil hati. Tetaplah sabar dan selalu berdoa kepada Allah SWT.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;•    Al-waduud (Besar cinta pada suami)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Seorang istri yang sholehah memiliki cinta yang besar kepada suami dan keluarganya. Besar cinta seorang (calon) istri dapat dilihat dari besar kecilnya mahar yang diminta. Semakin kecil mahar yang diminta kepada (calon) suaminya, maka semakin besar pula cinta istri tersebut kepada suaminya.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;•    Sittiroh (pendiam)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Istri adalah tempat suami mencurahkan segalanya, baik itu kasih saying maupun keluh kesah, bahkan rahasianya. Seorang istri yang sholehah akan mampu untuk menjaga rahasia dari sumainya. Istri yang sholehah akan mampu menjaga kehormatan suami dan keluarganya. Ia tidak akan menyebarkan dan membuka aib keluarganya.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Seorang istri yang sholehah juga akan menghindari pembicaraan yang tidak perlu. Ia akan menjauhi majelis ghibah, dan lebih banyak menghadiri majlis-majlis keagamaan (dengan seijin suami tentunya).&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;•    Al-azizah fii ahliha (tabah dan ikhlas menghadapi cobaan)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Tidak selamanya rumah tangga yang kita bina akan berjalan di jalan yang rata. Suatu kali tentunya ada sandungan-sandungan yang akan menimpa keluarga kita. Seorang istri yang sholehah akan dapat menghadapi cobaan dalam rumah tangga dengan sabar dan tabah, serta tawakal keapda Allah SWT. Ia akan ikhlas dalam menghadapi apa pun bentuk cobaan yang diberikan oleh Allah kepada keluarganya.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;•    Adzalilah ma’a ba’liha (patuh pada suami)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Rasulullah Muhammad saw bersabda: “Andaikan aku diperbolehkan memerintahkan seorang manusia sujud terhadap manusia lain, maka aku akan perintahkan seorang istri sujud kepada suaminya, karena begitu besar haknya kepadanya”. (HR Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majjah, dan Ibnu Hibban).&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Ketaatan seorang istri setelah taatnya kepada Allah dan Rasul, adalah kepada suaminya. Begitu banyak kisah-kisah akan ketaatan seorang istri kepada suaminya, yang dapat kita temui dalam sejarah. Salah satu kisah patuh dan taatnya seorang istri kepada suaminya, sehingga Allah menyediakan surge atasnya (Insya Allah) terdapat dalam kisah berikut:&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;“pada suatu hari, karena amarahnya, seorang suami melarang istrinya untuk keluar rumah sampai ia kembali. Setelah suami tersebut pergi, datanglah saudara dari si istri yang mengabarkan bahwa ayah si istri sakit. Istri tersebut sedih, namun ia mengatakan bahwa suaminya melarangnya keluar rumah, sampai sang suami tersebut kembali. Ia meminta saudaranya mendatangi Rasulullah saw untuk meminta nasehat beliau atas hal yang menimpanya. Kepada saudaranya, Rasulullah saw beerpesan agar ia mematuhi suaminya.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Hari berikutnya, saudara tersebut datang lagi untuk mengabarkan bahwa sakit ayahnya bertambah parah, dan ayahnya ingin berjumpa dengannya. Namun lagi-lagi istri tersebut mengatakan hal yang sama, sebab suaminya belum kembali.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Keesokan harinya, saudara istri tersebut mengabarkan bahwa ayahnya telah meninggal, dan akan segera dimakamkan. Pemakaman menunggu kedatangan istri sholehah tersebut. Namun wanita ini mengatakan agar jenazah ayahnya segera diurus sebagaimana mestinya, karena suaminya belum pulang dan karenanya ia tidak bias hadir.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Saat suaminya pulang, ia menyambut kedatangan suaminya dengan suka cita. Ia menyediakan jamuan kepada suaminya. Setelah suaminya beristirahat, ia mengabarkan kepada suaminya bahwa ayahnya sudah meninggal. Ia juga menyatakan bahwa ia tidak dapat menghadiri pemakaman ayahnya, karena patuh akan perintah suaminya untuk tidak keluar rumah sampai ia kembali.”&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Tindakan dari istri sholehah tersebut dibenarkan oleh Rasulullah Muhammad saw.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;•    Mutabarriyah (berhias)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Berhias disini bukanlah berhias untuk keluar rumah atau bepergian. Berhias yang dimaksud adalah berhias untuk suaminya. Hal ini dilakukan untuk menggembirakan hati suaminya. Janganlah berhias untuk keluar rumah, sementara saat dirumah tampil “berantakan”. Ingatlah akan pesan Rasulullah saw: “apabila dipandang menyenangkan”.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;•    Al-hashonu (membentengi diri)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Seorang istri harus dapat membentengi diri dalam bergaul dengan orang lain. Ia dapat menempatkan diri bagaimana bergaul dengan orang lain di lingkungan sekitarnya, tanpa menimbulkan fitnah.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Alangkah bahagianya jika seorang suami mendapatkan istri sholehah dengan sifat-sifat tersebut. Dapat dipastikan bahwa keluarga tersebut akan menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah, insya Allah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Robbana hablana min azwaajina wadzuriyatinaa quraata a’yun waj ‘alna lil muttaqiina imamaa………&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Amin ya robbal ‘alamin……..&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-9033429637780107377?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/9033429637780107377/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/05/istri-sholehah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/9033429637780107377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/9033429637780107377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/05/istri-sholehah.html' title='Istri Sholehah'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-439220040625859024</id><published>2010-05-02T21:41:00.000-07:00</published><updated>2010-05-02T21:43:13.435-07:00</updated><title type='text'>Ketika Sang Bayi Tak Juga Didapati</title><content type='html'>&lt;p class="date"&gt;Ditulis oleh &lt;a href="http:///"&gt;anurachman&lt;/a&gt; di/pada Juli 6, 2009&lt;/p&gt;    &lt;div class="entrytext"&gt;    &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Sudah menjadi satu rahasia umum bahwa memiliki seorang anak merupakan salah satu gambaran kesempurnaan dari sebuah pernikahan. Meskipun hal tersebut bukan merupakan satu takaran mutlak dalam kehidupan berumah tangga, namun demikianlah kenyataan yang dialami oleh sebagian besar pasangan suami istri.&lt;span id="more-426"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berat memang, menerima kenyataan bahwa pernikahan yang telah dijalani selama bertahun-tahun belum juga dapat membuahkan keturunan. Kerinduan akan hadirnya seorang bayi mungil pun akhirnya menjadi siksaan yang banyak menyelimuti pasangan suami istri. Dan tidak dapat dipungkiri, omongan tetangga, teman, dan saudara pun akhirnya senantiasa terdengar negatif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hidup dalam ikatan pernikahan selama bertahun-tahun tanpa kehadiran seorangpun buah hati,buah cinta yang menjadi kebanggan memang tidaklah mudah. Namun demikian, berputus asa dan rendah diri bukanlah satu jalan keluar yang terbaik yang harus ditempuh. Bersedih, mungkin itu satu hal yang wajar. Naumun berputus asa, itu bukanlah jalan keluar. Hadapi kenyataan tersebut dengan lapang dada, karena biar bagaimanapun itulah kenyataan yang memang harus dihadapi. Berikut beberapa hal yang mungkin dapat anda lakukan manakala anda berada dalam posisi tersebut:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Yang Logis Aja&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Umunya, pasangan suami istri akan memiliki anak dalam kurun waktu satu tahun pernikahan. Hal ini terjadi pada 85% pasangan suami istri. Untuk itu, manakala belum juga memiliki seorang anak sementara usia pernikahan masih berada di bawah usia satu tahun, hendaknya tidak terlalu cemas. Tetaplah berpikir positif dan logis. Jangan terburu-buru memvonis bahwa sang istri atau suami tidak subur atau mandul.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Jangan Saling Menyalahkan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk memiliki seorang anak bukanlah menjadi harapan seorang suami atau istri saja, melainkan harapan kedua belah pihak. Karena salah satu tujuan dari pernikahan adalah untuk mendapatkan keturunan (anak). Untuk itu, manakala sang anak yang ditunggu-tunggu kehadirannya tidak juga datang, hendaknya tidak saling menyalahkan antara suami dan istri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam hal ini, istri adalah pihak yang paling banyak disalahkan. Manakala mereka tidak juga mendapatkan seorang anak, suami seketika memvonis bahwa istrinya tidak subur atau mandul. Padahal, belum tentu yang mandul tersebut adalah sang istri, boleh jadi justru suami-lah yang tidak subur atau mandul. Untuk itu,hendaknya dalam hal ini baik suami maupun istri tidak saling menyalahkan satu sama lain sebelum semuanya jelas, karena baik suami maupun istri masih memiliki kemungkinan bermasalah (mandul) yang sama, 50%-50%.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konsultasikan masalah tersebut kepada dokter ahli, agar dapat diketahui permasalahannya dan  kemudian sama-sama mencari jalan keluar yang terbaik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Cek Kesuburan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pemeriksaan kesuburan, biasanya hasil untuk suami lebih cepat ketimbang hasil pemeriksaan istri. Pemeriksaan bagi suami adalah berkaitan mengenai jumlah sperma yang dihasilkan, bagaimana gerakan sperma serta kondisi sperma. Sedangkan pemeriksaan kesuburan untuk istri biasanya meliputi masalah apakah ada sel telur yang dihasilkan dan apakah saluran untuk sperma menuju sel telur terbuka. Bagi wanita yang kondisi haidh-nya lancar, kemungkinan besar ia memiliki sel telur yang normal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika hasil pemeriksaan kesuburan menunjukkan bahwa anda dan pasangan normal, bukan berarti anda dan pasangan juga akan memperoleh keturunan dengan segera. Banyak hal lain yang dapat menjadi faktor pengaruh dalam masalah ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai tambahan, hendaknya sang istri tidak terburu-buru untuk membersihkan sperma setelah melakukan hubungan. Coba diamkan dahulu sekitar lima belas menit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, jika memang dalam pemeriksaan tersebut menunjukkan hasil bahwa anda dan pasangan memang memiliki masalah kesuburan, tidak perlu berputus asa. Teruslah berusaha dan berdoa, itulah satu-satunya jalan terbaik. Yang Maha Kuasa tidak akan berdiam diri terhadap hambanya yang setia mendekat kepada-Nya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a href="http://sekeluarga.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=211:ketika-sang-bayi-tak-juga-didapati&amp;amp;catid=3:keluarga-bahagia&amp;amp;Itemid=4" target="_blank"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;www.sekeluarga.com&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-439220040625859024?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/439220040625859024/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/05/ketika-sang-bayi-tak-juga-didapati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/439220040625859024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/439220040625859024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/05/ketika-sang-bayi-tak-juga-didapati.html' title='Ketika Sang Bayi Tak Juga Didapati'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-4279138838690918461</id><published>2010-04-28T02:20:00.000-07:00</published><updated>2010-04-28T02:21:26.788-07:00</updated><title type='text'>Arti Sebuah Cinta</title><content type='html'>&lt;p&gt;penulis Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman bin Rawiyah An-Nawawi&lt;br /&gt;Syariah  Aqidah 19 - November - 2003 20:43:49&lt;/p&gt; &lt;p&gt;  Cinta bisa jadi merupakan kata yg paling banyak dibicarakan  manusia. Setiap orang memiliki rasa cinta yg bisa diaplikasikan pada  banyak hal. Wanita harta anak kendaraan rumah dan berbagai keni’matan  dunia lain merupakan sasaran utama cinta dari kebanyakan manusia. Cinta  yg paling tinggi dan mulia adl cinta seorang hamba kepada Rabb-nya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita sering mendengar kata yg terdiri dari lima huruf: CINTA. Setiap  orang bahkan telah merasakan namun sulit utk mendefinisikannya. Terlebih  utk mengetahui hakikatnya. Berdasarkan hal itu seseorang dgn gampang  bisa keluar dari jeratan hukum syariat ketika bendera cinta diangkat.  Seorang pezina dgn gampang tanpa diiringi rasa malu mengatakan “Kami  sama-sama cinta suka sama suka.” Karena alasan cinta seorang bapak  membiarkan anak-anak bergelimang dlm dosa. Dengan alasan cinta pula  seorang suami melepas istri hidup bebas tanpa ada ikatan dan tanpa rasa  cemburu sedikitpun.&lt;br /&gt;Demikianlah bila kebodohan telah melanda  kehidupan dan kebenaran tdk lagi menjadi tolok ukur. dlm keadaan seperti  ini setan tampil mengibarkan bendera dan menabuh genderang penyesatan  dgn mengangkat cinta sebagai landasan bagi pembolehan terhadap segala yg  dilarang Allah dan Rasul-Nya Muhammad . Allah  berfirman:&lt;br /&gt;“Dijadikan  indah pada manusia kecintaan kepada apa-apa yg diingini yaitu:  wanita-wanita anak-anak harta yg banyak dari jenis emas perak kuda  pilihan binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan  hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yg baik.”&lt;br /&gt;Rasulullah   dlm hadits dari shahabat Tsauban  mengatakan: ‘Hampir-hampir orang2  kafir mengerumuni kalian sebagaimana berkerumun di atas sebuah  tempayan.’ Seseorang berkata: ‘Wahai Rasulullah apakah jumlah kita saat  itu sangat sedikit?’ Rasulullah  berkata: ‘Bahkan kalian saat itu  banyak akan tetapi kalian bagaikan buih di atas air. Dan Allah  benar-benar akan mencabut rasa ketakutan dari hati musuh kalian dan  benar-benar Allah akan campakkan ke dlm hati kalian al-wahn.’ Seseorang  bertanya: ‘Apakah yg dimaksud dgn al-wahn wahai Rasulullah?’ Rasulullah   menjawab: ‘Cinta dunia dan takut mati.’&lt;br /&gt;Asy-Syaikh ‘Abdurrahman  As-Sa’di dlm tafsir mengatakan: “Allah memberitakan dlm dua ayat ini  tentang keadaan manusia kaitan dgn masalah lbh mencintai kehidupan dunia  daripada akhirat dan Allah menjelaskan perbedaan yg besar antara dua  negeri tersebut. Allah  memberitakan bahwa hal-hal tersebut dihiaskan  kepada manusia sehingga membelalakkan pandangan mereka dan menancapkan  di dlm hati-hati mereka semua berakhir kepada segala bentuk kelezatan  jiwa. Sebagian besar condong kepada perhiasan dunia tersebut dan  menjadikan sebagai tujuan terbesar dari cita-cita cinta dan ilmu mereka.  Padahal semua itu adl perhiasan yg sedikit dan akan hilang dlm waktu yg  sangat cepat.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Definisi Cinta&lt;br /&gt;Untuk mendefinisikan cinta sangatlah sulit krn tdk  bisa dijangkau dgn kalimat dan sulit diraba dgn kata-kata. Ibnul Qayyim  mengatakan: “Cinta tdk bisa didefinisikan dgn jelas bahkan bila  didefinisikan tdk menghasilkan melainkan menambah kabur dan tdk jelas  definisi adl ada cinta itu sendiri.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hakikat Cinta&lt;br /&gt;Cinta adl sebuah amalan hati yg akan terwujud dlm  lahiriah. Apabila cinta tersebut sesuai dgn apa yg diridhai Allah mk ia  akan menjadi ibadah. Dan sebalik jika tdk sesuai dgn ridha-Nya mk akan  menjadi perbuatan maksiat. Berarti jelas bahwa cinta adl ibadah hati yg  bila keliru menempatkan akan menjatuhkan kita ke dlm sesuatu yg dimurkai  Allah yaitu kesyirikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cinta kepada Allah&lt;br /&gt;Cinta yg dibangun krn Allah akan menghasilkan  kebaikan yg sangat banyak dan berharga. Ibnul Qayyim dlm Madarijus  Salikin berkata: ”Sebagian salaf mengatakan bahwa suatu kaum telah  mengaku cinta kepada Allah lalu Allah menurunkan ayat ujian kepada  mereka:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Katakanlah: jika kalian cinta kepada Allah mk ikutilah aku niscaya  Allah akan mencintai kalian.”&lt;br /&gt;Mereka berkata: “ ‘Niscaya Allah akan  mencintai kalian’ ini adl isyarat tentang bukti kecintaan tersebut dan  buah serta faidahnya. Bukti dan tanda adl mengikuti Rasulullah  faidah  dan buah adl kecintaan Allah kepada kalian. Jika kalian tdk mengikuti  Rasulullah  mk kecintaan Allah kepada kalian tdk akan terwujud dan akan  hilang.”&lt;br /&gt;Bila demikian keadaan mk mendasarkan cinta kepada orang  lain karena-Nya tentu akan mendapatkan kemuliaan dan nilai di sisi  Allah. Rasulullah  bersabda dlm hadits yg diriwayatkan dari Anas bin  Malik :&lt;br /&gt;“Tiga hal yg barangsiapa ketiga ada pada diri niscaya dia  akan mendapatkan manis iman. Hendaklah Allah dan Rasul-Nya lbh ia cintai  daripada selain kedua dan hendaklah dia mencintai seseorang dan  tidaklah dia mencintai melainkan krn Allah dan hendaklah dia benci utk  kembali kepada kekufuran setelah Allah selamatkan dia dari kekufuran itu  sebagaimana dia benci utk dilemparkan ke dlm neraka.”&lt;br /&gt;Ibnul Qayyim  mengatakan bahwa di antara sebab-sebab ada cinta ada sepuluh perkara:&lt;br /&gt;Pertama  membaca Al Qur’an menggali dan memahami makna-makna serta apa yg  dimaukannya.&lt;br /&gt;Kedua mendekatkan diri kepada Allah dgn amalan-amalan  sunnah setelah amalan wajib.&lt;br /&gt;Ketiga terus-menerus berdzikir dlm tiap  keadaan.&lt;br /&gt;Keempat mengutamakan kecintaan Allah di atas kecintaanmu  ketika bergejolak nafsu.&lt;br /&gt;Kelima hati yg selalu menggali nama-nama dan  sifat-sifat Allah menyaksikan dan mengetahuinya.&lt;br /&gt;Keenam menyaksikan  kebaikan-kebaikan Allah dan segala ni’mat-Nya.&lt;br /&gt;Ketujuh tunduk hati di  hadapan Allah .&lt;br /&gt;Kedelapan berkhalwat bersama-Nya ketika Allah turun  .&lt;br /&gt;Kesembilan duduk bersama orang2 yg memiliki sifat cinta dan jujur.&lt;br /&gt;Kesepuluh  menjauhkan segala sebab-sebab yg akan menghalangi hati dari Allah .&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cinta adl Ibadah&lt;br /&gt;Sebagaimana telah lewat cinta merupakan salah  satu dari ibadah hati yg memiliki kedudukan tinggi dlm agama sebagaimana  ibadah-ibadah yg lain. Allah  berfirman:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan  iman itu indah dlm hatimu.”  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dan orang2 yg beriman lbh cinta kepada Allah.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Maka Allah akan mendatangkan suatu kaum yg Allah mencintai mereka  dan merekapun mencintai-Nya.”&lt;br /&gt;Adapun dalil dari hadits Rasulullah   adl hadits Anas yg telah disebut di atas yg dikeluarkan oleh Al-Imam  Al-Bukhari dan Al-Imam Muslim: “Hendaklah Allah dan Rasul-Nya lbh dia  cintai daripada selain keduanya.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Macam-macam cinta&lt;br /&gt;Di antara para ulama ada yg membagi cinta  menjadi dua bagian dan ada yg membagi menjadi empat. Asy-Syaikh Muhammad  bin ‘Abdulwahhab Al-Yamani dlm kitab Al-Qaulul Mufid fi Adillatit  Tauhid menyatakan bahwa cinta ada empat macam:&lt;br /&gt;Pertama cinta ibadah.&lt;br /&gt;Yaitu  mencintai Allah dan apa-apa yg dicintai-Nya dgn dalil ayat dan hadits  di atas.&lt;br /&gt;Kedua cinta syirik.&lt;br /&gt;Yaitu mencintai Allah dan juga  selain-Nya. Allah berfirman:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dan di antara manusia ada yg menjadikan selain Allah sebagai  tandingan-tandingan mereka mencintai tandingan-tandingan tersebut  seperti cinta mereka kepada Allah.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga cinta maksiat.&lt;br /&gt;Yaitu cinta yg akan menyebabkan seseorang  melaksanakan apa yg diharamkan Allah dan meninggalkan apa-apa yg  diperintahkan-Nya. Allah berfirman:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dan kalian mencintai harta benda dgn kecintaan yg sangat.”&lt;br /&gt;Keempat  cinta tabiat.&lt;br /&gt;Seperti cinta kepada anak keluarga diri harta dan  perkara lain yg dibolehkan. Namun tetap cinta ini sebatas cinta tabiat.  Allah  berfirman:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ketika mereka berkata: ‘Yusuf dan adik lbh dicintai oleh bapak kita  daripada kita.”&lt;br /&gt;Jika cinta tabiat ini menyebabkan kita tersibukkan  dan lalai dari ketaatan kepada Allah sehingga meninggalkan  kewajiban-kewajiban mk berubahlah menjadi cinta maksiat. Bila cinta  tabiat ini menyebabkan kita lbh cinta kepada benda-benda tersebut  sehingga sama seperti cinta kita kepada Allah atau bahkan lebih mk cinta  tabiat ini berubah menjadi cinta syirik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Buah cinta&lt;br /&gt;Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah  mengatakan: “Ketahuilah  bahwa yg menggerakkan hati menuju Allah ada tiga perkara: cinta takut  dan harapan. Dan yg paling kuat adl cinta dan cinta itu sendiri  merupakan tujuan krn akan didapatkan di dunia dan di akhirat.”&lt;br /&gt;Asy-Syaikh  ‘Abdurrahman As-Sa’di  menyatakan: “Dasar tauhid dan ruh adl  keikhlasan dlm mewujudkan cinta kepada Allah. Cinta merupakan landasan  penyembahan dan peribadatan kepada-Nya bahkan cinta itu merupakan  hakikat ibadah. Tidak akan sempurna tauhid kecuali bila kecintaan  seorang hamba kepada Rabb juga sempurna.”&lt;br /&gt;Bila kita dita bagaimana  hukum cinta kepada selain Allah? mk kita tdk boleh mengatakan haram dgn  spontan atau mengatakan boleh secara global akan tetapi jawaban perlu  dirinci.&lt;br /&gt;Pertama bila dia mencintai selain Allah lbh besar atau sama  dgn cinta kepada Allah mk ini adl cinta syirik hukum jelas haram.&lt;br /&gt;Kedua  bila dgn cinta kepada selain Allah menyebabkan kita terjatuh dlm  maksiat mk cinta ini adl cinta maksiat hukum haram.&lt;br /&gt;Ketiga bila  merupakan cinta tabiat mk yg seperti ini diperbolehkan.&lt;br /&gt;Wallahu  a’lam. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sumber: www.asysyariah.com&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-4279138838690918461?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/4279138838690918461/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/04/arti-sebuah-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/4279138838690918461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/4279138838690918461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/04/arti-sebuah-cinta.html' title='Arti Sebuah Cinta'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-1760344848968434301</id><published>2010-04-23T00:42:00.000-07:00</published><updated>2010-04-23T00:43:58.069-07:00</updated><title type='text'>Islam Memuliakan Wanita</title><content type='html'>hayatulislam.net - Islam sering dituding sebagai agama yang tidak memihak wanita karena sebagian aturan-aturannya dianggap mengekang kebebasan kaum wanita. Aturan-aturan Islam ‘klasik’ dianggap terlalu maskulin atau male-biased, cenderung bias jender, yang menempatkan wanita pada posisi nomor dua setelah kaum pria. Karenanya, aturan-aturan Islam dianggap tidak relevan dengan kondisi saat ini, karena bertentangan dengan konsep kesetaraan; seperti hukum-hukum yang berkaitan dengan waris, poligami, kepemimpinan laki-laki dalam keluarga, nafkah, pakaian Muslimah; apalagi kepemimpinan laki-laki dalam negara yang jabatan ini memang diharamkan bagi wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merebaknya paham sekularisme di tengah-tengah kaum Muslim yang melahirkan kebebasan dan gaya hidup individualis-materialistis rupanya telah memberikan pengaruh besar kepada kaum Muslim dan mengkondisikan mereka untuk menerima apapun yang berbau ‘modern’. Wajar jika kemudian, kebahagiaan diukur dengan nilai-nilai yang bersifat duniawi, seperti terpenuhinya sebanyak mungkin kebutuhan jasmani atau sebanyak mungkin materi yang dihasilkan. Akhirnya, para wanita bersaing dengan kaum pria untuk menghasilkan karya dan mendapatkan materi sebanyak-banyaknya sehingga peran wanita sebagai istri dan ibu sering diabaikan dan dianggap tidak berarti, karena tidak dapat memberikan konstribusi secara ekonomi kepada keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para wanita bersaing dengan pria untuk merebut posisi tertinggi dalam suatu pekerjaan, lembaga, bahkan dalam pemerintahan; tanpa mencermati terlebih dulu apakah langkah tersebut diperbolehkan atau tidak oleh Islam. Mereka bangga menjadi seseorang yang mampu memberi konstribusi besar secara materi kepada keluarga. Sebaliknya, mereka nyaris menanggalkan kebanggaannya menjadi seorang Muslimah serta kemuliaannya sebagai istri dan ibu, pengasuh dan pendidik bagi anak-anak dan masyarakatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bagaimana Islam Memandang Wanita?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam merupakan &lt;i&gt;dîn&lt;/i&gt; yang sempurna. Seluruh ajarannya bersumber dari wahyu Ilahi yang tidak akan berubah sampai kapanpun. Allah SWT. telah memberikan aturan-aturan dengan rinci. Dengan aturan-aturan itu, seluruh problem hidup makhluk-Nya dalam situasi dan kondisi apapun dapat diselesaikan dengan memuaskan tanpa ada satu pun yang dirugikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aturan-aturan Islam senantiasa memuaskan akal dan sesuai dengan fitrah manusia. Sebab, Islam lahir dari Zat Yang menciptakan manusia; Dia Mahatahu atas hakikat makhluk yang diciptakan-Nya. Islam memandang bahwa kebahagiaan dan kemuliaan seseorang tidak diukur dari materi yang dapat dihasilkan. Islam memandang kemuliaan seseorang, baik pria maupun wanita, dari ketakwaannya, sebagaimana firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kalian dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, dan Kami menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kalian saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal&lt;/i&gt;. (&lt;b&gt;Qs. al-Hujurat [49]: 13&lt;/b&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini dengan sangat transparan menjelaskan bahwa kemuliaan seseorang di hadapan Allah adalah karena ketakwaannya dan ketundukannya terhadap aturan-aturan Allah dan Rasul-Nya, bukan karena kedudukannya dalam masyarakat, jenis pekerjaan, atau jenis kelaminnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam memandang bahwa wanita adalah sosok manusia dengan seperangkat potensi yang ada pada dirinya. Sebagaimana pria, wanita dibekali potensi berupa akal, naluri (untuk beragama, melestarikan keturunan dan mempertahankan diri), serta kebutuhan jasmani sebagai sarana untuk mengabdi kepada Sang Maha Pencipta. Oleh karena itu, Allah memberikan hak dan kewajiban yang sama antara pria dan wanita; seperti kewajiban shalat, puasa, zakat, haji, amar makruf nahi mungkar dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, adakalanya syariat Islam menetapkan adanya pembebanan hukum (hak dan kewajiban) yang berbeda bagi pria dan wanita. Kewajiban mencari nafkah dibebankan kepada kaum pria, tidak kepada wanita; masalah perwalian juga diserahkan hanya kepada kaum pria. Demikian pula dengan kepemimpinan dalam negara; jabatan kekuasaan ataupun pengaturan urusan umat secara langsung diberikan kepada kaum pria dan diharamkan kepada wanita. Sedangkan masalah kehamilan, penyusuan, pengasuhan anak, serta peran dan fungsi lain sebagai ibu dan pengatur rumahtangga (&lt;i&gt;ummu wa rabbah al-bayt&lt;/i&gt;) dibebankan kepada wanita saja dan tidak kepada pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua pembedaan di atas tidak bisa dipandang sebagai bentuk diskriminasi atau ketidakadilan syariat Islam terhadap kaum wanita. Sebab, jika dicermati, pembedaan tersebut karena memang ada perbedaan tabiat fitri yang dimiliki oleh masing-masing, di samping menyangkut peran dan posisi masing-masing dalam keluarga dan masyarakat. Justru pembedaan ini merupakan cerminan dari kemahadilan dan kemahamurahan Sang Pencipta kepada ciptaannya; betapa Islam sangat melindungi dan menjaga kehormatan kaum wanita. Karenanya, dengan pembedaan ini, pria maupun wanita dituntut untuk saling mengisi dan berbagi dalam mengemban amanah sebagai hamba Allah, yang semuanya harus bermuara pada tujuan yang sama, yaitu meraih ridha Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pun kondisinya dan apa pun yang dibebankan oleh Allah, baik sebagai hamba Allah, anggota keluarga —apakah sebagai anak, istri, atau ibu— dan juga anggota masyarakat, apakah beban yang diberikan sama atau berbeda dengan kaum pria, maka wanita akan memperoleh kemuliaannya selama seluruh beban hukumnya dilaksanakan dengan ikhlas dan benar sebagai bukti ketundukan dan ketakwaannya kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Islam Melindungi dan Mencerdaskan Wanita&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sedikit orang, terutama kaum feminis, yang memandang bahwa sebagian aturan-aturan Islam membatasi ruang gerak atau mengekang kaum wanita. Hal ini didasarkan pada adanya hadis-hadis yang sepintas lalu memang terlihat seperti itu. Akan tetapi, jika kita perhatikan dengan cermat, justru Islam sangat melindungi dan menjaga kehormatan wanita. Lihat, misalnya, ayat al-Qur’an mengenai aturan memakai kerudung dan jilbab; juga hadis tentang safar ataupun keharusan seorang istri meminta izin kepada suaminya ketika ia harus keluar rumah, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Janganlah mereka menampakkan perhiasannya selain yang biasa tampak pada dirinya. Hendaklah mereka menutupkan kerudung (khimar) ke bagian dada mereka&lt;/i&gt;. (&lt;b&gt;Qs. an-Nuur [24]: 31&lt;/b&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan wanita-wanita Mukmin; hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah dikenal sehingga mereka tidak diganggu&lt;/i&gt;. (&lt;b&gt;Qs. al-Ahzab [33]: 59&lt;/b&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua ayat ini memerintahkan wanita untuk menutup aurat dan memakai pakaian yang menutupi seluruh tubuhnya kecuali muka dan telapak tangannya agar mereka tidak menampakkan tempat-tempat perhiasannya. Jelas, bahwa Islam sangat melindungi dan menjaga kehormatan wanita dengan memerintahkannya untuk menutup tempat-tempat perhiasannya sehingga terhindar dari gangguan orang-orang yang akan mengganggu atau menyakitinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Rasulullah Saw bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tidak boleh seorang Laki-laki berdua-duaan dengna seorang wanita dan tidak boleh seorang wanita melakukan perjalanan/safar (selama sehari semalam), kecuali jika disertai mahram-nya&lt;/i&gt;. [&lt;b&gt;HR. al-Bukhari&lt;/b&gt;].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Saw juga pernah bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tidak halal seorang wanita berpuasa (sunnah), sementara suaminya menyaksikannya, kecuali dengan izinnya. Tidak halal baginya mengizinkan masuk (kepada orang lain) di rumahnya, kecuali dengan izin suaminya. Tidak halal pula baginya membelanjakan harta suaminya tanpa seizin suaminya, karena sesungguhnya harta yang ia belanjakan tanpa seizin suaminya harus ia kembalikan kepadanya separuhnya&lt;/i&gt;. [&lt;b&gt;HR. al-Bukhari&lt;/b&gt;].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadis-hadis di atas mencerminkan betapa Islam melindungi dan menjaga kehormatan para wanita. Dalam nash-nash di atas, secara tidak langsung terkandung perintah bagi mahram ataupun suaminya untuk senantiasa menjaga para wanita dari segala bentuk gangguan yang ada di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, banyak hadis lain yang memerintahkan para suami untuk memperlakukan istrinya dengan makruf dalam kehidupan rumahtangga; juga larangan berkhalwat (berdua-duaannya seorang pria dengan seorang wanita), kecuali ditemani mahram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu semata-mata bertujuan untuk melindungi dan menjaga kehormatan wanita, bukan mengekang kebebasan para wanita sebagaimana yang dituduhkan. Sebab, Islam tidak pernah melarang wanita keluar rumah atau bahkan bekerja atau beraktivitas di luar rumah selama terpenuhi seluruh ketentuan-ketentuan Islam atasnya, juga selama ia tidak melalaikan kewajiban utamanya sebagai ibu dan pengelola rumahtangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, wanita adalah bagian dari masyarakat. Sebagaimana kaum pria, ia pun bertanggung jawab terhadap corak kehidupan masyarakat serta sehat-sakitnya masyarakat. Apalagi wanita (ibu) adalah pendidik yang pertama dan utama. Di tangannyalah terbentuk generasi handal harapan umat; di tangannya pula tergenggam masa depan umat —karena ia adalah tiang negara, yang menentukan tegak atau runtuhnya sebuah negara/masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya, Islam sangat mendorong para wanita untuk senantiasa tanggap terhadap segala sesuatu yang ada di sekelilingnya (sadar politik). Mereka juga terus didorong untuk membekali diri dengan pemahaman Islam sehingga mampu menyelesaikan seluruh problem yang ada di sekelilingnya dengan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senantiasa tersimpan dalam benak kita, betapa Rasulullah Saw tidak pernah membedakan para wanita dalam mendapatkan ilmu. Rasulullah Saw bahkan menyediakan waktu dan tempat tersendiri untuk kajian kaum wanita atau mengutus orang-orang tertentu untuk mengajari para wanita bersama mahram-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangatlah jelas, bahwa Islam mencerdaskan kaum wanita, karena ia adalah juga bagian dari warga negara sebagaimana kaum pria; keduanya bertanggung jawab untuk membawa umatnya ke keadaan yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Islam Memuliakan Wanita&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Islam datang ke muka bumi ini dibawa oleh Rasulullah Muhammad Saw, sebenarnya telah sangat nyata bahwa Islam meninggikan derajat kaum wanita. Islam mencela dengan keras tradisi Jahiliah, di antaranya mengubur hidup-hidup anak perempuan yang baru dilahirkan atau pewarisan istri ayah kepada anak laki-lakinya. Celaan Islam atas perilaku Jahiliah tersebut menunjukkan bahwa Islam sangat memuliakan dan meninggikan derajat kaum wanita. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Jika seseorang dari mereka dikabari dengan (kelahiran) anak perempuan, merah-padamlah mukanya, dan ia sangat marah. Ia bersembunyi dari orang banyak disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah ia akan memeliharanya dan menanggung kehinaan atau menguburkannya ke dalam tanah hidup-hidup? Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu&lt;/i&gt;. (&lt;b&gt;Qs. an-Nahl [16]: 58-59&lt;/b&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul Saw juga bersabda, sebagaimana dituturkan Abu Hurairah ra.:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang pernah bertanya kepada Rasulullah, “&lt;i&gt;Siapa orang yang paling berhak diperlakukan dengan baik?&lt;/i&gt;” Rasul menjawab, “&lt;i&gt;Ibumu, ibumu, ibumu; lalu bapakmu; baru kemudian kepada orang yang lebih dekat dan seterusnya.&lt;/i&gt;” [&lt;b&gt;HR. Muslim&lt;/b&gt;].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa hadis di atas dapatlah dipahami, bahwa Islam benar-benar menghargai dan memuliakan kaum hawa. Banyaknya pujian yang diberikan oleh Allah dan Rasul-Nya terhadap kaum wanita mengandung makna bahwa Islam meninggikan derajat kaum wanita; sedikitpun tidak menempatkan wanita pada posisi nomor dua setelah laki-laki. Artinya, Islam tidak pernah berlaku tidak adil kepada wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Allah dan Rasul-Nya mengharamkan wanita duduk pada jabatan kekuasaan, tidak berarti bahwa Islam menempatkan wanita pada posisi warga negara nomor dua setelah laki-laki. Sebab, dalam pandangan Islam, posisi apapun seseorang, apakah sebagai rakyat ataupun penguasa adalah sama, yang satu tidak lebih tinggi dari yang lain. Keduanya sebagai hamba Allah yang memiliki kewajiban untuk melaksanakan aturan-aturan Allah dan Rasul-Nya sesuai dengan fungsi dan peran masing-masing; penguasa sebagai pelaksana aturan-aturan Allah secara langsung, sedangkan rakyat sebagai pengontrol jalannya pemerintahan dan pengoreksi penguasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya perbedaan ini tidak berarti yang satu lebih tinggi atau lebih mulia dari yang lain. Semua ini ditetapkan Allah sesuai dengan fitrahnya masing-masing; semata-mata demi kemaslahatan dan kelanggengan hidup manusia. Sebab, nilai kemuliaan seseorang di mata Allah tidak diukur dari jenis kelaminnya, tetapi karena ketakwaan dan ketundukkanya kepada-Nya. Keberadaan keduanya di dunia ini adalah sebagai makhluk Allah yang saling melengkapi dalam menjalani kehidupan, dengan pembagian peran yang jelas dan seimbang serta tetap mengacu pada aturan yang telah Allah berikan. Dengan itulah manusia, baik pria maupun wanita, dapat meraih kebahagiaan yang hakiki di dunia dan akhirat. &lt;i&gt;Wallâh a‘lam bi ash-shawâb&lt;/i&gt;. [Majalah al-wa’ie, Edisi 54]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Najmah Sa’idah&lt;br /&gt;Publikasi 25/02/2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Daftar Pustaka&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Al-Hatimy, Said Abdullah Seif. 1994. Citra Sebuah Identitas; Wanita dalam Perjalanan Sejarah. Surabaya. Risalah Gusti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. An-Nabhani, Taqiyyuddin. 1990. An-Nizhâm al-Ijtimâ’i fi al-Islâm. Cet III. Beirut: Darul Ummah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Engineer, Ashgar Ali. 1994. Hak-hak Perempuan dalam Islam. Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ilyas, Yunahar. 1997. Feminisme dalam kajian Tafsir Al-Qur’an Klasik dan Kontemporer. Cet I. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Jurnal Perempuan untuk Pencerahan dan Kesetaraan, edisi XII/Nov-Des 1999&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Rasyid Ridha, Muhammad. Jawaban Islam Terhadap Berbagai Keraguan Seputar Keberadaan Wanita. Pustaka Progessif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Menakar ‘Harga’ Perempuan: Eksplorasi Lanjut Atas Hak-hak Reproduksi dalam Islam. 1999. Bandung: Mizan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-1760344848968434301?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/1760344848968434301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/04/islam-memuliakan-wanita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/1760344848968434301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/1760344848968434301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/04/islam-memuliakan-wanita.html' title='Islam Memuliakan Wanita'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-7546964210495645873</id><published>2010-04-08T01:31:00.000-07:00</published><updated>2010-04-08T01:33:11.734-07:00</updated><title type='text'>Demi Waktu</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;a href="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/05/timekey.jpg"&gt;&lt;img class="alignnone size-medium wp-image-105" src="http://visipramudia.files.wordpress.com/2008/05/timekey.jpg?w=200&amp;amp;h=195" alt="" width="200" height="195" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/div&gt; &lt;div&gt;Setiap bangsa memiliki falsafahnya sendiri tentang waktu. Bangsa Arab misalnya, mempunyai falsafah “&lt;em&gt;al waqtu kash shoif&lt;/em&gt;” (waktu ibarat pedang). Maksudnya, kalau kita pandai menggunakan pedang, maka pedang itu akan menjadi alat yang bermanfaat. Tapi kalau tidak bisa menggunakannya, maka bisa-bisa kita sendiri akan celaka. Begitu juga dengan waktu, kalau kita pandai memanfaatkannya maka kita akan menjadi orang yang sukses. Tapi kalau tidak, maka kita sendiri yang akan tergilas oleh waktu.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;br /&gt;Sementara orang barat, mempunyai falsafah: “&lt;em&gt;time is money&lt;/em&gt;”, waktu adalah uang. Faham ini sangat materialisme. Kesuksesan, kesenangan, kebahagiaan, kehormatan, semuanya diukur dengan materi. Maka mereka akan merasa rugi jika ada sedikit saja waktu yang berlalu tanpa menghasilkan uang. Uang menjadi tujuan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Waktu menurut Al-Qur’an&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita simak, banyak sekali ayat-ayat Al-Qur’an yang diawali dengan menggunakan kata ‘waktu’. Misalnya &lt;em&gt;wadh dhuha&lt;/em&gt; (demi waktu dhuha), &lt;em&gt;wal fajri&lt;/em&gt; (demi waktu fajar), &lt;em&gt;wal laili&lt;/em&gt; (demi waktu malam), dan masih banyak lagi. Dalam ayat-ayat tersebut Allah bersumpah dengan menggunakan kata waktu. Menurut para ahli tafsir, dengan menggunakan kata waktu ketika bersumpah, Allah swt., ingin menegaskan bahwa manusia hendaknya benar-benar memperhatikan waktu, karena sangat penting dan berharga dalam kehidupan manusia.&lt;br /&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;Dalam surat &lt;em&gt;al-‘Ashr&lt;/em&gt;, Allah swt. berfirman: &lt;em&gt;“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, dan saling menasehati supaya mentaati kebenaran dan supaya menetapi kesabaran.”&lt;/em&gt; (Q.S. Al-‘Ashr: 1-3).&lt;br /&gt;Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa, pada dasarnya semua manusia itu berpotensi menjadi orang yang merugi, baik di dunia maupun di akhirat. Lalu siapakah manusia yang beruntung? Ternyata menurut Al-Qur’an, manusia yang beruntung itu bukanlah yang pangkatnya tinggi atau yang uangnya banyak. Tapi yang beruntung adalah mereka yang beriman, beramal shaleh, dan yang suka menasehati dalam kebenaran dan selalu bersabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;Waktu adalah ibadah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Merujuk surat Al-‘Ashr tersebut, maka konsep waktu menurut Islam adalah: Iman, beramal shaleh, senantiasa menasehati berbuat kebenaran dan bersikap sabar. Keempat kata kunci, yaitu iman, amal shaleh, kebenaran dan kesabaran, kalau boleh kita rangkum dalam satu kata dapat bermakna ‘&lt;strong&gt;ibadah’&lt;/strong&gt;. Jadi konsep waktu menurut Al-Qur’an bermakna ibadah. Hal ini sejalan dengan tujuan dari penciptaan manusia itu sendiri, yakni: “&lt;em&gt;Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia, kecuali hanya untuk beribadah kepada-Ku”.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;Yang dimaksud dengan ibadah bukan sekedar shalat, puasa, zakat, ataupun haji saja. Melainkan ibadah dalam pengertian luas, yaitu mencangkup seluruh aspek kehidupan, mulai dari bangun tidur, hingga bangun tidur kembali, semuanya harus diisi dengan ibadah kepada Allah swt. Ini sesuai pula dengan komitmen kita yang selalu diucapkan ketika kita melaksanakan shalat: &lt;em&gt;“Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku, semata-mata hanya untuk Allah Ta’ala.”&lt;br /&gt; &lt;/em&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Menurut para ulama, semua perbuatan baik, apabila dilandasi dengan keimanan, serta diniatkan hanya untuk mencari ridho Allah swt, maka itu akan bernilai ibadah. Ibnu Taimiyah mengatakan, &lt;em&gt;“Ibadah adalah nama yang mencangkup segala sesuatu yang dicintai dan diridhoi Allah swt, baik yang berupa perkataan maupun perbuatan, yang zhahir maupun yang bathin.”&lt;br /&gt; &lt;/em&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;Maka seorang manusia yang beriman dapat menjadikan pekerjaan dan segala aktifitasnya itu bernilai ibadah apabila didasarkan pada ketentuan-ketentuan syari’at. Dalam hal ini Allah swt. berfirman: &lt;em&gt;“Barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.”&lt;/em&gt; (Q.S. An-Nahl: 94)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Jangan Sia-siakan Waktu&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena waktu merupakan hal yang sangat penting dan amat berharga dalam kehidupan manusia, maka janganlah kita menyia-nyiakan waktu jika tidak ingin menjadi orang yang merugi. Sebagai orang beriman, hendaknya kita isi waktu dengan senantiasa beribadah kepada Allah. Janganlah membuang-buang waktu, karena sekali waktu berlalu, dia tidak akan pernah kembali lagi.&lt;br /&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;Ingatlah pesan Nabi Muhammad saw: &lt;em&gt;“Jadilah engkau di dunia ini seperti seorang musafir atau bahkan seperti seorang pengembara. Apabila engkau telah memasuki waktu sore, janganlah menanti datangnya waktu pagi. Dan apabila engkau telah memasuki waktu pagi, janganlah menanti datangnya waktu sore. Ambillah waktu sehatmu (untuk bekal) waktu sakitmu, dan hidupmu untuk (bekal) matimu.”&lt;/em&gt; (H.R. Bukhari).&lt;br /&gt; &lt;/div&gt; &lt;div&gt;Hadits tersebut mengingatkan kita agar kita selalu mempersiapkan diri dalam menghadapi kehidupan di dunia ini. Seperti halnya seorang pengembara, hendaknya selalu menyiapkan perbekalan.&lt;br /&gt;Selain itu, Hadits ini juga mengingatkan kita agar selalu memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Jangan suka menunda-nunda waktu. Kalau kita ingin berbuat baik, lakukan sesegera mungkin. Jangan menunggu esok hari. Mumpung lagi sehat, berbuat baiklah sebanyak-banyaknya, sebab kalau sudah sakit, kita sulit untuk melakukan sesuatu. Apalagi kalau sudah meninggal, tertutup sudah kesempatan untuk beramal shaleh di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;em&gt;(sumber: Konsep Waktu Menurut Al-Qur’an, An-Nahl, edisi No. 295/Tahun VI, Shafar 1429 H)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-7546964210495645873?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/7546964210495645873/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/04/demi-waktu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/7546964210495645873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/7546964210495645873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/04/demi-waktu.html' title='Demi Waktu'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-3949126522957105911</id><published>2010-04-03T02:04:00.001-07:00</published><updated>2010-04-03T02:04:55.827-07:00</updated><title type='text'>Tugas Kita, Bukan Sekolah</title><content type='html'>&lt;p&gt;Di tangan orangtualah anak-anak tumbuh dan menemukan jalan-jalannya.  Ajari kebaikan dan pilihkan sekolah agama yang baik&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.hidayatullah.com/images/foto/ayah-dan-anak.jpg" mce_src="/images/foto/ayah-dan-anak.jpg" width="310" align="right" height="207" /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Hidayatullah.com--&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;Jumat malam, menjelang  penutupan tahun 2009, seorang teman mengadu. Ia begitu kecewa dengan  sekolah tempat anaknya belajar. “Saya sudah bayar mahal-mahal, hasilnya  cuma segitu,“ ujar pria, sebut saja namanya Ilham (35). Pekerja super  sibuk ini tentu punya asalan mengapa ia begitu marah. Menurutnya, ia  sudah memilih sekolah yang tepat, gedung megah, fasilitas lengkap, dan  teman-teman terhormat. Semuanya sudah ada. Berkualitas. Kurang apa lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi  nampaknya ia kecele. Setelah beberapa tahun perjalanan perkembangan  sang anak, ia tak menemui sikap dan tindakan sang buah hati seperti yang  diharapkannya. Ia mengaku, anaknya punya nilai akademik di atas  rata-rata. Hanya kesopan dan akidahnya di bawah rata-rata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilham  adalah seorang manager sebuah perusahaan besar dengan gaji lumayan.   Demi masa depan anaknya, ia bekerja banting-tulang dan pulang malam.  Hanya sedikit waktu bertemu dengan buah hatinya. Hari panjangnya bertemu  anak dan keluarganya hanya hari Ahad. Setiap hari, jika ia datang,  ditemui anaknya sudah terlelap. Meski tak banyak waktu yang ia contohkan  tentang kehidupan pada buah hatinya,  ia tetap berharap, anaknya bisa  menjadi anak yang baik. “Masa lalu saya cukup buruk dan tidak mengerti  agama, jangan sampai anak saya ikut seperti saya, “ tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tauladan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak  merupakan amanah dari Allah &lt;i&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/i&gt;. Karena amanah,  maka kelak Dia akan meminta pertanggungjawaban kepada kita atas amanah  tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anak-anak tumbuh menjadi shalih dan shalihah,  tentu akan membawa keuntungan dunia dan akhirat bagi orangtuanya.  Sebaliknya, jika orangtua lalai dalam mengajar dan mendidik,  keberadaannya akan membawa bencana dunia dan akhirat. Banyak orangtua  percaya, uang bisa “menyulap” akhlak anak. Mereka memposisikan sekolah  seperti pabrik atau penitipan sepeda. Padahal seorang anak adalah  manusia. Sering pula orangtua menyangka, nilai akademis selalu sejajar  dengan perilaku baik dan akidah yang lurus. Banyak kasus di negeri ini  orang-orang bertindah ceroboh, melakukan korupsi dan melakukan kejahatan  bahkan dari orang-orang terdidik dan pandai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para orangtua  menilai dengan menitipkan seorang anak di lembaga pendidikan, semuanya  selesai. Sementara di rumah, apa yang anak dapat tak sama dengan  nilai-nilai yang diajarkan di sekolahnya. Tak ada keteladanan yang  diperolah dari anak menyebabkan mereka bimbang terhadap nilai-nilai. Di  sekolah ia diajarkan kebaikan, dilarang berbuat kasar, memaki, berbuat  sopan, sementara di rumahnya ibu-bapaknya setiap hari berlaku kasar dan  tak mencontohkan nilai-nilai kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembaga pendidikan hanya  institusi menjalankan proses pendidikan dan mengenalkan nilai. Anak  hanya mampir sesaat di sekolah. Hari-hari panjang justru berada di  rumah. Di sinilah tugas para orangtua mengawal apa yang telah diperoleh  di sekolah. Itulah sinergi terbaik antara sekolah dan orangtua. Yang  terjadi sering sebaliknya. Para orangtua sering menyalahkan sekolah,  padahal kesalahan ada pada orangtua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya tugas  pendidikan ada pada keluarga dan sekolah. Namun pertanggujawabannya di  akhirat, di hadapan Allah SWT tetap para orangtua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait dengan  mendidik anak, di Islam memberikan tuntunan sangat baik. Di bawah  beberapa tip dan tuntunan ajaran Islam:&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Tanamkan Akidah yang  Benar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini hal yang sangat penting. Jika anak-anak memiliki  akidah yang benar, maka itu lahan subur bagi tumbuhnya  kebaikan-kebaikan. Tidak ada kebaikan pada diri anak yang akidahnya  melenceng. Penanaman akidah harus dimulai dari orangtua, dari rumah.    Tunjukkanlah akidah yang lurus. Jika kita tak memiliki semua itu,  setidaknya, pilihkanlah mereka sekolah-sekolah yang baik, di mana Islam  menjadi bagian utama dari dasar pijakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah&lt;i&gt;  Shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/i&gt; bersabda,&lt;i&gt; “Wahai anak, aku akan  ajarkan padamu beberapa kalimat: Jagalah Allah pasti engkau akan dapati  Allah di hadapanmu. Jika engkau meminta, maka mintalah kepada Allah.  Ketahuilah bahwa jika seluruh umat berkumpul untuk menolongmu, mereka  tidak bisa menolongmu dengan sesuatu kecuali atas hal yang telah Allah  takdirkan. Ketahuilah bahwa jika seluruh umat berkumpul untuk  mencelakaimu, mereka tidak bisa mencelakaimu dengan sesuatu kecuali atas  yang telah Allah takdirkan, pena-pena telah diangkat dan  catatan-catatan telah kering.” &lt;/i&gt;(Riwayat Ahmad dan Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah  berfirman,&lt;i&gt;   “Hai orang-orang beriman, peliharalah diri-diri kamu  dan keluargamu dari api neraka.”&lt;/i&gt; [QS: At Tahrim ayat 6]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Memohon  Pahala&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda,&lt;i&gt; “Jika seseorang menafkahkan  hartanya kepada keluarganya dengan mengharap pahala, maka baginya adalah  pahala sedekah.”&lt;/i&gt; (Riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Mas’ud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ingatkan  Shalat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalat merupakan kewajiban paling utama seorang hamba  terhadap Allah. Rasulullah menegaskan, &lt;i&gt;“Perintahkan anakmu untuk  shalat saat usia tujuh tahun dan pukullah mereka (jika meninggalkan  shalat) saat usia sepuluh tahun dan pisahkanlah tempat tidur mereka.”&lt;/i&gt;  (Riwayat Ahmad, Abu Dawud, Hakim, Baihaqi, dan lain-lain)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Menuntun  Berakhlak Baik  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mustahil mengajarkan kebaikan jika yang  dilihat anak di rumah setiap jam, setiap hari justru keburukan. Di  tangan orangtualah anak-anak tumbuh dan menemukan jalan-jalannya. Jika  yang dilihat setiap saat buah keburukan, di masa datang, orangtua akan  panen keburukan. Begitu pula sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membiasakan  praktik-praktik sunnah dalam kehidupan keseharian. Misalnya makan dengan  membaca "Bismillah"  dan  membiasakan berdoa, mengakhirinya dengan  "Alhamdulillah", masuk/keluar rumah dengan “Salam”, dll. Menghapalkan   doa-doa  sejak  sedini mungkin memberikan pengaruh besar dalam  perkembangan kejiwaan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailai kebaikan dari diri sendiri  sebelum mengajarkan pada anak-anak kita. Sekecil apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar bin  Abu Salamah Radhiyallahu ‘anhu saat masih kecil dalam asuhan  Rasulullah, tangannya ke sana ke mari di atas makanan. Dia bersabda,&lt;i&gt;  “Wahai anak, bacalah ‘Bismillah’, makanlah dengan tangan kananmu, dan  makanlah makanan yang dekat darimu.” &lt;/i&gt;(Riwayat Bukhari dan Muslim  dari Umar bin Abu Salamah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanamkan kepada mereka akhlak-akhlak  mulia. Ajari berkata dan bersikap jujur, berbakti kepada orangtua,  dermawan, menghormati yang lebih tua dan sayang kepada yang lebih muda,  serta beragam akhlak lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melarang mereka dalam perbuatan  yang diharamkan. Ajarkan sejak sedini mungkin beragam perbuatan yang  tidak baik atau bahkan diharamkan. Tidak merokok, berjudi, minum khamr,  mencuri, mengambil hak orang lain, zhalim, durhaka kepada orangtua, dan  segenap perbuatan haram lainnya.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Memisahkan Tempat Tidur&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki  usia sepuluh tahun, pisahkanlah tempat tidurnya. Anak-anak pada usia  ini sudah terhitung dewasa dan mendekati masa baligh (puber), gairahnya  mulai muncul, maka memisahkan tidur mereka akan mencegah petaka yang  tidak diinginkan. Rasulullah bersabda, “&lt;i&gt;…pisahkanlah tempat tidur  mereka.”&lt;/i&gt; (Riwayat Ahmad, Abu Dawud, Al-Hakim, Baihaqi, dan  lain-lain)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Berbuat Adil&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak bijak bila  membeda-bedakan anak dalam berinteraksi dan menafkahi. Perlakuan pilih  kasih kerap membawa permusuhan di antara saudara. Hal itu merupakan  bentuk kezhaliman terhadap anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Rasulullah bersabda, &lt;i&gt;”Aku  tidak akan bersaksi atas suatu kejahatan, takutlah kamu kepada Allah dan  berbuat adillah kepada anak-anakmu.” &lt;/i&gt;(Riwayat Bukhari dan Muslim  dari Nu’man bin Basyir)&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Lemah Lembut, Bermain, dan Mencium&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah  tidak segan mengajak anak-anak untuk bermain, berlaku lemah lembut,  serta mendekati dan mencium mereka. Simaklah bagaimana cara Rasulullah  memanggil mereka, “Wahai anakku.” Hindari cacian, cibiran, perbanyak  pujian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tegas Saat Diperlukan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak yang tidak  pernah mendapat hukuman (saat diperlukan) akan mempunyai tabiat yang  kurang bagus. Hendaklah orangtua bisa menunjukkan kepada anak-anak dan  keluarganya bahwa dia adalah orang yang tegas dan keras saat kondisi  mengharuskan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah pernah bersabda,&lt;i&gt; “…pukullah  mereka (jika meninggalkan shalat) saat usia sepuluh tahun.” &lt;/i&gt;(Riwayat  Ahmad, Abu Dawud, Al-Hakim, dan Al-Baihaqi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga, &lt;i&gt;“Gantunglah  cambuk di tempat yang bisa dilihat oleh anggota keluargamu, karena hal  itu akan menjadi sebuah pelajaran.”&lt;/i&gt; (Riwayat Bukhari dalam kitab  Al-Adab Al-Mufrad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain yang terurai di atas,  hendaknya para  orangtua tampil menjadi teladan bagi buah hatinya, lalu mengajari ilmu  yang membawa kemanfaatan dunia dan akhirat, serta tidak mendoakan yang  buruk kepada mereka (anak-anak).&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Pertanggujawaban&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan  di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dan Al-Imam  Muslim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Setiap di  antara kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban.”  Mudah-mudahan kita semua selamat di dunia dan di akhirat untuk  mengantarkan anak-anak kita ketika kelak dihadapkan pada mahkamah Allah.  [&lt;b&gt;atw/cha/&lt;a href="http://www.hidayatullah.com/" mce_href="http://www.hidayatullah.com"&gt;www.hidayatullah.com&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-3949126522957105911?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/3949126522957105911/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/04/tugas-kita-bukan-sekolah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/3949126522957105911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/3949126522957105911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/04/tugas-kita-bukan-sekolah.html' title='Tugas Kita, Bukan Sekolah'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-5575994986317401164</id><published>2010-04-03T01:55:00.000-07:00</published><updated>2010-04-03T01:56:26.342-07:00</updated><title type='text'>Mulia Menjadi Ibu Rumah Tangga!</title><content type='html'>&lt;p&gt;Survei membuktikan: gaji seorang ibu rumah tangga di atas Rp. 1  Milyar&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;img src="http://www.hidayatullah.com/images/stories/irt.jpg" title="Illustration of Mother and Son Playing in Laundry Room" alt="Illustration of Mother and Son Playing in Laundry Room" mce_src="/images/stories/irt.jpg" width="310" align="right" height="222" /&gt;&lt;b&gt;DEWASA&lt;/b&gt;  ini, bila Anda memiliki seorang anak gadis, saudara perempuan yang  beranjak dewasa, dan memasuki masa nikah, cobalah tanyakan kepada  mereka, apakah opsi yang akan mereka pilih setelah mereka menikah nanti;  menjadi seorang wanita (istri) yang bekerja meniti karier atau menjadi  seorang ibu rumah tangga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemungkinan besar opsi pertama akan  menjadi opsi favorit mereka lantaran “profesi” ibu rumah tangga adalah  sebuah status atau profesi yang kurang (atau bahkan tidak) menjanjikan  secara materi dan kurang menantang di tengah tuntutan aktualisasi diri  yang mereka butuhkan, apakah benar demikian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi ibu rumah  tangga? Ah, kalimat itu sering hanya sebagai kata-kata sinis bagi  wanita-wanita sejawat jika menemui teman wanitanya yang tak meniti  karier. Tapi jangan keliru, ibu rumah tangga tak seremeh yang Anda  bayangkan. Ibu rumah tangga atau dikenal dengan &lt;i&gt;istilah stay at home  mom, homemaker&lt;/i&gt; pada hakikatnya justru adalah sebuah medan  aktualisasi diri seorang wanita yang sungguh-sungguh membutuhkan ruh  dedikasi yang cukup tinggi, betapa tidak? Seorang wanita dituntut untuk  menunaikan sekian banyak tugas dan pekerjaan domestik dalam rentang  waktu yang tidak mengenal batas, bahkan bisa dikatakan bahwa seorang ibu  rumah tangga jauh lebih tangguh dan super ketimbang suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di  sebuah situs media, &lt;i&gt;www.reuters.com&lt;/i&gt;, disebutkan bahwa setelah  dilakukan survei kepada 18.000 ibu-ibu rumah tangga di Toronto, Kanada,  mengenai daftar pekerjaan rumah tangga mereka sehari-hari seperti  memasak, membersihkan rumah, merawat anak, mengurus keluarga, dan  sebagainya. Maka sebuah perusahaan standar penggajian mendeskripsikan  nilai, harga, gaji atas “pekerjaan” para kaum ibu ini bila mereka digaji  atas pekerjaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kanada, dari sekian banyak tugas dan  pekerjaan domestik seorang ibu rumah tangga jika digaji maka pendapatan  per bulannya mencapai $124.000, bila dikurskan rupiah dengan kurs Rp  9.000/$ = Rp 1. 116.000.000 per bulan (baca: satu milyar seratus enam  belas juta rupiah). &lt;i&gt;Subhanalloh!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sekian gaji yang  harus diperoleh oleh seorang ibu rumah tangga maka hanya seorang suami  yang CEO yang bisa memberinya uang bulanan atau minimal suaminya adalah  seorang pemilik multi usaha yang sukses. Nominal tersebut tentu tidak  bisa disebut sedikit dilihat dari standard negara manapun, hatta, negara  paling modern dan maju sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhitungan pendapatan/gaji  tersebut dikalkulasi berdasarkan jenis dan jumlah pekerjaan yang mereka  lakukan, serta kuantitas waktu yang mereka habiskan sehari-hari, maka  nominal Rp 1,116 M. adalah nominal yang layak bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Adalah  sebuah kesalahpahaman yang sangat jamak jika pilihan seorang wanita  untuk menjadi seorang ibu rumah tangga dianggap lebih mudah dan lebih  ringan daripada menjadi seorang wanita karier  (yang bekerja ) karena  seorang ibu rumah tangga digambarkan hanya duduk manis di rumah,  menonton TV sambil makan camilan,” kata Lena Boltos, seorang surveyor  yang melakukan survey dan kalkulasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ibu adalah  Sekolah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan pada hakikatnya, dalam kacamata Islam, seorang  ibu rumah tangga bertanggung jawab penuh atas banyak hal, mulai dari  permasalahan domestik rumah tangga, seperti memasak, bersih-bersih,  mengatur anggaran pembelanjaan, lebih-lebih merawat, dan mendidik anak.  Problematika anak-anak pada masa kini jauh lebih kompleks dari yang  diperkirakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ibu benar-benar menjalankan sebuah “bisnis”  rumah tangga, jika arti kata “&lt;i&gt;business&lt;/i&gt;’ dikembalikan kepada makna  aslinya, (&lt;i&gt;busy&lt;/i&gt;: sibuk).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang penyair Arab mengatakan, &lt;i&gt;“Al  Ummu Madrosatul Ula, Idzaa A’dadtaha A’dadta Sya’ban Khoirul ‘Irq”&lt;/i&gt;  (Seorang ibu adalah sekolah pertama bagi anaknya. Jika engkau persiapkan  ia dengan baik, maka sama halnya engkau persiapkan bangsa berakar  kebaikan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat ini sering menjadi ikon dalam dunia pendidikan  Islam. Maka bukanlah sebuah hal yang berlebihan bila Islam sangat  mendorong kaum perempuan agar senantiasa meningkatkan kualitas  pengetahuannya demi terciptanya suasana yang kondusif bagi keluarga yang  membagi peran mereka sesuai kodrat alamiah yang telah Allah &lt;i&gt;Ta’ala &lt;/i&gt;gariskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya,  adalah sangat keliru, jika para ibu masih merasa tak berharga dan  menganggap dirinya tak memiliki nilai ketika menjadi ibu rumah tangga  dan sibuk mengurus anak-anak mereka di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai para ibu yang  sibuk di rumah,  Cheer up! Berbahagialah dan berbanggalah, ucapkan  Alhamdulillah karena ternyata dan terbukti “karier” Anda sangat bernilai  tinggi bila dibandingkan para wanita karier konvensional di mata dunia.  Yakinlah, bahwa Anda jauh lebih bernilai dan ber”gaji” tinggi di mata  Allah &lt;i&gt;Ta’ala&lt;/i&gt; jika Anda niatkan khidmah Anda semata-mata ikhlas &lt;i&gt;lillahi  Ta’ala.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai penutup, ada pesan mulia, dari Anas&lt;i&gt;  Radhiyallahu ‘anhu&lt;/i&gt; ia berkata: “Kaum wanita datang menghadap  Rasulullah &lt;i&gt;shollallahu ’alaih wa sallam&lt;/i&gt; bertanya:&lt;i&gt; “Ya  Rasulullah, kaum pria telah pergi dengan keutamaan dan jihad di jalan  Allah. Adakah perbuatan bagi kami yang dapat menyamai ’amal para  mujahidin di jalan Allah?” &lt;/i&gt;Maka Rasulullah &lt;i&gt;shollallahu ’alaih wa  sallam&lt;/i&gt; bersabda&lt;i&gt;: ”Barangsiapa di antara kalian berdiam diri di  rumahnya maka sesungguhnya ia telah menyamai ’amal para mujahidin di  jalan Allah.”&lt;/i&gt; (HR Al-Bazzar). [&lt;b&gt;Ahmad Rizal/www.hidayatullah.com&lt;/b&gt;]&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-5575994986317401164?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/5575994986317401164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/04/mulia-menjadi-ibu-rumah-tangga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/5575994986317401164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/5575994986317401164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/04/mulia-menjadi-ibu-rumah-tangga.html' title='Mulia Menjadi Ibu Rumah Tangga!'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-8147081733465518660</id><published>2010-03-25T06:41:00.001-07:00</published><updated>2010-03-25T06:41:36.480-07:00</updated><title type='text'>Jangan Melakukan Zina Mata</title><content type='html'>&lt;p&gt;Mata yang merupakan anugerah Allah Azza Wa Jalla, bisa mendatangkan kemuliaan, tetapi juga bisa mendatangkan laknat yang membinasakan. Mata yang selalu melihat fenomena kehidupan alam dan seisinya, dan kemudian menimbulkan rasa syukur kepada sang Pencipta, selanjutnya akan mendatangkan kemuliaan dan kebahagiaan di sisi-Nya. Sebaliknya, mata yang merupakan anugerah yang paling berharga itu, bisa mendatangkan laknat yang membinasakan bagi manusia, bila ia menggunakan matanya untuk berbuat khianat terhadap Rabbnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di dalam Islam ada jenis maksiat yang disebut dengan ‘zina mata’ (lahadhat). Lahadhat itu, pandangan kepada hal-hal, yang menuju kemaksiatan. Lahadhat bukan hanya sekadar memandang, tetapi diikuti dengan pandangan selanjutnya. Pandangan mata adalah sumber itijah (orientasi) kemuliaan, juga sekaligus duta nafsu syahwat. Seseorang yang menjaga pandangan berarti ia menjaga kemaluan. Barangsiapa yang mengumbar pandangannya, maka manusia itu akan masuk kepada hal-hal yang membinasakannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam, pernah menasihati Ali :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Jangan kamu ikuti pandangan pertamamu dengan pandangan kedua dan selanjutnya. Milik kamu adalah pandangan yang pertama, tapi yang kedua bukan”&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam musnad Ahmad, disebutkan, Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam, bersabda :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Pandangan adalah panah beracun dari panah-pandah Iblis. Barangsiapa yang menundukkan pandangannya dari keelokkan wanita yang cantik karena Allah, maka Allah akan mewariskan dalam hatinya manisnya iman sampai hari kiamat”.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sarah hadist itu, tak lain, seperti di jelaskan oleh Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Tundukkan pandangan kalian dan jagalah kemaluan kalian”&lt;/em&gt;.  Juga Sabda Beliau : “&lt;em&gt;Jauhilah oleh kalian duduk di pinggir jalan”.&lt;/em&gt;  Para Shahabat berkata : “&lt;em&gt;Pinggir jalan itu adalah tempat duduk kami, kami tidak bisa meninggalkan”&lt;/em&gt;. Beliau bersabda : “&lt;em&gt;Jika kalian harus duduk di jalan, maka berikanlah haknya”. &lt;/em&gt;Mereka berkata :  “&lt;em&gt;Menundukkan pandangan, dan menahan diri untuk tak menganggu, baik dengan perkataan atau perbuatan, dan menjawab salam”. &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melihat adalah sumber dari segala bencana yang menimpa diri manusia. Melihat melahirkan lamunan atau khayalan, dan khayalan melahirkan pemikiran, pikiran melahirkan syahwat, dan syahwat melahirkan kemauan, kemauan itu lantas menguat, kemudian menjadi tekat kuat dan terjadi apa yang selagi tidak ada yang menghalanginya. Dalam hal ini ada hikmah yang mengatakan :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Menahan pandangan lebih ringan dari pada   bersabar atas kesakitan (siksa) setelah itu”.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seorang penyair Arab bertutur,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;"Semua bencana itu bersumber dari pandangan,&lt;br /&gt;Seperti api besar itu bersumber dari percikan bunga api,&lt;br /&gt;Betapa banyak pandangan yang menancap dalam hati seseorang,&lt;br /&gt;Seperti panah yang terlepas dari busurnya,&lt;br /&gt;Berasal dari sumber matalah semua marabahaya,&lt;br /&gt;Mudah beban melakukannya, dilihat pun tak berbahaya,&lt;br /&gt;Tapi, jangan ucapkan selamat datang kepada kesenangan sesaat yang kembali dengan membawa bencana".&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahaya memandang yang haram adalah timbulnya penderitaan dalam diri seseorang. Karena tak mampu menahan gejolak jiwanya yang diterpa nafsu. Akibat selanjutnya adalah seorang hamba akan melihat sesuatu yang tidak akan tahan dilihatnya. Ini adalah sesuatu yang menyiksa, yang paling pedih, jangankan melihat semuanya, melihat sebagian saja tak akan mampu menahan gejolak jiwanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seorang penyair berkata,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;"Kapan saja engkau  melemparkan pandanganmu dari hatimu,&lt;br /&gt;Suatu hari engkau akan merasakan penderitaan, karena melihat akibat-akibatnya,&lt;br /&gt;Kamu akan melihat siksa yang kamu tidak mampu melihat keseluruhannya,&lt;br /&gt;Dan kamu tiak akan bersabar melihat sebagiannya saja". &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyair lainnya berkata,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;"Wahai manusia yang melihat yang haram, tidakkah pandangannya dilepaskan,&lt;br /&gt;Sehingga ia jatuh mati menjadi korban".&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pandangan seseorang adalah panah yang berbisa. Namun, yang sangat mengherankan, belum sampai panah itu mengenai apa yang ia lihat, panah itu telah mengenai hati orang yang melihat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seorang penyair berkata,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"&lt;em&gt;Wahai orang yang melemparkan panah pandangan dengan serius, kamu sudah terbunuh, karena yang kau panah, padahal panahmu tidak mengenai sasarannya&lt;/em&gt;".&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tentu, yang lebih mengherankan lagi, bahwa dengan sekali pandangan, hati akan terluka dan akan menimbulkan luka demi luka lagi dalam hati. Sakit itu tidak akan hilang selamanya, dan ada keinginan mengulang kembali pandangannya. Ini pesan yang disampaikan dalam bait-bait syair ini,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"&lt;em&gt;Terus menerus kamu melihat dan melihat,&lt;br /&gt;Setiap yang cantik-cantik,&lt;br /&gt;Kamu mengira bahwa itu adalah obat bagi lukamu,&lt;br /&gt;Padahal sebenarnya itu melukai luka yang sudah ada".&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebuah hikmah yang mengatakan&lt;em&gt;, “Sesungguhnya menahan pandangan-pandangan kepada yang haram lebih ringan daripada menahan penderitaan yang akan ditimbulkan terus menerus”.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jagalah matamu, dan jangan engkau kotori setitik debu dosa, yang akan mengantarkan dirimu kepada kebinasaan, karena pengkhianatan kepada Allah Azza Wa Jalla. Matamu adalah anugerah agar mengenal-Nya, dan kemudian beribadah kepada-Nya, menggapai ridho-Nya. Jangan dengan matamu itu, engkau campakkan dirimu ke dalam nafsu durhaka, yang membinasakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Betapa banyak manusia yang mulia, berakhir dengan nestapa dan hina, karena tidak dapat mengedalikan matanya. Matanya tidak dapat lagi menyebabkan seseorang menjadi bersyukur atas anugerah nikmat, yang tak terbatas, yang tak terhingga, bagaikan sinar matahari, yang selalu menerangi alam kehidupannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi, karena matanya yang sudah penuh dengan hamparan nafsu itu, hidup menjadi penuh dengan gulita,yang mengarahkan seluruh kehidupannya hanya diisi dengan segala pengkhianatan terhadap Rabbnya. Wallahu’alam.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-8147081733465518660?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/8147081733465518660/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/03/jangan-melakukan-zina-mata.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/8147081733465518660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/8147081733465518660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/03/jangan-melakukan-zina-mata.html' title='Jangan Melakukan Zina Mata'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-3022629393300066428</id><published>2010-03-25T06:11:00.000-07:00</published><updated>2010-03-25T06:12:13.823-07:00</updated><title type='text'>Cara Bertaubat Memakan Barang Haram</title><content type='html'>&lt;p&gt;Allah swt memerintahkan setiap hamba-Nya untuk mencari penghasilan dengan cara-cara yang dihalalkan serta memakan makanan yang baik-baik lagi dihalalkan menurut agama, sebagaimana firman Allah swt :&lt;/p&gt; &lt;p class="ArabCenter"&gt;يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُواْ مِمَّا فِي الأَرْضِ حَلاَلاً طَيِّباً وَلاَ تَتَّبِعُواْ خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ ﴿١٦٨﴾&lt;br /&gt;إِنَّمَا يَأْمُرُكُمْ بِالسُّوءِ وَالْفَحْشَاء وَأَن تَقُولُواْ عَلَى اللّهِ مَا لاَ تَعْلَمُونَ ﴿١٦٩﴾&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Artinya : “Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu. Sesungguhnya syaitan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.” (QS. Al Baqoroh : 168 – 169)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika seorang hamba melanggar perintah Allah diatas untuk mencari makan-makanan yang dihalalkan lagi baik dengan melakukan hal yang sebaliknya yaitu mencari makanan yang diharamkan maka sesungguhnya orang itu telah diperdaya oleh setan dan masuk ke dalam perangkapnya yang menjanjikan kesengsaraan dan penyesalan di dunia dan akherat. Sabda Rasulullah saw,”Sesungguhnya setan mengalir didalam tubuh manusia seperti aliran darah. Sesungguhnya aku khawatir dia (setan) akan menanamkan kejahatan didalam hati kalian.” (Muttafaq Alaih)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebersihan dan kehalalan makanan seseorang sangat mempengaruhi kebersihan jiwanya karena itu doa yang dilantunkan oleh seorang yang kotor jiwanya dikarenakan ketidakhalalan makanan yang dimakannya maka tidaklah diterima oleh Allah swt, sebagaiman yang disebutkan Rasulullah saw bahwa seorang laki-laki yang melakukan perjalanan jauh dengan rambut yang kusut lagi berdebu yang menengadahkan kedua tangannya ke langit wahai Tuhan wahai Tuhan sementara makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram diberi makanan dengan yang haram maka bagaimana ia akan dikabulkan.” (HR. Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesungguhnya apa-apa yang diusahakan seseorang dengan cara-cara yang diharamkan itu tidaklah diterima Allah swt dan tidak banyak memberikan manfaat baginya baik di dunia apalagi di akherat, justru itu semua akan menjerumuskannya kedalam kesengsaraan di dunia dan siksa neraka di akherat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun demikian, sesungguhnya pintu taubat masih terbuka selama nyawa belum berada di kerongkongan seorang pendosa. Karena itu hendaklah setiap hamba yang selama ini mencari penghasilan dengan cara-cara yang tidak dibenarkan agama atau memakan barang-barang yang diharamkan agama segeralah kembali kepada Allah swt dan bertaubat dari perbuatannya itu serta memohon ampunan dari-Nya. Sesungguhnya Allah swt Maha Pengampun lagi Maha Penerima Taubat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Firman Allah swt :&lt;/p&gt; &lt;p class="ArabCenter"&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا   &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya).” (QS. At Tahrim : 8)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seorang yang bertaubat dengan taubat nasuha atas perbuatan dosanya itu, yaitu memakan barang yang diharamkan Allah swt hendaklah melakukan hal-hal berikut :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Meninggalkan kemaksiataan yang dilakukannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Menyesali perbuatannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Bertekad kuat untuk tidak mengulangi lagi selama-lamanya, menghentikan perbuatan yang diharamkan tersebut lalu beralih dengan memakan barang-barang yang halal lagi baik sebagaiman diperintahkan agama.&lt;/p&gt; &lt;p class="ArabCenter"&gt;إِلَّا مَن تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ عَمَلًا صَالِحًا فَأُوْلَئِكَ يُبَدِّلُ اللَّهُ سَيِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا ﴿٧٠﴾&lt;br /&gt;وَمَن تَابَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَإِنَّهُ يَتُوبُ إِلَى اللَّهِ مَتَابًا ﴿٧١﴾&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Artinya : “Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; Maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan orang-orang yang bertaubat dan mengerjakan amal saleh, Maka Sesungguhnya Dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya.” (QS. Al Furqon : 70 – 71)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian jika orang itu masih menyimpan barang-barang orang lain yang diambilnya dengan cara yang tidak dibenarkan atau zhalim maka diwajibkan baginya untuk mengembalikannya kepada si pemiliknya jika dirinya mengetahui keberadaan orang tersebut, sebagaimana sabda Rasulullah saw,”Janganlah salah seorang diantara kamu mengambil barang saudaranya, baik dengan sungguh-sungguh atau main-main. Dan apabila salah seorang diantara kamu bermaksiat (mengambil barang) saudaranya maka dia harus mengembalikannya.” (HR. Ahmad, Abu Daud dan Tirmidzi)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akan tetapi jika dirinya tidak mengetahui keberadaannya atau susah ditemukan maka dibolehkan baginya untuk menyedekahkan barang tersebut atas nama si pemiliknya ke tempat-tempat kebaikan kaum muslimin, seperti : pembangunan masjid, jembatan, sekolah, rumah sakit dan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wallahu A’lam&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-3022629393300066428?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/3022629393300066428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/03/cara-bertaubat-memakan-barang-haram.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/3022629393300066428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/3022629393300066428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/03/cara-bertaubat-memakan-barang-haram.html' title='Cara Bertaubat Memakan Barang Haram'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-4146714878033570904</id><published>2010-03-11T01:03:00.001-08:00</published><updated>2010-03-11T01:03:31.047-08:00</updated><title type='text'>BUKU PENGALAMAN PARENTING : MIRACLES AT HOME [versi lengkap]</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BUKU MIRACLES AT HOME&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img class="alignleft size-medium wp-image-368" title="Buku Parenting - Miracles At Home" src="http://parentingislami.files.wordpress.com/2009/08/cover-buku-parenting1.jpg?w=174&amp;amp;h=240" alt="Buku Parenting - Miracles At Home" width="174" height="240" /&gt;Rumahku syurgaku. Rasanya selama beberapa tahun saya tak mengerti bagaimana sebuah rumah merupakan syurga yang tenang, damai, dan menyenangkan. Hari-hari saya  dihiasi oleh rengekan, tangisan, teriakan, dan amukan anak-anak. Ditambah lagi teriakan pembantu yang panik melihat anak kedua saya (2,5 tahun) dipukul, dicubit atau dibenturkan oleh anak pertama (5,5 tahun).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Inilah kondisi saya sampai akhir tahun 2008. Saya adalah seorang Ibu dari dua orang anak, wanita karir, dan seorang dokter. Saya banyak menghabiskan waktu saya di luar rumah. Hal ini saya lakukan karena alasan keuangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama bertahun-tahun saya berada dalam kondisi seperti ini. Semakin hari, kondisi anak saya semakin mengkhawatirkan. Anak pertama saya suka memukul, mengamuk, membangkang dan berbagai perilaku buruk lainnya. Selain perilaku yang buruk, anakku juga mengalami susah makan, susah mandi, tidak mau belajar, dan sering terlambat sekolah. Dan satu hal yang membuatku khawatir lagi yaitu dia sangat pemalu dan tidak percaya diri dalam bergaul. Saya takut sekali mengingat keadaan anakku seperti ini karena sebentar lagi dia harus masuk SD. Bagaimana dia bisa menjalani hari-harinya di sekolah nanti?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="more-357"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya benar-benar tertekan oleh kondisi ini. Selama ini saya mengasuh anak dengan agak keras. Saya sulit untuk menahan emosi sehingga sering memarahi anak-anak. Kadang-kadang saya membentak dan mencubit mereka. Saya berusaha sabar, tapi susah sekali. Saya berusaha mendidik dan mengarahkan mereka akan tetapi semakin hari kondisi anak-anak saya tak berubah, malah semakin memburuk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya benar-benar merasa tertekan dan ingin menyelesaikan masalah ini. Dan saya bersyukur karena pada akhir tahun ini saya dipertemukan dengan  pelatihan parenting  dan buku-buku tentang pengasuhan anak yang memberikan motivasi untuk mengubah teknik pengasuhan yang saya pakai selama ini. Saya juga diberi tips-tips untuk mengatasi masalah pengasuhan yang saya hadapi. Alhamdulillah anak saya mengalami banyak perubahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam penerapan teknik pengasuhan yang baru yang pelajari ini, saya mengalami banyak kesulitan yang saya coba atasi dengan terus membaca buku-buku parenting dan menerapkannya. Hasilnya adalah setiap hari saya mendapatkan Miracles at Home dan mendapatkan banyak pengetahuan baru tentang parenting ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari pengalaman dan buku-buku yang saya baca, saya berusaha memformulasikan suatu teknik singkat yang praktis dan mudah diingat untuk mengubah kondisi keluarga yang penuh kekacauan karena perilaku buruk anak dalam waktu yang singkat. Kita bisa mengubah satu persatu perilaku buruk anak dalam hitungan hari dan dapat memotivasi anak melakukan hal-hal yang kita inginkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teknik singkat ini sudah mendapat kajian oleh seorang psikolog yaitu Fitriani F. Syahrul S.Psi sehingga isinya benar-benar sesuai dengan sudut pandang psikologi. Teknik yang saya pakai adalah teknik PARENTING.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Teknik PARENTING&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;P = Pengasuhan anak&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tinggalkan teknik pengasuhan konvensional yang bersifat turun temurun, otoriter, membolehkan kekerasan, terlalu memanjakan, dll.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beralihlah ke PARENTING untuk mendapatkan anak yang sholeh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;A = Anak adalah anugrah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anak adalah anugrah terindah yang Allah berikan. Semua perilaku buruk anak adalah latihan mereka dalam menyikapi sesuatu yang harus kita bimbing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semua perilaku baik, kitalah yanag bertanggung jawab untuk mengarahkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena anak adalah anugrah maka kita mencintainya dan harus mendidiknya dengan penuh kasih sayang, kelembutan dan kebijakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;R = Redam amarah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasa tertekan pada anak karena dimarahi, dibentak, dipelototi, dipukul, dan berbagai kekerasan mental dan fisik lain yang bersumber dari penanganan anak secara emosional adalah awal dari kesulitan kita membuat anak patuh pada arahan kita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kekerasan juga berpengaruh buruk pada perkembangan jiwa anak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk bisa mengarahkan perilaku anak, kita harus menghindari rasa tertekan anak dengan meredam emosi kita dan meninggalkan kekerasan fisik maupun mental.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;E = Empati mendengarkan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedekatan akan muncul dari keterbukaan. Setelah kita belajar meredam amarah, kita harus belajar mendengarkan anak di setiap kasus/masalah pengasuhan yang terjadi (misalnya : anak menangis, rewel, mengamuk, mogok makan, dll). Mendengarkan akan membentuk kedekatan dan mengarahkan anak untuk patuh pada arahan-arahan kita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;N = Notifikasi pembicaraan dan tindakan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah meredam amarah dan empati mendengarkan, maka mulailah mencatat pembicaraan dan tindakan kita agar merupakan kombinasi dari :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kata-kata ungkapan kasih sayang, arahan untuk berperilaku baik dan menghindari perilaku buruk, pujian untuk mengarahkan perilaku baik, dan punishment bijak untuk menghentikan perilaku buruk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Notifikasi ini merupakan inti dari pendidikan kita terhadap anak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;T = Tanamkan energi positif&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berikan predikat positif sesuai harapan kita (anak sholeh, anak rajin, anak baik hati, dll.) dan hilangkan semua predikat negatif (anak nakal, anak pemalas, anak pemalu, dll.). Ulang predikat positif sesering mungkin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;I = Istiqomah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pastikan semua langkah PARENTING dilaksanakan secara istiqomah/konsisten.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;NG = meNGadakan time out&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gunakan time out bila :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;-         emosi anak tak dapat dikendalikan. Time out berguna untuk melatih anak meredakan emosi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;-         Menghentikan perilaku buruk yang sulit dihentikan dengan kata-kata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Itulah teknik dasar  PARENTING.  Untuk lebih memahami teknik ini dan bagaimana aplikasinya, maka disarankan untuk memiliki BUKU MIRACLES AT HOME yang berisi teknik dasar parenting, tahapan pelaksanaannya, cara menganalisis masalah yang akan ditangani, dan beberapa kisah nyata penggunaan PARENTING dalam menangani beberapa masalah pada anak yang dapat memberikan inspirasi bagi para orang tua. Selamat mendapat Miracles at Home.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-4146714878033570904?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/4146714878033570904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/03/buku-pengalaman-parenting-miracles-at.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/4146714878033570904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/4146714878033570904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/03/buku-pengalaman-parenting-miracles-at.html' title='BUKU PENGALAMAN PARENTING : MIRACLES AT HOME [versi lengkap]'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-7638880313313590886</id><published>2010-03-11T00:44:00.000-08:00</published><updated>2010-03-11T00:45:16.452-08:00</updated><title type='text'>Tips Memilih Sekolah untuk Anak Pra Sekolah</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Beberapa bulan kedepan tahun ajaran baru akan segera di mulai. Meski masih cukup lama, tidak ada salahnya kita mulai merencanakan memilih sekolah untuk anak kita. Sebagai orang tua tentu kita ingin pendidikan yang terbaik untuk anak-anak kita bukan? Terutama untuk anak usia dini karena mereka berada pada masa usia keemasan (0 s.d 8 tahun) yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan mereka kedepan. Karena itu, pemilihan sekolah sebagai lembaga yang memberikan layanan pendidikan anak usia dini menjadi hal yang harus diperhatikan, mengingat banyak sekolah yang masih belum menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan anak. Beberapa diantaranya masih menerapkan pembelajaran konvensional yang satu arah. Anak masih dijadikan objek pembelajaran, bukan subjek pembelajaran sehingga. kretaivitas anak seperti digembok. Belum lagi, peletakan bermain yang hanya sebagai selingan kegiatan belajar, bukan inti pembelajaran. Padahal lewat bermain-lah anak belajar. Belajarnya anak ya bermain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sulit memang memilih sekolah yang benar-benar berkualitas dan tidak menyalahi filosofis pendidikan anak usia dini. Meskipun di kota besar banyak sekali pra sekolah yang menawarkan berbagai keunggulannya, tapi kita harus hati-hati dalam menentukan pilihan. Kita perlu mengumpulkan informasi sebanyak mungkin sebelum membuat keputusan. Sekolah yang berkualitas adalah sekolah yang profesional dalam memberikan stimulasi positif untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Banyak sekolah yang menyatakan diri sebagai sekolah yang berkualitas dengan menjual gedung dan fasilitas pendidikan yang lengkap atau memiliki jargon sebagai sekolah berstandar internasional. Padahal bisa jadi pembelajarannya tidak sebaik gedung atau jargon yang dielu-elukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa poin berikut merupakan hal yang bisa kita lakukan dalam memilih sekolah yang terbaik bagi putra-putri kita&lt;br /&gt;&lt;span id="more-67"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Kumpulkan informasi sebanyak mungkin dari media cetak, elektronik, internet atau dari teman dan keluarga tentang sekolah yang berkualitas. Jika memungkinkan, datang ke pameran pendidikan sehingga kita bisa mendapatkan informasi yang lebih lengkap langsung dari lembaganya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Setelah menetukan beberapa pilihan, lakukan observasi dengan mendatangi langsung ke sekolah. Tanyakan banyak hal seditail mungkin pada pihak sekolah mengenai kurikulum dan profil sekolah, jumlah quota siswa per kelas, latar belakang pendidikan guru dan kepala sekolah, prestasi yang pernah diraih sekolah, biaya dan sistem pembayaran, fasilitas pendidikan, status sekolah serta yayasan yang menaungi sekolah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Tanyakan status atau akreditasi sekolah dan perijinannya (banyak orang tua yang lupa menanyakan ini, padahal meskipun pra sekolah, hal ini sangat penting karena ijin dari diknas menjadi salah satu indikator kualitas sebuah lembaga pendidikan).&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Lakukan observasi tentang keadaan fisik sekolah, mulai dari suasana kelas, kantin, fasilitas olah raga dan kamar kecil serta tempat ibadah. Apakah cukup bersih untuk kenyamanan belajar anak kita? anak usia dini kondisi fisiknya masih rentang terhadap berbagai penyakit, sehingga kebersihan menjadi hal penting untuk diperhatikan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Lakukan observasi kelas ketika pembelajaran sedang berlangsung untuk melihat kemampuan guru mengajar dan pembelajaran yang dilakukan (jika anda tidak diijinkan pihak sekolah untuk melakukan observasi kelas, nyatakan bahwa anda sebagai orang tua calon siswa berhak untuk melakukannya).&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Jangan lupa ajak anak untuk melihat sekolah yang akan dipilih. Libatkan mereka dalam pengambilan keputusan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Jangan mudah tertipu dengan fasilitas dan jargon sekolah. Bisa jadi sekolah sederhana ternyata memiliki guru yang kreatif sehingga bisa merubah kesederhanaan menjadi media belajar yang kaya makna bagi anak. Sebaliknya, sebaik apapun fasilitas dan kurikulum yang disuguhkan akan menjadi tidak bermakna ketika guru tidak mampu menghidupkannya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Usia prasekolah adalah usia emas ketika anak menyerap berbagai nilai dan norma kehidupan. Pilihlah sekolah yang memiliki guru-guru yang shaleh dan shalehah sehingga anak-anak bisa menyerap ruh spiritualitas yang terpancar dari keindahan akhlak mereka. Pilihlah sekolah yang memiliki guru-guru yang ikhlas dalam mengajar anak-anak kita.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Setelah mendapatkan berbagai informasi dan melakukan observasi, jangan lupa untuk berdiskusi dengan pasangan dan anak kita. Sebelum mengambil keputusan final, tidak ada salahnya kita beristikharah, memohon pada Allah supaya menunjukan sekolah yang terbaik untuk anak kita. Sebagai seorang muslim, kita harus senantiasa melibatkan Allah dalam setiap keputusan yang kita ambil, termasuk dalam memilih sekolah untuk anak kita. Kadang kala kita menganggap hal ini terlalu kecil. Tapi bukankah anak adalah amanah besar yang Allah titipkan pada kita? Kita harus senantiasa memberikan pendidikan yang terbaik bagi mereka, karena semuanya akan kita pertanggungjawabkan kelak di hadapan-Nya. Dan hanya Allah-lah yang tahu sekolah mana yang cocok untuk anak kita. Wallahualam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Endah Silawati,  http://parentingislami.wordpress.com&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-7638880313313590886?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/7638880313313590886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/03/tips-memilih-sekolah-untuk-anak-pra.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/7638880313313590886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/7638880313313590886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/03/tips-memilih-sekolah-untuk-anak-pra.html' title='Tips Memilih Sekolah untuk Anak Pra Sekolah'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-6308541344928485938</id><published>2010-03-11T00:17:00.000-08:00</published><updated>2010-03-11T00:18:39.462-08:00</updated><title type='text'>Tips Memilih TK Yang Tepat</title><content type='html'>&lt;p class="article"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;                                      &lt;div class="object-left"&gt;&lt;div class="content-view-embed"&gt; &lt;div class="class-image"&gt;     &lt;div class="attribute-image"&gt;                                             &lt;img src="http://www.tabloidnova.com/var/gramedia/storage/images/media/images/sekolah/1862036-1-ind-ID/sekolah_medium.jpg" style="border: 0px none ;" alt="" title="" width="200" height="150" /&gt;                            &lt;/div&gt;       &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt; &lt;i&gt;&lt;b&gt;H&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;ari-hari ini, kesibukan orangtua bertambah satu lagi: mencari dan memasukkan anak ke Taman Kanak-kanak alias TK. TK seperti apa, sih, yang bagus untuk anak? &lt;/i&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; "Anak saya sudah 4 tahun. Rencananya tahun ini mau saya sekolahkan. Tapi di mana, sih, TK yang bagus?" Bingung! Umumnya itu yang dialami para orangtua saat hendak menyekolahkan anaknya. Jangankan mereka yang belum berpengalaman. Yang sudah berpengalaman menyekolahkan anaknya pun, masih sering bingung, kok! &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Tapi itu wajar, kok. Maklum, orangtua selalu menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Termasuk soal pendidikan/sekolah. Apalagi menentukan si anak akan masuk TK mana. Soalnya, biasanya TK merupakan "sekolah" yang pertama bagi anak. "Kalau di TK saja anak sudah punya pengalaman jelek, bisa-bisa dia mogok sekolah selamanya," begitu alasan orangtua. Apalagi, jika anak tak memperoleh apa yang seharusnya ia terima selama di TK, orangtua cemas, anaknya mengalami kesulitan saat masuk Sekolah Dasar (SD). &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; BERMAIN SAMBIL BELAJAR  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Jadi, TK macam apa yang harus dipilih? Pilihannya terlalu beragam. Masing-masing TK menawarkan fasilitas yang menggiurkan. Tentu saja dengan konsekuensi biaya yang lebih tinggi. Toh, orangtua cenderung melupakan soal biaya dan tetap mengejar kelengkapan fasilitas yang disediakan TK. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Padahal, kelengkapan fasilitas bukan faktor yang paling menentukan. Program kegiatan belajar, materi pembelajaran, dan seperti apa guru-gurunya, seharusnya juga jadi bahan pertimbangan bagi orangtua. Untuk metoda, menurut &lt;b&gt;Laurentia Tridjaja&lt;/b&gt; yang sudah 23 tahun menjadi kepala TK, "Pilih yang lebih banyak menerapkan metode bermain sambil belajar ketimbang yang mengajar secara klasikal." Bermain, kata Laurentia, merupakan cara belajar yang paling efektif. Sebab, dunia anak adalah dunia bermain. Lewat bermain, anak bukan hanya bisa mengembangkan otot-ototnya, baik otot besar maupun otot halus seperti perkembangan motorik kasar dan halus, tapi juga bisa berfantasi dan mengekspresikan diri. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Lewat bermain pula, sambung Laurentia, anak juga bisa berkomunikasi satu dengan lainnya, bersosialisasi, dan kelak dapat bermasyarakat. "Jadi, bermainnya harus yang punya arti buat anak. Dia bisa mengembangkan imajinasinya, selain bisa melihat bagaimana, sih, dunia yang sesungguhnya. Dia bisa memahami keberadaan di lingkungannya bahwa ia tak sama dengan anak lain, bisa mengikuti peraturan, tata tertib dalam bermain, dan disiplin-disiplin yang diberikan," terang mantan Kepala TK Strada Tamansari, Jakarta Barat ini. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Keunggulan lain metoda bermain sambil belajar adalah seluruh aspek pancaindera anak dipakai dan dikembangkan dalam bermain. Bagaimana pengamatan dia, penciumannya, perabaannya, dan lainnya. "Jangan salah, lo, di TK juga ada pengajaran mengenalkan anak pada bermacam-macam bau sehingga ia bisa membedakan bau minyak kayu putih, jahe, dan lainnya. Jadi, di rumah, ia tahu soal bumbu dapur, misalnya," sambung Laurentia. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; SAMBIL CERITA  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Nah, semua itu, kata Laurentia, sesuai dengan tujuan pendidikan di TK. Yakni, membantu meletakkan dasar ke arah perkembangan sikap, pengetahuan, keterampilan, serta daya cipta yang diperlukan anak didik dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan untuk pertumbuhan serta perkembangan selanjutnya. "Jadi, orangtua jangan berharap bahwa di TK itu anaknya nanti diajari baca-tulis dan matematika seperti di SD. Tidak. Karena TK bukan SD mini. Yang kita lakukan adalah pembentukan perilaku melalui pembiasaan-pembiasaan dan peningkatan kemampuan dasar," terang mantan Kepala TK Strada St. John Berchmans, Jakarta Pusat ini. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Contoh pembiasaan, lanjutnya, antara lain moral Pancasila, agama, disiplin, perasaan atau emosi, dan kemampuan bermasyarakat. "Jadi, melalui pembiasaan ini, anak dievaluasi bagaimana emosinya, bagaimana dia bermain di dalam kelompoknya atau kemampuan bersosialisasinya," jelas Laurentia. Sementara melalui peningkatan kemampuan dasar, anak dikembangkan bidang bahasa dan daya pikirnya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Karena itu, metoda pembelajarannya tak melulu secara klasikal di mana guru berdiri di depan kelas sambil menerangkan sesuatu. Sebaliknya, dilakukan dengan cara bercakap-cakap, bercerita dengan menggunakan macam-macam gambar besar, &lt;i&gt;story reading&lt;/i&gt;, gambar seri, sandiwara boneka, dan sebagainya. Anak juga diberi tugas atau praktek langsung semisal menirukan suara binatang tertentu atau cara berjalan si binatang. "Atau tugas yang berfungsi mengembangkan daya cipta seperti melukis, melipat, menggunting, dan sebagainya," kata lulusan SPG-TK St. Maria Jakarta ini. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Meski semua itu dilakukan sambil bermain, tuturnya lebih lanjut, "Bukan asal bermain saja melainkan bermain yang kreatif dan menyenangkan anak. Juga dilengkapi alat peraga sehingga anak jadi lebih mempunyai minat dan lebih tertarik." Alat peraga, tuturnya, diperlukan karena anak usia TK belum mampu berpikir abstrak. "Kalau kita mengajarkan suatu benda, harus diperlihatkan bendanya," tukas Laurentia. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; KONSEP RUANG  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Masih menurut Laurentia, yang pertama-tama perlu dikembangkan pada anak prasekolah ialah konsep ruang. Misalnya, di dalam dan di luar. Itu pun ada alat peraganya, misalnya kotak dan bola. Guru memasukkan bola ke dalam kotak, lalu mengeluarkannya sambil memberikan penjelasan dengan bahasa yang dimengerti anak. "Konsep tata letak kiri dan kanan juga harus diajarkan. Ini bisa diajarkan dalam berbaris. Si A sekarang barisnya di depan siapa, lalu si B di belakangnya siapa. Si C di samping kirinya siapa, dan sebagainya. Dengan cara ini, anak, selain mengenal temannya lebih dekat, juga dia tahu letak posisi," papar Laurentia. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Konsep tata letak, lanjutnya, sangat berguna untuk anak belajar menulis nantinya. Sebab, dalam menulis, anak pun harus tahu tata letaknya. Misal, menulis huruf b, perutnya harus ada di sebelah kanan dari garisnya. Atau menulis angka 3. "Sering terjadi, anak tak tahu menulis angka 3. Ada yang menulisnya dalam posisi tidur, bahkan ada yang menulisnya ke kanan seperti huruf E," tambahnya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Jadi, tandas Laurentia, meski pembelajarannya bukan bersifat kognisi yang mementingkan baca-tulis dan menghitung, tapi tetap berguna untuk perkembangan kognisi anak nantinya. Sebab, "Itu semua merupakan dasar untuk perkembangan selanjutnya," tandas Sarjana Pendidikan jurusan Psikologi Pendidikan &amp;amp; Bimbingan dari Universitas Atmajaya Jakarta ini. "Jika anak sudah paham betul letak posisi, saya rasa akan dapat menghindarkan dia dari menulis terbalik dan sebagainya. Tentu pengajarannya harus berulang-ulang, nggak bisa hanya sekali diajari terus anak langsung mengerti," katanya lagi. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Namun begitu, perlu pula diperhatikan orangtua, apakah TK tersebut juga melihat potensi perkembangan anak secara individual atau tidak. Misalnya, di kelas ada seorang anak yang tingkat kecerdasannya di atas rata-rata atau malah sebaliknya. "Untuk anak-anak seperti ini tentunya perlu penanganan khusus. Maksudnya, kita tak boleh menyamaratakan dengan teman-temannya yang lain, karena potensinya berbeda. Jadi, kita harus betul-betul melihat atas keunikan masing-masing anak dan itu harus dijalankan secara individual," terang Laurentia. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; HARUS KERJASAMA  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Oleh sebab itu, sambungnya, guru sangat berperan di TK. "Kalau gurunya tak kreatif, tak bisa menciptakan situasi belajar-mengajarkan yang menyenangkan, anak tak akan tertarik dan proses pembelajaran pun jadi tidak optimal," katanya. Kendati demikian, lanjutnya, "Kita tak bisa mengatakan, sekolah itu bagus karena guru-gurunya 'hebat'. Sebetulnya, yang membuat si guru 'hebat' adalah bagaimana dia bisa berkomunikasi dengan orangtua. Jadi, harus ada kerjasama antara guru dan orangtua." &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Laurentia mengingatkan, anak berada di "sekolah" hanya beberapa jam. "Waktu yang paling lama adalah di rumah. Jadi, apa yang sudah diajarkan pihak TK, disiplin yang sudah diajarkan, tata tertib, pembiasaan yang baik, dilanjutkan di rumah," katanya. Baik juga bila pengasuh anak diajak kerjasama. Apalagi jika kedua orangtua bekerja dari pagi dan baru pulang sore atau malam, sehingga anak lebih banyak bersama pengasuhnya. "Pentingnya kerja sama ini bukan hanya sampai ke orangtua tapi juga pengasuh," tandasnya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Pendek kata, tegas Laurentia, "Sebagus apa pun TK, jika tak ada kerjasama yang baik dengan orangtua, hasilnya tak akan optimal seperti yang kita harapkan. Kalau anak pintar tapi emosinya kurang baik, kan, tak seperti yang kita harapkan. Karena kita bukan hanya mengembangkan kognisi anak tapi juga bagaimana agar anak tahu aturan, berelasi dengan teman-temannya, bersosialisasi dengan baik, bisa mengekspresikan dirinya." &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Ia juga mengingatkan, orangtua tak bisa sepenuhnya mengandalkan sekolah. Sebab, sekolah sebenarnya hanya membantu orangtua dalam mendidik anak. "Tetap kita, sebagai ayah dan ibu, adalah pemeran utama dalam mendidik anak!" tegasnya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; &lt;b&gt;Masalah Jarak Rumah Ke TK&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Perjalanan yang jauh membuat anak lelah. Ini akan berpengaruh pada emosinya. Ia jadi mudah tersinggung dan marah, yang tentunya bisa berakibat buruk dalam hubungannya dengan teman-temannya. Ia pun tak bisa mengikuti program pembelajaran dengan optimal. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Selain itu, jarak yang terlalu jauh membuat jadwal harian anak harus berubah. Ia harus tidur lebih sore karena esoknya harus bangun pagi-pagi sekali. Waktu tidur siangnya juga berubah. Di "sekolah", ada kemungkinan ia akan mengantuk dan ini berarti akan mengganggunya dalam mengikuti berbagai kegiatan. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Belum lagi jika terjadi kemacetan di perjalanan, yang berarti jadwal hariannya kembali berubah. Orangtua perlu melengkapi anak dengan bekal makan siang, baju ganti, mainan, dan sebagainya. Pendeknya, orangtua tambah repot, anak pun semakin jauh dari rasa &lt;i&gt;happy&lt;/i&gt;. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; &lt;b&gt;Sudah Siapkah Si Kecil&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Faktor kesiapan anak cukup berpengaruh terhadap "keberhasilan"nya selama menjalani proses belajar di TK. Selain dari segi usia memang sudah waktunya, si kecil pun harus sudah berkurang ketergantungannya pada orang lain, terutama pada orangtua. Bila tidak, bisa setiap hari Anda harus menungguinya dan bahkan menemaninya di dalam kelas. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Padahal, tak setiap TK membolehkan anak ditunggui dan ditemani seperti itu. Kalaupun boleh, hanya selama beberapa hari pertama saja. Selanjutnya, anak sudah harus masuk sendiri ke dalam kelas dan bergabung dengan teman-temannya sekelas. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Selain itu, tambah &lt;b&gt;Laurentia Tridjaja&lt;/b&gt;, juga harus ada minat dari si anak sendiri untuk "sekolah". Nah, tugas orangtua untuk memotivasi anak agar tumbuh minatnya terhadap "sekolah". Antara lain dengan memberikan masukan positif tentang "sekolah". Misalnya, si kecil tertarik saat melihat gambar seorang pilot lalu mengatakan ingin jadi pilot. Orangtua bisa mengatakan, "Kalau kamu mau jadi pilot, kamu harus sekolah. Kalau di rumah saja, nggak bisa." &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Kendati demikian, Laurentia mengingatkan, "TK sebetulnya bukan prasyarat untuk masuk SD. Jadi tak apa-apa kalau anak tidak dimasukkan ke TK." Hanya saja, memang ada bedanya antara anak yang masuk TK dan tidak. "Anak yang masuk TK biasanya sudah biasa ditanamkan sosialisasi yang baik. Keuntungan lain, dia jadi lebih bisa mengendalikan diri karena sudah menyesuaikan diri dengan lingkungan, tak terlalu egois lagi. Dia bisa belajar berbagi. Kemandiriannya juga terbantu," terangnya. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;   &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Namun begitu, kita sebenarnya juga tak perlu cemas jika karena sesuatu hal si kecil tak dapat masuk TK. Sebab, kata Laurentia, "Sebenarnya semua itu bisa diterima anak di rumah asalkan orangtua mau mengajarinya." &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; &lt;i&gt;Julie Erikania&lt;/i&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-6308541344928485938?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/6308541344928485938/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/03/tips-memilih-tk-yang-tepat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/6308541344928485938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/6308541344928485938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/03/tips-memilih-tk-yang-tepat.html' title='Tips Memilih TK Yang Tepat'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-4568380044926774797</id><published>2010-02-11T01:44:00.000-08:00</published><updated>2010-02-11T01:45:51.861-08:00</updated><title type='text'>pertumbuhan balita</title><content type='html'>&lt;p align="left"&gt;Si kecil tumbuh begitu cepat. Untuk memantau perkembangannya, Anda perlu mengetahui tahapan kecerdasan yang harus dicapai bayi tiap bulannya.&lt;/p&gt;  &lt;p align="left"&gt; Perkembangan kecerdasan bayi mencakup kemampuan perseptual, motorik, kognitif dan keterampilan sosial. Bila tahapan perkembangannya ada yang tidak tercapai, berarti perlu ada yang harus diwaspadai. Inilah standar yang sudah dibakukan berdasarkan penelitian statistik terhadap mayoritas bayi normal. Bila terdapat keterlambatan perkembangan yang tidak terlalu ekstrem, Anda tidak perlu cemas, karena perkembangan setiap bayi memang berbeda-beda. Namun, jika bunda merasa perkembangan buah hati terlalu lambat, saatnya berkonsultasi dengan dokter anak yang menangani tumbuh-kembang balita.&lt;/p&gt;         &lt;table style="color: rgb(0, 0, 0);" bgcolor="#feeef4" border="0" cellpadding="5" cellspacing="2" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;         &lt;td class="leaftitle" bgcolor="#f8d6e2" width="10%" valign="top"&gt;&lt;p class="missing" align="center"&gt;&lt;strong&gt;Umur bayi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="leaftitle" bgcolor="#f8d6e2" width="40%" valign="top"&gt;&lt;p class="missing" align="center"&gt;&lt;strong&gt;Tahapan perkembangan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="leaftitle" bgcolor="#f8d6e2" width="30%" valign="top"&gt;&lt;p class="missing" align="center"&gt;&lt;strong&gt;Hal yang disukai bayi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="leaftitle" bgcolor="#f8d6e2" width="20%" valign="top"&gt;&lt;p class="missing" align="center"&gt;&lt;strong&gt;Waspada bila&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p class="style1" align="center"&gt;0-1 bulan&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh"&gt;Menunjukkan perilaku    pemicu kasih sayang, menangis, meringkuk, mendekut,            Mengangkat kepala, Tangan terkepal erat,           Menangis, mendengkur,    tersenyum, menangis di saat tidur, penglihatan masih buram ,           Tidur, bangun, makan,    secara tidak menentu,           Tingkah lakunya lebih    sering dilakukan secara refleks&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Sentuhan kulit dengan kulit, digendong dengan tangan atau gendongan, makan tanpa dijadwal, mengadakan kontak mata, dan mendengar suara bunda&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p class="style1" align="center"&gt;2 bulan&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Terhubung secara    visual dengan bunda&lt;br /&gt;Lengan dan kaki relaks, kepala diangkat setinggi 45 derajat, kepala masih terhuyung bila digendong dalam keadaan duduk&lt;br /&gt;          Sebagian jari mulai    membuka, mulai dapat menggenggam giring-giring&lt;br /&gt;          Ia bisa menjerit,    membuat suara seperti sedang minum, dada berbunyi&lt;br /&gt;Tersenyum dengan responsif, bisa membaca suasana hati orangtua, sibuk dengan ibu jarinya, mengadakan kontak mata, memerhatikan orang yang bergerak, menangis bila diturunkan dari gendongan&lt;br /&gt;          Mulai senang    berkomunikasi, protes bila kebutuhannya tidak terpenuhi, memberi isyarat.&lt;br /&gt;          Membuat asosiasi    bahwa tangisan berarti digendong atau disusui&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Digendong dalam kain    gendongan, melihat ke arah yang bergerak, suka musik klasik, berbaring di    dada ayah &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p class="style1" align="center"&gt;3 bulan&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Memainkan tangan&lt;br /&gt;          Lengan dan kaki    digerakkan secara sempurna, dapat membuat gerakan bebas dan memutar&lt;br /&gt;          Kepala diangkat lebih    tinggi dari punggung, kepala bisa diangkat tegak saat digendong&lt;br /&gt;          Berguling&lt;br /&gt;          Sudah bisa    menggoyangkan giring-giring, bisa mengisap ibu jari&lt;br /&gt;          Membuat suara lebih keras,    mulai tertawa&lt;br /&gt;          Bisa menyebabkan    orang bereaksi dengan senyum, tangisan, dan bahasa tubuh&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Bersandar di dada    bunda, bermain dengan tangannya sendiri, menunjuk ke sesuatu yang bergerak&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p class="style1" align="center"&gt;4 bulan&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Bisa mengamati dengan    akurat, sudah bisa mengangkat lengan ketika ingin digendong, tertawa geli    bila digelitik&lt;br /&gt;          Bisa memeluk dengan    dua tangan, menggenggam, memegang dada bunda&lt;br /&gt;          Mengangkat dada dan    perut atas saat tengkurap&lt;br /&gt;          Tahu bahwa orang dan    benda memiliki nama (contohnya kucing)&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Menyapa si pengasuh dan mengajaknya bermain, memainkan jemari, bermain dengan mainan bayi, menggelindingkan bola, posisi menghadap ke depan bila digendong&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p class="style1" align="center"&gt;5 bulan&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Meraih sesuatu dengan    satu tangan&lt;br /&gt;          Berguling ke    belakang, bisa melakukan posisi &lt;em&gt;push-up&lt;/em&gt;,    bisa mengjangkau jari kaki, mainan dapat dipindahkan dari tangan yang satu ke    tangan lainnya dan ke mulut&lt;br /&gt;Menengok ke arah orang yang berbicara, berusaha meniru suara-suara, tertarik pada warna, menggunakan tangan untuk mendorong bila ia sedang tidak mau diganggu&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Mendorong dengan menggunakan kaki, memencet hidung bunda, menarik rambut, meraba dan menyembunyikan mainannya, duduk di kursi bayi dan bermain di pangkuan, bermain cilukba &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p class="style1" align="center"&gt;6 bulan&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Duduk sendiri,    berguling-guling, berdiri dengan berpegangan&lt;br /&gt;          Menunjuk mainan,    sudah bisa menjumput&lt;br /&gt;          Senang akan suaranya:    berteriak, tertawa, menggeram, serta meniru sikap wajah dengan lebih baik&lt;br /&gt;          Lebih lama bermain&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Bermain dengan    balok-balok, membanting mainan, diayun-ayun, bila digendong posisinya berubah    menjadi di pinggang&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p class="style1" align="center"&gt;6-9 bulan&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Merangkak, duduk tegak, mendorong badan ke atas sampai berdiri, menjumput denganibu jari dan telunjuk, makan sendiri (berantakan), menjatuhkan mainan&lt;br /&gt;          Terus merespon bila    namanya disebut &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Bergoyang seirama musik, bermain cilukba, memainkan makanan, permainan yang menggunakan kata-kata dan irama, menggelindingkan bola, tertarik pada objek kecil&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p class="style1" align="center"&gt;9-12 bulan&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Sering merangkak, dari duduk bisa menjadi merangkak sendiri, berkeliling di sekitar perabotan, berdiri tanpa berpegangan, langkah pertama masih kaku, belum tegap&lt;br /&gt;Menggenggam erat, menunjuk dan mencongkel dengan jari telunjuk, menumpuk dan menjatuhkan balok-balok, menunjukkan dominasi tangan&lt;br /&gt;          Mengatakan “mama” dan    “dada”, mengerti kata ‘tidak’, mengerti sikap tubuh seperti melambaikan    tangan&lt;br /&gt;          Menunjukkan    ingatannya akan kejadian yang baru berlalu, ingat letak mainannya ketika    tertutupi&lt;br /&gt;          Berhenti menangis    ketika bertemu bunda, menunjukkan kegelisahan akibat perpisahan&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Bermain dengan wadah-wadahan: mencampur, mengisi, menimbun. Merogoh isi kantong ayah, mengamati diri sendiri di depan cermin, membanting dan mencocokkan tutup dengan wadah, menumpuk dua atau tiga balok&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Belum bisa    merangkak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Belum bisa    tengkurap&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak dapat    mengambil barang yang berada di depannya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Belum bisa    mengucapkan sepatah kata&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Belum bisa    menirukan gerakan tubuh, tidak bisa melambaikan tangan atau menggelengkan    kepala&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Belum bisa menunjuk    barang atau gambar&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;    &lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p class="style1" align="center"&gt;12-15 bulan&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Berjalan&lt;br /&gt;          Menggunakan peralatan    seperti sikat gigi dan sisir, memegang botol, lebih gampang dipakaikan baju&lt;br /&gt;Mengucapkan 4-6 kata yang dapat dimengerti, mengenali nama dan menunjuk ke orang yang ia kenal, tertawa saat melihat gambar lucu&lt;br /&gt;          Mulai mempelajari    cara mencocokkan sesuatu&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Mendorong dan menarik mainan ketika berjalan, melempar bola, permainan dengan menyentuh, mengosongkan laci dan mengmbil isinya, menjelajahi bahu ayah, berbicara pada mainan, meniru suara binatang&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p class="style1" align="center"&gt;15-18 bulan&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Mengerti bahasa sederhana, mengendarai mainan beroda empat, mencoba menendang bola walau sering meleset, membuka laci, menurut ketika dipakaikan baju, mengonsumsi makanan berkuah&lt;br /&gt;          Mengatakan 10-20 kata    yang bisa dimengerti&lt;br /&gt;          Mengamati bermacam    bentuk, mengenali gambar di buku&lt;br /&gt;          Berlari walau kadang-kadang    terjatuh&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Mendorong kereta mainan, mengetukkan palu karet mainan, melakukan permainan bagian-tubuh “mana Hidung”, menari seirama dengan musik, memutar dan menekan kenop, bermain cilukba dan berkejaran&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" width="138" valign="top"&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Belum bisa berkata    setidaknya 15 kata&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p class="style1" align="center"&gt;18-24 bulan&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Lancar berjalan dan    berlari, bisa memanjat keluar dari ranjangnya, membuka pintu, menaiki tangga    tanpa bantuan&lt;br /&gt;          Mengerti bahasa    sehari-hari&lt;br /&gt;          Membuka bungkusan,    mencuci tangan, duduk di kursi tanpa bantuan&lt;br /&gt;          Mengatakan 20-25 kata    yang bisa dimengerti&lt;br /&gt;Mencari tahu segala sesuatu sebelum melakukannya, menggambar lingkaran, membuat garis, mengerti dua perintah sekaligus&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Menarik kereta mainan, membantu di dalam rumah, berjungkir balik, berdiri di atas pijakan, menggunakan rak, meja, dan kursinya sendiri untuk bermain, “membaca” buku bergambar sambil membalik-balik halaman&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Belum bisa berjalan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah bisa    berjalan, berjalannya abnormal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Belum bisa    merangkai kalimat dari dua kata&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Belum tahu fungsi    alat-alat yang sering dipakai di rumah seperti telepon, sendok, gelas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Belum mampu    menirukan gerakan tubuh atau kata&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Belum bisa    menggerakkan mainan beroda.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p class="style1" align="center"&gt;3 tahun&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Berdiri dengan satu    kaki&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Senang bermain air&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;    &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Masih sering    terjatuh saat berjalan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ucapannya tidak    jelas&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Belum bisa menyusun    balok&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Belum bisa    berkomunikasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Belum bisa bermain    sebagai ayah/ibu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Belum bisa memahami    perintah sederhana&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak tertarik pada    anak lain&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Susah    berpisah dengan ibu.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;    &lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p class="style1" align="center"&gt;4 tahun&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Berlari, melompat,    memanjat, naik sepeda roda tiga&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Menanyakan sederet    pertanyaan setiap hari&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Belum bisa melempar    bola&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Belum bisa melompat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Belum bisa naik    sepeda roda tiga&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masih menangis bila    ditinggal pergi orang tuanya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak suka    permainan interaktif&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak acuh pada    anak lain&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;     &lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;       &lt;tr&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p class="style1" align="center"&gt;5 tahun&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Melompat dengan satu    kaki, memanjat, bermain sepatu roda, bermain sepeda&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td class="border_bwh" valign="top"&gt;&lt;p&gt;Belajar    berbahasa lebih baik, bahkan juga bahasa asing&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td valign="top"&gt;   &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sangat penakut&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berprilaku agresif&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sulit berpisah dari    orang tuanya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak mampu    berkonsentrasi lebih dari 5 menit&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak tertarik pada    anak lain&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Merespon orang di    sekitarnya dengan datar.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-4568380044926774797?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/4568380044926774797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/02/pertumbuhan-balita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/4568380044926774797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/4568380044926774797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/02/pertumbuhan-balita.html' title='pertumbuhan balita'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-4686541140155527205</id><published>2010-02-03T05:40:00.000-08:00</published><updated>2010-02-03T05:41:37.252-08:00</updated><title type='text'>Tips Agar Tidak Cepat Marah Terhadap Anak</title><content type='html'>Ibu yang terlalu lelah dan merasa tertekan cenderung emosional, kemudian seringkali meluapkan kemarahan kepada anak, meskipun anak belum tentu bersalah. Jika Anda termasuk salah satu ibu yang demikian, ikuti saja beberapa langkah berikut untuk mengatasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pahami terlebih dahulu. Apakah gejala awal yang Anda alami saat mulai merasa emosi? Kapan kemarahan Anda meledak? Begitu Anda mulai merasa emosi, segera hentikan apa pun yang sedang Anda lakukan, kemudian pergilah ke tempat di many Anda bisa menyendiri dan menenangkan diri. Ingatkan diri sendiri, bahwa Anda sedang berusaha melawan kemarahan yang Anda rasakan dan bukan melawan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Temukan kata yang menenangkan. Saat ada waktu, pikirkan kata atau kalimat apa yang kira-kira dapat menenangkan Anda, kapan pun Anda merasa sedang emosi. Misalnya, “Sabar, Namanya juga anak-anak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Apa yang Anda, anak dan orang lain pikirkan menqenai apa yang Anda lakukan? Saat Anda sedang merasa tenang, bayangkan apa yang Anda, anak dan orang lain pikirkan mengenai apa yang Anda lakukan terhadap anak, jika Anda sedang marah kepadanya. Apa akibat dari apa yang Anda lakukan, hanya karena emosi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Anggap sebagai permainan. Anggap saja kemampuan mengontrol emosi sebagai permainan. Jika emosi Anda meledak, berarti Anda kalah, sedangkan Anda seharusnya bisa memenangkan permainan tersebut. Apa yang bisa Anda peroleh dengan memenangkan permainan tersebut? Penghargaan dan kasih sayang dari anak, orang-orang yang Anda sayangi dan juga diri Anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tertawakan saja. Mungkin anak memang sedang menguji kesabaran Anda. Jika biasanya emosi Anda dengan cepat meledak saat anak melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan apa yang Anda inginkan, bagaimana jika Anda mencoba untuk mentertawakannya saja? Setelah itu, katakan kepada diri sendiri, “Masa begitu saja marah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Minta bantuan kepada anak. Berikan kepercayaan kepada anak untuk membantu Anda. Untuk itu, Anda perlu meminta bantuan kepada anak. Jangan hanya bisa mempersalahkan anak, karena Anak pasti akan lebih mudah diajak bekerja sama, jika Anda memintanya baik-baik. Misalnya, “Mama tidak bisa mengantar kamu ke sekolah, kalau kamu tidak mau memakai baju. Kamu tidak bersekolah, mama yang sedih ……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Pandangi cermin. Kapan saja Anda merasa marah, pandang bayangan wajah Anda dalam cermin. Apakah Anda menyukai apa yang Anda lihat? Jika tidak, apa yang bisa Anda lakukan untuk mengubahnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Segarkan diri. Mencuci muka atau mandi dengan air dingin pasti bisa membuat Anda merasa lebih segar dan nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Tarik papas dalam-dalam. Hirup udara segar dengan menggunakan hidung, sedalam mungkin. Alirkan udara segar tersebut ke perut, kemudian hembuskan keluar melalui mulut. Lakukan beberapa kali, hingga Anda merasa lebih tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Bagaimana dengan curhat? Usahakan sebisa mungkin untuk tidak meluapkan emosi kepada anak. Lebih balk Anda segera menyambar gagang telepon, untuk menceritakan tentang apa yang Anda rasakan kepada sahabat dekat sesama ibu. Minta kepada sahabat Anda untuk mengatakan sesuatu yang dapat membuat Anda merasa lebih tenang dan gembira. Dan jangan lupa melakukan hal yang sama untuknya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-4686541140155527205?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/4686541140155527205/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/02/tips-agar-tidak-cepat-marah-terhadap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/4686541140155527205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/4686541140155527205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/02/tips-agar-tidak-cepat-marah-terhadap.html' title='Tips Agar Tidak Cepat Marah Terhadap Anak'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-7586687113951847028</id><published>2010-02-01T23:56:00.000-08:00</published><updated>2010-02-01T23:57:46.387-08:00</updated><title type='text'>Diare pada Bayi</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;img src="http://www.balita-anda.com/images/stories/artikel/cegah_diare.png" width="134" border="0" height="147" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diare Infeksius adalah suatu keadaan dimana anak sering buang air besar dengan tinja yang encer sebagai akibat dari suatu infeksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PENYEBAB&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Penyebab yang paling sering adalah infeksi oleh bakteri atau virus.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bayi bisa terinfeksi jika menelan organisme tersebut ketika melewati jalan lahir yang terkontaminasi atau ketika disentuh/dipegang oleh tangan yang terkontaminasi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sumber penularan lainnya adalah barang-barang, makanan maupun botol susu yang terkontaminasi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kadang infeksi bisa terjadi akibat menghirup organisme yang melayang-layang di udara, terutama ketika sedang terjadi wabah virus.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Diare lebih sering ditemukan pada lingkungan yang kurang bersih atau pada lingkungan yang penuh sesak.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;GEJALA&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Infeksi bisa secara tiba-tiba menyebabkan diare, muntah, tinja berdarah, demam, penurunan nafsu makan atau kelesuan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Diare seringkali disertai oleh dehidrasi (kekurangan cairan).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dehidrasi ringan hanya menyebabkan bibir kering.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dehidrasi sedang menyebabkan kulit keriput, mata dan ubun-ubun menjadi cekung (pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dehidrasi berat bisa berakibat fatal, biasanya menyebabkan syok.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tanda-tanda dehidrasi lainnya:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- penurunan berat badan&lt;br /&gt;- penurunan frekuensi berkemih&lt;br /&gt;- warna air kemih menjadi lebih gelap dan lebih pekat - denyut nadi cepat&lt;br /&gt;- haus (rasa haus bisa ditunjukkan dengan menangis dan rewel)&lt;br /&gt;- menangis tanpa air mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diare bisa menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit (misalnya natrium dan kalium), sehingga bayi menjadi rewel atau terjadi gangguan irama jantung maupun perdarahan otak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;DIAGNOSA&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemeriksaan darah dilakukan untuk mengetahui kadar elektrolit dan jumlah sel darah putih.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk mengetahui organisme penyebabnya, dilakukan pembiakan terhadap contoh tinja.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;PENGOBATAN&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Langkah yang paling penting dalam mengatasi diare adalah menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika bayi tampak sakit berat, cairan biasanya diberikan melalui infus. Jika penyakitnya ringan, bisa diberikan cairan yang mengandung elektrolit melalui botol susu atau gelas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ASI tetap diberikan untuk mencegah terjadinya kekurangan gizi dan mempertahankan pembentukan ASI oleh ibu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika bayi tidak disusui oleh ibunya, sebaiknya segera setelah dehidrasinya teratasi, diberikan susu formula yang tidak mengandung laktosa. Susu formula yang biasa bisa diberikan secara bertahap beberapa hari kemudian.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meskipun diare infeksius bisa disebabkan oleh bakteri, tetapi tidak perlu diberikan antibiotik karena infeksi biasanya akan mereda tanpa pengobatan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memberikan obat untuk menghentikan diare sebenarnya bisa membahayakan bayi karena obat ini bisa menghalangi usaha tubuh untuk membuang organisme penyebab infeksi melalui tinja.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PENCEGAHAN&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Untuk mencegah diare akibat infeksi rotavirus, bisa diberikan vaksin rotavirus per-oral (melalui mulut).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk mencegah penyebaran infeksi, sebaiknya setelah merawat bayi yang sakit, tangan harus dicuci bersih-bersih&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Diare (Mencret) adalah berak encer (biasanya 4 x atau lebih dalam sehari), kadang-kadang disertai:&lt;br /&gt;- Muntah&lt;br /&gt;- Badan lesu atau lemah&lt;br /&gt;- Panas&lt;br /&gt;- Tidak nafsu makan&lt;br /&gt;- Darah dan lender dalam kotoran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Diare dapat disebabkan oleh:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Infeksi oleh bakteri, virus atau parasit &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Allergi terhadap makanan atau obat tertentu 3. Infeksi oleh bakteri atau virus yang menyertai penyakit lain seperti:&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Campak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Infeksi telinga&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Infeksi tenggorokan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Malaria, dll&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Diare (mencret) terutama pada Balita Sangat Berbahaya. Karena dapat menyebabkan kematian akibat kekurangan cairan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kematian akibat diare (mencret) dapat dicegah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagian besar diare akut (diare mendadak) pada anak dapat disembuhkan hanya dengan pemberian cairan dan meneruskan pemberian makanan saja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Pada anak yang mengalami diare tanpa dehidrasi (kekurangan cairan).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tanda-tandanya:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- Berak cair 1-2 kali sehari&lt;br /&gt;- Muntah tidak adaB      - Haus tidak ada&lt;br /&gt;- Masih mau makan&lt;br /&gt;- Masih mau bermain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tindakan:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- Untuk mencegah dehidrasi, beri anak minum lebih banyak dari biasanya&lt;br /&gt;- ASI (Air Susu Ibu) diteruskan&lt;br /&gt;- Makanan diberikan seperti biasanya&lt;br /&gt;- Bila keadaan anak bertambah berat, segera bawa ke Puskesmas terdekat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Pada anak yang mengalami diare dengan dehidrasi ringan/sedang.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tanda-tandanya:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- Berak cair 4-9 kali sehari&lt;br /&gt;- Kadang muntah 1-2 kali sehari&lt;br /&gt;- Kadang panas&lt;br /&gt;- Haus&lt;br /&gt;- Tidak mau makan&lt;br /&gt;- Badan lesu lemas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tindakan:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- Berikan oralit&lt;br /&gt;- ASI (Air Susu Ibu) diteruskan&lt;br /&gt;- Teruskan pemberian makanan&lt;br /&gt;- Sebaiknya yang lunak, mudah dicerna dan tidak merangsang&lt;br /&gt;- Bila tidak ada perubahan segera bawa kembali ke Puskesmas terdekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Pada anak yang mengalami diare dengan dehidrasi berat.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tanda-tandanya:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- Berak cair terus-menerus&lt;br /&gt;- Muntah terus-menerus&lt;br /&gt;- Haus sekali&lt;br /&gt;- Mata cekung&lt;br /&gt;- Bibir kering dan biru&lt;br /&gt;- Tangan dan kaki dingin&lt;br /&gt;- Sangat lemah&lt;br /&gt;- Tidak mau makan&lt;br /&gt;- Tidak mau bermain&lt;br /&gt;- Tidak kencing 6 jam atau lebih&lt;br /&gt;- Kadang-kadang dengan kejang dan panas tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tindakan:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- Segera bawa ke Rumah Sakit / Puskesmas dengan fasilitas Perawatan&lt;br /&gt;- Oralit dan ASI diteruskan selama masih bisa minum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Takaran pemberian Oralit.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Umur Jumlah Cairan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Di bawah 1 thn 3 jam pertama 1,5 gelas selanjutnya 0.5 gelas setiap kali mencret Di bawah 5 thn (anak balita) 3 jam pertama 3 gelas, selanjutnya 1 gelas setiap kali mencret. Anak diatas 5 thn 3 jam pertama 6 gelas, selanjutnya 1,5 gelas setiap kali mencret Anak diatas 12 thn &amp;amp; dewasa 3 jam pertama 12 gelas, selanjutnya 2 gelas setiap kali mencret (1 gelas : 200 cc).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dimana Oralit dapat diperoleh:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Oralit dapat diperoleh di Puskesmas, Posyandu, Apotik dan Toko Obat&lt;br /&gt;Penyakit Diare dapat ditularkan melalui:&lt;br /&gt;- Pemakaian botol susu yang tidak bersih&lt;br /&gt;- Menggunakan sumber air yang tercemar&lt;br /&gt;- Buang air besar disembarang tempat&lt;br /&gt;- Pencemaran makanan oleh serangga (lalat, kecoa, dll) atau oleh tangan yang kotor.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mencegah penyakit diare:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit diare dapat dicegah melalui:&lt;br /&gt;1. Pemberian ASI (Air Susu Ibu)&lt;br /&gt;2. Pemberian makanan pendamping ASI yang bersih dan bergizi setelah bayi berumur 6 bulan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sumber:&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;&lt;a href="http://www.mail-archive.com/%20%3Cscript%20language=%27JavaScript%27%20type=%27text/javascript%27%3E%20%3C%21--%20var%20prefix%20=%20%27ma%27%20+%20%27il%27%20+%20%27to%27;%20var%20path%20=%20%27hr%27%20+%20%27ef%27%20+%20%27=%27;%20var%20addy34869%20=%20%27balita-anda%27%20+%20%27@%27;%20addy34869%20=%20addy34869%20+%20%27balita-anda%27%20+%20%27.%27%20+%20%27com%27;%20document.write%28%20%27%3Ca%20%27%20+%20path%20+%20%27%5C%27%27%20+%20prefix%20+%20%27:%27%20+%20addy34869%20+%20%27%5C%27%3E%27%20%29;%20document.write%28%20addy34869%20%29;%20document.write%28%20%27%3C%5C/a%3E%27%20%29;%20//--%3E%5Cn%20%3C/script%3E%20%3Cscript%20language=%27JavaScript%27%20type=%27text/javascript%27%3E%20%3C%21--%20document.write%28%20%27%3Cspan%20style=%5C%27display:%20none;%5C%27%3E%27%20%29;%20//--%3E%20%3C/script%3EAlamat%20surel%20ini%20dilindungi%20dari%20robot%20spam.%20Anda%20perlu%20mengaktifkan%20JavaScript%20untuk%20melihatnya%20%3Cscript%20language=%27JavaScript%27%20type=%27text/javascript%27%3E%20%3C%21--%20document.write%28%20%27%3C/%27%20%29;%20document.write%28%20%27span%3E%27%20%29;%20//--%3E%20%3C/script%3E/maillist.html"&gt;Milis Balita-Anda&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-7586687113951847028?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/7586687113951847028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/02/diare-pada-bayi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/7586687113951847028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/7586687113951847028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/02/diare-pada-bayi.html' title='Diare pada Bayi'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-7697824881793952209</id><published>2010-01-03T23:57:00.001-08:00</published><updated>2010-01-03T23:57:46.120-08:00</updated><title type='text'>Bolehkah Memiliki Pembantu Rumah Tangga?</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Ustadz Musyaffa Ad Dariny, Lc. menjawab:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada dua pendapat yang sekilas berbeda dalam masalah ini:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(1)     Tidak membolehkan sama sekali, ini adalah pendapat mayoritas ulama madzhab (yakni: Hanafiyah, Malikiyah dan Syafi’iyah)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;وَقَالَ أَبُو حَنِيفَةَ : أَكْرَهُ أَنْ يَسْتَأْجِرَ الرَّجُلُ امْرَأَةً حُرَّةً يَسْتَخْدِمُهَا وَيَخْلُو بِهَا وَكَذَلِكَ الْأَمَةُ وَهُوَ قَوْلُ أَبِي يُوسُفَ وَمُحَمَّدٍ أَمَّا الْخَلْوَةُ فَلِأَنَّ الْخَلْوَةَ بِالْمَرْأَةِ الْأَجْنَبِيَّةِ مَعْصِيَةٌ . وَأَمَّا الِاسْتِخْدَامُ فَلِأَنَّهُ لَا يُؤْمَنُ مَعَهُ الِاطِّلَاعُ عَلَيْهَا وَالْوُقُوعُ فِي الْمَعْصِيَةِ (بدائع الصنائع 4/189)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Imam Abu Hanifah&lt;/strong&gt; mengatakan: “Aku benci (yakni mengharamkan) pria menyewa wanita merdeka, untuk dijadikan sebagai pembantu dan bisa menyendiri dengannya. Begitu pula jika yang disewa adalah wanita hamba sahaya”. Ini (juga) pendapatnya Abu Yusuf dan Muhammad. Alasan larangan menyendiri dengannya, karena menyendiri dengan wanita yang bukan mahrom adalah maksiat. Sedang alasan larangan menjadikannya pelayan, karena tidak akan selamat dari melihatnya dan terjatuh dalam kemaksiatan. (&lt;em&gt;Bada’i'us &lt;/em&gt;&lt;em&gt;Sh&lt;/em&gt;&lt;em&gt;ana’i’&lt;/em&gt;, 4/189)&lt;/p&gt; &lt;p align="left"&gt;&lt;span id="more-1166"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;سَمِعْتُ مَالِكًا وَسُئِلَ عَنْ الْمَرْأَةِ تُعَادِلُ الرَّجُلَ فِي الْمَحْمَلِ لَيْسَ بَيْنَهُمَا مَحْرَمٌ فَكَرِهَ ذَلِكَ , فَاَلَّذِي يَسْتَأْجِرُ الْمَرْأَةَ تَخْدِمُهُ وَلَيْسَ بَيْنَهُمَا مَحْرَمٌ وَلَيْسَ لَهُ أَهْلٌ وَهُوَ يَخْلُو مَعَهَا أَشَدُّ عِنْدِي كَرَاهِيَةً. (المدونة 3/443)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku pernah mendengar &lt;strong&gt;Imam Malik&lt;/strong&gt; ditanya tentang wanita yang mengambil pria (sebagai kusir) sekedupnya, padahal tidak ada mahrom diantara mereka, maka beliau membenci (mengharamkan)-nya. Karena itu, pria yang mengambil wanita sebagai pembantu padahal tidak ada mahram diantara mereka, sedang si pria tidak punya istri, dan dia bisa menyendiri dengannya, itu lebih haram bagiku. (&lt;em&gt;Al-Mudawwanah&lt;/em&gt;, 3/443)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;لَوْ اسْتَأْجَرَ أَجْنَبِيٌّ أَمَةً تَخْدُمُهُ فَوَجْهَانِ, وَيَنْبَغِي أَنْ يَكُونَ الْأَصَحُّ التَّحْرِيمَ; لِأَنَّهُ لَا يَنْفَكُّ عَنْ النَّظَرِ غَالِبًا .(حاشية قليوبي وعميرة 3/72)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika pria yang bukan mahram mengambil budak wanita sebagai pembantunya, maka ada dua pendapat (dalam &lt;strong&gt;madzhab syafi’i&lt;/strong&gt;), dan yang layak dijadikan sebagai pendapat yang paling &lt;em&gt;shahih&lt;/em&gt; adalah pendapat yang mengharamkannya, karena pada umumnya tidak mungkin lepas dari melihatnya (padahal melihatnya itu haram hukumnya). (&lt;em&gt;Hasyiah Q&lt;/em&gt;&lt;em&gt;alyubi&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;Umair&lt;/em&gt;&lt;em&gt;ah&lt;/em&gt;, 3/72)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(2)     Membolehkan dengan syarat selamat dari hal yang dilarang syariat. Ini pendapatnya Madzhab Hambali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;قَالَ الْإِمَامُ أَحْمَدُ رضي الله عنه: يَجُوزُ أَنْ يَسْتَأْجِرَ الْأَجْنَبِيُّ الْأَمَةَ وَالْحُرَّةَ لِلْخِدْمَةِ, وَلَكِنْ يَصْرِفُ وَجْهَهُ عَنْ النَّظَرِ لِلْحُرَّةِ. لَيْسَتْ الْأَمَةُ مِثْلَ الْحُرَّةِ, فَلَا يُبَاحُ لِلْمُسْتَأْجِرِ النَّظَرُ لِشَيْءٍ مِنْ الْحُرَّةِ, بِخِلَافِ الْأَمَةِ, فَيَنْظُرُ مِنْهَا إلَى الْأَعْضَاءِ السِّتَّةِ, أَوْ إلَى مَا عَدَّا عَوْرَةَ الصَّلَاةِ عَلَى مَا يَأْتِي فِي النِّكَاحِ, وَالْحَاصِلُ أَنَّ الْمُسْتَأْجِرَ لَهُمَا كَالْأَجْنَبِيِّ, فَلَا يَجُوزُ لَهُ أَنْ يَخْلُوَ مَعَ إحْدَاهُمَا فِي بَيْتٍ, وَلَا يَنْظُرَ إلَى الْحُرَّةِ مُتَجَرِّدَةً, وَلَا إلَى شَعْرِهَا الْمُتَّصِلِ; لِأَنَّهُ عَوْرَةٌ مِنْهَا, بِخِلَافِ الْأَمَةِ.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Imam Ahmad&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Rahimahullah&lt;/em&gt; mengatakan: “Pria yang bukan mahram boleh mengambil wanita -baik budak atau merdeka- untuk dijadikan sebagai pembantu, tapi ia harus memalingkan wajahnya dan tidak melihatnya, jika pembantunya itu wanita yang merdeka. Pembantu wanita yang budak tidak seperti yang merdeka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, Pria yang menjadikannya pembantu tidak boleh melihat bagian tubuh manapun dari wanita yang merdeka. Berbeda jika pembantunya itu wanita dari budak, maka ia boleh melihatnya pada bagian tubuhnya yang enam, atau bagian tubuh yang tidak menjadi auratnya ketika shalat, sebagaimana akan diterangkan pada bab nikah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Intinya, Pria yang menjadikannya pembantu tidak boleh melihat keduanya, sebagaimana pria lain (yang bukan mahram). Karenanya ia tidak boleh menyendiri dengan kedua jenis pembantu ini dalam satu rumah, ia tidak boleh melihatnya terbuka, dan tidak boleh melihat rambutnya yang masih sambung, karena itu termasuk auratnya, berbeda jika pembantu wanitanya itu dari budak” (&lt;em&gt;Math&lt;/em&gt;&lt;em&gt;alibu Ulin Nuha&lt;/em&gt;, 3/615, dan &lt;em&gt;Kasysyaful Qona’&lt;/em&gt;, 3/548)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua pendapat ini, sebenarnya tidak bertentangan, karena ulama yang membolehkannya, melihat hukum asal akad tersebut, sedang ulama yang mengharamkannya, melihat hukum akhirnya setelah dipengaruhi situasi dan kondisi. Mereka semua sepakat bahwa hukum asal akad sewa tersebut dibolehkan, dan mereka juga sepakat jika akad sewa tersebut mengandung hal yang melanggar syariat maka dilarang. &lt;em&gt;Wall&lt;/em&gt;&lt;em&gt;ahu a’lam&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kesimpulannya&lt;/strong&gt;, diharamkan mengambil pembantu, kecuali dalam dua keadaan:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;(a)&lt;/strong&gt; Jika keadaannya darurat atau sangat membutuhkan sekali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;(b)&lt;/strong&gt; Jika bisa selamat dari hal-hal yang dilarang oleh syariat, seperti melihatnya, berduaan dengannya, atau bercampurnya pria dan wanita yang bukan mahram, dll.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sy&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;aikh Muhammad Al-Utsaimin mengatakan: &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pertama:&lt;/strong&gt; Hendaklah kita tidak mendatangkan pembantu -wanita atau pria- kecuali jika keadaannya mendesak atau darurat, karena kedatangan pembantu itu akan menghabiskan banyak biaya yang sebenarnya tidak diperlukan dan bukan darurat, padahal Nabi &lt;em&gt;-shallallohu’alaihi wasallam-&lt;/em&gt; telah melarang umatnya menyia-nyiakan harta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kedua: &lt;/strong&gt;Sebagian mereka kurang amanah dalam menjalankan tugas yang kita percayakan kepadanya. Oleh karena itu, tidak seyogyanya mendatangkan pembantu -pria atau wanita- kecuali dengan beberapa syarat:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Untuk pembantu wanita: &lt;/strong&gt;(Jika rumahnya jauh) Harus ada mahramnya. Jika tidak ada, maka tidak boleh mendatangkannya, karena sabda Nabi -&lt;em&gt;sh&lt;/em&gt;&lt;em&gt;allall&lt;/em&gt;&lt;em&gt;ahu alaihi wasallam&lt;/em&gt;-: “Wanita tidak boleh safar kecuali dengan mahramnya”… Tidak ditakutkan menimbulkan fitnah (bahaya syahwat). Jika takut menimbulkan fitnah, baik terhadap dirinya maupun anak-anaknya, maka ia tidak boleh melakukannya. Harus selalu menjalankan kewajibannya menutup wajahnya. Tidak boleh menyendiri dengannya. Jika tak ada orang lain di rumahnya, maka ia tidak boleh mendatangkan pembantunya sama sekali, begitu pula, jika ada orang lain di rumahnya tapi mereka biasa pergi dari rumah dan ia tinggal sendiri di rumahnya bersama pembantu ini, maka ini juga tidak boleh, karena sabda Nabi &lt;em&gt;–sh&lt;/em&gt;&lt;em&gt;allall&lt;/em&gt;&lt;em&gt;ahu&lt;/em&gt;&lt;em&gt;’alaihi wasallam-&lt;/em&gt;: “Pria tidak boleh berduaan dengan wanita kecuali dengan mahramnya”. (&lt;em&gt;Liq&lt;/em&gt;&lt;em&gt;a’ul Babil Maftuh&lt;/em&gt;, no soal: 619)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Syeikh Abdullah Al-Faqih&lt;/strong&gt; mengatakan: “Menyebarnya tren mendatangkan pembantu rumah tangga ini, banyak menyebabkan kerusakan, dan kenyataan adalah saksi paling baik untuknya, diantara kerusakan itu adalah:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pertama:&lt;/strong&gt; Dan ini yang paling bahaya, mendholimi putra dan putrinya ketika mereka dirumahnya, yaitu dengan menyerahkan pendidikan mereka kepada para pembantu wanita, sehingga anak kehilangan ikatan rasa dengan ortunya, padahal ikatan rasa itulah unsur utama dalam mendidik dan mengarahkan jiwa anak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kedua: &lt;/strong&gt;Adanya pembantu wanita dalam rumah, merupakan penyebab utama yang mendorong para ibu keluar rumah, baik untuk kerja, atau belanja, atau pergi ke rumah orang lain. Dan ini jelas bertentangan dengan maksud dan tujuan Syariat Islam agar wanita menetap di rumahnya, Allah berfirman (yang artinya): “&lt;em&gt;Hendaklah kalian (para istri) tetap di rumah kalian!&lt;/em&gt;” (Al-Ahzab:33)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Ketiga: &lt;/strong&gt;Menjadikan wanita (yakni istri dan putri majikan) merasa jenuh dan malas, dan ini merupakan penyebab utama terjangkitnya banyak penyakit pada wanita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Keempat:&lt;/strong&gt; Membiarkan pembantu wanita di dalam rumah bersama anak-anak usia puber, termasuk diantara penyebab jatuhnya mereka dalam perbuatan keji (zina)” (&lt;em&gt;Fatawa Syabakah Islamiyah&lt;/em&gt;, no fatwa: 18210).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari uraian di atas, kita dapat menarik kesimpulan, sebaiknya kita tidak mengambil pembantu, karena banyaknya &lt;em&gt;mafsadah&lt;/em&gt; yang ditimbulkan, dan sulitnya memenuhi syarat dari ulama yang membolehkannya. Kecuali bila keadaannya darurat atau sangat mendesak sekali. &lt;em&gt;Wall&lt;/em&gt;&lt;em&gt;ahu a’lam&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-7697824881793952209?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/7697824881793952209/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/01/bolehkah-memiliki-pembantu-rumah-tangga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/7697824881793952209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/7697824881793952209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2010/01/bolehkah-memiliki-pembantu-rumah-tangga.html' title='Bolehkah Memiliki Pembantu Rumah Tangga?'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-8216736352934413120</id><published>2009-12-26T23:45:00.000-08:00</published><updated>2009-12-26T23:46:49.032-08:00</updated><title type='text'>Wanita Shalihah</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Saudaraku yang baik, sungguh sangat beruntung bagi wanita shalihah di dunia ini. Ia akan menjadi cahaya bagi keluarganya dan berperan melahirkan generasi dambaan. Kalau pun ia wafat, maka Allah akan menjadikannya bidadari di akhirat nanti. Oleh karena itu, para pemuda jangan sampai salah memilih pasangan hidup. Pilihlah wanita shalihah untuk dijadikan istri dan pendamping hidup setia. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Siti Khadijah r.a. adalah figur seorang istri shalihah yang menjadi penentram batin, pendukung setia, dan penguat semangat suami dalam berjuang dan beribadah kepada Allah SWT. Beliau telah berkorban dengan harta, kedudukan, dan diri beliau demi membela perjuangan Rasulullah SAW. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Begitu kuatnya kesan keshalihahan Khadijah r.a., hingga nama beliau banyak disebut-sebut oleh Rasul walau beliau sendiri sudah meninggal. Allah berfirman dalam QS. An Nur ayat 30-31, Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa tampak daripadanya...... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Rasulullah Saw bersabda : Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik  perhiasan adalah wanita shalihah (HR. Muslim) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Ciri khas seorang wanita shalihah adalah ia mampu menjaga pandangannya. Ciri lainnya, dia senantiasa taat kepada Allah dan Rasul Nya. Make up-nya adalah basuhan air wudhu. Lipstiknya adalah memperbanyak dzikir kepada Allah di mana pun berada. Celak matanya adalah memperbanyak bacaan Al Quran. Jika seorang muslimah menghiasi dirinya dengan perilaku takwa, akan terpancar cahaya keshalihahan dari dirinya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Wanita shalihah tidak mau kekayaan termahalnya berupa iman akan rontok. Dia juga sangat memperhatikan kualitas kata-katanya. Tidak ada dalam sejarahnya seorang wanita shalihah centil, suka jingkrak-jingkrak, dan menjerit-jerit saat mendapatkan sesuatu kesenangan. Ia akan sangat menjaga setiap tutur katanya agar bernilai bagaikan untaian intan yang penuh makna dan bermutu tinggi. Dia sadar betul bahwa kemuliaannya justru bersumber dari kemampuannya menjaga diri. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Wanita shalihah itu murah senyum, karena senyum sendiri adalah shadaqah. Namun, tentu saja senyumnya proporsional. Tidak setiap laki-laki yang dijumpainya diberikan senyuman manis. Intinya, senyumnya adalah senyum ibadah yang ikhlas dan tidak menimbulkan fitnah bagi orang lain. Bisa dibayangkan jika kaum wanita kerja keras berlatih senyum manis semata untuk meluluhkan hati laki-laki. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Wanita shalihah juga harus pintar dalam bergaul dengan siapapun. Dengan pergaulan itu ilmunya akan terus bertambah, sebab ia akan selalu mengambil hikmah dari orang-orang yang ia temui. Kedekatannya kepada Allah semakin baik sehingga hal itu berbuah kebaikan bagi dirinya maupun orang lain. Pendek kata, hubungan kemanusiaan dan taqarrub kepada Allah dilakukan dengan sebaik mungkin. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Ia juga selalu menjaga akhlaknya. Salah satu ciri bahwa imannya kuat adalah dari kemampuannya memelihara rasa malu. Dengan adanya rasa malu, segala tutur kata dan tindak tanduknya akan selalu terkontrol. Tidak akan ia berbuat sesuatu yang menyimpang dari bimbingan Al Quran dan As Sunnah. Dan tentu saja godaan setan bagi dirinya akan sangat kuat. Jika ia tidak mampu melawan godaan tersebut, maka bisa jadi kualitas imannya berkurang. Semakin kurang iman seseorang, maka makin kurang rasa malunya. Semakin kurang rasa malunya, maka makin buruk kualitas akhlaknya. Wallahu alam bish showab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Manajemen Qalbu - Aa Gym&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-8216736352934413120?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/8216736352934413120/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/12/wanita-shalihah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/8216736352934413120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/8216736352934413120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/12/wanita-shalihah.html' title='Wanita Shalihah'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-3243436108607807807</id><published>2009-12-11T00:15:00.000-08:00</published><updated>2009-12-11T00:17:23.745-08:00</updated><title type='text'>Jika Aku Jatuh Cinta …</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Cinta sejati hanyalah pada Rabbul Izzati. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Cinta yang takkan bertempuk sebelah tangan. Namun Allah tidak egois mendominasi cinta hamba-Nya. Dia berikan kita cinta kepada anak, istri, suami, orang tua, kaum muslimin. Tapi cinta itu tentu porsinya tidak melebihi cinta kita pada Allah, karena Allah mengatakan, “Katakanlah! ‘Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, kaum keluargamu, harta-benda yang kamu usahakan, perdagangan yang kamu khawatiri akan merugi dan rumah tangga yang kamu senangi (manakala itu semua) lebih kamu cintai dari pada Allah dan Rasul-Nya dan berjiha di jalan-Nya, maka tunggulah keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.”&lt;/span&gt;&lt;span id="more-35"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="menuItemText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Cinta. Sebuah kata singkat yang memiliki makna luas. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Walaupun belum teridentifikasi secara pasti, namun eksistensi cinta diakui oleh semua orang. Al-Ghazali mengatakan cinta itu ibarat sebatang kayu yang baik. Akarnya tetap di bumi, cabangya di langit dan buahnya lahir batin, lidah dan anggota-anggota badan. Ditujukan oleh pengaruh-pengaruh yang muncul dari cinta itu dalam hati dan anggota badan, seperti ditujukkanya asap dalam api dan ditunjukkanya buah dan pohon. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Prestasi kepahlawanan para pejuang tidak terlepas dari pengaruh cintanya seorang pemuda kepada pemudi. Umar bin Abdul Aziz berhasil memenangkan pertarungan cinta sucinya kepada Allah dari pada cinta tidak bertuannya kepada seorang gadis. Tidak ada yang salah pada cinta. Berusahalah menempatkannya pada tempat, waktu dan sisi yang tepat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Ya Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Ya Rabbana, jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu, rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Ya Allah, jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan syurga-Mu. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu, jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu, jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;Ya Allah Engaku mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Kokohkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengna limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-3243436108607807807?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/3243436108607807807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/12/jika-aku-jatuh-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/3243436108607807807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/3243436108607807807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/12/jika-aku-jatuh-cinta.html' title='Jika Aku Jatuh Cinta …'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-121655462681101949</id><published>2009-11-02T01:03:00.000-08:00</published><updated>2009-11-02T01:06:08.058-08:00</updated><title type='text'>Amaliyah Wanita Muslimah</title><content type='html'>&lt;div class="postinfo"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;             &lt;div align="left"&gt;&lt;a href="http://yuari.files.wordpress.com/2008/01/khusyuk.jpg" title="akhwat"&gt;&lt;img src="http://yuari.files.wordpress.com/2008/01/khusyuk.thumbnail.jpg" alt="akhwat" align="left" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;1. Hindarilah sikap kurang puas dan perbanyaklah diam.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah  berfirman:&lt;br /&gt;“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka kecuali bisikan orang yang menyeru manusia memberikan sedekah, atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia.” (An Nisa 114)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketahuilah wahai ukthi, di setiap saat dan setiap tempat ada yang  senantiasa memperhatikan dan mencatat setiap ucapanmu.&lt;span id="more-188"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (Qaaf 17- 18)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, wahai ukthi, berbicaralah hanya yang pantas-pantas saja. Ringkaskan ucapanmu, serta cukuplah hingga sesuai dengan maksud pembicaraanmu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;2. Bacalah Al-Qur’an Al-Karim dan buat jadwal harian untuk tadaarus serta usahakan menghafalnya semampumu agar engkau mendapat pahala yang besar di hari kiamat nanti.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Abdullah bin Umar Ra meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW berbeda: Kepada yang senang membaca Al- Qur’ an di hari kiamat nanti dikatakan: “Bacalah dan perbaikilah bacaanmu sebagaimana yang telah kamu kerjakan di dunia dahulu, maka sesungguhnya kedudukanmu itu tergantung kepada akhir ayat yang sedang kamu baca itu.” (HR- Tirmidzi)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;3. Bukanlah merupakan suatu kebaikan apabila kamu berbicara dan selalu berkomentar terhadap setiap hal yang kamu dengar, sebab hal itu dapat menjatuhkanmu ke dalam kebohongan.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Abu Huraifah Ra berkata bahwa Nabi Muhammad Saw : “Cukuplah bagi orang itu disebut pembohong jika ia berbicara dengan setiap apa yang ia dengar.” (HR. Muslim).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;4. Jauhilah sifat sombong dan membanggakan diri dengan sesuatu yang tidak kamu punyai dengan tujuan memperbanyak harta dan mendapat ketenaran di mata manusia.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aisyah Ra, meriwayatkan bahwa seorang wanita bertanya kepada Rasulullah SAW : “Bolehkah saya mengatakan bahwa suami saya telah memberikan sesuatu padahal dia tidak memberikan sesuatu kepadaku?” Rasulullah lalu bersabda : “Orang yang menyiarkan tentang apa yang tidak dia terirna (pemberian) bagaikan orang yang memakai dua baju kebohongan.” (Muttafaq alaihi) .&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;5.  Dzikrullah itu mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam  kehidupan&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;seorang muslim, baik dilihat secara ruhaniyah, kejiwaan, jasmani maupun sosial kemasyarakatan. Oleh karena itu jagalah, wahai saudaraku, ingatlah kepada Allah Ta’ala setiap saat walau bagaimanapun keadaannya. Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah memuji hamba-hamba-Nya yang mukhlis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Firman-Nya:&lt;br /&gt;“(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah swt baik dalam  keadaan berdiri, duduk maupun berbaring.” (Ali Imran 191).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Abdullah bin Basar Ra pernah menyebutkan bahwa ada seorang laki-laki berkata: “Ya Rasulullah, sesungguhnya syariat Islam itu telah cukup banyak dalam pandangan saya, untuk itu beritahu saya dengan sesuatu yang bisa saya jadikan pegangan.” bersabda Rasulullah: “Lidahmu itu akan terus basah dengan berdzikir kepada Allah.” (HR. Tinnidzi).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;6. Jika kamu ingin berbicara, maka jauhilah dari membesar-besarkan diri, bermanis-manis kata dan terlena dalam buaian kata. sebab itu merupakan sifat yang dibenci oleh Rasulullah SAW.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beliau bersabda  :&lt;br /&gt;“Sesungguhnya sesuatu yang paling saya benci dan paling jauh posisinya dariku pada hari kiamat adalah mereka yang banyak bicara, angkuh dalam berucap dan besar mulut.” (HR. Tarmidzi).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;7. Jadikanlah pribadi Rasulullah SAW  sufi teladan yang baik.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di antaranya banyak diam, berpikir dan tidak  banyak tertawa, apalagi sampai hanyut di dalamnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sammak berkata, “Saya bertanya kepada Jabir bin Samirah: Apakah dulu kamu selalu hadir dalam majelis Rasulullah?” Jabir bin Samirah menjawab, “Benar , beliau banyak diam dan sedikit tertawa. Pernah sahabatnya membaca syair dan saling betukar pikiran tentang masalah mereka, kemudian mereka tertawa, tapi Rasulullah hanya tersenyum saja.” (HR. Ahmad).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jadikanlah ucapanmu selalu condong kepada kebajikan. Jika  tidak, maka diammu itu lebih baik. Bersabda Rasulullah Saw:&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang mengaku beriman kepada Allah dan hari akhir, maka berkatalah yang baik, atau (kalau tidak bisa) diamlah.” (AR. Bukhari)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;8. Jangan memotong pembicaraan orang, membatasi atau meremehkannya. Jadilah pendengar yang baik. Bantahlah mereka dengan uslub (metode) yang baik sebagai cermin dari kepribadian.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;9. Hindari segala bentuk celaan, menggunjing, atau  membicarakan aib orang lain.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mencela kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang dicela itu) lebih baik dari mereka (yang mencela). Dan begitu pula wanita terhadap wanita lainnya, boleh jadi wanita yang dicela tadi lebih baik dari wanita yang mencela.” (Al Hujaraat 11)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bersabda Rasulullah SAW :&lt;br /&gt;“Seorang muslim itu saudara bagi muslim lainnya dia tidak menzaliminya, tidak mengecewakannya. juga tidak pula menghinanya. Maka cukuplah seorang itu digolongkan dalam keburukan bila ia menghina saudaranya yang muslim.” (HR. Muslim).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;10. Jika kamu mendengar bacaan AI Qur’an Al Karim, maka hentikanlah segala pembicaraan bagaimanapun pentingnya. sebagai rasa hormat terhadap Kalamullah. dan juga sebagai pelaksanaan perintah-Nya.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dan apabila AI Qur.an  dibacakan maka dengarkanlah dan perhatikan dengan tenang agar kamu mendapat  rahmat” (Al A’raf 204).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;11. Pandai-pandailah dalam memilih kata sebelum ke luar dari mulutmu. Jagalah perkataanmu agar tetap bersih. cocok dan sesuai dengan kebenaran, jauh dari keburukan, serta tidak menimbulkan kemurkaan Allah Ta’ala. karena setiap kata mempunyai tanggung jawab yang besar. Berapa banyak kata yang bisa menyebabkan si pembicaranya masuk surga, dan berapa banyak pula kata yang memasukkan orangnya ke dasar neraka jahannam. &lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Abu Hurairah Ra berkata Nabi Muhammad SA W bersabda: “Seorang hamba yang jika berbicara semata-mata yang diridhoi Allah dan seolah-olah tidak dihiraukan orang, maka Allah akan mengangkat derajatnya. Namun seorang hamba berbicara dengan ucapan yang dibenci Allah seolah-olah tidak dihiraukan orang, maka ucapan itu akan membawanya ke neraka jahannam.” (HR. Bukhari).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mu’adz Ra  bertanya kepada Nabi Saw :&lt;br /&gt;“Ya Rasulullah, apakah kita bertanggung jawab terhadap semua yang kita ucapkan?” Rasulullah Saw menjawab: “Ibumu pasti kehilangan kamu, wahai Mu’adz! Tidaklah manusia itu ditelungkupkan wajahnya ke dalam neraka kecuali karena tergelincimya lidah (akibat ucapan) mereka.” (HR. Turmudzi).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;12. Gunakanlah lidahmu yang merupakan nikmat Allah yang agung bagimu untuk amar makruf nahi munkar dan dakwah kepada kebajikan.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka kecuali bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat makruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia.” (An Nisa 114)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;13. Wahai saudariku muslimah, belajar (menuntut ilmu) itu merupakan  hal yang terpuji dan mulia.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Syifa’ binti Abdillah berkata, Nabi Saw pernah masuk ke dalam rumah ketika saya berada di rumah Hafsah, kemudian beliau bertanya kepada saya, ” Apakah kamu tidak mengajari ini (yakni Hafsah) penangkal seekor semut sebagaimana kamu telah mengajarinya tulis menulis?” (HR. Ahmad).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;14. Maksud dan tujuan menuntut ilmu itu bukan hanya untuk memperoleh ijazah. untuk mendapatkan pekerjaan atau status sosial, tapi untuk mengetahui berbagai urusan agama. hukum-hukumnya dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an Al-Karim sehingga seorang wanita dapat beribadah kepada Robb-nya dengan dasar pemahaman yang jelas. Seperti diketahui, salah satu tujuan menuntut ilmu adalah untuk menelaah teori belajar yang tepat sebagaimana yang tercermin dalam kehidupan Rasulullah Saw, para sahabat dan para pendahulu umat ini, agar kita hidup dalam kebahagiaan dan ketenangan.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;15. Jauhilah setiap bentuk gurauan dan celaan. Jangan bersikap sombong terhadap orang lain dalam menuntut ilmu. dan jadikanlah sifat tawadhu (rendah hati) cermin pribadimu agar prestasimu bisa maju dan naik. Kalau tidak demikian maka niscaya ilmumu akan membawa bencana bagimu. &lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ka’ ab bin Malik Ra berkata, Saya mendengar Rasulullah Saw bersabda: “Barang siapa menuntut ilmu karena untuk bersaing dengan para alim atau karena hendak membantah orang-orang bodoh dan karena mau menarik perhatian manusia kepadanya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam neraka.” (HR. Tirmidzi)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;sumber : pesantrenonline.com&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-121655462681101949?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/121655462681101949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/11/amaliyah-wanita-muslimah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/121655462681101949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/121655462681101949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/11/amaliyah-wanita-muslimah.html' title='Amaliyah Wanita Muslimah'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-3351884623917573741</id><published>2009-09-27T01:29:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T01:30:49.151-07:00</updated><title type='text'>﻿ Mencari Keberkahan Rezeki</title><content type='html'>Setiap kita pasti berharap, agar bisa mendapatkan rezeki yang halal, dan berkah. Yaitu mendapat barakah dari Allah, sehingga bisa mencukupi kebutuhan, dan bermanfaat untuk dunia dan akhirat. Di zaman moderen ini, berbagai cara untuk mendapatkan rezeki, semakin kompleks. Dari kesemuanya itu, ada yang hukumnya halal, haram, maupun subhat.    &lt;p&gt;&lt;br /&gt;Cara mencari rezeki yang halal, tentunya dengan jalan yang tidak melanggar syariat-syariat Allah, misalnya bertani, berdagang barang-barang yang halal dan mubah, atau bekerja halal sesuai dengan ketrampilan yang kita miliki.&lt;/p&gt; Adapun rezeki yang haram, misalnya yang diperoleh dari riba, judi, penipuan, jual beli barang haram, serta dari berbagai sektor maksiat (misalnya dunia musik, keartisan, pamer aurat, hingga menjual kehormatan), tindak kriminal, juga dari jalan syirik atau perdukunan. Sedangkan rezeki yang subhat, adalah yang cara memperolehnya diragukan kehalalannya, atau masih samar-samar antara halal dan haram.&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, rezeki dari orang yang bekerja di suatu perusahaan atau media, yang visi dan missinya tidak senantiasa sejalan dengan Islam, bahkan sering berlawanan.  Atau rezeki yang diperoleh dengan cara mengikuti bisnis MLM yang  terkadang dianggap merugikan bagi sebagian pihak tertentu, atau yang diperoleh dari berbagai cara yang ternyata bila diteliti lebih jauh, diragukan kehalalannya. Dengan menjadi pialang saham, misalnya, yang oleh sebagian ulama dikatakan identik dengan judi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk meraih keberkahan rezeki, tentunya sebisa mungkin kita harus menghindari hal-hal yang subhat, apalagi haram. Karena itu, dalam berusaha "menjemput rezeki", kita harus memperhatikan hal-hal berikut:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;PASTIKAN KEHALALANNYA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kehalalan, harus menjadi prioritas kita dalam mencari rezeki. Jangan sampai makanan yang masuk dalam tubuh kita sekeluarga, berasal dari rezeki yang haram. Dalam sebuah hadits ditegaskan bahwa setiap daging yang diberi makan dari yang haram, tempatnya adalah di neraka. &lt;em&gt;Na'udzubillah....&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sebisa mungkin, berbagai sektor kerja yag berbau haram atau subhat harus kita hindari. Jangan tergiur untuk mendapatkan uang atau keuntungan dengan mudah, bila harus menggunakan cara yang haram. Insyaallah, rezeki yang sedikit tetapi diperoleh dengan cara halal, akan lebih berkah dan bermanfaat daripada hasil yang banyak, namun diperoleh dengan cara haram.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;TIDAK MENZHALIMI/MERUGIKAN ORANG LAIN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Keberkahan akan sulit kita peroleh, bila cara kita dalam mencari rezeki, dengan menzhalimi atau merugikan orang lain. Berbagai praktik riba, penipuan, dan mengambil barang orang lain tanpa hak, itu adalah cara-cara yang menzhalimi oang lain. Allah melarang keras pada umat-Nya, agar tidak menempuh cara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman, &lt;em&gt;"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sungguh, Allah Maha Penyayang kepadamu. Dan barangsiapa berbuat demikian dengan cara melanggar hukum dan zhalim, akan Kami masukkan dia ke dalam neraka. Yang demikian itu mudah bagi Allah."&lt;/em&gt; (an-Nisa': 29-30)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu kita juga harus ingat, bahwa doa orang yang terzhalimi akan dikabulkan oleh Allah.  Jadi, bila orang yang kita zhalimi itu mendoakan keburukan bagi kita, maka kemungkinan besar keburukan itu akan menimpa kita.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;IRINGI DENGAN TAKWA DAN TAWAKAL&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Halangan dan rintangan, adakalanya akan menyertai langkah kita dalam mencari rezeki. Kita harus bisa bersabar menghadapi semua itu. Pun harus tetap menjaga ketakwaan dan ketawakkalan kita. Karena Allah berfirman,&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"...Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya; dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu." &lt;/em&gt;(ath-Thalaq: 2-3)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikian pula jika ternyata Allah memberi kita kelapangan, dan mempermudah jalan rezeki kita, maka kita tak boleh lupa untuk senantiasa mensyukurinya. Jangan sampai kemudahan itu melalaikan kita dari-Nya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;JANGAN PUTUS ASA DARI RAHMAT ALLAH&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya rezeki kita semua sudah ditentukan oleh Allah. Jangankan kita manusia, rezeki seluruh binatang melata di muka bumi ini pun sudah dijamin oleh Allah. Karena itu, jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah, yang Maha Luas karunia-Nya. Allah berfirman,&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah..."&lt;/em&gt; (az-Zumar: 53)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakinlah bahwa bersama kesulitan itu ada kemudahan, sebagaimana firman-Nya,&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain); dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap."&lt;/em&gt; (al-Insyirah 5-8)&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;TIPS BAGI PEKERJA DAN PEBISNIS&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini beberapa tips praktis untuk meraih keberkahan, bagi Anda yang berprofesi sebagai pekerja/karyawan, dan juga pebisnis/pedagang.&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Untuk Anda yang pekerja/ karyawan, tentu telah mendapatkan gaji sesuai ketentuan yang berlaku, di tempat Anda bekerja. Karena itu, bertakwalah kepada Allah. Jangan sampai Anda tergoda untuk berbuat tidak jujur, misalnya melakukan korupsi, suap-menyuap, manipulasi data, dan sebagainya. Berusahalah untuk bekerja sebaik-baiknya,  dan sejujur-jujurnya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Untuk Anda yang pebisnis/pedagang, Anda harus selalu mengutamakan servis terhadap konsumen. Lakukan 5 hal berikut, yang insyaallah bisa mendatangkan berkah.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;1. Berusahalah untuk selalu bersikap ramah dalam melayani konsumen, juga kepada siapa saja. Jadilah orang yang murah senyum, karena senyum adalah sedekah. Insyaallah jika hal ini Anda lakukan, banyak orang yang akan merasa senang terhadap diri dan pribadi Anda. Hal ini tentu akan berdampak positif pada kelancaran usaha Anda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Permudahlah setiap transaksi atau urusan dengan orang lain, dan jangan suka mempersulit. Dengan begitu, insyaallah, Allah pun akan mempermudah urusan Anda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Rajin-rajinlah bersilaturrahmi kepada sanak kerabat, atau mengunjungi teman-teman dan tetangga. Karena berdasarkan hadits Rasulullah n, silaturrahmi bisa menambah rezeki, dan memperpanjang usia....&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. Rajin-rajinlah bersedekah, karena dalam harta kita ada hak orang miskin. Sedekah kita, insyaallah akan "membersihkan" harta kita. Sedekah juga aka mendatangkan keberkahan, karena Allah l akan melipatgandakan harta yang kita sedekahkan dengan ikhlas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5. Bersyukurlah atas apa yang telah kita peroleh. Sungguh, bila kita pandai bersyukur, maka insyaallah Allah akan menambahkan nikmat-Nya kepada kita. Sebaliknya bila kita ingkar dan lupa bersyukur, maka adzab Allah sudah menanti....&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain melakukan 5 hal di atas, bila Anda memiliki pesaing, maka bersainglah dengan sehat, dan jangan saling menjatuhkan dengan cara-cara batil, yang membuat pihak lain merasa terzhalimi.&lt;br /&gt;Semoga kita semua bisa mendapatkan rezeki yang penuh berkah, &lt;em&gt;amiin&lt;/em&gt;. (*)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-3351884623917573741?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/3351884623917573741/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/09/mencari-keberkahan-rezeki.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/3351884623917573741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/3351884623917573741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/09/mencari-keberkahan-rezeki.html' title='﻿ Mencari Keberkahan Rezeki'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-7289299624293424530</id><published>2009-09-17T17:25:00.000-07:00</published><updated>2009-09-17T17:26:48.522-07:00</updated><title type='text'>Siap-Siap Sebelum Lebaran</title><content type='html'>Lebaran berarti suasana baru. Nah, persiapan apa saja yang harus dilakukan      untuk menyambut Lebaran&lt;br /&gt;1. Cat ulang dinding rumah dengan warna baru atau warna lama. Serahkan urusan pengecatan pada orang yang berpengalaman, karena sapuan cat yang rapi dan rata akan memberi nilai tambah pada ruangan. Lakukan pengecatan paling lambat 3 minggu sebelum Lebaran, karena cat butuh waktu pengeringan yang cukup lama. Perhitungkan juga persiapan sebelum dan sesudah pengecatan, seperti menggeser perabot, dan sebagainya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2. Agar suasana ruangan berubah, ganti hiasan dinding atau posisi hiasan tersebut. Misalnya, lukisan bunga yang biasanya di ruang tamu dipindah ke ruang keluarga. Perubahan akan memberikan suasana berbeda.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3. Singkirkan untuk sementara asesoris interior yang mudah pecah atau pernak-pernik lain yang mungkin mengganggu kenyamanan tamu. Tentu, Anda tidak ingin barang berharga tersebut pecah atau rusak saat banyak tamu, kan? Ganti asesoris interior tersebut dengan tanaman dalam ruangan, misalnya. Letakkan di atas meja atau di sudut ruangan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;4. Bersihkan karpet dari debu atau noda yang menempel, atau ganti dengan karpet baru. Pilih corak berwarna cerah dengan motif beragam, lalu letakkan di bawah meja. Sesuaikan karpet dengan luas meja, jangan terlalu besar (melebihi luas meja yang ada di atasnya) karena dapat menyebabkan orang yang melewati meja tersandung karena perbedaan tinggi antara lantai dan karpet. Sebaiknya pasang karpet 3 hari sebelum Lebaran agar tidak kotor dan berdebu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;5. Tata meja dan kursi diatur sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu pergerakan tamu. Pindahkan sebagian kursi di bagian tengah ke pinggir ruangan agar ruangan menjadi lebih luas. Siapkan kursi tambahan bila sewaktu-waktu diperlukan. Letakkan meja untuk tempat makanan sedekat mungkin dengan jangkauan tamu atau dekat kursi, sehingga memudahkan tamu mengambilnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;6. Bunga potong merupakan dekorasi yang tidak pernah tertinggal untuk menyambut hari besar, karena bisa menyegarkan ruangan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;7. Untuk acara makan bersama setelah shalat Id, siapkan peralatan makan yang diperlukan.Cuci bersih sehari sebelum Lebaran. Hitung berapa banyak peralatan yang dibutuhkan, dengan memperkirakan jumlah tamu yang akan datang, lalu simpan di lemari yang mudah dijangkau. Nah, pagi hari sebelum salat Id, Anda tinggal menyusun sesuai kebutuhan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;8. Masukkan kue kering yang sudah dibeli/dibuat sendiri ke dalam toples dua hari sebelum Lebaran. Tak perlu semua kue kering Anda suguhkan, cukup 3 - 4 macam saja. &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari Dok.nova&lt;br /&gt;   &lt;span style="color: rgb(0, 128, 128);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-7289299624293424530?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/7289299624293424530/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/09/siap-siap-sebelum-lebaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/7289299624293424530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/7289299624293424530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/09/siap-siap-sebelum-lebaran.html' title='Siap-Siap Sebelum Lebaran'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-3861215258655466360</id><published>2009-09-17T17:19:00.000-07:00</published><updated>2009-09-17T17:21:25.704-07:00</updated><title type='text'>Baking Soda yang Serba Guna</title><content type='html'>&lt;table style="width: 690px; height: 962px;" class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;&lt;span class="small"&gt; &lt;/span&gt;    &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;    &lt;tr&gt; &lt;td valign="top"&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://202.43.165.157/gramedia/nova/microsite/ramadhan/images/stories/baking%20soda%20yang%20serba%20guna.jpg" align="left" border="0" /&gt;Baking soda tak cuma dipakai untuk membuat kue tapi juga bermanfaat sebagai alat pembersih peralatan rumah tangga.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt; Produk tak beracun dan tak berbau ini bisa dipakai untuk berbagai macam keperluan. Yang lebih penting lagi, harganya murah. Antara lain: &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dapur:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; - Tempatkan sekotak/semangkuk baking soda di kulkas, freezer, atau di lemari. bau tak sedap pun akan diserap baking soda.&lt;br /&gt;- Baking soda juga dapat menghilangkan bau sampah. Teteskan pada dasar tempat sampah lalu teteskan lagi di kantong plastik sampah baru yang akan digunakan.&lt;br /&gt;- Percikan minyak sesudah memasak dapat dihilangkan dengan meneteskan baking soda.&lt;br /&gt;- Untuk membersihkan permukaan yang kotor, bubuhkan baking tepung soda pada lap basah. Lap kemudian bilas dengan air bersih.&lt;br /&gt;- Untuk menghilangkan bau apek dari kotak makanan, bilas dengan air panas dan baking soda. Bila bau tidak hilang, biarkan campuran air dan baking soda semalaman agar menyerap.&lt;br /&gt;- Untuk membersihkan perak, tempelkan baking soda dan air (dengan perbandingan 3 : 1). Gosokkan pada tiap bagian lalu bilas dengan air hangat dan keringkan dengan lap yang lembut.&lt;br /&gt;- Untuk menghilangkan lecet atau minyak yang tumpah di lantai, teteskan tepung soda dan seka dengan lap lembab yang hangat. Pemakaian ini aman untuk lantai yang non-lilin.&lt;br /&gt;- Panci gosong juga bisa dibersihkan dengan baking soda. Caranya, bubuhkan baking soda lalu tambahkan air panas. Biarkan semalaman. Bekas makanan yang mongering akan terlepas dengan mudah. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kamar Mandi:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;- Untuk menghilangkan noda yang menempel di permukaan, beri baking soda dan air (perbandingan 3 : 1). Gosok hingga bersih, bilas.&lt;br /&gt;- Sisir dan sikat rambut juga dapat dibersihkan dengan larutan baking soda.&lt;br /&gt;- Untuk mengatasi saluran yang tersumbat, tuangkan 1/4 cangkir baking soda sekali seminggu. Bilas dengan air panas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fungsi Lain:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; - Untuk menghilangkan bau-bauan dari karpet, taburkan baking soda. Biarkan paling tidak selama 15 menit, lalu bersihkan dengan vacuum cleaner. Ulangi bila perlu.&lt;br /&gt;- Bila di rumah Anda ada perokok, letakkan baking soda di dalam dan di dasar asbak untuk menghilangkan sebagian bau asap yang apek.&lt;br /&gt;- Mainan anak-anak dapat dibersihkan dengan menggunakan 1/4 cangkir baking soda yang dialturkan dengan 3 gelas air hangat. Masukkan mainan ke dalam campuran ini atau bersihkan dengan lap basah, lalu bilas dengan air bersih.&lt;br /&gt;- Ganti separuh dari tiap ukuran deterjen pakaian dengan baking soda agar pakaian tetap segar.&lt;br /&gt;- Untuk menghilangkan noda lemak, selain menambahkan baking soda ke dalam mesin cuci yang sudah berisi pakaian, dapat juga dengan menempelkan baking soda pada pakaian yang terkena noda sebelum dicuci.&lt;br /&gt;- Taburkan bakng soda pada popok yang dikumpulkan di ember. Cara ini akan mengurangi bau menyengat yang keluar pada saat popok dicuci.&lt;br /&gt;- Tambahkan 1/2 cangkir baking soda di mesin cuci bersamaan dengan jumlah pemutih yang biasa dipakai.&lt;br /&gt;- Bila Anda menggunakan keranjang pakaian kotor, masukkan baking tepung soda setiap hari agar keranjang tidak bau&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;dari tabloid nova.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-3861215258655466360?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/3861215258655466360/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/09/baking-soda-yang-serba-guna.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/3861215258655466360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/3861215258655466360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/09/baking-soda-yang-serba-guna.html' title='Baking Soda yang Serba Guna'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-2259563626103442771</id><published>2009-08-17T14:45:00.000-07:00</published><updated>2009-08-17T14:48:18.702-07:00</updated><title type='text'>Apa dan Mengapa Vitamin A</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEMBERIAN KAPSUL VITAMIN A PADA BALITA &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;1. Apa manfaat kapsul vitamin A untuk balita?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;a. Menjaga kesehatan mata dan mencegah kebutaan.&lt;br /&gt;b. Meningkatkan daya tahan tubuh.&lt;br /&gt;c. Bila terkena diare, campak atau infeksi lain, maka penyakit tersebut tidak akan menjadi parah sehingga tidak membahayakan jiwa anak.&lt;span id="more-295"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;2. Kapan kapsul vitamin A diberikan?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;a. Secara periodik untuk:&lt;br /&gt;1) Anak balita 6-59 bulan, diberikan 1 (satu) kapsul secara serentak setiap bulan Februari dan Agustus.&lt;br /&gt;Umur 6-11 bulan: Kapsul biru (100.000 SI)&lt;br /&gt;Umur 12-59 bulan: Kapsul merah (200.000 SI)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;b. Pada kejadian tertentu&lt;br /&gt;1) Bila ditemukan kasus xerophthalmia, campak, diare, ISPA, dan gizi buruk (marasmus, kwashiorkor, marasmic kwashiorkor).&lt;br /&gt;Tindakan yang harus dilakukan adalah:&lt;br /&gt;Saat ditemukan:&lt;br /&gt;Berikan 1 (satu) kapsul vitamin A warna merah atau biru sesuai umur&lt;br /&gt;Hari berikutnya:&lt;br /&gt;Berikan lagi 1 (satu) kaspsul vitamin A merah atau biru sesuai umur&lt;br /&gt;Dua minggu berikutnya:&lt;br /&gt;Berikan lagi 1 (satu) kaspsul vitamin A merah atau biru sesuai umur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2) Bila ada Kejadian Luar Biasa (KLB) campak, pneumonia, diare, gizi buruk, dan infeksi lain&lt;br /&gt;Kepada seluruh balita di wilayah tersebut diberi satu kapsul vitamin A sesuai umur. Bila balita tersebut telah menerima kapsul terakhir belum mencapai 30 hari pada saat KLB maka kepada balite tersebut tidak dianjurkan lagi diberikan kapsul vitamin A.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3) Kejadian bencana alam&lt;br /&gt;Seluruh balita di wilayah bencana alam/pengungsian diberi kapsul vitamin A dengan dosis sesuai umur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4) Sweeping&lt;br /&gt;Sweeping adalah salah satu upaya untuk menjaring sasaran dalam meningkatkan pemberian kapsul vitamin A. Hal ini dilakukan bila masih terdapat sasaran yang beluj mendapatkan kapsul vitamin A pada hari pemberian yang telah ditentukan dalam bentuk kunjungan rumah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;3. Di mana memperoleh kapsul vitamin A?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;a. Posyandu&lt;br /&gt;b. Polindes (Bidan di Desa)&lt;br /&gt;c. Puskesmas pembantu&lt;br /&gt;d. Puskesmas&lt;br /&gt;e. Praktik swasta (Bidan, Rumah Bersalin, Klinik Bersalin dll)&lt;br /&gt;f. Kelompok KIA.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;4. Bagaimana memberikan kapsul vitamin A kepada bayi dan anak balita?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Gunting ujung kapsul, keluarkan isi kapsul dengan memencet kapsul sampai semua isinya masuk ke mulut anak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;5. Siapa yang bisa memberikan kapsul vitamin A pada bayi dan anak balita?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; a. Petugas kesehatan&lt;br /&gt;b. Bidan di Desa&lt;br /&gt;c. Tokoh Masyarakat&lt;br /&gt;d. Kepala Desa&lt;br /&gt;e. Ketua RT/RW&lt;br /&gt;f. Kader&lt;br /&gt;g. Orang tua/keluarga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-2259563626103442771?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/2259563626103442771/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/08/apa-dan-mengapa-vitamin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/2259563626103442771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/2259563626103442771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/08/apa-dan-mengapa-vitamin.html' title='Apa dan Mengapa Vitamin A'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-5360119361623793062</id><published>2009-08-17T14:44:00.000-07:00</published><updated>2009-08-17T14:45:29.396-07:00</updated><title type='text'>Bayi ASI Cenderung Kurang Vitamin D</title><content type='html'>&lt;b&gt;Kekurangan vitamin D amat umum pada bayi. Temuan terbaru menyebutkan bayi yang mendapat air susu ibu berpotensi lebih besar kekurangan vitamin D daripada yang mengkonsumsi susu formula.&lt;/b&gt; &lt;p&gt;Ini adalah hasil studi yang cukup menghentak mengingat selama ini segala yang terbaik diperoleh dari ASI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penelitian itu dilakukan pada 380 bayi dan anak di bawah usia lima tahun di rumah sakit anak-anak Boston. Sebanyak 40% di antaranya mendapatkan vitamin D amat standar, dan 12% lainnya secara klinis digolongkan kekurangan vitamin D. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anak-anak dan balita yang mendapat ASI 10 kali lipat kekurangan vitamin D dibanding yang mengkonsumsi susu botolan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Vitamin D yang merupakan hasil sintesa tubuh dibantu sinar matahari memainkan peranan penting dalam upaya mengurangi risiko diabetes, &lt;i&gt;mutiple scerosis&lt;/i&gt;, dan beberapa jenis kanker.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gejala kekurangan vitamin D meningkat pada anak-anak dan dewasa, karena gaya hidup modern yang lebih banyak beraktifitas dalam ruangan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil penelitian yang dipublikasikan Archieves of Pediatrics and Adolescent Medicine itu langsung menuju inti debat selama ini, yaitu seberapa banyak kebutuhan vitamin D dan bagaimana cara terbaik untuk mendapatkannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Profesor James A Taylor dari Fakultas Kedokteran University of Washington menulis artikel yang mengkritik lemahnya konsensus di antara pakar kesehatan, untuk menetapkan tingkat vitamin D yang memenuhi syarat kesehatan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, hanya sedikit riset yang memperlihatkan efek jangka panjang dari kekurangan vitamin D pada usia amat sangat muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penelitian yang berlangsung di Boston antara 2005 hingga 2007 itu menunjukkan anak-anak dan dewasa yang berkulit gelap cenderung kurang vitamin D karena ada ekstra pigmen yang menghalangi tubuh mensintesa vitamin D. Kemampuan itu makin merosot pada musim dingin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada penelitian itu hanya 20 anak yang mendapat ASI eksklusif dan hanya enam di antaranya yang mendapat suplemen vitamin D. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kekurangan vitamin D pada balita yang disusui disebabkan oleh ibunya yang memang tergolong kurang vitamin tersebut. Sedangkan pada susu formula umumnya telah ditambahkan bahan yang mengandung vitamin D.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagian pakar menyebutkan tambahan suplemen vitamin D pada ibu atau balita ber-ASI dianggap tidak perlu, sepanjang mendapat cukup sinar matahari pagi.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-5360119361623793062?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/5360119361623793062/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/08/bayi-asi-cenderung-kurang-vitamin-d_17.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/5360119361623793062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/5360119361623793062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/08/bayi-asi-cenderung-kurang-vitamin-d_17.html' title='Bayi ASI Cenderung Kurang Vitamin D'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-5429549857115947234</id><published>2009-07-29T02:08:00.000-07:00</published><updated>2009-07-29T02:14:36.076-07:00</updated><title type='text'>Tips Mencari / Memilih Sekolah untuk Anak Usia Dini</title><content type='html'>&gt; Hal paling mendasar yang harus dilakukan oleh orangtua dalam upaya mencari&lt;br /&gt;&gt; sekolah untuk putra-putrinya adalah :&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; 1. Orangtua harus mengevaluasi serta bertanya pada diri sendiri untuk&lt;br /&gt;&gt; kemudian menetapkan :&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; (a) Falsafah &amp; nilai-nilai yang dimiliki oleh keluarga.&lt;br /&gt;&gt; Tentunya orangtua menginginkan bahwa di sekolah manapun, anak akan belajar&lt;br /&gt;&gt; dan mendapatkan falsafah serta nilai-nilai yang selaras dengan yang&lt;br /&gt;dimiliki&lt;br /&gt;&gt; oleh keluarga.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; (b) Visi &amp; misi keluarga.&lt;br /&gt;&gt; Tujuan orangtua menyekolahkan anaknya akan membentuk harapan atas apa yang&lt;br /&gt;&gt; akan didapat anak di sekolah. Apakah orangtua ingin memperkenalkan kepada&lt;br /&gt;&gt; anak tentang nuansa kehidupan di luar rumah? Apakah orangtua ingin&lt;br /&gt;mendapat&lt;br /&gt;&gt; bantuan dari sekolah untuk mengatasi masalah anak (misalnya masalah&lt;br /&gt;&gt; sosialisasi, gangguan perkembangan dll)? Visi dan misi ini juga akan&lt;br /&gt;&gt; membentuk skala prioritas orangtua dalam mencari sekolah untuk anaknya,&lt;br /&gt;&gt; termasuk hal apa yang harus dikompromikan, karena tentunya tidak ada&lt;br /&gt;sekolah&lt;br /&gt;&gt; yang sempurna dalam memenuhi segala persyaratan dan harapan kita sebagai&lt;br /&gt;&gt; orangtua.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; (c) Nuansa sekolah yang dicari.&lt;br /&gt;&gt; Apakah orangtua menginginkan sekolah yang memiliki nuansa tertentu,&lt;br /&gt;seperti&lt;br /&gt;&gt; religius atau berbahasa asing?&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; (d) Dana yang dimiliki.&lt;br /&gt;&gt; Cukup banyak orang salah kaprah dengan menyimpulkan bahwa sekolah yang&lt;br /&gt;baik&lt;br /&gt;&gt; adalah sekolah yang mahal, oleh karena itu banyak orangtua memaksakan diri&lt;br /&gt;&gt; untuk menyekolahkan anaknya dengan alasan bahwa apapun akan dilakukan&lt;br /&gt;&gt; asalkan si anak mendapat pendidikan terbaik. Tetapi sesungguhnya salah&lt;br /&gt;satu&lt;br /&gt;&gt; 'pelajaran' hidup yang sangat penting diberikan kepada anak kita adalah&lt;br /&gt;&gt; bagaimana menerima diri apa adanya dan tidak memaksakan diri untuk berada&lt;br /&gt;di&lt;br /&gt;&gt; luar batas kemampuannya.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; (e) Seberapa jauh orangtua memiliki kemampuan untuk menunjang pendidikan&lt;br /&gt;&gt; anaknya di rumah?&lt;br /&gt;&gt; Ada banyak kasus yang menunjukkan bahwa orangtua berharap, sekolah bisa&lt;br /&gt;&gt; menjadi pengganti diri dan fungsinya. Orangtua sibuk beraktivitas, tidak&lt;br /&gt;&gt; 'sempat' memperhatikan/mengajarkan budi pekerti, sehingga diharapkan&lt;br /&gt;&gt; anak-anak belajar tentang budi pekerti dari guru-gurunya di sekolah.&lt;br /&gt;&gt; Orangtua merasa tidak memiliki kemampuan berbahasa asing, maka anaknya&lt;br /&gt;&gt; disekolahkan di sekolah dwi/multi-bahasa, dengan harapan bahwa kelak dalam&lt;br /&gt;&gt; kehidupannya, si anak akan fasih berbahasa asing. Jangan pernah lupa,&lt;br /&gt;bahwa&lt;br /&gt;&gt; konsistensi adalah faktor terpenting dalam pendidikan anak, apalagi di&lt;br /&gt;usia&lt;br /&gt;&gt; dini. Akan percuma si anak belajar tentang budi pekerti di sekolah, jika&lt;br /&gt;di&lt;br /&gt;&gt; rumah tidak ada yang memberi contoh. Sama halnya, seperti penggunaan&lt;br /&gt;bahasa&lt;br /&gt;&gt; asing di sekolah, padahal di rumah bahasa itu tidak pernah dipakai.&lt;br /&gt;Ketidak&lt;br /&gt;&gt; konsistenan seperti itu hanya akan menjadi potensi masalah bagi si anak&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;&gt; oleh karena itulah orangtua sebaiknya menimbang betul kemampuannya dalam&lt;br /&gt;&gt; menunjang pendidikan anak di rumah.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; 2. Orangtua harus melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah yang menjadi&lt;br /&gt;&gt; pilihan untuk anaknya, supaya dapat melihat sendiri keadaan di sana,&lt;br /&gt;&gt; menangkap suasana serta bertanya-jawab langsung dengan pihak sekolah&lt;br /&gt;maupuan&lt;br /&gt;&gt; orangtua dari murid di sekolah tersebut. Saat melakukan kunjungan ini,&lt;br /&gt;&gt; datanglah dulu sendirian agar dapat leluasa mengobservasi keadaan sekolah&lt;br /&gt;&gt; dan bertanya jawab. Jika kemudian orangtua merasa cocok dengan apa yang&lt;br /&gt;&gt; dilihat &amp; didengarnya, rencanakan kunjungan ke-2 bersama anak, agar&lt;br /&gt;orangtua&lt;br /&gt;&gt; bisa melihat apakah anak merasa cukup nyaman di sekolah itu (beberapa&lt;br /&gt;&gt; sekolah menawarkan fasilitas uji coba / trial, pakailah!). Namun perlu&lt;br /&gt;&gt; diingat bahwa kemampuan setiap anak untuk beradaptasi di lingkungan baru&lt;br /&gt;&gt; berbeda. Jika anak menangis dan kelihatan takut, bukan berarti bahwa&lt;br /&gt;sekolah&lt;br /&gt;&gt; itu buruk dan tidak cocok untuknya.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Beberapa informasi penting yang perlu dicari mengenai sekolah tersebut&lt;br /&gt;&gt; adalah:&lt;br /&gt;&gt; (a) Program&lt;br /&gt;&gt; Orangtua perlu dan boleh bertanya, bagaimana konsep dan sistem pengajaran&lt;br /&gt;di&lt;br /&gt;&gt; sekolah itu; apakah kreativitas, pemikiran kritis dan keterlibatan aktif&lt;br /&gt;&gt; murid dianggap penting? apakah perbedaan kemampuan tiap anak diakomodasi&lt;br /&gt;&gt; dengan baik? seimbangkah antara kegiatan akademis (intrakurikuler) dengan&lt;br /&gt;&gt; kegiatan ekstrakurikuler? Khusus untuk Taman Bermain dan Taman&lt;br /&gt;Kanak-kanak,&lt;br /&gt;&gt; pastikanlah bahwa sesuai namanya, kegiatan bermain di sekolah itu memiliki&lt;br /&gt;&gt; porsi yang jauh lebih besar dibandingkan kegiatan belajar. Kalaupun ada&lt;br /&gt;&gt; kegiatan 3M (membaca, menulis &amp; menghitung) di TK, pastikan bahwa kegiatan&lt;br /&gt;&gt; itu hanya sebatas pengenalan dan berlangsung sambil bermain, karena untuk&lt;br /&gt;&gt; pendidikan anak usia pra-SD, penekanannya tetap pada aspek bermain dan&lt;br /&gt;&gt; justru pelajaran yang seharusnya didapatkan oleh anak usia dini adalah&lt;br /&gt;&gt; pelajaran mengenai 'life skills' seperti belajar berteman, sopan santun,&lt;br /&gt;&gt; adaptasi di lingkungan luar rumah, mandiri dalam rutinitas keseharian&lt;br /&gt;&gt; (makan, pakai baju, ke kamar mandi, dll). Intinya, program sekolah yang&lt;br /&gt;baik&lt;br /&gt;&gt; harus dapat memberikan pendidikan sekaligus pengajaran kepada muridnya.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; (b) Guru&lt;br /&gt;&gt; Tanyakanlah kualifikasi dan latar belakang pendidikan guru-guru yang&lt;br /&gt;&gt; mengajar di sekolah tersebut. Guru yang memahami psikologi dan masalah&lt;br /&gt;&gt; perkembangan anak tentunya akan lebih mampu mendidik dan mengajar muridnya&lt;br /&gt;&gt; dibandingkan dengan guru yang hanya sekedar menyampaikan materi pelajaran&lt;br /&gt;&gt; sesuai kurikulum. Tanyakan juga berapa lama masing-masing guru mengajar di&lt;br /&gt;&gt; sekolah tersebut. Suatu sekolah yang memiliki guru-guru yang sering&lt;br /&gt;&gt; keluar-masuk tidak dapat dikategorikan sebagai sekolah yang baik, karena&lt;br /&gt;&gt; besar kemungkinannya bahwa ada ketidakcocokan antara guru dan konsep&lt;br /&gt;&gt; pengajaran yang diterapkan di sekolah itu. Jangan lupa untuk minta ijin&lt;br /&gt;&gt; mengamati kegiatan belajar di kelas, supaya dapat menangkap suasana&lt;br /&gt;&gt; interaksi antara guru &amp; murid di sekolah itu. Akan lebih baik lagi jika&lt;br /&gt;kita&lt;br /&gt;&gt; bisa menangkap suasana interaksi di antara para guru di sekolah itu.&lt;br /&gt;Sebuah&lt;br /&gt;&gt; tim yang solid dan kompak tentunya akan menghasilkan proses pengajaran &amp;&lt;br /&gt;&gt; pendidikan yang konsisten.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; (c) Fasilitas&lt;br /&gt;&gt; Untuk dapat dikatakan memiliki fasilitas yang memadai, sebuah sekolah&lt;br /&gt;tidak&lt;br /&gt;&gt; perlu dilengkapi dengan kolam renang dan alat permainan yang canggih atau&lt;br /&gt;&gt; diimport dari luar negeri. Yang terpenting adalah bahwa sekolah itu&lt;br /&gt;memiliki&lt;br /&gt;&gt; fasilitas dengan standar kebersihan, kemanan dan kenyamanan yang baik&lt;br /&gt;untuk&lt;br /&gt;&gt; anak. Fasilitas standar yang harus dimiliki sebuah Taman Bermain &amp; TK&lt;br /&gt;&gt; adalah:&lt;br /&gt;&gt; -Halaman; walaupun tidak seluas lapangan bola, namun sekolah harus&lt;br /&gt;memiliki&lt;br /&gt;&gt; lahan berumput dengan pepohonan rindang yang memungkinkan murid-muridnya&lt;br /&gt;&gt; bermain dengan aman dan nyaman. Tanaman yang ada di halaman sekolah itu&lt;br /&gt;&gt; harus terawat dengan baik, karena hal ini berkaitan erat dengan kesehatan&lt;br /&gt;&gt; anak.&lt;br /&gt;&gt; -Ruang Belajar / Kelas; perhatikan ventilasi dan faktor kesehatan di ruang&lt;br /&gt;&gt; belajar (apalagi jika kegiatan banyak berlangsung di dalam kelas), seperti&lt;br /&gt;&gt; banyak tidaknya tumpukan barang dll-Tempat Bermain; idealnya, sekolah&lt;br /&gt;&gt; memiliki tempat bermain di dalam, selain di halaman. Tempat ini bisa saja&lt;br /&gt;&gt; merupakan tempat berlangsungnya kegiatan belajar-mengajar di dalam&lt;br /&gt;(indoor)&lt;br /&gt;&gt; -Ruang Guru; adanya ruang guru menunjukkan bahwa sekolah memiliki sistem&lt;br /&gt;&gt; manajemen. Selain itu ruang guru juga memiliki makna bahwa para guru&lt;br /&gt;&gt; memiliki tempat untuk bertemu dan melakukan kegiatan bersama-sama.&lt;br /&gt;&gt; -Kamar Mandi; jangan pernah lupa untuk melihat keadaan kamar mandi di&lt;br /&gt;&gt; sekolah yang dikunjungi. Kebersihan kamar mandi merupakan indikator yang&lt;br /&gt;&gt; jelas untuk menilai kebersihan fasilitas sekolah lainnya. Perhatikan juga&lt;br /&gt;&gt; keamanan di dalam kamar mandi tersebut, seperti di mana letak kunci pintu&lt;br /&gt;&gt; (jika gampang dicapai anak, ada kemungkinan akan terkunci di dalam),&lt;br /&gt;apakah&lt;br /&gt;&gt; lantai basah / licin, dll.&lt;br /&gt;&gt; -Alat Peraga &amp; Permainan; walaupun bukan merupakan alat yang canggih atau&lt;br /&gt;&gt; bermerek terkenal, namun sekolah yang baik haruslah memiliki alat peraga&lt;br /&gt;&gt; serta permainan yang bervariasi. Dari alat peraga dan permainan ini juga&lt;br /&gt;&gt; kita bisa melihat kreativitas pihak sekolah dalam pengadaan sarana&lt;br /&gt;belajar.&lt;br /&gt;&gt; -Perpustakaan; walaupun mungkin tidak memiliki ruangan khusus, tetapi&lt;br /&gt;&gt; idealnya sekolah mempunyai kumpulan buku untuk murid maupun gurunya.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Dari seluruh tips yang tertulis di atas, hal terpenting yang harus diingat&lt;br /&gt;&gt; oleh orangtua adalah bahwa sekolah HANYA merupakan salah satu mitra dalam&lt;br /&gt;&gt; upaya pendidikan dan pengajaran anak. Jangan mengharapkan bahwa anak akan&lt;br /&gt;&gt; berkembang jika orangtua tidak ikut berperan dan bertanggung jawab dalam&lt;br /&gt;&gt; proses pendidikannya. Walau bagaimanapun juga, pendidikan yang paling&lt;br /&gt;&gt; bermakna dan membekas bagi anak adalah yang ia dapatkan di rumah, dari&lt;br /&gt;&gt; orangtua dan anggota keluarganya.&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&gt; Selamat berburu sekolah untuk Ananda tercinta, semoga sukses mencapai&lt;br /&gt;tujuan&lt;br /&gt;&gt; pendidikan, yaitu menciptakan anak-anak yang bahagia menjadi dirinya&lt;br /&gt;&gt; sendiri, amiin!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  oleh Dra. Rose Mini A. Prianto M.Psi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-5429549857115947234?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/5429549857115947234/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/07/tips-mencari-memilih-sekolah-untuk-anak.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/5429549857115947234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/5429549857115947234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/07/tips-mencari-memilih-sekolah-untuk-anak.html' title='Tips Mencari / Memilih Sekolah untuk Anak Usia Dini'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-7867760953593564071</id><published>2009-07-23T14:25:00.000-07:00</published><updated>2009-07-23T14:31:26.335-07:00</updated><title type='text'>BROKOLI, Sayuran Lezat Beribu Manfaat</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Brokoli (Brassica oleracea var.italica) adalah Bunga dari sayuran tanaman sejenis kubis-kubisan. Sayuran ini merupakan kumpulan dari kuntum bunga yang membentuk gerombolan berupa kuntum. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/4709/2843/1600/408003/broccoli.jpg"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;img style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 224px; height: 234px;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/4709/2843/320/634753/broccoli.jpg" width="311" border="0" height="316" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;br /&gt;Selain bisa dimakan mentah, sayuran ini bisa diolah menjadi beragam hidangan lezat. Seperti sayuran lain, brokoli kaya akan provitamin A/karotenoid, asam folat dan vitamin C. Masak sebentar agar vitaminnya tidak rusak dan warnanya tetap menarik. Agar brokoli tetapi hijau segar, rebus dengan air mendidih yang sudah ditambahkan dengan 1/2 sdt garam dapur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain vitamin, brokoli juga mengandung beragam mineral penting seperti kalsium, potasium, kalium, besi dan selenium. Zat lain yang terkandung di dalam brokoli adalah sulfur dalam bentuk glukosinolat, senyawa antidot, monoterpene dan genestein. Flvonoid dan serat terkandung juga memperkaya kandungan nutrisi dari brokoli.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/4709/2843/1600/118189/IMG_9470-715391.jpg"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;img style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 226px; height: 157px;" alt="" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/4709/2843/320/338645/IMG_9470-715391.jpg" width="320" border="0" height="217" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;br /&gt;Brokoli memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh, seperti mencegah terjadinya kanker kolon, kanker prostat, kanker paru dan kanker perut. Zat terkandung di dalam brokoli juga bermanfaat sebagai antioksidan. Sedangkan seratnya bermanfaat untuk mencegah konstipasi/sembelit dan ganguan pencernaan lainnya. Budi Sutomo&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-7867760953593564071?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/7867760953593564071/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/07/brokoli-sayuran-lezat-beribu-manfaat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/7867760953593564071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/7867760953593564071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/07/brokoli-sayuran-lezat-beribu-manfaat.html' title='BROKOLI, Sayuran Lezat Beribu Manfaat'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-7410550211434274642</id><published>2009-07-23T02:08:00.000-07:00</published><updated>2009-07-23T02:09:26.924-07:00</updated><title type='text'>Bahaya Pelihara Kucing di Rumah</title><content type='html'>memelihara kucing di rumah tentu ada risiko tertular beberapa jenis penyakit. Satu yang paling harus diwaspadai, bila membawa penyakit toxoplasma. Ini sejenis parasit yang hidup di usus kucing. Maka parasitnya berpotensi menulari lewat tinja kucing. &lt;p&gt;Karena tinja kucing berceceran di sekitar rumah, maka parasit juga berpotensi tersebar di sekitar permukaan tanah, lantai, dan pekarangan rumah. Parasit juga melekat pada bulu, mulut, dan wadah bekas makan kucing. Itu wilayah yang perlu diwaspadai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Parasit dalam usus kucing ini juga bisa hidup di tubuh manusia. Maka kita sebut penyakit hewan yang bisa juga pada manusia atau zoonosis. Berdekatan hidup dengan kucing berisiko tertular parasit ini. Tentu tidak semua kucing membawa parasit ini. Hanya kucing yang tertular saja yang menjadi sumber penular.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukan hanya kucing. Bisa juga anjing, kambing, sapi, kerbau, atau hewan apa saja yang tertular parasit ini. Biasanya hewanyang merumput. Kambing dan kerbau mendapatkannya setelah makan rumput yang sudah tercemar parasit ini. Kotoran kucing yang berceceran terbawa kaki kucing ke rumput yang kemudian dimakan kambing atau hewan pemakan rumput lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Parasit dalam bentuk kiste yang masuk ke tubuh kambing atau pemakan rumput yang tercemar parasit akan tumbuh di dalam daging. Maka hati-hati makan daging kambing, kerbau, atau sapi setengah matang, jika ternyata ternak tersebut mengidap toxoplasmosis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi bayi, toxoplasma sama risikonya dengan pada orang dewasa. Namun kelak pada kaum Hawa, parasit ini menimbulkan masalah bila sedang hamil positif toxoplasma. Tahunya berpenyakit, dari pemeriksaan darah di laboratorium, kedapatan positif toxoplasma. Kehamilan dengan toxoplasma berakibat anak cacat dalam kandungan, kalau bukan anak mati. Maka sebaiknya tidak hamil dulu kalau positif toxoplasma.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada jenis penyakit lain yang dibawa kucing, berupa penyakit cacing. Tapi tidak lebih berbahaya dibanding toxoplasma. Cara mencegah agar tidak tertular, dengan menjaga kebersihan. Selain kebersihan lingkungan rumah, juga kebersihan perorangan, khususnya tertib mencuci tangan. Parasit dari sekitar rumah mudah melekat pada jemari tangan. Bila makan tanpa membasuh tangan dengan sabun sampai bersih, maka penularan toxoplasma berlangsung melalui jemari tangan ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;dr Handrawan Nadesul&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-7410550211434274642?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/7410550211434274642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/07/bahaya-pelihara-kucing-di-rumah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/7410550211434274642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/7410550211434274642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/07/bahaya-pelihara-kucing-di-rumah.html' title='Bahaya Pelihara Kucing di Rumah'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-2410233527860684555</id><published>2009-07-19T18:51:00.001-07:00</published><updated>2009-07-19T18:51:55.651-07:00</updated><title type='text'>Konsep MESRA dalam Membina Keluarga Islami</title><content type='html'>eramuslim - Membentuk dan membina keluarga islami merupakan cita-cita luhur setiap muslim. Keluarga islami adalah salah satu pondasi yang harus diwujudkan karena keluarga adalah salah satu unsur pembentuk masyarakat luas. Jika semakin banyak keluarga menerapkan konsep islami, maka diharapkan semakin mudah membentuk masyarakat islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu metode membina keluarga islami adalah dengan menerapkan konsep MESRA dalam keluarga. MESRA merupakan kependekan dari Mendidik, Empati, Senyum, Rapi-Rajin dan Aktif. Lima langkah yang ingin ditawarkan dalam membina keluarga Islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendidik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami memiliki kewajiban untuk mendidik istrinya dalam mengembangkan berbagai potensi kebaikan. Walaupun ada kasus di mana secara akademis, istri memiliki jenjang pendidikan lebih tinggi, amanah sebagai qawwam di rumah tangga menyiratkan kebutuhan kematangan ilmu dan emosional pada diri suami. Isyarat peran suami sebagai pendidik disampaikan misalnya pada ayat: "Wahai orang yang beriman jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka..." (QS at-Tahrim: 6). Puncak tujuan pendidikan adalah terjaminnya keselamatan keluarga di hari akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri dapat memposisikan diri sebagai mitra dan sebagai pembelajar dalam interaksinya dengan suami. Figur Ummul Mu'miniin, terutama pada Khadijah, Aisyah, dan Ummu Salamah radiyallahu anhun ajma'iin memberikan contoh-contoh peran sebagai mitra suami dalam menempuh cita-cita mulia kehidupan. Mereka mendukung perjuangan suami, berdialog, memberikan saran-saran dan memiliki sikap ingin tahu (curiousity) dalam ilmu-ilmu yang bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran saling mendidik dan khususnya isyarat active self-learning process (proses pembelajaran mandiri) bagi para istri tertuang pada ayat: "Dan ingatlah apa yang dibacakan di rumahmu dari ayat-ayat Allah dan hikmah (sunnah Nabimu). Sesungguhnya Allah Mahalembut lagi Maha Melihat". (QS al-Ahzab: 34)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah empati sepadan dengan terlibatnya hati dan pikiran dengan masalah yang dihadapi orang lain di luar kita. Berbagai riset menunjukkan bahwa empati menjadi sumber berbagai sikap dan tingkah laku mulia. Sebaliknya lemahnya empati menyebabkan berbagai efek buruk pada sikap dan tingkah laku. Empati adalah awal sikap untuk membantu. Keberadaaan empati diasosiasikan dengan perbuatan pro-sosial, sebaliknya ketiadaan empati menampak pada perbuatan anti-sosial. Cara paling efektif menumbuhkan empati adalah dengan berinteraksi, mendengar, dan menghayati orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana rumah tangga menjadi harmonis tatkala suami-istri saling berempati dengan pasangannya. Empati ini akan mengurangi sikap-sikap menyakiti pasangan. Kita tidak berbicara menyakiti dalam bentuk membentak atau bersikap keras terhadap pasangan; Ini terlalu jauh. Bahkan empati ini secara sangat lembut merupakan sensitifitas kita bersikap dan bertindak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat empati suami-istri memang diuji pada sejauhmana memahami kondisi gelisah, kecewa, sedih pada saat beban pikiran dan jiwa melanda pasangan. Pada kondisi ini dukungan kita terhadap pasangan kita akan begitu besar manfaatnya. Sebaliknya sikap jujur dalam kehidupan dan suasana bahagia karena prestasi pasangan akan menjadi kesegaran yang indah dalam rumah tangga, ketika kita mampu menyampaikan apresiasi dengan tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari itu empati yang prima akan terwujud dalam suasana saling membantu di antara suami dan istri yang berlangsung secara alami. Artinya tanpa harus yang satu sampai memaksa pasangannya untuk menolong dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajah Nabi Muhammad SAW senantiasa dihiasi dengan senyuman. Begitulah keseharian beliau di rumah, sebagaimana dikisahkan Aisyah ra. Bahkan Nabi menyampaikan "tabassamu wajhi li akhika shadaqah", tersenyumnya kita terhadap saudara muslim adalah sebuah shadaqah. Maka akan lebih besar pahala yang kita terima jika menghiasi wajah ini dengan senyuman untuk pasangan kita. Senyuman suami terhadap istri atau sebaliknya sangat dengan dengan pemenuhan peran suami-istri sebagai kekasih. Senyuman itu akan membuahkan cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh senyum adalah pancaran hati yang damai dan hati yang diliputi cinta dan kasih sayang. Bacalah kondisi hati kita. Tatkala ia ringkih dan kasat (keras), maka sangat sulit senyum ini terpancar. Karenanya menjaga suasana senyum di rumah tangga pada hakikatnya adalah menjaga kondisi agar hati kita senantiasa hidup dengan dzikr kepada ar Rahmaan. Dialah yang menurunkan sakinah, mawaddah wa rahmah kepada kita dalam membina rumah tangga (QS ar-Ruum: 21).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rapi-Rajin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang suami akan merasa senang hatinya jika mendapati rumahnya dalam keadaan rapi. Anak-anak sudah mandi dan rapi dengan pakaian tidurnya di sore hari. Begitu juga menemui sang istri dalam keadaan rapi menarik. Sebaliknya, seorang istri akan sangat senang hatinya mendapatkan suaminya tekun dan rajin dalam bekerja. Teliti memperhatikan kebutuhan rumah tangga di sela-sela perjuangannya di masyarakat. Tentu saja seorang istri akan senang melihat suaminya berpakaian rapi, apalagi jika suaminya tetap berusaha menjaga stamina tubuh agar senantiasa fit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal di atas selaras dengan tuntunan Islam dalam interaksi suami-istri. "Allah itu indah dan suka keindahan", demikian isyarat Nabi. Begitu juga Nabi memerintahkan para sahabatnya agar merapikan rambutnya, bahkan beliau memberitahukan sebuah rahasia sosial, yaitu banyak menyelewengnya wanita Bani Israil, karena ketidakrapian suami mereka. Adapun diantara sifat istri shalihah yang diisyaratkan Nabi adalah yang membuat hati tertarik manakala melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kerangka dakwah, pembangunan al usrah al islaamiyyah atau keluarga Islami menempati jejang penting dalam membangun peradaban Islami. Keluarga ini sendiri dibangun oleh seorang suami dan istri yang sama-sama berkomitmen membentuk pribadi Islami pada dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika diikrarkan akad nikah, maka diikrarkan pula untuk membangun keluarga di mana suami-istri berada dalam aktifitas kebaikan buat masyarakatnya. Dalam aktifitas kebaikan inilah sebuah keluarga akan menemukan tantangan perjuangan dan nilai mulia di tengah masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa saling mencintai dan menyayangi diantara suami-istri, bukanlah hanya sebatas "kisah picisan", yang hampa dari nilai mulia. Kadang mencengangkan, ketika bahtera rumah tangga bukannya mengarungi samudra perjuangan yang luas, tapi hanya terdampar di sungai-sungai kecil; Sibuk dengan urusan mencari harta, bertengkar dan saling menyalahkan pasangan untuk masalah-masalah sepele.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak! Keluarga Islami adalah yang cinta dan sayang diantara mereka terus dipupuk untuk saling mendukung dalam perjuangan besar. Setiap hari keluarga Islami menjadi semakin cerdas, karena terus ditempa berbagai pelajaran kehidupan yang banyak dan bermutu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran kerja sama aktif kaum lelaki dan kaum perempuan untuk kerja-kerja perbaikan kondisi sosial-masyarakat dalam ayat: "Dan orang-orang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka mereka ( adalah) menjadi penolong sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang maâ€™ruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana". (QS at-Taubah: 71)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adi J. Mustafa, Peminat Masalah Pengembangan Diri&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-2410233527860684555?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/2410233527860684555/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/07/konsep-mesra-dalam-membina-keluarga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/2410233527860684555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/2410233527860684555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/07/konsep-mesra-dalam-membina-keluarga.html' title='Konsep MESRA dalam Membina Keluarga Islami'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-5286093661590409278</id><published>2009-07-15T21:36:00.000-07:00</published><updated>2009-07-15T21:45:19.970-07:00</updated><title type='text'>Tips Membina Rumah Tangga yang Sakinah</title><content type='html'>Setiap insan yang hidup pasti menginginkan dan mendambakan suatu kehidupan yang bahagia, tentram, sejahtera, penuh dengan keamanan dan ketenangan atau bisa dikatakan kehidupan yang sakinah, karena memang sifat dasar manusia adalah senantiasa condong kepada hal-hal yang bisa menentramkan jiwa serta membahagiakan anggota badannya, sehingga berbagai cara dan usaha ditempuh untuk meraih kehidupan yang sakinah tersebut. &lt;p&gt;Pembaca yang budiman, sesungguhnya sebuah kehidupan yang sakinah, yang dibangun diatas rasa cinta dan kasih sayang, tentu sangat berarti dan bernilai dalam sebuah rumah tangga. Betapa tidak, bagi seorang pria atau seorang wanita yang akan membangun sebuah rumah tangga melalui tali pernikahan, pasti berharap dan bercita-cita bisa membentuk sebuah rumah tangga yang sakinah, ataupun bagi yang telah menjalani kehidupan berumah tangga senantiasa berupaya untuk meraih kehidupan yang sakinah tersebut. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; HAKEKAT KEHIDUPAN RUMAH TANGGA YANG SAKINAH &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembaca yang budiman, telah disebutkan tadi bahwasanya setiap pribadi, terkhusus mereka yang telah berumah tangga, pasti dan sangat berkeinginan untuk merasakan kehidupan yang sakinah, sehingga kita menyaksikan berbagai macam cara dan usaha serta berbagai jenis metode ditempuh, yang mana semuanya itu dibangun diatas presepsi yang berbeda dalam mencapai tujuan kehidupan yang sakinah tadi. Maka nampak di pandangan kita sebagian orang ada yang berusaha mencari dan menumpuk harta kekayaan sebanyak-banyaknya, karena mereka menganggap bahwa dengan harta itulah akan diraih kehidupan yang sakinah. Ada pula yang senantiasa berupaya untuk menyehatkan dan memperindah tubuhnya, karena memang di benak mereka kehidupan yang sakinah itu terletak pada kesehatan fisik dan keindahan bentuk tubuh. Disana ada juga yang berpandangan bahwa kehidupan yang sakinah bisa diperoleh semata-mata pada makanan yang lezat dan beraneka ragam, tempat tinggal yang luas dan megah, serta pasangan hidup yang rupawan, sehingga mereka berupaya dengan sekuat tenaga untuk mendapatkan itu semua. Akan tetapi, pembaca yang budiman, perlu kita ketahui dan pahami terlebih dahulu apa sebenarnya hakekat kehidupan yang sakinah dalam sebuah kehidupan rumah tangga. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sesungguhnya hakekat kehidupan yang sakinah adalah suatu kehidupan yang dilandasi mawaddah warohmah (cinta dan kasih sayang) dari Allah subhanahu wata'ala Pencipta alam semesta ini. Yakni sebuah kehidupan yang dirihdoi Allah, yang mana para pelakunya/orang yang menjalani kehidupan tersebut senantiasa berusaha dan mencari keridhoan Allah dan rasulNya, dengan cara melakukan setiap apa yang diperintahkan dan meninggalkan segala apa yang dilarang oleh Allah dan rasulNya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka kesimpulannya, bahwa hakekat sebuah kehidupan rumah tangga yang sakinah adalah terletak pada realisasi/penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan berumah tangga yang bertujuan mencari ridho Allah subhanahu wata'ala. Karena memang hakekat ketenangan jiwa (sakinah) itu adalah ketenangan yang terbimbing dengan agama dan datang dari sisi Allah subhanahu wata'ala, sebagaimana firman Allah (artinya): "Dia-lah yang telah menurunkan sakinah (ketenangan) ke dalam hati orang-orang yang beriman agar keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada)." (Al Fath: 4) &lt;/p&gt;&lt;p&gt; BIMBINGAN RASULULLAH DALAM KEHIDUPAN BERUMAH TANGGA &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam selaku uswatun hasanah (suri tauladan yang baik) yang patut dicontoh telah membimbing umatnya dalam hidup berumah tangga agar tercapai sebuah kehidupan rumah tangga yang sakinah mawaddah warohmah. Bimbingan tersebut baik secara lisan melalui sabda beliau shalallahu 'alaihi wasallam maupun secara amaliah, yakni dengan perbuatan/contoh yang beliau shalallahu 'alaihi wasallam lakukan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Diantaranya adalah Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam senantiasa menghasung seorang suami dan isteri untuk saling ta'awun (tolong menolong, bahu membahu, bantu membantu) dan bekerja sama dalam bentuk saling menasehati dan saling mengingatkan dalam kebaikan dan ketakwaan, sebagaimana sabda beliau shalallahu 'alaihi wasallam: &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="arab"&gt;اسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ فَإِنَّ الْمَرْأَةَ خُلِقَتْ مِنْ ضِلَعٍ وَإِنَّ أَعْوَجَ شَيْءٍ فِي الضِّلَعِ أَعْلَاهُ فَإِنْ ذَهَبْتَ تُقِيمُهُ كَسَرْتَهُ وَإِنْ تَرَكْتَهُ لَمْ يَزَلْ أَعْوَجَ فَاسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ &lt;/div&gt; &lt;p&gt;"Nasehatilah isteri-isteri kalian dengan cara yang baik, karena sesungguhnya para wanita diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok dan yang paling bengkok dari tulang rusuk adalah bagian atasnya (paling atas), maka jika kalian (para suami) keras dalam meluruskannya (membimbingnya), pasti kalian akan mematahkannya. Dan jika kalian membiarkannya (yakni tidak membimbingnya), maka tetap akan bengkok. Nasehatilah isteri-isteri (para wanita) dengan cara yang baik." (Muttafaqun 'alaihi. Hadits shohih, dari shahabat Abu Hurairah radhiallahu 'anhu) &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam hadits tersebut, kita melihat bagaimana Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam membimbing para suami untuk senantiasa mendidik dan menasehati isteri-isteri mereka dengan cara yang baik, lembut dan terus-menerus atau berkesinambungan dalam menasehatinya. Hal ini ditunjukkan dengan sabda beliau shalallahu 'alaihi wasallam: &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="arab"&gt; وَإِنْ تَرَكْتَهُ لَمْ يَزَلْ أَعْوَجَ &lt;/div&gt; &lt;p&gt;yakni "jika kalian para suami tidak menasehati mereka (para isteri), maka mereka tetap dalam keadaan bengkok," artinya tetap dalam keadaan salah dan keliru. Karena memang wanita itu lemah dan kurang akal dan agamanya, serta mempunyai sifat kebengkokan karena diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok sebagaimana disebutkan dalam hadits tadi, sehingga senantiasa butuh terhadap nasehat. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akan tetapi tidak menutup kemungkinan juga bahkan ini dianjurkan bagi seorang isteri untuk memberikan nasehat kepada suaminya dengan cara yang baik pula, karena nasehat sangat dibutuhkan bagi siapa saja. Dan bagi siapa saja yang mampu hendaklah dilakukan. Allah subhanahu wata'ala berfirman (artinya): &lt;/p&gt;&lt;p&gt; "Dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran." (Al 'Ashr: 3) &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda: &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="arab"&gt; الدِّيْنُ النَّصِيْحَةُ &lt;/div&gt; &lt;p&gt;"Agama itu nasehat." (HR. Muslim no. 55) Maka sebuah rumah tangga akan tetap kokoh dan akan meraih suatu kehidupan yang sakinah, insya Allah, dengan adanya sikap saling menasehati dalam kebaikan dan ketakwaan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; DIANTARA TIPS/CARA MERAIH KEHIDUPAN YANG SAKINAH &lt;/p&gt;&lt;p&gt; 1. Berdzikir&lt;br /&gt;Ketahuilah, dengan berdzikir dan memperbanyak dzikir kepada Allah, maka seseorang akan memperoleh ketenangan dalam hidup (sakinah). Allah subhanahu wata'ala berfirman (artinya): &lt;/p&gt;&lt;p&gt; "Ketahuilah, dengan berdzikir kepada Allah, (maka) hati (jiwa) akan (menjadi) tenang." (Ar Ra'd:28) &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Baik dzikir dengan makna khusus, yaitu dengan melafazhkan dzikir-dzikir tertentu yang telah disyariatkan, misal: &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="arab"&gt; أَسْتَغْفِرُالله , &lt;/div&gt; &lt;p&gt;dan lain-lain, maupun dzikir dengan makna umum, yaitu mengingat, sehingga mencakup/meliputi segala jenis ibadah atau kekuatan yang dilakukan seorang hamba dalam rangka mengingat Allah subhanahu wata'ala, seperti sholat, shoum (puasa), shodaqoh, dan lain-lain. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; 2. Menuntut ilmu agama&lt;br /&gt;Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda: &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="arab"&gt;مَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِيْنَةُ &lt;/div&gt; &lt;p&gt;"Tidaklah berkumpul suatu kaum/kelompok disalah satu rumah dari rumah-rumah Allah (masjid), (yang mana) mereka membaca Al Qur`an dan mengkajinya diantara mereka, kecuali akan turun (dari sisi Allah subhanahu wata'ala) kepada mereka as sakinah (ketenangan)." (Muttafaqun 'alaihi. Hadits shohih, dari shahabat Abu Hurairah radhiallahu 'anhu) &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam hadits diatas, Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam memberikan kabar gembira bagi mereka yang mempelajari Al Qur`an (ilmu agama), baik dengan mempelajari cara membaca maupun dengan membaca sekaligus mengaji makna serta tafsirnya, yaitu bahwasanya Allah akan menurunkan as sakinah (ketenangan jiwa) pada mereka. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembaca yang budiman, demikianlah diantara beberapa hal yang bisa dijadikan tips untuk meraih dan membina rumah tangga yang sakinah. Wallahu a'lam. Semoga kajian ringkas ini dapat kita terapkan dalam hidup berkeluarga sehingga Allah menjadikan keluarga kita keluarga yang sakinah mawaddah warohmah. Amiin, Ya Rabbal alamiin. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber: www.assalafy.org&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-5286093661590409278?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/5286093661590409278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/07/tips-membina-rumah-tangga-yang-sakinah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/5286093661590409278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/5286093661590409278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/07/tips-membina-rumah-tangga-yang-sakinah.html' title='Tips Membina Rumah Tangga yang Sakinah'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-1090703176130208396</id><published>2009-07-12T01:25:00.001-07:00</published><updated>2009-07-12T01:30:40.795-07:00</updated><title type='text'>Artikel: Pendidikan Usia Dini yang Baik Landasan Keberhasilan Pendidikan Masa Depan</title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Judul: Pendidikan Usia Dini yang Baik Landasan Keberhasilan Pendidikan Masa Depan&lt;br /&gt;Nama &amp;amp; E-mail (Penulis): &lt;a href="mailto:arlan_haedar@yahoo.cm"&gt;Drs. H. Agus Ruslan, M.MPd&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saya di Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ma'arif Bandung&lt;br /&gt;Topik: Pendidikan Usian Dini&lt;br /&gt;Tanggal: 31 Mei 2007&lt;/b&gt;  &lt;/span&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt; PENDIDIKAN USIA DINI  YANG BAIK LANDASAN KEBERHASILAN PENDIDIKAN MASA DEPAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan anak usia dini merupakan landasan bagi keberhasilan pendidikan pada jenjang berikutnya. Usia dini merupakan "usia emas" bagi seseorang, artinya bila seseorang pada masa itu mendapat pendidikan yang tepat, maka ia memperoleh kesiapan belajar yang baik yang merupakan salah satu kunci utama bagi keberhasilan belajarnya pada jenjang berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesadaran akan pentingnya PAUD cukup tinggi di negara maju, sedangkan di Indonesia baru berlangsung pada  10 tahun yang lalu, dan hingga pada saat ini belum banyak disadari masyarakat begitu juga praktisi pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; . Martin Luther (1483 - 1546)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Martin Luther tujuan utama sekolah adalah mengajarkan agama, dan keluarga merupakan institusi penting dalam pendidikan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemikiran Martin Luther ini sejalan dengan tujuan madrasah (sekolah Islam) yaitu pendidikan agama Islam, dimana ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan bagian integral dari agama Islam. Dengan demikian pendidikan di madrasah akan menghasilkan ulul-albaab (QS. 3 : 190 - 191), yaitu penguasaan iptek yang dapat digunakan dalam kehidupan dengan ahlak mulia, berdampak rahmatan lil alaminn, yang dijanjikan Allah akan ditingkatkan derajatnya (QS. 58 : 11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; . Jean - Jacques Rousseau (1712 - 1718)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukunya Du de 'education, menggambarkan cara pendidikan anak sejak lahir hingga remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Rousseau: "Tuhan menciptakan segalanya dengan baik; adanya campur tangan manusia menjadikannya jahat (God make every things good; man meddles with them and they become evil).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rousseau menyarankan "kembali ke alam" atau "back to nature", dan pendekatan yang bersifat alamiah dalam pendidikan anak yaitu : "naturalisme". Naturalisme berarti, pendidikan akan diperoleh dari alam, manusia atau benda, bersifat alamiah sehingga memacu berkembangnya mutu, seperti kebahagiaan, sportivitas dan rasa ingin tahu. Dalam prakteknya naturalisme menolak pakaian seragam (dress code), standarisasi keterampilan dasar yang minimum, dan sangat mendorong kebebasan anak dalam belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak dibekali potensi bawaan (QS. 16 : 78) yaitu potensi indrawi (psikomotorik), IQ, EQ dan SQ. Semua manusia perlu mensyukuri pembekalan dari Allah SWT, dengan mengaktualisasikannya menjadi kompetensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; . Johan Heindrich Pestalozzi (1746 - 1827)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bukunya "Emile" ia sangat terkesan dengan "back to nature". Ia mengintegrasikan kehidupan rumah, pendidikan vokasional dan pendidikan baca tulis. Pestalozzi yakin segala bentuk pendidikan adalah melalui panca indra dan melalui pengalamannya potensi untuk dikembangkan. Belajar yang terbaik adalah mengenal beberapa konsep dengan panca indra. Ibu adalah seorang pahlawan dalam dunia pendidikan, yang dilakukannya sejak awal kehidupan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; . Frederich Wilhelm Froebel (1782 - 1852)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Froebel menciptakan "Kindergarten" atau taman kanak-kanak, oleh karena itu ia dijadikan sebagai "bapak PAUD". Pandangan Froebel terhadap pendidikan dikaitkan dengan hubungan individu, Tuhan dan alam. Ia menggunakan taman atau kebun milik anak di Blankenburg Jerman, sebagai milik anak. Bermain merupakan metode pendidikan anak dalam "meniru" kehidupan orang dewasa dengan wajar. Kurikulum PAUD dari Froebel meliputi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Seni dan keahlian dalam konstruksi, melalui permainan lilin dan tanah liat, balok-balok kayu, menggunting kertas, menganyam, melipat kertas, meronce dengan benang, menggambar dan menyulam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Menyanyi dan kegiatan permainan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Bahasa dan Aritmatika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Froebel guru bertanggung jawab dalam membimbing, mengarahkan agar anak menjadi kreatif, dengan kurikulum terencana dan sistematis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru adalah manajer kelas yang bertanggung jawab dalam merencanakan, mengorganisasikan, memotivasi, membimbing, mengawasi dan mengevaluasi proses ataupun hasil belajar. Tanpa program yang sistematis penyelenggaraan PAUD bisa membahayakan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; . John Dewey (1859 - 1952)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;John Dewey adalah seorang profesor di universitas Chicago dan Columbia (Amerika). Teori Dewey tentang sekolah adalah "Progressivism" yang lebih menekankan pada anak didik dan minatnya daripada mata pelajarannya sendiri. Maka muncullah "Child Centered Curiculum", dan "Child Centered School". Progresivisme mempersiapkan anak masa kini dibanding masa depan yang belum jelas, seperti yang diungkapkan Dewey dalam bukunya "My Pedagogical Creed", bahwa pendidikan adalah proses dari kehidupan dan bukan persiapan masa yang akan datang. Aplikasi ide Dewey, anak-anak banyak berpartisipasi dalam kegiatan fisik, baru peminatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Bandingkan pendapat Dewey tsb dengan sabda Rasulullah SAW "didiklah anak-anakmu untuk jamannya yang bukan jamanmu" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;. Maria Montessori (1870 - 1952)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang dokter dan antropolog wanita Italy yang pertama, ia berminat terhadap pendidikan anak terbelakang, yang ternyata metodenya dapat digunakan pada anak normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1907 ia mendirikan sekolah "Dei Bambini" atau rumah anak di daerah kumuh di Roma. Metode Montessori adalah pengembangan kecakapan indrawi untuk menguasai iptek untuk diorganisasikan dalam pikirannya, dengan menggunakan peralatan yang didesain khusus. Belajar membaca dan menulis diajarkan bersamaan. Montessori berpendapat anak usia 2 - 6 tahun paling cepat untuk belajar membaca dan menulis. Kritik terhadap Montessori adalah karena kurang menekankan pada perkembangan bahasa dan sosial, kreatifitas, musik dan seni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ijtihad dengan hasil yang benar bernilai dua, apabila hasilnya salah nilainya satu, sedangkan taklid atau mengikuti bernilai nol, jadi berfikir kreatif itu dikehendaki oleh Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;. McMiller Bersaudara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rachel dan Margaret mendirikan sekolah Nursery yang pertama di London pada tahun 1911. sekolah ini mementingkan kreatifitas dan bermain termasuk seni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; . Jean Piaget (1896 - 1980)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmuwan Swiss ini tertarik pada ilmu pengetahuan proses belajar dan berfikir, meskipun ia sendiri ahli dalam biologi. Menurut Piaget ada tiga cara anak mengetahui sesuatu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, melalui interaksi sosial, Kedua, melalui interaksi dengan lingkungan dan pengetahuan fisik, Ketiga, Logica Mathematical, melalui konstruksi mental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; . Benjamin Bloom&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bloom (1964) mengamati kecerdasan anak dalam rentang waktu tertentu, yang menghasilkan taksanomi Bloom. Kecerdasan anak pada usia 15 tahun merupakan hasil PAUD. Pendapat ini dukung oleh Hunt yang menyatakan bahwa PAUD memberi dampak pada pengembangan kecerdasan anak selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; . David Werkart&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode pengajarannya menggunakan prinsip-prinsip :&lt;br /&gt;- Memberikan lingkungan yang nyaman,&lt;br /&gt;- Memberikan dukungan terhadap tingkah laku dan bahasa anak,&lt;br /&gt;- Membantu anak dalam menentukan pilihan dan keputusan,&lt;br /&gt;- Membantu anak dalam menyelesaikan masalahnya sendiri dengan melakukannya sendiri.&lt;br /&gt;Werkart mendirikan lembaga High Scope Education (1989).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Layanan bagi Anak Usia Dini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak usia dini meliputi usia 0 - 6 tahun. Pada usia 0 - 2 tahun pertumbuhan fisik jasmaniah dan pertumbuhan otak dilakukan melalui yandu (pelayanan terpadu) antara Depertemen Kesehatan, Depsosial, BKKBN dan Depdiknas. Dalam program PAUD, diharapkan Depdiknas menjadi "Leading Sector".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada usia 2 - 4 tahun layanan dilakukan melalui penitipan anak (TPA) atau Play Group. Pada usia 4 - 6 tahun layanan dilakukan melalui Taman Kanak-kanak (TK - A dan TK - B).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Perkembangan Kepribadian dan Kognitif Anak Usia Dini &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;. Teori perkembangan Psikososial Erikson&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada empat tingkat perkembangan anak menurut Erikson, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, usia anak 0 - 1 tahun yaitu trust Vs mistrust. Pengasuhan dengan kasih sayang yang tulus dalam pemenuhan kebutuhan dasar bayi menimbulkan "trust" pada bayi terhadap lingkungannya. Apabila sebaliknya akan menimbulkan "mistrust" yaitu kecemasan dan kecurigaan terhadap lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, usia 2 - 3 tahun, yaitu autonomy Vs shame and doubt. Pengasuhan melalui dorongan untuk melakukan apa yang diinginkan anak, dan sesuai dengan waktu dan caranya sendiri dengan bimbingan orang tua/guru yang bijaksana, maka anak akan mengembangkan kesadaran autonomy. Sebaliknya apabila guru tidak sabar, banyak melarang anak, menimbulkan sikap ragu-ragu pada anak. Jangan membuat anak merasa malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, usia 4 - 5 tahun, yaitu Inisiative Vs Guilt, yaitu pengasuhan dengan memberi dorongan untuk bereksperimen dengan bebas dalam lingkungannya. Guru dan orang tua tidak menjawab langsung pertanyaan anak (ingat metode Chaining nya Gagne), maka mendorong anak untuk berinisiatif sebaliknya, bila anak selalu dihalangi, pertanyakan anak disepelekan, maka anak akan selalu merasa bersalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, usia 6 - 11 tahun, yaitu Industry Vs Inferiority, bila anak dianggap sebagai "anak kecil" baik oleh orang tua, guru maupun lingkungannya, maka akan berkembang rasa rendah diri, dampaknya anak kurang suka melakukan tugas-tugas yang bersifat intelektual, dan kurang percaya diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;. Teori perkembangan Konitif Piaget&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga tahapan perkembangan kognitif anak menurut piaget, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, tahap sensori motorik (usia 0 - 2 tahun) anak mendapatkan pengalaman dari tubuh dan indranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, tahap praoperasional. Anak berusaha menguasai simbol-simbol, (kata-kata) dan mampu mengungkapkan pengalamannya, meskipun tidak logis (pra-logis). Pada saat ini anak bersifat ego centris, melihat sesuatu dari dirinya (perception centration), yaitu melihat sesuatu dari satu ciri, sedangkan ciri lainnya diabaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, tahap operasional kongkrit. Pada tahap ini anak memahami dan berfikir yang bersifat kongkrit belum abstrak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, tahap operasional formal. Pada tahap ini anak mampu berfikir abstrak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Kurikulum PAUD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurikulum TK dikembangkan berdasarkan integrated curriculum (kurikulum terintegrasi) dengan pendekatan tematik. Kurikulum diorganisasikan melalui suatu topik atau tema. Katz dan Chard (1989) yang dikutip oleh Soemiarti Patmonodewo (2003) menetapkan kriteria untuk memilih tema yaitu: ada keterkaitannya, kesempatan untuk menerapkan keterampilan, kemungkinan adanya sumber, minat guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Bahan-bahan untuk mengembangkan tema antara lain :&lt;br /&gt;a) Lingkungan anak seperti : rumah, keluarga, sekolah, permainan, diri sendiri.&lt;br /&gt;b) Lingkungan : kebun, alat transportasi, pasar, toko, museum.&lt;br /&gt;c) Peristiwa : 17 Agustus, hari Ibu, upacara perkawinan.&lt;br /&gt;d) Tempat : Jalan raya, sungai, tempat bersejarah&lt;br /&gt;e) Waktu : jam, kalender, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Program PAUD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;. Day Care atau TPA (Taman Penitipan Anak), yang berfungsi sebagai pelengkap pengasuhan orang tua. TPA dirancang khusus dengan program dan sarananya, untuk membantu pengasuhan anak selama ibunya bekerja. Pengasuhan dilakukan dalam bentuk peningkatan gizi, pengembangan intelektual, emosional dan sosial anak. TPA di Indonesia sudah berkembang dalam bentuk: TPA perkantoran, TPA perumahan, TPA industri, TPA perkebunan, TPA pasar. Sekarang banyak bermunculan TPA keluarga, yang diselenggarakan di rumah-rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;. Pusat pengembangan anak yang terintegrasi yang memberikan pelayanan perbaikan gizi dan kesehatan dengan tujuan peningkatan kualitas hidup anak. Di Indonesia dikenal dengan nama Posyandu (pos pelayanan terpadu) yang memberikan pelayanan makanan bergizi, imunisasi, penimbangan berat badan anak, layanan kesehatan oleh dokter, pemeriksaan kesehatan keluarga berencana. Pelatih dan pelaksana semuanya relawan yang sebelumnya mendapat pelatihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; . Pendidikan Ibu dan Anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi tujuan adalah pendidikan ibu yang memiliki balita, dalam hal pendidikan dan pengasuhan anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pola pendidikan seperti ini berkembang menjadi HIPPY (Home Instruction Programme for Preschool Youngster) di Israel Pendidikan orang dewasa dengan pendekatan kelompok juga dilaksanakan oleh Indonesia, Cina, Jamaica, dan Kolumbia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia dikenal dengan program Bina Keluarga Balita, yang dikoordinasikan oleh Meneg Urusan Peranan Wanita dan BKKBN dengan bantuan UNICEF, yang dilaksanakan sejak 1980.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  . Program Melalui Media&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media yang digunakan bisa media cetak, TV, Radio, dan Internet. Tahun 1980 Venezuela program dengan media dikenal sebagai "Project to Familia", dengan tujuan untuk meningkatkan kecerdasan anak sejak lahir hingga usia 6 tahun, yang diberikan kepada Ibu. Program melalui TV saat ini bisa mengangkat jauh ke pelosok desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; . Program "Dari Anak Untuk Anak"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengasuhan adik oleh kakaknya terjadi secara spontan. Kakaknya diajarkan tentang pentingnya vaksinasi, gizi, dab bagaimana mendorong adik untuk berbicara, mengajak bermain, dan menyuapi adik, yang kemudian dipraktekkan dirumah. Pola ini punya beberapa keuntungan antara lain yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Si Kakak, telah mendapatkan keterampilan untuk menjadi orang tua dengan pola pengasuhan anak yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Si Kakak ini bisa menularkan keterampilannya kepada teman sebayanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Keterampilan si kakak tadi dapat diterapkan dilingkungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program ini dilakukan di sekolah formal dengan bekerja sama dengan pusat kesehatan, BKKBN, Departemen sosial dan pramuka. Program ini untuk pertama kalinya dilakukan di London.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;. "Head Start" di Amerika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan "Head Start" adalah untuk memerangi kemiskinan, dengan cara membantu anak-anak untuk mempersiapkan mereka memasuki sekolah. Head Start memberikan sarana pendidikan, sosial, kesehatan, gigi, gizi dan kesehatan mental anak-anak yang berasal dari keluarga miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; . Taman Kanak-kanak atau Kindergarten&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TK merupakan buah fikiran Froebel dari Jerman, melalui konsep belajar melalui bermain yang berdasarkan minat anak, dimana anak sebagai pusat (child centered). Pola belajar sebelumnya adalah teacher centered seperti yang dilaksanakan di Amerika dengan menitikberatkan pada mata pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Nebraska Department of Education di Amerika memberikan saran tentang bentuk TK yang baik yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Ada kerjasama sekolah dan orang tua dalam memberi pengalaman belajar bagi anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pengalaman anak hendaknya dirancang untuk terjadi exploration and discovery, tidak hanya duduk dengan kertas diatas meja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Anak belajar melalui alat permainan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Anak belajar menyukai buku dan bahasa melalui kegiatan bercerita dengan bahasanya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Anak melakukan kegiatan sehari-hari melatih motorik kasar dan halus, dengan berlari, melompat, melambung bola, menjahit, kartu, bermain dengan lilin,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Anak berlatih mengembangkan logika matematika, dengan bermain pasir, unit balok, alat bantu hitung, .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Anak berlatih mengembangkan rasa ingin tahu tentang alam, melalui pengamatan percobaan dan menarik kesimpulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Anak mengenal berbagai irama musik dan alatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Anak berlatih menyukai seni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua kegiatan TK dirancang untuk mengembangkan self image yang positif, serta sikap baik pada teman dan sekolah; dengan bermain sebagai media belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Beberapa Model Penyelenggaraan TK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pengasuhan bagi anak-anak dapat dilakukan secara home based atau center based. Ada tiga model center based.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; a) Model Montessori&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pertama kalinya, sekolah model Montessori didirikan pada tahun 1907 di Breka di Italia, dan beberapa tahun kemudian berkembang di Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa filsafat Montessori dalam belajar yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Absorbent minds  (ingatan yang meresap)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- The prepared environment (limgkungan yang dipersiapkan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Sensitive period (periode sensitive)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Alat-alat yang digunakan dalam pendidikan model Montessori terbagi dalam empat kelompok, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Alat pengembangan keterampilan, untuk menumbuhkan disiplin diri, kemandirian, konsentrasi dan kepercayaan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Alat pengembangan fungsi sensoris untuk memperhalus fungsi indra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Alat pengembangan akademis, seperti huruf-huruf yang bisa ditempelkan di papan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Alat pengembangan artistik yang berorientasi pada budaya, agar anak belajar menyukai dan menghargai musik, belajar seni dan keselarasan musik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam model Montessori, anak bebas memilih aktifitas, yang berhubungan dengan "auto - education" dimana anak harus mendidik diri sendiri tanpa di dikte guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara keseluruhan, menurut American Montessori Society (1984), tujuan pendidikan Montessori adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pengembangan konsentrasi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Keterampilan mengamati,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Keselarasan memahami tingkatan dan urutan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Koordinasi kesadaran dalam melakukan persepsi dan keterampilan praktis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Konsep yang bersifat matematis,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Keterampilan membaca dan menulis,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Keterampilan berbahasa,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Terbiasa dengan kesenian yang kreatif,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Memahami dunia alam lingkungan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Memahami ilmu sosial,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Berpengalaman dalam menyelesaikan masalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  b) Model Tingkah Laku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model ini didasarkan atas teori John B. Watson, E Thorn dan B.F Skinner, yang meyakini bahwa tingkah laku dapat dibentuk dengan "stimulus" dan "respons", dan "operant conditioning". Tingkah laku dikontrol oleh "reward" dan "punishment". Model ini kurang memperhatikan pengembangan fisik dan emosi, karena mereka berpendapat bahwa anak akan memperoleh "Self Esteem" apabila anak berhasil dalam prestasi intelektualnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; c) Model Interaksionis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model ini didasari oleh teori Piaget, contohnya adalah program "The High Scope" yang dikembangkan oleh David Weikart, "Educating the Young Thinker" yang dikembangkan oleh Irvan Siegel dalam "Piaget of Early Education" yang dikembangkan oleh Contance Kamii dan Rheta Devries.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Piaget, belajar adalah proses yang didasarkan atas "Intrinsic Motivation". Kemampuan berfikir tumbuh hingga tahapan berfikir abstrak dan logis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan model ini adalah untuk menstimulasi seluruh area perkembangan anak, baik fisik, sosial, emosional maupun perkembangannya kognitif, yang kesemuanya dianggap sama pentingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamii dan Devries (1979) menyatakan bahwa pendidikan harus bertujuan jangka panjang, suatu perkembangan dari seluruh kepribadian, intelektual dan moral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Piaget menyatakan bahwa tujuan pendidikan adalah menyiapkan manusia yang mampu membuat sesuatu yang baru, kreatif, berdaya cipta, nalar dengan baik, kritis, dan bukan hanya mengulangi dan meniru sesuatu yang telah terjadi dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Bermain Sebagai Proses Belajar  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermain merupakan proses pembelajaran di TK, yang berupa bermain bebas, bermain dengan bimbingan dan bermain yang diarahkan. Bentuk-bentuk bermain antara lain bermain sosial, bermain dengan benda dan bermain sosio dramatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermain sosial terdiri dari bermain seorang diri (solitary play), bermain dimana anak hanya sebagai penonton (onlooker play), bermain paralel (parallel play), bermain asosiatif (associative play) dan bermain kooperatif (cooperative play).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan Tingkah Laku dan Bermain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayi bermain dalam tingkat sensori motoris, dengan menjelajahi benda dan manusia yang ditemuinya, dan menyelidikinya. Pada akhir usia satu tahun ia mulai bermain dengan Ciluk - Ba. Kemudian ia bermain dengan menggunakan alat, dan pada usia menjelang sekolah ia bermain konstruktif, dengan benda dan beberapa aturan. Anak usia 3 tahun dapat bermain dengan berperan sebagai keluarga. Anak bisa bermain dengan peraturan, pada usia 7 - 12 tahun dan menunjukkan bahwa ia berada pada tahap kongkrit operasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan Orang Tua dan PAUD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua merupakan guru yang pertama bagi anak-anaknya. Apabila ada kerjasama antara orang tua dan anak akan menghasilkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Peningkatan konsep diri pada orang tua dan anak,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Peningkatan motivasi belajar, dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Peningkatan hasil belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterlibatan orang tua, ada tiga kemungkinan, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Orientasi pada tugas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Orientasi pada proses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Orientasi pada perkembangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunikasi antara sekolah dengan orang tua bisa bersifat komunikasi resmi atau tidak resmi, kunjungan ke rumah, pertemuan orang tua, dan laporan berkala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; *Penulis adalah pengasuh pondok pesantren Darul Ma'arif Bandung &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;  &lt;b&gt;Saya Drs. H. Agus Ruslan, M.MPd setuju jika bahan yang dikirim dapat dipasang dan digunakan di Homepage Pendidikan Network dan saya menjamin bahwa bahan ini hasil karya saya sendiri dan sah (tidak ada copyright). . &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  &lt;center&gt;  &lt;table bg="" style="color: rgb(238, 238, 238);" border="0" cellpadding="5" cellspacing="0" width="70%"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;  &lt;span style=";font-family:arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;CATATAN:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Artikel-artikel yang muncul di sini akan tetap di pertanggungjawabkan oleh penulis-penulis artikel masing-masing dan belum tentu mencerminkan sikap, pendapat atau kepercayaan Pendidikan Network.&lt;/p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;  &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;/center&gt;        &lt;p&gt;    &lt;/p&gt;&lt;center&gt;  &lt;a href="http://sltp.net/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://re-searchengines.com/sltpn.gif" alt="Pendidikan-Dasar" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://slta.net/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://re-searchengines.com/sltan.gif" alt="Sekolah-Menengah" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://pthp.net/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://re-searchengines.com/pthpn.gif" alt="Perguruan-Tinggi" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://indo-jobs.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://re-searchengines.com/indostaffn.gif" alt="Cari-Pekerjaan" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://e-pendidikan.net/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://re-searchengines.com/kitbn.gif" alt="Teknologi&amp;amp;Pendidikan" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://school-development.com/indexi.html" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://re-searchengines.com/ssepn.gif" alt="Pengembangan-Sekolah" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt; &lt;a href="http://re-searchengines.com/artikel.html"&gt;&lt;img src="http://re-searchengines.com/arthome.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:%20onClick=window.print();"&gt;&lt;img src="http://re-searchengines.com/print2.gif" alt="Print Halaman Ini" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/center&gt; &lt;center&gt; &lt;form&gt;&lt;strong&gt;&lt;input onclick="history.back()" value=" BACK " type="button"&gt;  &lt;/strong&gt;&lt;/form&gt;&lt;/center&gt; &lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-1090703176130208396?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/1090703176130208396/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/07/artikel-pendidikan-usia-dini-yang-baik_12.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/1090703176130208396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/1090703176130208396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/07/artikel-pendidikan-usia-dini-yang-baik_12.html' title='Artikel: Pendidikan Usia Dini yang Baik Landasan Keberhasilan Pendidikan Masa Depan'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-4691741172773562019</id><published>2009-03-10T00:55:00.000-07:00</published><updated>2009-03-10T00:57:00.662-07:00</updated><title type='text'>International Marketing</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;       &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;        &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;        &lt;td align="right"&gt; &lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;      &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;      &lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;       &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;      &lt;/tr&gt;      &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                                         &lt;h1 class="Justified"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:130%;color:#ffffff;"&gt;International                                             Marketing&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;                                         &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://bear.cba.ufl.edu/centers/MKS/articles/3e82434384_article.pdf" target="_blank"&gt;The                                               International Takeoff of New Products:&lt;br /&gt;                                        &lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://bear.cba.ufl.edu/centers/MKS/articles/3e82434384_article.pdf" target="_blank"&gt;The                                         Role of Economics, Culture and Country                                         Innovativeness&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://bear.cba.ufl.edu/centers/MKS/articles/3e82434384_article.pdf" target="_blank"&gt; &lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;                                         &lt;p class="Justified"&gt;by Gerard J. Tellis,                 Stefan Stremersch and Eden Yin&lt;/p&gt;                                         &lt;p class="Justified"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;(This                                               paper is forthcoming in Marketing                                               Science)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                                           &lt;br /&gt;                                          Sales takeoff is vitally important                                               for the management of new products.                                               Limited prior research on this                                               phenomenon covers only the US.                                               This study addresses     the following questions about takeoff in Europe:&lt;/p&gt;                &lt;p class="Justified"&gt;&lt;br /&gt;  (1) Does takeoff occur as distinctly in other countries, as it does in the     US?&lt;/p&gt;                 &lt;p class="Justified"&gt;(2) Do different                                             categories and countries have consistently                   different times-to-takeoff?&lt;/p&gt;                 &lt;p class="Justified"&gt;(3) What                     economic and cultural factors explain the inter-country                                           differences?&lt;/p&gt;                 &lt;p class="Justified"&gt;(4) Should managers                                             use a sprinkler or waterfall strategy                                             for the introduction of new products                                             across countries? &lt;/p&gt;                 &lt;p class="Justified"&gt;&lt;br /&gt;  We gathered data on 137 new products across 10 categories and 16 European countries.     We adapted the threshold rule for identifying takeoff (Golder and Tellis     1997) to this multinational context. We specify a parametric hazard model     to answer the questions above.&lt;/p&gt;                                         &lt;p class="Justified"&gt; &lt;/p&gt;                                         &lt;p class="Justified"&gt; The major results                                           are as follows:&lt;br /&gt;                                        &lt;/p&gt;                                         &lt;p class="Justified"&gt;(1) Sales of most                                           new products display a distinct takeoff                                           in various European countries, at an                                           average of 6 years after introduction.&lt;/p&gt;                                         &lt;p class="Justified"&gt;&lt;br /&gt;  (2) The time-to-takeoff varies substantially across countries and categories.     It is four times shorter for entertainment products than for kitchen &amp;amp; laundry     appliances. It is almost half as long in Scandinavian countries as in Mediterranean     countries.&lt;/p&gt;                                         &lt;p class="Justified"&gt;&lt;br /&gt;  (3) While culture partially explains inter-country differences in time-to-takeoff,     economic factors are neither strong nor robust explanatory factors.&lt;/p&gt;                                         &lt;p class="Justified"&gt;&lt;br /&gt;  (4) These results suggest distinct advantages to a waterfall strategy for introducing     products in international markets.&lt;/p&gt;                                         &lt;p class="Justified"&gt;&lt;br /&gt;  Keywords: international new product growth, new product takeoff, new product     growth, international diffusion, diffusion of innovations.&lt;/p&gt;                                         &lt;p class="Justified"&gt; &lt;/p&gt;                                         &lt;p class="Justified"&gt;Click &lt;a href="http://bear.cba.ufl.edu/centers/MKS/articles/3e82434384_article.pdf" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;HERE&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; for                                           Full Paper in PDF format&lt;/p&gt;                                                                                 &lt;p&gt; &lt;/p&gt;                                         &lt;p class="Justified"&gt;&lt;a href="http://www-rcf.usc.edu/%7Etellis/" target="_blank"&gt;Gerard                                             J. Tellis&lt;/a&gt;, Marshall School of Business,                                             the University of Southern California.                                             PO Box                                            90089-1421,                                             Los Angeles, California, USA. &lt;a href="mailto:tellis@usc.edu"&gt;tellis@usc.edu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;                                           &lt;br /&gt;                                            Stefan Stremersch, Erasmus University                                             Rotterdam (room H15-15). PO Box 1738,                                             Burg.                                            Oudlaan 50, 3000 DR Rotterdam, The                                             Netherlands. &lt;a href="mailto:stremersch@few.eur.nl"&gt;stremersch@few.eur.nl&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;                                           &lt;br /&gt;                                            Eden Yin, Judge Institute, Cambridge                                             University, Trumpington Street, Cambridge                                             CB2 1AG,                 UK.&lt;a href="mailto:e.yin@jims.cam.ac.uk"&gt; e.yin@jims.cam.ac.uk&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-4691741172773562019?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/4691741172773562019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/03/international-marketing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/4691741172773562019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/4691741172773562019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/03/international-marketing.html' title='International Marketing'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-300551685510344719</id><published>2009-03-10T00:48:00.000-07:00</published><updated>2009-03-10T00:49:55.666-07:00</updated><title type='text'>International Finance</title><content type='html'>&lt;p class="Justified"&gt;Need to calculate                                           foreign exchange currency rates, here                                           are the top three Websites:&lt;/p&gt;                                         &lt;blockquote&gt;                                           &lt;p class="Justified"&gt;&lt;a href="http://www.x-rates.com/calculator.html" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;-                                                 X-Rates&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;                                           &lt;p class="Justified"&gt;&lt;a href="http://www.oanda.com/convert/classic" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;- Oanda&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;                                           &lt;p class="Justified"&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://www.xe.com/ucc/full.shtml" target="_blank"&gt;- XE&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;                                         &lt;/blockquote&gt;                                        &lt;p class="Justified"&gt; &lt;/p&gt;                                         &lt;p class="Justified"&gt;The&lt;a href="http://www.iif.com/" target="_blank"&gt; Institute                                             of International Finance, Inc. (IIF)&lt;/a&gt;,                                           is the world’s only global association                                           of financial institutions. Created                                           in 1983 in response to the international                                           debt crisis, the IIF has evolved to                                           meet the changing needs of the financial                                         community.&lt;/p&gt;                                         &lt;p class="Justified"&gt; &lt;/p&gt;                                         &lt;p class="Justified"&gt;The &lt;a href="http://www.ifc.org/" target="_blank"&gt;International                                           Finance Corporation (IFC)&lt;/a&gt; promotes                                           sustainable private sector investment                                           in developing countries as a way to                                           reduce poverty and improve people's                                         lives.&lt;/p&gt;                                        &lt;p class="Justified"&gt; &lt;/p&gt;                                         &lt;p class="Justified"&gt;The  &lt;a href="http://www.federalreserve.gov/pubs/ifdp/" target="_blank"&gt;International                                           Finance Discussion                                         Paper (IFDP)&lt;/a&gt; prepared from United States                                           Federal Reserve Board Staff working                                           papers.&lt;/p&gt;                                         &lt;p class="Justified"&gt; &lt;/p&gt;                                         &lt;p class="Justified"&gt;The &lt;a href="http://www.worldbank.org/" target="_blank"&gt;World                                             Bank Group&lt;/a&gt; is one of the world's largest                                           sources                                           of development assistance  working                                           in more than 100 developing economies,                                           bringing a mix                                           of finance and ideas to improve living                                           standards and eliminate the worst forms                                         of poverty. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-300551685510344719?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/300551685510344719/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/03/international-finance.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/300551685510344719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/300551685510344719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/03/international-finance.html' title='International Finance'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-6913269300882202301</id><published>2009-03-08T00:12:00.000-08:00</published><updated>2009-03-08T00:17:33.025-08:00</updated><title type='text'>the city tourism Kebumen</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt; the city tourism Kebumen, Central Java to the south where I live. In the region, especially in Kebumen Gombong, there are many tourist places such as: Van Der Wijck fortress citadel relic that is the current Dutch Makeover already in place so that modern  but still have so preoccupied the main elements  no longer play because there are gardens, a swimming pool, children's play arena - children, the hotel restaurant, meeting rooms and other - other hand, there is also in the northern gombong, Reservoir Sempor that the landscape can be a good  down from the mountains, there are houses, lakes, parks occupied the main course, if teus to Gombong south coast have Suwuk beach and Karangbolong beach and many more one of the West Cave Jatijajar Gombong have a great, much more.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-6913269300882202301?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/6913269300882202301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/03/city-tourism-kebumen.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/6913269300882202301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/6913269300882202301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/03/city-tourism-kebumen.html' title='the city tourism Kebumen'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-6519283512866119451</id><published>2009-02-22T21:03:00.000-08:00</published><updated>2009-02-22T21:05:17.627-08:00</updated><title type='text'>Business Tips</title><content type='html'>&lt;p&gt;1. Here's a sales mantra. Find out whom your would-be clients hate. That knowledge can help you push them towards your deal, particularly if they are sitting on the fence ready to teeter off to one side or the other. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. One of the best sales techniques is to ask when can you meet the client and how soon - and then show up. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. Suggest the same idea to two different key executives in the same company. If you can get them to agree separately that the idea is sound then, when you put them together, a sale is probably going to be the result.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Sales presentation made to a large group of people is a different ball game. If you try to sell to more than one person at the same time, you are introducing into the sale the dynamics of their inter-relationships, which can do nothing but detract from your purpose.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;5. People in business want to do business with winners. It helps to make your present customers aware of either your own or your company's big wins in the past. Out-and-out bragging is not a very good idea, but it can be done subtly in a million other ways.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;6. Here's a negotiation tip. The point of negotiation is to reach an agreement that is mutually advantageous to both parties. To make it a contest of egos can only work against you. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;7. Acknowledge the other party's feelings. This is the oldest psychological technique in the world and works just as well in negotiations as it does in any other form of human relations. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;8. The pressure to get a deal done can make you say and do things that aren't in your best interest. If the other party knows you have a deadline, they really don't need to know anything else.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;9. Time itself - or the passing of it - can also be one of your most valuable negotiating allies. Anxiety and desire to get a deal done breed hyper-kinetic behaviour. There is a natural tendency to speed up the negotiation process rather than to slow it down.  Force yourself to resist this urge, and take advantage of it in others.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;10. Positioning is the key to a successful product. Always associate your product with positive values - positive home values, positive environment values, or positive values of excellence. Inevitably, these produce positive results.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;11. Learn to master what is a conducive sales atmosphere. Just as there is a right time to make a sale there is usually a right place for it as well.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;12. A chance encounter at a non-business locale can also present an opportunity. For example, running into a business associate at a beach or tennis club. You can bring up business topics, and follow them up later at office.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;13. Never forget this sales mantra: It is so much easier to sell someone what they want to buy than it is to convince them to buy what you are selling.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;14. If you are keen on a sales pitch, find out who does the buying. Every company has its system, procedures, and pecking order for making decisions. You should know these, if you want to win a bid. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;15. If Edison had gone to business school, we would all be reading by larger candles. So, often business demands innovation, unconventional thinking.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;16. Listen aggressively. Keep pausing. A slightly uncomfortable silence will make people say even more. Try it.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;17. Talk less. That way you will learn more, hear more, see more and make fewer blunders.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;18. Observe aggressively and learn to use it to advantage. You don't need to read a book on body language to interpret certain gestures.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;19. Business situations always come down to people situations. And the sooner you know about the person you are dealing with, the more effective you are going to be.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;20. Observation can yield rich results. Remember that people communicate with their eyes in business situations when they can't use words.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;21. Mull over this, and master the principle. Business is a constant process of keeping your own guard up, while encouraging others to lower theirs.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;22. Go with first impressions, but only after carefully scrutinizing them. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;23. If you are about to make a presentation/phone call, take a moment to think about what, what reaction you want. It may yield good results. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;24. Be detached. If you force yourself to step back from any biz situation, particularly one that is heating up, your powers of observation will increase.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-6519283512866119451?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/6519283512866119451/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/02/business-tips.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/6519283512866119451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/6519283512866119451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/02/business-tips.html' title='Business Tips'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-94052263420357863</id><published>2009-01-29T00:48:00.000-08:00</published><updated>2009-01-29T00:50:32.629-08:00</updated><title type='text'>Tujuh Indikator Kebahagiaan Dunia</title><content type='html'>Ibnu Abbas ra. adalah salah seorang sahabat Nabi SAW yang sangat telaten dalam menjaga dan melayani Rasulullah SAW, dimana ia pernah secara khusus didoakan Rasulullah SAW, selain itu pada usia 9 tahun Ibnu Abbas telah hafal Al-Quran dan telah menjadi imam di mesjid. Suatu hari ia ditanya oleh para Tabi'in (generasi sesudah wafatnya Rasulullah SAW) mengenai apa yang dimaksud dengan kebahagiaan dunia. Jawab Ibnu Abbas ada 7 (tujuh) indikator kebahagiaan dunia, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pertama, Qalbun syakirun  atau hati yang selalu bersyukur.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memiliki jiwa syukur berarti selalu menerima apa adanya (qona’ah), sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak ada stress, inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur. Seorang yang pandai bersyukur sangatlah cerdas memahami sifat-sifat Allah SWT, sehingga apapun yang diberikan Allah ia malah terpesona dengan pemberian dan keputusan Allah. Bila sedang kesulitan maka ia segera ingat sabda Rasulullah SAW yaitu : "Kalau kita sedang sulit perhatikanlah orang yang lebih sulit dari kita". Bila sedang diberi kemudahan, ia bersyukur dengan memperbanyak amal ibadahnya, kemudian Allah pun akan mengujinya dengan kemudahan yang lebih besar lagi. Bila ia tetap “bandel” dengan terus bersyukur maka Allah akan mengujinya lagi dengan kemudahan yang lebih besar lagi. Maka berbahagialah orang yang pandai bersyukur!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kedua. Al azwaju shalihah, yaitu pasangan hidup yang sholeh.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan hidup yang sholeh akan menciptakan suasana rumah dan keluarga yang sholeh pula. Di akhirat kelak seorang suami (sebagai imam keluarga) akan diminta pertanggungjawaban dalam mengajak istri dan anaknya kepada kesholehan. Berbahagialah menjadi seorang istri bila memiliki suami yang sholeh, yang pasti akan bekerja keras untuk mengajak istri dan anaknya menjadi muslim yang sholeh. Demikian pula seorang istri yang sholeh, akan memiliki kesabaran dan keikhlasan yang luar biasa dalam melayani suaminya, walau seberapa buruknya kelakuan suaminya. Maka berbahagialah menjadi seorang suami yang memiliki seorang istri yang sholeh.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ketiga, al auladun abrar, yaitu anak yang soleh.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Rasulullah SAW lagi thawaf. Rasulullah SAW bertemu dengan seorang anak muda yang pundaknya lecet-lecet. Setelah selesai thawaf Rasulullah SAW bertanya kepada anak muda itu : "Kenapa pundakmu itu ?" Jawab anak muda itu : "Ya Rasulullah, saya dari Yaman, saya mempunyai seorang ibu yang sudah udzur. Saya sangat mencintai dia dan saya tidak pernah melepaskan dia. Saya melepaskan ibu saya hanya ketika buang hajat, ketika sholat, atau ketika istirahat, selain itu sisanya saya selalu menggendongnya". Lalu anak muda itu bertanya: " Ya Rasulullah, apakah aku sudah termasuk kedalam orang yang sudah berbakti kepada orang tua ?" Nabi SAW sambil memeluk anak muda itu dan mengatakan: "Sungguh Allah ridho kepadamu, kamu anak yang soleh, anak yang berbakti, tapi anakku ketahuilah, cinta orangtuamu tidak akan terbalaskan olehmu". Dari hadist tersebut kita mendapat gambaran bahwa amal ibadah kita ternyata tidak cukup untuk membalas cinta dan kebaikan orang tua kita, namun minimal kita bisa memulainya dengan menjadi anak yang soleh, dimana doa anak yang sholeh kepada orang tuanya dijamin dikabulkan Allah. Berbahagialah kita bila memiliki anak yang sholeh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keempat, albiatu sholihah, yaitu lingkungan yang kondusif untuk iman kita.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan lingkungan yang kondusif ialah, kita boleh mengenal siapapun tetapi untuk menjadikannya sebagai sahabat karib kita, haruslah orang-orang yang mempunyai nilai tambah terhadap keimanan kita. Dalam sebuah haditsnya, Rasulullah menganjurkan kita untuk selalu bergaul dengan orang-orang yang sholeh. Orang-orang yang sholeh akan selalu mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan kita bila kita berbuat salah. Orang-orang sholeh adalah orang-orang yang bahagia karena nikmat iman dan nikmat Islam yang selalu terpancar pada cahaya wajahnya. Insya Allah cahaya tersebut akan ikut menyinari orang-orang yang ada disekitarnya. Berbahagialah orang-orang yang selalu dikelilingi oleh orang-orang yang sholeh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kelima, al malul halal, atau harta yang halal.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paradigma dalam Islam mengenai harta bukanlah banyaknya harta tetapi halalnya. Ini tidak berarti Islam tidak menyuruh umatnya untuk kaya. Dalam riwayat Imam Muslim di dalam bab sadaqoh, Rasulullah SAW pernah bertemu dengan seorang sahabat yang berdoa mengangkat tangan. "Kamu berdoa sudah bagus", kata Nabi SAW, "Namun sayang makanan, minuman dan pakaian dan tempat tinggalnya didapat secara haram, bagaimana doanya dikabulkan”. Berbahagialah menjadi orang yang hartanya halal karena doanya sangat mudah dikabulkan Allah. Harta yang halal juga akan menjauhkan setan dari hatinya, maka hatinya semakin bersih, suci dan kokoh, sehingga memberi ketenangan dalam hidupnya. Maka berbahagialah orang-orang yang selalu dengan teliti menjaga kehalalan hartanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keenam, Tafakuh fi dien, atau semangat untuk memahami agama.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat memahami agama diwujudkan dalam semangat memahami ilmu-ilmu agama Islam. Semakin ia belajar, maka semakin ia terangsang untuk belajar lebih jauh lagi ilmu mengenai sifat-sifat Allah dan ciptaan-Nya. Allah menjanjikan nikmat bagi umat-Nya yang menuntut ilmu, semakin ia belajar semakin cinta ia kepada agamanya, semakin tinggi cintanya kepada Allah dan rasul-Nya. Cinta inilah yang akan memberi cahaya bagi hatinya. Semangat memahami agama akan meng ”hidup” kan hatinya, hati yang “hidup” adalah hati yang selalu dipenuhi cahaya nikmat Islam dan nikmat iman. Maka berbahagialah orang yang penuh semangat memahami ilmu agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ketujuh, yaitu umur yang baroqah.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umur yang baroqah itu artinya umur yang semakin tua semakin sholeh, yang setiap detiknya diisi dengan amal ibadah. Seseorang yang mengisi hidupnya untuk kebahagiaan dunia semata, maka hari tuanya akan diisi dengan banyak bernostalgia (berangan-angan) tentang masa mudanya, iapun cenderung kecewa dengan ketuaannya (post-power syndrome). Disamping itu pikirannya terfokus pada bagaimana caranya menikmati sisa hidupnya, maka iapun sibuk berangan-angan terhadap kenikmatan dunia yang belum ia sempat rasakan, hatinya kecewa bila ia tidak mampu menikmati kenikmatan yang diangankannya. Sedangkan orang yang mengisi umurnya dengan banyak mempersiapkan diri untuk akhirat (melalui amal ibadah) maka semakin tua semakin rindu ia untuk bertemu dengan Sang Penciptanya. Hari tuanya diisi dengan bermesraan dengan Sang Maha Pengasih. Tidak ada rasa takutnya untuk meninggalkan dunia ini, bahkan ia penuh harap untuk segera merasakan keindahan alam kehidupan berikutnya seperti yang dijanjikan Allah. Inilah semangat “hidup” orang-orang yang baroqah umurnya, maka berbahagialah orang-orang yang umurnya baroqah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah pesan-pesan dari Ibnu Abbas ra. mengenai 7 indikator kebahagiaan dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana caranya agar kita dikaruniakan Allah ke tujuh buah indikator kebahagiaan dunia tersebut ? Selain usaha keras kita untuk memperbaiki diri, maka mohonlah kepada Allah SWT dengan sesering dan se-khusyu’ mungkin membaca doa ‘sapu jagat’ , yaitu doa yang paling sering dibaca oleh Rasulullah SAW. Dimana baris pertama doa tersebut “Rabbanaa aatina fid dun-yaa hasanaw” (yang artinya “Ya Allah karuniakanlah aku kebahagiaan dunia ”), mempunyai makna bahwa kita sedang meminta kepada Allah ke tujuh indikator kebahagiaan dunia yang disebutkan Ibnu Abbas ra, yaitu hati yang selalu syukur, pasangan hidup yang soleh, anak yang soleh, teman-teman atau lingkungan yang soleh, harta yang halal, semangat untuk memahami ajaran agama, dan umur yang baroqah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun kita akui sulit mendapatkan ketujuh hal itu ada di dalam genggaman kita, setidak-tidaknya kalau kita mendapat sebagian saja sudah patut kita syukuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan mengenai kelanjutan doa sapu jagat tersebut yaitu “wa fil aakhirati hasanaw” (yang artinya “dan juga kebahagiaan akhirat”), untuk memperolehnya hanyalah dengan rahmat Allah. Kebahagiaan akhirat itu bukan surga tetapi rahmat Allah, kasih sayang Allah. Surga itu hanyalah sebagian kecil dari rahmat Allah, kita masuk surga bukan karena amal soleh kita, tetapi karena rahmat Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amal soleh yang kita lakukan sepanjang hidup kita (walau setiap hari puasa dan sholat malam) tidaklah cukup untuk mendapatkan tiket masuk surga. Amal soleh sesempurna apapun yang kita lakukan seumur hidup kita tidaklah sebanding dengan nikmat surga yang dijanjikan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Nabi SAW, &lt;i&gt;“Amal soleh yang kalian lakukan tidak bisa memasukkan kalian ke surga”.&lt;/i&gt; Lalu para sahabat bertanya: &lt;i&gt;“Bagaimana dengan Engkau ya Rasulullah ?”.&lt;/i&gt; Jawab Rasulullah SAW :  &lt;i&gt;“Amal soleh saya pun juga tidak cukup”.&lt;/i&gt; Lalu para sahabat kembali bertanya : &lt;i&gt;“Kalau begitu dengan apa kita masuk surga?”.&lt;/i&gt; Nabi SAW kembali menjawab : &lt;i&gt;“Kita dapat masuk surga hanya karena rahmat dan kebaikan Allah semata”.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sholat kita, puasa kita, taqarub kita kepada Allah sebenarnya bukan untuk surga tetapi untuk mendapatkan rahmat Allah. Dengan rahmat Allah itulah kita mendapatkan surga Allah (Insya Allah, Amiin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                &lt;br /&gt;(Sumber tulisan: ceramah Ustad Aam Aminudin, Lc. di Sapporo, Jepang, disarikan secara bebas oleh Sdr. Asep Tata Permana, sedikit diedit oleh Penjaga Kebun Hikmah)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-94052263420357863?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/94052263420357863/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/01/tujuh-indikator-kebahagiaan-dunia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/94052263420357863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/94052263420357863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/01/tujuh-indikator-kebahagiaan-dunia.html' title='Tujuh Indikator Kebahagiaan Dunia'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-3763232818420040</id><published>2009-01-29T00:45:00.000-08:00</published><updated>2009-01-29T00:46:40.391-08:00</updated><title type='text'>Cara Membersihkan Diri / Fiqih Thaharah</title><content type='html'>Fiqh Thaharah&lt;br /&gt;Oleh: Tim dakwatuna.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya, thaharah (bersuci) tidak terlepas dari air yang digunakan untuk bersuci dan kotoran (dalam hal ini najis) yang ingin dibersihkan. Oleh karena itu, artikel ini memaparkan secara sederhana mengenai hukum air, macam-macam najis, bagaimana cara membersihkan najis, dan bagaimana adab-adab buang hajat. Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum Air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat macam air itu adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Air Muthlaq, seperti air hujan, air sungai, air laut; hukumnya suci dan mensucikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Air Musta’mal, yaitu air yang lepas dari anggota tubuh orng yang sedang berwudhu atau mandi, dan tidak mengenai benda najis; hukumnya suci seperti yang disepakati para ulama, dan tidak mensucikan menurut jumhurul ulama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Air yang bercampur benda suci, seperti sabun dan cuka, selama percampuran itu sedikit tidak mengubah nama air, maka hukumnya masih suci mensucikan, menurut Madzhab Hanafi, dan tidak mensucikan menurut Imam Syafi’i dan Malik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Air yang terkena najis, jika mengubah rasa, warna, atau aromanya, maka hukumnya najis tidak boleh dipakai bersuci, menurut ijma’. Sedang jika tidak mengubah salah satu sifatnya, maka mensucikan, menurut Imam Malik, baik air itu banyak atau sedikit; tidak mensuciakn menurut Madzhab Hanafi; mensucikan menurut Madzhab Syafi’i jika telah mencapai dua kulah, yang diperkirakan sebanyak volume tempat yang berukuran 60 cm3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Su’r (sisa) yaitu air yang tersisa di tempat minum setelah diminum:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Sisa anak Adam (manusia) hukumnya suci, meskipun ia seorang kafir, junub, atau haidh.&lt;br /&gt;2.  Sisa kucing dan hewan yang halal dagingnya, hukumnya suci.&lt;br /&gt;3.  Sisa keledai dan binatang buas, juga burung, hukumnya suci menurut madzhab Hanafi.&lt;br /&gt;4.  Sedangkan sisa anjing dan babi, hukumnya najis menurut seluruh ulama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Najis dan Cara Membersihkannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Najis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Najis adalah kotoran yang wajib dibersihkan oleh setiap muslim, dengan mencuci benda yang terkena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Macam najis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Air kencing, tinja manusia, dan hewan yang tidak halal dagingnya, telah disepakati para ulama. Sedangkan kotoran hewan yang halal dimakan dagingnya, hukumnya najis menurut madzhab Hanafi dan Syafi’i; dan suci menurut madzhab Maliki dan Hanbali.&lt;br /&gt;2.   Madzyi, yaitu air putih lengket yang keluar ketika seseorang sedang berpikir tentang seks dan sejenisnya.&lt;br /&gt;3.   Wadi, yaitu air putih yang keluar setelah buang air kecil.&lt;br /&gt;4. Darah yang mengalir. Sedangkan yang sedikit di-ma’fu. Menurut madzhab Syafi’i darah nyamuk, kutu, dan sejenisnya dima’fu jika secara umum dianggap sedikit.&lt;br /&gt;5 .  Anjing dan babi&lt;br /&gt;6.   Muntahan.&lt;br /&gt;7.   Bangkai, kecuali mayat manusia, ikan dan belalang, dan hewan yang tidak berdarah mengalir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Menghilangkan najis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada najis yang mengenai badan, pakaian manusia, atau lainnya, maka wajib dibersihkan. Jika tidak terlihat, maka wajib dibersihkan tempatnya sehingga dugaan kuat najis telah dibersihkan. Sedangkan pembersihan bejana yang pernah dijilat anjing, wajib dibasuh dengan tujuh kali dan salah satunya dengan debu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan sentuhan anjing dengan fisik manusia, tidak membutuhkan pembersihan melebihi cara pembersihan yang biasa . Sedang najis sedikit yang tidak memungkinkan dihindari, hukumnya dimaafkan. Demikianlah hukum sedikit darah dan muntahan. Diringankan pula hukum air kencing bayi yang belum makan makanan, hanya cukup dengan diperciki air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Adab Buang Hajat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seorang muslim hendak buang hajat, maka harus memperhatikan hal-hal berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Tidak membawa apapun yang ada nama Allah, kecuali jika takut hilang.&lt;br /&gt;2.  Membaca basmalah, isti’adzah ketika masuk, dan tidak berbicara ketika ada di dalamnya.&lt;br /&gt;3.  Tidak menghadap kiblat atau membelakanginya. Hal ini harus menjadi perhatian setiap muslim jika membangun kamar mandi.&lt;br /&gt;4.  Jika sedang berada di perjalanan, tidak boleh melakukannya di jalan, atau di bawah teduhan. Harus menjauhi liang hewan.&lt;br /&gt;5.  Tidak kencing berdiri, kecuali jika aman dari percikan (seperti kencing di tempat kencing yang tinggi; urinoir)&lt;br /&gt;6. Wajib membersihkan najis yang ada di organ pembuangan dengan air atau dengan benda keras lainnya, tidak dengan tangan kanan. Membersihkan tangan dengan air dan sabun jika ada.&lt;br /&gt;7.  Mendahulukan kaki kiri ketika masuk dengan membaca:&lt;br /&gt;اللهمّ إني أعوذ بك من الخبث والخبائث وأعوذ بك ربي أن يحضرون “, dan keluar dengan kaki kanan sambil membaca: غفرانك&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.dakwatuna.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-3763232818420040?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/3763232818420040/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/01/cara-membersihkan-diri-fiqih-thaharah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/3763232818420040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/3763232818420040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/01/cara-membersihkan-diri-fiqih-thaharah.html' title='Cara Membersihkan Diri / Fiqih Thaharah'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-7378631550779942160</id><published>2009-01-02T04:14:00.002-08:00</published><updated>2009-01-02T04:25:17.373-08:00</updated><title type='text'>What is really "New" in this "New Year"?</title><content type='html'>&lt;p class="info"&gt;   &lt;strong&gt;Anand Krishna&lt;/strong&gt;          ,                Jakarta      |  Fri, 01/02/2009 10:29 AM  |  Opinion &lt;/p&gt;  &lt;p&gt; "Old habits," they say, "die hard". We talk about change, but we dread change. We are comfortable with the old and known patterns of life and living. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; It should not surprise us therefore, if the "new"-ly elected chairman of our chamber of commerce follows the same "old" pattern. True to tradition, he has indicated his support for President Susilo Bambang Yudhoyono's rerun for presidency next year well ahead of time (&lt;em&gt;The Jakarta Post&lt;/em&gt;, Dec. 23, 2008). Good start, bravo!   &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Deja* vu, this has happened before!   &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Not once, not twice but several times. When the late president Soeharto was in office, individuals, institutions and even clergy did the same. The supremo of our chamber of commerce (KADIN) continues the tradition, topped with some democracy though. His support is not unconditional. There are strings attached -- some visible, others invisible. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Visible strings are that the President must have a team of professional "economic" ministers in his cabinet, that he does not appoint someone just to please the political parties supporting him. Invisible strings are plenty; one of them may have resulted in the "blessings" for some of our shrewd businessmen. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; I must congratulate KADIN Chairman Hidayat for that. But, please, Sir; do not stop at "economic" ministers only. The economy can no longer be separated from social and security issues, nor from our foreign as well as domestic policies. Not only the "economic", but also all other ministers must be professional. We have had enough of unprofessional party cadres in our cabinet. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; What remains to be seen now is how our President will respond to this. Unlike the 2004 elections, the support he is getting this time is not unconditional. Earlier, an overwhelming majority of people elected him almost unconditionally, now conditions and expectations are applicable. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; If he is re-elected this time, than he must decide whether he wants to remain a politician and remembered by history only as one of several of our presidents -- or as a true statesman working for the nation. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Politics ensures power and authority, but it is not enduring. Working in the interests of the people, dedicating oneself to the welfare of an entire nation ensures love. And, love is enduring. A time comes when a politician must decide, whether he wants to be honored and respected or loved by his people. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Our beloved President is a seasoned politician, no doubt about that. But, even politicians are human. All of them have the seeds of love within them. These seeds are ready to sprout anytime -- just a bit of tending and caring is required. But, one must attend to this immediately, since seeds can die. The fountain of love within us can dry up. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; If you are elected for the second term, Mr. President -- let us forget politics without principles. Let us stop being goody-goody and try to be good instead. Let us not worry about popularity. Let us risk being unpopular instead, for the sake of truth. Let us not sacrifice our soul for the sake of material gain. Let us not honor the traitors and those who are against the very principles binding us all as "a" nation. Let us clearly identify "our" friends and foes. And, "our" friends are those who are fully committed to the integration of our nation, those who are not dreaming of changing our constitution and state ideology. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; We do not have to hate anyone, not even our foes. But, in the interest of this nation, we must guard our nation and ourselves from their attacks, no matter how mild they are. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Whoever is elected as our next president, must first preside over his or her senses and petty preferences.   &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Recently I had the rare opportunity of meeting with a very senior politician for our region. He told me about the meeting he had had with one of our presidential candidates, who he warned about the role the candidate's spouse had played, or rather had overplayed. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; The candidate agreed and regretted it, "but, he/she stood by me when I was being attacked and humiliated, and ...."   &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Hmm, the senior politician asked me, "As a spiritualist what would you say?" What would I say? What would Krishna say to Arjuna on the battlefield of Kurukshetra, when he was facing a similar dilemma? He had to raise his arms against his cousins, relatives, friends and even mentors. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Krishna was very clear, "You are not fighting for your own sake, and you are not fighting for the sake of your country alone. You are fighting for the sake of righteousness." &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Forget righteousness, even for the sake of nation and country, our petty relations and family businesses must take the back seat. Nation first. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Whoever is elected as our next president, you, Sir, or whoever, must always remember that it is only those who "serve" the nation wholeheartedly who are remembered by history. Others are forgotten. They may fare well in the media, but don't you forget, Sir, Madam, that today's newspaper is tomorrow's waste paper. It is good for the day only. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Soeharto was made to believe by the coterie around him -- including the financial institutions and heads of state -- that everything was fine with his governance. He listened to them, and he paid the price. Don't you, Mr. President, Madam President, repeat the same mistake. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Let us add something new, something fresh to the coming year -- let us make it really a new year. We can, if we stand together and work hand in hand .... Insya Allah, God help us. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-7378631550779942160?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/7378631550779942160/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/01/what-is-really-new-in-this-new-year.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/7378631550779942160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/7378631550779942160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/01/what-is-really-new-in-this-new-year.html' title='What is really &quot;New&quot; in this &quot;New Year&quot;?'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-3708063720153572538</id><published>2009-01-02T04:14:00.001-08:00</published><updated>2009-01-02T04:14:46.611-08:00</updated><title type='text'>Stage your Property for Sale</title><content type='html'>Whether you plan to sell your house to purchase a new one, or you need lots of money urgently to tide over financial exigencies, or wish to get rid of your troublesome tenants, or simply because you intend to relocate – do it with a little bit of planning. Even if the need for sale is too pressing, do not follow the concept of distress sale, selling the house for whatever you are being offered. Devise ways in which you can make the house presentable, because the buyer will always want to find value for his money.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Present your house well&lt;br /&gt;Apply the fundamental concept of any sale to your house sale and make your house presentable. You need to view your house critically, from the buyer’s perspective. If need be, spend few pennies on small repairs such as trimming the hedges and cutting the lawn. Also consider giving your house a little bit of touch-up or get it painted. It surely pays to present the house for sale as a neat and well-kept hotel room.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brighten the house&lt;br /&gt;To make the atmosphere of your house bright, remove all the clutter and unwanted stuff in the rooms. Organize all the elements of the house for sale to make it look more attractive.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lighting is an important part of interior décor, so you make it a point to fix designer lights with vibrant colors that can add to the rooms’ visual appeal. If you want to give the buyer a personalized experience and want to make him feel as if he has been staying there, remove all the personal pictures and replace them with pleasing paintings or artifacts of different prints and decors.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seek Professional Help&lt;br /&gt;If you find it difficult to do all this staging work by yourself, then discuss this with your property agent. He may help you to find a home staging professional, who can direct you to make the desired changes in your house. If the need be, he may also take up the execution responsibility on your behalf for a fees.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Many a times, the agents may help you to hire a stager and incorporate his services within the property deal itself. Such value-added services are gaining significance, as agents may not like to disclose to the buyer short-comings of your house or the need for its renovation, since it can cause displeasure to the buyers. The staging professionals work according to the buyer’s perspective to make them fell like all their belongings fit into the new house perfectly. They make the desired changes as per the taste and requirement of the purchasers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strike the deal&lt;br /&gt;Many sellers may feel such a deal would be an extravagant affair, but if you compare the returns of a staged property to that of an unkempt house, the deal may be alluring. So, don’t give it a second thought and start the work now.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9167137648076610736-3708063720153572538?l=bisniseinternet.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/feeds/3708063720153572538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/01/stage-your-property-for-sale.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/3708063720153572538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9167137648076610736/posts/default/3708063720153572538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bisniseinternet.blogspot.com/2009/01/stage-your-property-for-sale.html' title='Stage your Property for Sale'/><author><name>INTERNET BUSSINES</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02821087880567930729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_EF5DQlWomlk/S8khCvUGYuI/AAAAAAAAAAU/CG8hSuZi6KU/S220/azzahra.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9167137648076610736.post-6108958572988754856</id><published>2009-01-01T20:11:00.000-08:00</published><updated>2009-01-01T20:12:25.638-08:00</updated><title type='text'>How To Be Your Own Best Advertisement</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: 11px; font-family: verdana; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;Fabienne Fredrickson, Knowledge Level: All Levels, Keywords: Client Attraction, Growth, Advertisement, Repulsive&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entrepreneur Magazine called not too long ago to get my take on how to be your own best walking advertisement without becoming offensive, off-putting or in people's faces. There's definitely a fine line between authentic self-promotion and being pushy. Today, I'll share with you one of the tips I shared with the editor for making people aware of your problem-solving resources, without becoming 'Client Repulsive'. The tip? GIVE GENEROUSLY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It's easier to promote when you are GIVING something of high-value to a prospect. It's an approach of SERVICE rather than 'selling something' or trying to 'get something' from your prospect. GIVING is much more Client Attractive and takes the pressure off of the person (and yourself). Let's face it; people love to buy, but they don't like to be sold. So, make it easy on them by giving them something.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When working with private clients who want to quickly build a database of prospects and fill their pipeline consistently, we almost always create something called an "Irresistible Offer", something that has a high perception of value, offered at no charge. Something that will create the WOW factor and naturally PULL them in. For example, my website offers an audio CD at no charge on the home page. This is my version of the Irresistible Offer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Instead of trying to explain my work at length to a prospect, which would turn someone off immediately, it's much easier to say something like, "Go to my website to order the audio CD at no charge and you'll also get a subscription to weekly marketing articles. My treat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When you do that, two things happen. 1) There's a WOW factor that gets them excited. 2) They're often impressed that you would give something of such value at no charge, which makes you look even better in their eyes. And, 3) you let the high-content of your 'Irresistible Offer' demonstrate the value of what you offer, so there doesn't need to be any selling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When you give good content at no charge, people automatically realiz
